لومړۍ 200 کرښې.
Diterjemahkan oleh : faridusman IDFL™ SubsCrew
Bok Su ke mana? Mana dia pergi?
Kalian merencanakan ini untuk menyingkirkanku?
Mana ada itu.
Kau juga lihat mereka lari.
Ayo kita kembali ke Seoul.
Kita sudah ke mana-mana memeriksa.
Hei.
Mana bisa kita biarkan Kang Bok Su sama Son Soo Jeong berada di sini bersama?
Mereka tak mungkin pergi jauh.
Tempat berkencan...
Ah, itu tempat terakhir yang kita kunjungi, kan?
Atau aku akan sendirian kembali ke Seoul.
Bok Su...
Kenapa? Mereka belum datang?
Kemari.
Itu, Kang Bok Su...
...sedang apa dia begitu di tempat umum?
Soo Jeong itu guru. Dia harusnya tahu.
Kau nangis?
Ya, nangis saja.
Menangislah sepuasmu.
Aku ambilkan tisu di mobil.
Ini...
...100 persen wol.
Jangan tiup hidungmu di atasnya.
Ah.
Ini gila.
Min Ji.
Dia itu CEO, bukan Kang Bok Su.
Apa karena aku terlalu shock?
Kau... kau merasa tidak nyaman?
Rasanya pengap di sini.
Kupikir juga begitu. Mungkin di sini udaranya belum banyak masuk.
Harus kubuka jendela?/ Ya.
Dingin.
Itu... haruskah kita pergi?
Ya.
Berarti kau pakai sabuk pengaman. Aku akan...
Tidak, tidak apa-apa.
Biar aku saja.
Hei, kau kenapa?
Mengemudi dengan satu tangan itu berbahaya.
Jangan khawatir. Aku ini penata terbaik.
Maksudmu "pengemudi terbaik".
Terserah.
Sudah sampai.
Pergilah.
Sepertinya aku harus mengecat gerbang itu lagi.
Jadi...
...kita hari ini mulai pacaran?
Apa?
Bagaimana kalau mulai besok?
Hei, aku ini gurumu.
Selamat malam, Bu.
Mimpikan aku.
Kang Bok Su.
Dah.
Hei, Oh Se Ho.
Aku akan tanya kau sesuatu karena kau terpintar kedua di sini.
Terpintar pertama siapa?/ Soo Jeong, bodoh.
Hei, ada saran untuk dikasih kejutan?
Aku nyaris tak bisa melihat senyumnya.
Dia cantik tapi dia tidak senyum.
Belajar.
Jadi aku siapkan sesuatu.
Akankah ini berhasil?
Mungkin dia akan senyum kalau kau berikan dia sesuatu yang dia butuhkan.
Sesuatu yang dia butuhkan?
Tunggu, berarti aku harus memberinya makanan ringan?
Biar kulihat./ Hei! Jangan sentuh.
Aku mau lihat./ Belajar sana!
Apa ini?/ Aku mengalami kesulitan di bagian itu.
Jadi guru privatku merangkumnya untukku.
Belajarlah pakai itu, aku juga ada catatan sendiri.
Kenapa memberikannya padaku?
Kau menggaji guru privatmu juga.
Aku tak bisa seenaknya.
Kau tak tahu persaingan dengan itikad baik?
Aku merasa seperti dibodohi.
Kau boleh ambil, karena aku akan kalahkan kau saat ini.
Entahlah. Ini tidak akan terjadi.
Terima kasih.
Sungguh terima kasih.
Pergilah.
Dengan mengenakan seragam sekolah itu, apa menurutnya dia umurnya 18 tahun?
Itu pas ciuman di pipi apa coba, di umur 27?
Ini belum cukup. Belum cukup.
Gila, Son Soo Jeong. Sadarkan diri!
Kau gurunya Kang Bok Su.
Nak.
Kau belajar lagi?
Begitu. Kau harus giat belajar supaya dapat rangking satu.
Seperti yang selalu Ibu katakan,...
...jika kau bukan pemenang, itu tidak berarti apa-apa.
Begitu juga dengan dunia ini...
Aku akan belajar! Aku akan raih rangking satu!
Aku akan belajar.
Ibu mengandalkanmu, In Ho.
Kau tahu kalau kau harapan dan cahaya keluarga ini, bukan?
Ya.
Ini literatur Goryeo.
Ini hanya kalian saja yang tahu.
Jadi simpan itu untuk diri kalian sendiri.
Terus terang, informasi yang diberikan oleh para ibu...
...menjadikan anak-anak mereka yang teratas. Bukan begitu?
Para ibu harus memimpin dan menarik anak-anak mereka dalam perlombaan.
Mereka salah.
Anakku tidak membutuhkan itu.
Dia baik-baik saja sampai sekarang.
Atau aku salah?
Tunggu!/ Astaga!
Pak!/ Siapa itu?
Kau menakutiku.
Ini masih pagi.
Dunia ini terlalu indah.
Pak, hal terhebat...
...yang dilakukan dalam hidup Bapak adalah...
...saat Bapak sakit karena pergi Chungju.
Sekarang aku tahu dari mana aroma manis itu berasal.
Kurasa aku akan menyukai Bapak untuk pertama kalinya dalam 10 tahun.
Hei, tidakkah menurutmu aku bijaksana?
Terima kasih, Pak.
Pak, Pak.
Sudahlah! Pergi.
Ibu Son.
Isajang-nim.
Kondisimu tidak terlihat baik. Jaga dirimu.
Para murid akan memperhatikan.
Apa itu? Mereka bicara apa?
Hei, kau lihat?
Isajangnim dan Bu Son datang bersama.
Harusnya kita ambil foto mereka.
Menurut pendengaranku, Isajang-nim dan Bu Son...
...adalah sepasang kekasih sejak SMA.
Apa?
Kudengar dulu pas sekolah mereka dikenal banyak.
Sepasang murid berprestasi.
Isajang-nim dulu murid pintar?
Tidak, Bu Son murid terpintar.
Isajang-nim menyerah pada Ibu Son karena cinta.
Kau wanita pertama...
...yang mengalahkanku.
Aku tahu kau itu sengaja menyerah untukku.
Aku juga menyukaimu.
Hentikan!
Siapa yang bercanda?
Son Soo Jeong itu punya pacar.
Siapa?/ Siapa?
Memangnya aku mau mengatakannya?
Piscal pernah berkata,...
"Kebenaran selalu berada di dekat kita".
"Namun, kami tidak mendengarkannya".
Jangan mencari jawaban lebih jauh, temanku.
Itu Pascal.
Tidak apa. Kau tak perlu tahu itu.
Kesejahteraanmu berasal dari ketampananmu.
Hei!
Kalian kenapa malah di sini? Sekarang jam olahraga, keluar!
Bu, barusan Ibu dapat pacar baru?
Gye So Ra! Bicara apa kau? Pacar apa?
Ibu ini berlebihan.
Bu, aku tahu semuanya.
Karena Ibu di sekolah ini...
...Ibu bersama Isajang-nim, bukan?
Kalian CLBK kembali setelah dia pulang dari luar negeri, bukan?
Gye So Ra.
Ibu dan Isajang-nim tidak ada hubungan apa-apa.
Jangan sebarkan gosip dan berhenti tulis novelmu sendiri.
Tidak bisakah kalian pacaran saja?
Aku tahu itu.
Aku punya perasaan tentang ini.
Hei.
Ini bagus.
Ya?
Apa maksudnya?
Ini berantakan.
Korupsi lebih besar dari yang kukira.
Ibuku pasti sangat kaya.
Yoon Biseo-nim.
Menurutmu ini lucu?
Kau harus bekerja dengan baik.
Ibuku pandai mengelabui orang.
Lalu bagaimana dengan Anda?
Jika aku berada di pihak Anda,...
...akankah ada sesuatu yang berbeda?
Aku terkesan.
Kau memang cerdas.
Kang Bok Su, sedang apa?/ Hei.
Son Soo Jeong.
Ya?/ Sebenarnya aku...
...tidak mau mengatakan ini.
Tapi pagi tadi kau bicara apa dengan Se Ho?
Gini, aku tahu ini memalukan.
Tapi itu sungguh menggangguku.
Hei, memangnya aku perlu laporkan seperti itu padamu?
Hei, kemarin itu...
Apa?
Kita...
Kita lakukan itu.
No comments yet. Be the first to leave one.