لومړۍ 200 کرښې.
"Acara ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah usia 15 tahun"
"Kebijaksanaan pemirsa disarankan"
Kamu membawa buku itu? - Ya.
Ada di dalam tasnya.
Ini...
Astaga! Tolong!
Kenapa kamu ingin bertemu di sini?
Kita harus memikirkan rencana di tempat yang tidak ada saksi.
Rencana?
Apa yang harus kulakukan terhadap Eun Sol?
Apa?
Maksudmu... Tidak, dia hanya anak kecil.
Mari kita minum.
Semoga kalian sehat selalu.
Terima kasih.
Terima kasih. Nikmati makanannya.
Omong-omong,
kudengar kamu ke sini 10 hari yang lalu. Kamu salah tanggal.
Apa? Siapa? Aku?
Itu bukan aku.
Bukan kamu?
Astaga. Orang gila macam apa yang akan tertukar hal seperti itu?
Siapa pun yang melakukan itu, aku merasa kasihan padanya.
Nenek. - Ya?
Cobalah ini. - Baiklah.
Bukankah itu Mi Ok?
Dia dahulu suka bermain dengan Dal Soon.
Ya, benar.
Benar. Astaga...
Dia sudah besar, bukan?
Ya, dia sudah besar.
Ada apa?
Apa kamu merindukan Dal Soon?
Ya. Jika dia masih hidup,
kami bisa makan, bicara, dan tertawa bersama.
Semuanya akibat perang.
Andai bom itu tidak meledak,
Dal Soon tidak akan tercebur ke dalam air.
Kenapa dia banyak minum?
Kurasa Mi Ok mengingatkannya pada Dal Soon.
Mereka berteman baik.
Selamat makan.
Kamu harus memutuskan.
Kamu akan membiarkannya hidup atau kamu yang akan hidup?
Ayah.
Aku tidak bisa...
Kita harus memikirkan ini,
tapi kita tidak bisa membiarkan dia pulang.
Dia tidak boleh bertemu siapa pun.
Maksudmu kita harus mengusirnya jauh-jauh?
Atau membunuhnya?
Eun Sol.
Eun Sol, berikan bukunya kepada ayah.
Eun Sol.
Han Eun Sol!
Astaga.
Astaga.
Astaga...
Ibu.
Putri kecil ibu.
Kamu sangat cantik.
Ibu harum sekali.
Dal Soon.
Sayangku.
Dal Soon.
Ibu!
Eun Sol. Han Eun Sol!
Ibu!
Ibu!
Ibu!
Ibu!
Eun Sol!
Ibu!
Eun Sol! Han Eun Sol!
Berhenti!
Eun Sol!
Eun Sol! Han Eun Sol!
Ayah... - Eun Sol!
Han Eun Sol!
Eun Sol! - Ayah!
Jangan. Airnya terlalu dalam.
Permukaannya kasar dan sangat berbahaya saat gelap.
Tapi Eun Sol...
Aku akan mengeluarkannya.
Tapi di mana bukunya?
Ada di dalam tasnya.
Dal Soon, ibu sungguh minta maaf.
Andai saja ibu tidak ke selatan untuk kabur dari perang,
ibu pasti tidak akan kehilanganmu.
Semuanya salah ibumu yang bodoh dan tidak beruntung ini.
Dal Soon.
Dal Soon.
Apa itu?
Bukankah itu orang?
Tunggu.
Itu Dal Soon!
Dal Soon.
Astaga, Dal Soon.
Dal Soon, kamukah itu?
Dal Soon, ini benar kamu.
Ini kamu, Dal Soon. Apa yang terjadi kepadamu?
Astaga, Dal Soon.
Sayangku.
Apa ini darah? Astaga.
Astaga. Ayo pergi.
Kita harus menemukan Eun Sol dan buku itu.
Kamu pergi saja dan tunggu di rumah.
Aku akan mencari keduanya.
Tidak, biar aku saja.
Keadaannya akan lebih buruk jika kamu tetap di sini.
Istrimu akan segera pulang.
Pulanglah seolah tidak terjadi apa-apa.
Saat istrimu mencari Eun Sol,
berpura-puralah khawatir. Carilah Eun Sol bersama dia.
Itu hal terbaik yang bisa kamu lakukan saat ini.
Eun Sol.
Eun Sol.
Halo.
Apa Eun Sol ada di kamarnya?
Dia belum pulang.
Apa? Belum pulang?
Ya, aku mengkhawatirkannya,
karenanya aku ke kamarnya untuk melihat apa dia menyimpan
nomor telepon temannya. - Kapan dia pergi?
Aku tidak tahu persisnya kapan,
tapi tidak lama setelah Nyonya pergi lagi.
Itu sudah beberapa jam yang lalu.
Aku harus pergi mencarinya.
Tetaplah di sini dan tunggu bila ada telepon.
Sayang, Eun Sol belum pulang.
Aku tahu dan aku tidak bisa menemukannya.
Aku datang untuk melihat apa dia sudah kembali.
Di mana dia sekarang?
Ke mana perginya dia?
Apa dia lupa waktu saat bermain dengan teman-temannya?
Dia bersama siapa?
Kurasa kita sebaiknya terus mencari.
Aku akan ke arah sini. Kamu ke sana.
Baiklah.
Eun Sol.
Eun Sol!
Eun Sol.
Ini tidak akan terjadi jika kusingkirkan buku itu.
Eun Sol!
Eun Sol!
Eun Sol!
Eun Sol!
Eun Sol!
Eun Sol!
Hei, apa yang kamu lakukan?
Ayo kita pergi.
Eun Sol!
Kamu menemukannya? - Tidak.
Kurasa dia terbawa arus.
Ke mana?
Mungkin bahkan sampai ke Sungai Han.
Lalu bagaimana dengan Eun Sol? - Entahlah.
Bisakah anak kecil selamat dari itu?
Maksudmu dia tewas?
Aku tidak yakin, tapi itu sangat mungkin.
Lalu buku puisinya? Buku itu ada di dalam tasnya.
Buku itu hanyut bersamanya.
Aku sudah mencari ke semua tempat,
tapi tidak menemukan dia maupun buku itu.
Di sana gelap.
Kamu mungkin luput karena sungainya sangat lebar.
Kusuruh beberapa orang tepercaya mencari ke hilir saat ini.
Cepatlah. Jika orang lain menemukannya lebih dahulu
dan jika dia buka mulut, kita akan celaka.
Ya, Pak.
Aku akan menghubungimu jika mendapat kabar.
Tae Sung! - Kakak!
Apa yang terjadi? Eun Sol menghilang?
Kakak tidak tahu apa yang terjadi.
Saat kakak pulang, pelayan bilang Eun Sol belum pulang.
Kakak pikir dia bermain di rumah temannya.
Di mana Yeon Hwa?
Dia ke arah lain untuk mencari Eun Sol.
Apa yang terjadi?
Ke mana perginya dia?
Sayang, Ibu.
Ibu.
Kamu menemukannya?
Tidak.
Ke mana perginya dia?
Dia tidak ada di dekat sini.
Apa menurutmu terjadi sesuatu kepadanya?
Ibu rasa kita sebaiknya menghubungi polisi.
Polisi?
Ya, benar.
Kita sebaiknya meminta bantuan mereka sebelum keadaan makin buruk.
Tapi agak terlalu dini untuk itu...
Dia mungkin masih bersama temannya.
Kita sebaiknya tetap melaporkannya
meskipun itu yang terjadi.
Tae Sung, pergilah melapor ke polisi.
Ya, Ibu.
Aku akan ikut.
Kamu juga?
Kamu pulang saja.
No comments yet. Be the first to leave one.