Pride and Prejudice - First Season

Pride and Prejudice - First Season

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

Pride and Prejudice(1995) E02
د لخوا تبصره marimar

تګونه

other
په خپور شو: 2022-09-10
ډاونلوډونه: 24
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Indonesia sub oleh ~hachiKo~

Sayang, kuharap kamu menyiapkan makan malam yang lezat hari ini,

karena aku sedang menantikan seorang tamu di tengah-tengah kita.

Tn. Bingley!

Dasar kamu, Jane. Kamu tidak bilang apa-apa!

Bukan ikan bagus yang perlu dibeli!

Lydia, sayangku, bunyikan lonceng. Aku harus bicara pada Hill langsung!

Bukan Tn. Bingley.

Ini adalah orang yang belum pernah kulihat sepanjang hidupku.

- Kolonel Forster! - Kapten Carter!

Bukan. Aku tahu, Denny!

Sekitar bulan lalu aku menerima surat ini.

Dan sekitar dua pekan lalu, kujawab,

karena menurutku ini adalah hal yang rentan dan perlu perhatian.

Ini dari sepupuku, Tn. Collins,

yang bila aku telah tiada, dapat menyingkirkan kalian semua dari rumah ini secepat yang dia mau.

Oh, sayangku, kumohon jangan menyebut pria yang menjijikkan itu.

Ini adalah hal terberat di dunia

ketika hartamu harus terlepas dari anak-anakmu yang malang.

Benar, sayangku, tak ada yang membebaskan Tn. Collins

dari rasa bersalah karena mewarisi Longbourn,

tapi jika kamu mau mendengarkan isi suratnya,

kamu mungkin akan tersentuh dengan cara dia bertutur.

"Dengan hormat,

ketidaksepakatan di antara dirimu dan mendiang ayahku

selalu membuatku gelisah,

dan karena aku, sayangnya telah kehilangan dia...

kehilangan dia, aku selalu berharap dapat menyelesaikan pertikaian ini."

Lihat, Ny. Bennet. "Namun, aku telah menetapkan pemikiran mengenai hal ini..."

Karena setelah menerima pentahbisanku pada hari Paskah,

aku beruntung bisa dikhususkan

untuk berada di bawah patronasi Yang Terhormat Lady Catherine de Bourgh,

yang oleh karena kebaikan hatinya

memungkinkanku untuk mendapatkan pastoran di Hunsford,

di mana ini adalah usahaku yang dengan kerendahan hati

dengan rasa hormat berterima kasih kepadanya.

Sebagai seorang pendeta, aku merasa memiliki kewajiban

untuk mendukung dan membangun kedamaian di antara seluruh keluarga yang ada dalam jangkauanku,

dan atas dasar ini aku bangga

dengan niat baikku yang terpuji

dan berharap dirimu tidak menolak tawaran perdamaian ini.

Tuan, aku sangat sadar

telah melukai putri-putrimu yang baik,

dan aku pastikan untuk membantu mereka sebisa mungkin.

Aku mengusulkan

untuk mengunjungimu dan keluargamu pada hari Senin tanggal 18.

Pelan-pelan, Dawkins!

Dan aku memohon kebaikan hatimu untuk menerimaku

selama tujuh malam hingga Sabtu.

Aku akan melakukan perjalanan sejauh kendaraan sederhanaku membawaku,

di mana aku berharap tiba di Bromley pada pukul 10:35,

dan kemudian ke Watford,

dari sana aku akan menyewa kereta ke Longbourn.

Yang atas kehendak Tuhan, kalian mungkin akan menerimaku pada jam empat sore.

Itu dia datang.

Menurutku orang ini pasti aneh, bukan begitu?

Jika dia bersedia untuk membantu gadis-gadis kami,

aku tidak akan menghalanginya.

- Mungkinkah dia adalah pria yang bijaksana, Tuan? - Kurasa tidak begitu, sayangku.

Kemungkinan besar dia justru sebaliknya.

Tn. Collins!

Selamat datang!

Yang terhormat, Tuan dan Nyonya Bennet!

Tampaknya...

kamu sangat beruntung dalam patronasimu, Tuan.

Lady Catherine de Bourgh.

Memang benar, Tuan.

Aku diperlakukan seramah dan sebaik itu,

yang mana tak berani aku harapkan.

Aku sudah dua kali diundang untuk makan malam di Rosings Park.

Benarkah? Menakjubkan.

Apakah dia tinggal di dekatmu, Tuan?

Taman, letak tempat tinggalku,

hanya dipisahkan oleh seruas jalan dari Rosings Park.

Hanya seruas jalan? Bayangkan itu, Lizzy!

Kurasa tadi kamu bilang bahwa dia adalah seorang janda, Tuan. Apakah dia memiliki keluarga?

Dia punya satu putri, Nyonya.

Pewaris Rosings, dan tanah yang sangat luas.

Dan apakah dia sudah dihadirkan di kerajaan?

Sayangnya, dia sakit-sakitan

yang mana mencegahnya untuk beraktivitas di kota.

Sehingga karena itu, seperti yang aku katakan kepada Lady Catherine sendiri

bahwa kerajaan Inggris telah kehilangan hiasan terindahnya.

Bisa dibayangkan, Tuan, betapa bahagianya aku

pada setiap kesempatan untuk memberikan pujian

yang selalu dapat diterima oleh tiap wanita.

Beruntungnya kamu, Tn. Collins

karena memiliki bakat untuk menyanjung orang.

Bolehkah aku bertanya, apakah keterampilan ini

kamu dapatkan begitu saja

atau apakah itu adalah hasil dari pembelajaran terlebih dahulu?

Mereka muncul dari apa yang terjadi saat itu, Tuan.

Meskipun terkadang aku menghibur diriku sendiri dengan menulis

dan menyiapkan pujian kecil

untuk kejadian-kejadian biasa.

Tapi aku mencoba melakukannya sealami mungkin.

Bagus sekali.

Bagus sekali.

Harus kuakui, diriku cukup kewalahan

dengan pesona para putrimu, Ny. Bennet.

Oh, kamu sangat baik, Tuan. Mereka memang adalah gadis-gadis yang manis menurutku.

Mungkin khususnya yang tertua Nn. Bennet?

Ya, Jane dikagumi ke mana pun dia pergi.

Tapi kupikir sebaiknya kukatakan padamu, Tn. Collins

menurutku sangat besar kemungkinan dia akan segera bertunangan.

Adapun para putriku yang lainnya,

aku tahu sedang tidak menjalin hubungan dengan siapa pun.

Kami akan ke Meryton, Mama, untuk melihat apakah Denny sudah kembali dari kota.

Mungkin kamu ingin sedikit berolahraga, Tn. Collins?

Tentu aku mau, Ny. Bennet.

Sepupuku, Elizabeth!

Maukah kamu berjalan ke kota denganku?

Kamu sering mengunjungi bibimu Ny. Philips di Meryton?

Ya, dia senang ditemani,

tapi keberadaannya biasa saja

dan tak semegah Rosings Park.

Tidak, bukan seperti itu. Aku sangat menikmati,

keberadaan sebagai seorang pendeta,

untuk menyesuaikan diri dengan setiap strata masyarakat, baik yang tinggi maupun yang rendah.

Itu sangat bagus.

Ya, memang, dan meskipun itu adalah bakat alami

aku terus-menerus belajar yang mana memungkinkanku

untuk menjadi sebagaimana seharusnya.

Lihat! Aku yakin itu etalase yang sama sejak Jumat lalu.

Bagus, tidak? Apa aku terlihat bagus memakainya.

- Tidak sebagus aku. Ayo! - Tidak, tunggu.

Jane! Ke sini. Lihat ini!

Jane, aku ingin memiliki topi ini!

Lihat, itu Denny!

- Mana? - Itu di sana!

- Siapa yang bersamanya? - Entah.

Dia tampan!

Tentu, selama dia seorang resimen.

Seorang pria tak ada artinya jika dia bukan prajurit.

Mereka sedang melihat.

Lizzy, bukankah dia sangat mempesona?

- Denny! - Lydia!

Senangnya. Kami pikir kamu masih berada di kota.

Tidak ada hal bagus yang menahan kami di sana.

Izinkanku untuk memperkenalkan temanku, George Wickham.

Nn. Bennet, Nn. Elizabeth Bennet, Nn. Mary Bennet,

Nn. Catherine Bennet dan Nn. Lydia Bennet.

Ini sepupu kami, Tn. Collins.

Apakah kamu akan tinggal lama di Meryton, Tn. Wickham?

Selamat musim dingin, dengan senang hati.

Aku telah menerima penugasan untuk berada di resimen Kolonel Forster.

Dengar, Lydia! Dia adalah seorang prajurit.

Dan aku berani bilang paling berbeda.

Mengalahkan kami semua, 'kan, Wickham?

Denny, kamu keliru menggambarkanku kepada para wanita muda ini.

Maukah kamu datang ke tempat Bibi Philips malam ini, Tn. Wickham?

Denny juga datang.

Hanya acara makan malam dan permainan kartu.

Aku khawatir menjadi tamu tak diundang.

Tak ada yang memedulikan hal itu lagi sekarang ini.

Jika Ny. Philips mau menambahku sebagai tamu

aku akan senang.

Lihat, Jane. Itu Tn. Bingley!

Beruntung sekali! Kami sedang dalam perjalanan ke Longbourn untuk mengecek keadaanmu.

Kamu sangat baik, Tuan. Aku sudah cukup pulih, seperti yang kamu lihat.

Ya. Aku sangat senang mengetahuinya.

- Lihat, itu Denny! - Dan Chamberlayne.

Suasana yang menyenangkan!

Benar-benar kediaman yang sangat indah, Ny. Philips.

Sangat mengingatkanku

pada ruang sarapan musim panas di Rosings.

Benarkah, Tuan? Aku sangat berterima kasih.

Aku yakin Tn. Collins ingin memberi pujian, Bibi.

Benarkah? Aku mengerti.

Rosings Park, kita tahu, memang tempat yang sangat megah.

Memang benar.

Nyonya terhormat, aku tidak bermaksud meremehkan

penataanmu yang sangat baik dan nyaman.

Rosings Park adalah kediaman patronasiku, Yang Terhormat

Lady Catherine de Bourgh.

Oh, sekarang aku mengerti.

Rak perapian di ruang tamu keduanya saja

bernilai delapan ratus pounds!

Sekarang aku mengerti, tak ada yang salah sama sekali.

Maukah kamu ikut bermain whist bersama kami?

Harus kuakui bahwa saat ini aku kurang mengerti mengenai permainan ini, Nyonya,

tapi aku akan senang hati mempelajarinya.

Jika sepupuku setuju untuk mengizinkanku.

Dengan senang hati, Tuan.

Oh, Tn. Collins!

- Apakah truf lagi? - Hati, Tn. Collins! Hati.

Aku harus mengakui bahwa aku hampir tidak bisa melarikan diri dari adikmu.

Mereka sangat gigih. Khususnya Lydia.

Tapi mereka gadis yang menyenangkan.

Sungguh, aku menemukan masyarakat Hertfordshire cukup melampaui harapanku.

Aku tidak melihat Tn. Bingley dan temannya di sini.

Mungkin ini tidak cocok dengan selera beberapa teman Tn. Bingley.

Benarkah?

Apakah kamu sudah lama mengenal Tn. Darcy?

- Sekitar sebulan. - Aku sudah mengenalnya selama hidupku.

- Kami bermain bersama sejak masih anak-anak. - Tapi...

Ya, kamu pantas terkejut.

Setelah melihat sendiri begitu dinginnya pertemuan kami.

Kuakui, memang.

Apakah kamu...

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left