لومړۍ 200 کرښې.
"Loving days of Nonomura Kotaro"
"It's...a...live..."
Oh... Stop it...
I'm done...
Kochi...
What will you do if I...
Nah, ayo kita tonton kejahatan pengeboman terburuk di dunia.
Apa yang kamu bicarakan?
Yah, ayo kita... lihat...
Tanggal 28 Februari 1984,
sebuah bom di dalam sekotak bistik daging sapi Matsuzaka meledak...
Maaf.
Ini bukan tempat untuk wanita! Pulanglah!
Pak tua Tempolong sudah melunak.
Dia?
Apa dia menjatuhkan ini?
Kepala Tsubosaka Kunio dari Kepolisian Matsuzaka,
Divisi Detektif, Bagian Kejahatan Kekerasan datang kemari.
Lama tidak bertemu, Nonomura.
Malas-malasan, kan?
Ada apa, Pak?
Jangan sok bijaksana, wanita!
Buatkan aku teh! Teh, Mayama!
Buat saja sendiri.
Maaf aku terlambat...!
Kau!
Ini Shibata.
Wanita asuransi?
Detektif.
Omong kosong!
Habis sudah. Habis sudah negeri ini.
Anda menjatuhkan ini.
Tidak bisa dibuang kelihatannya.
Ini Lt. Tsubosaka, seniorku,
nama panggilannya Setan Tsubo.
Maksudmu Tempolong. Cepatlah pensiun.
Mereka mengecamnya di editorial.
Sudah! Sudah! Sudah!
Dia sedang mengambil waktu libur.
Waktu libur?
Para detektif mendapat libur sebulan sebelum pensiun.
Aku tidak bisa berlibur tanpa memecahkan kasus ini.
Kasus paket bom sekolah Machida?
Diamlah, wanita!
Shibata!
15 tahun lalu, sebuah bom plastik dikirim ke
seorang penasihat siswa. Ada satu korban.
15 tahun yang lalu... batas kedaluwarsa hampir tiba.
Aku tidak bisa temukan berkas kasusnya.
Jika tidak ada tersangka, kita biasanya mengirim
semua dokumen sebulan sebelum batas kedaluwarsa
ke kantor kejaksaan.
Kau sudah mengirimnya? Tapi kita masih punya 2 minggu.
Batas kedaluwarsa mendefinisikan periode sampai
penuntutan, bukan penangkapan.
Jadi kita harus memecahkan kasus ini dalam seminggu.
Ironisnya, aku pensiun dalam minggu ini.
Bagus untukmu.
Aku tidak ingin kasus ini dihentikan.
Aku tahu apa yang kau rasakan.
Jadi biarkan aku membantu.
Kami akan berusaha semampu kami.
Mayama!
Kau bercanda.
Aku punya salinan berkas kasusnya.
Aku akan menemuimu di TKP besok pukul 10.
Boleh saya ikut?
Untuk apa?
Investigasi.
Ini bukan untuk wanita!
Saya serius.
Hey! Aku tidak mau pergi.
Kenapa tidak?
Kau tahu betul.
Masih benci aku?
Kau tidak bisa membiarkan kehidupan pribadimu mempengaruhi pekerjaanmu.
Tahu apa kau? Dasar polisi egois!
It's 5:15. Time to quit.
Permisi. Malam ini pelajaran Flamenco.
Aku punya janji.
Ini, Mayama. Kau tidak mau membacanya?
Untuk apa?
Aku tidak berniat membantu tua bangka itu.
Kenapa kau begitu membencinya?
Orang tua kentut itu hampir membuat rekanku
dibunuh oleh tersangka sehingga ia bisa melakukan penahanan.
Tidak mungkin...
Begitulah cara sampah itu bekerja!
Benarkah?
Dia tidak akan menemukan apa-apa.
Dia tidak menemukan apa-apa selama 15 tahun ini.
Kasus ini tidak ditunda. Tapi ditutup!
Judul "Chronic Love" Dinyanyikan oleh NAKATANI MIKI
NAKATANI MIKI
WATABE ATSURO
SUZUKI SARINA
TOKUI YU NAGAE HIDEKAZU
YAJIMA KENICHI ARIFUKU MASASHI
IZUMIYA SHIGERU
MIYAZAKI YOSHIKO
NISHIO MARI
NOGUCHI GORO
RYU RAITA
English subtitles by Nippon Golden Network Indonesian translations by cyanide Timing and editing by cerulean
KEIZOKU Kasus-Kasus Belum Terpecahkan
mystery 6: The Most Heinous Bomber in History
Apa yang terjadi denganmu dan Shibata?
Insiden itu terjadi pada 28 Februari 1984,
saat badai kekerasan di sekolah sedang mengamuk.
Paket itu dikirim kepada seorang guru bakti
Morita Kosaku, 31, dari seorang lulusan Shirasuna Ryota,
berdasarkan alamat pengirim, bersama dengan sepucuk surat.
"...Untuk kesulitan yang sudah saya sebabkan..."
Ambil saja ini, Akabane. Ini satu set bistik daging sapi Matsuzaka.
Tapi ini sangat mahal. Dari siapa?
Seorang lulusan.
Shirasuna? Dia?
Yakin itu tidak beracun?
Dia sudah insaf. Aku tidak bisa menerimanya, jadi silakan.
Terima kasih.
Paket itu diberikan kepada pekerja kantor
Akabane Sakura, 29, yang membawanya pulang dan percaya
itu adalah satu set bistik.
Dia mengundang tunangannya Tomikawa Keiichi...
Murid itu sudah insaf dan mengirimi
gurunya hadiah.
Ini berat.
2 kg.
Aku akan memasaknya.
Aku akan beli bir.
Selamat pagi.
Apa-apaan...?
Aku Shibata.
Apa yang kau lakukan di sini?
Investigasi.
Berhenti bermimpi!
Saya tidak bermimpi. Mata saya terbuka lebar.
Anda melupakan ini. Sekarang Anda tidak akan kehilangan lagi.
Juga...
Tersangkanya... Shirasuna Ryuta, 16,
yang mengirim paket itu.
Pacarnya Tomomo Junko bunuh diri dengan
melompat dari atap sekolah 3 bulan sebelum
pengeboman.
Menyalahkan bunuh diri pacarnya pada teguran Morita untuknya,
Shirasuna mengirim paket bom yang dibuat mirip
sekotak bistik.
Jadi investigasi berfokus pada para siswa,
termasuk Shirasuna, yang punya dendam terhadap Morita.
Anda sudah menangkap tersangkanya?
Saya tanya, Anda sudah menangkap tersangkanya?
Aku mendengarmu!
Shirasuna punya alibi, kami tidak bisa menentukan bagaimana
bom itu dibawa ke Morita, atau siapa yang mengirimkan paket tersebut.
Apa bom itu mudah dibuat?
Tidak!
Seorang guru kimia bisa.
Guru kimia itu baru dan tidak punya
hubungan apapun dengan kasus ini.
Kami menemukan para siswa yang melanjutkan ke sekolah tehnik
dan perusahaan farmasi, tapi tanpa hasil.
Aneh sekali.
Alih-alih guru Morita, pengebom akhirnya
membunuh orang yang sama sekali asing Tomikawa.
Jadi kenapa dia tidak mencoba lagi?
Itulah yang aku ingin tahu.
Bangun, Mayama!
Dia tidak ada di dalam.
Bangun, Mayama! Polisi!
Jangan ganggu aku!
Pacar korban, Akabane Sakura, saat itu 22 tahun.
Hal malang tersebut menimbulkan masalah psychosomatic sejak itu.
Penderitaan akibat stres yang berkenaan dengan penyakit?
Dia melihat pacarnya meledak. Tidak mengherankan.
Silahkan duduk.
Bagaimana kabarmu?
Sudah membaik.
Aku perlu sedikit bantuan investigasi hari ini.
Melakukan upaya akhir untuk menangkap pengebom.
Ada kemajuan baru?
Tidak sama sekali.
Kata tehku semoga sukses!
Batas kedaluwarsa hampir tiba. Anda juga?
Aku pensiun dalam minggu ini.
Terima kasih atas semua yang telah Anda lakukan.
Jangan menyerah. Kita masih punya 6 hari.
Oh, ya.
Apakah itu almarhum Mr. Tomikawa?
Ya.
Dia bekerja di sebuah cafe Futakotamagawa dan
belajar untuk ujian hukum. Apakah dia calon pengacara?
Ya.
Jadi Anda mengundangnya untuk makan bistik.
Dia hampir tidak makan, belajar ketika ia tidak bekerja.
Jadi aku ingin mentraktirnya.
Apa Anda koki yang handal?
Aku menikmatinya.
Mr. Tomikawa berusia 26 tahun saat itu, mahasiswa hukum pekerja keras.
Apa Anda membantunya secara finansial?
Sedikit.
No comments yet. Be the first to leave one.