لومړۍ 200 کرښې.
Diterjemahkan | Yoyong Masamba
COLLECTION MOVIE TERBAIK DAN TERBARU GROUP FACEBOOK
Tidak masuk akal pergi ke sekolah setiap hari. Sekolah tutup hari ini.
Kadang-kadang, aku merasa kau ibu tiriku!
Apa masalahnya jika aku tidak pergi ke sekolah satu hari?
Berpakaianlah. Sekarang!
Aku tidak akan ke sekolah.
Aku tidak enak badan. Aku merasa demam.
Benar! Kau selalu sakit ketika saat hari sekolah.
Kau akan merasa lebih baik setelah berada disekolah!
- Sekarang pergi dan berpakaianlah. - Aku akan pergi besok saja.
- Kubilang aku akan pergi besok sebagai gantinya. - Bagaimanapun juga, aku ibumu.
Berpakaianlah. Sekarang.
Ayo. Berpakaianlah.
Jangan paksa dia pergi ke sekolah jika dia tidak mau...
Apa gunanya pendidikan sih?
Menghabiskan terlalu banyak waktu dengan buku akhirnya sampai ke kepalamu.
Dan suatu hari dia akan mengatakan Bumi bukanlah pusat alam semesta.
Seema, bawakan rantang makan siangku. Aku sudah terlambat.
Baik, saudaraku.
Kau tampak cemas.
Kakak Ratan, Prakanashi memimpikan aku mati.
Apa yang dia mimpikan?
Kakak Bhanwar, dia bermimpi aku akan mati.
Dan jika perempuan dalam keluarga mengunjungi Kuil Suci Chandu
dan berdoa untuk keselamatanku
maka masa-masa sulit akan berlalu.
Jika tidak, aku pasti akan mati.
Dia telah menempatkanku dalam dilema sekarang.
Aku tahu ini akan terjadi!
Tapi di mana kuil suci itu?
Ada di Chandigarh, kakek.
Itu kuil yang sangat tua dan penuh mukjizat.
Kalau begitu biarkan mereka pergi.
Mereka akan mengunjungi Kuil dan pulang.
Apa masalahnya?
Mereka bilang hanya perempuan yang boleh pergi.
Dia takut istrinya akan pergi ke London.
Mereka bahkan tidak pernah keluar dari desa ini.
Omong kosong.
Mimpi itu tidak selamanya menjadi kenyataan.
Hentikan mendengar pembicaraan mereka.
Jika itu tidak masalah bagi mereka, maka kau tidak perlu khawatir.
Suamiku akan mati!
Aku akan jadi janda, Kakak lpar Chandro.
Ya.
Kau akan menangis dan menangis.
Kita tidak bisa menghindarinya.
Jadi ceritakan sedikit tentang mimpimu.
Sang Dewi jelas mengatakan hanya kau yang bisa menyelamatkan hidup suamimu.
Aku tahu.
Dan?
Dan dia juga bilang ini bukan tugas yang mudah.
Akan ada banyak hambatan di jalanmu.
Tapi aku tidak boleh menyerah.
Tapi Sang Dewi sangat jelas mengatakan tidak boleh ada pria ikut bersama kami.
Kau selalu memukulku.
- Aku bukan ibu tirimu. - Oh tidak!
Baik. Cukup omong kosong ini.
Pria tidak bisa pergi, tapi anak-anak bisa.
Sachin yang akan menemaninya.
Tentu saja.
Sekarang kau yang pergi sekolah.
Jika mereka tersesat diusia saat ini,
tidak mungkin kita tidak menemukannya.
Bagus.
Itu akan menyelamatkan hidupmu, bersama dengan istrimu.
DESA JOHRI, BAGPHAT U. P. 1999
- Itu bis kita? - Ya, benar.
Nenek, bisnya datang!
Berhenti.
Mau kemana, Sachin?
Menemani nenekku ke kuil.
Dan kau?
Aku akan ke Chandigarh.
Hanya menemani dokter.
Dia pergi ke sana untuk urusan pekerjaan.
Tapi bagiku, ini benar-benar menyenangkan.
Bahkan, kupikir ini tentang menyaksikan film tebaru dari aktor favoritmu.
- Maksudmu Tn. dan Ny. Khiladi? - Ya.
Tunggu.
- Nenek. - Ya.
- Aku tidak bisa pergi ke kuil bersamamu. - Apa?
Aku mau menonton film bersama Farooq.
Dan aku janji akan kembali ke bus tepat waktu.
Jangan gila.
Cukup omong kosongnya. Ikutlah dengan tenang.
- Nenek.. - Sayang..
Biarkan dia pergi.
Dia bisa mengunjungi Kuil kapanpun dia mau...
Biarkan anak itu bersenang-senang.
Tidak, kakak ipar.. Aku tidak mau ambil resiko.
Dia akan berkata jujur begitu sampai dirumah.
Dan justru aku yang akan menerima akibatnya.
- Ayo. - Dia tidak akan memberitahu siapa pun.
Berjanjilah padanya kau tidak akan beritahu siapa-siapa.
Aku tidak akan beritahu siapa-siapa, nenek.
Sumpah demi Akshay Kumar.
Akshay Kumar ini akan membuatku terbunuh suatu hari nanti.
- Baik, pergilah. - Tapi cepat pulang. - Ya.
Farooq. Ayo.
Kita sampai.
Berhenti di sini.
Ini ongkosnya.
Ini untuk kita berdua.
Ayo, bibi.
Lihat, bibi!
Selamat datang di kompetisi menembak veteran antar negara bagian, Chandigarh.
Selamat datang di Chandigarh.
Dari mana para perempuan ini berasal?
Kupikir nenek-nenek ini tanpa sengaja datang kemari.
Diusia tua seperti itu, apa yang mereka lakukan?
Nenek, gadis dan para hijab ini sebaiknya tinggal dirumah saja, bukan datang di kompetisi menembak ini.
Ikut aku.
Apa kau pikir ini kompetisi gaun mewah.
Aku punya pertanyaan untukmu, Pak lnspektur.
Kau sudah memenangkan kompetisi ini sejak lama.
Bagaimana dengan tahun ini?
Tidak diragukan lagi. Tidak ada persaingan sama sekali.
Apa kau melihat seseorag yang bisa bersaing denganku?
- Kau benar sekali, pak! - Aku tahu.
Aku akan menang tahun ini juga.
Kami semua mendengar cerita dari nenek kami.
Tapi hari ini aku akan menceritakan kisah nenekku.
Ini adalah nenekku.
Chandro Tomar.
Dan ini Prakitashi Tomar.
DESA JOHRI, BAGPHAT U. P. 1958
Para perempuan harus menutupi wajahnya dengan kerudung
bahkan saat menonton film di layar lebar.
Masing-masing, film ini memiliki warna khusus
dari kerudung yang menutupi wajah mereka.
perempuan dengan kerudung biru adalah nenek Chandra
Jadi bisa dibilang dia melihat film warna biru hari itu!
Selamatkan aku, bibi.
Birju, biarkan Rupa pergi.
Aku akan membunuhmu.
Kau tak bisa membunuhku.
Karena kau ibuku.
Aku orang tuamu.
Dan aku anakmu!
Birju, aku bisa mengorbankan anakku demi kehormatanku.
Kau bisa membunuhku tapi aku tidak akan mengingkari janjiku.
Birju..
Aku tahu ini akan terjadi!
Apa lagi yang bisa kau harapkan jika kau membiarkan perempuan memegang senjata?
Si bodoh itu membunuh anaknya sendiri.
Hentikan!
Ini penghujatan!
Tapi ini perlu.
Instruksi dari pemerintah.
Ini untuk meningkatan pemahaman.
Aku mengerti.
Pertunjukan selesai.
Tidak ada lagi yang bisa dilihat di sini.
Pergilah.
Perempuan dan anak-anak pergi. Berdiri. Cepat. Cepat.
Pergi.
Kau juga, bibi. Pulanglah.
Sekarang putar video pemahamanmu.
Aku tahu ini akan terjadi!
Putar lagi.
Tapi inisiatif pemerintah ini gagal, membuat banyak perbedaan.
Seandainya kakekku memahami pentingnya balon itu,
Nenekku tidak akan membengkak seperti balon, tahun demi tahun!
Dia benar-benar cantik.
Dengarkan Prakitashi
apapun yang terjadi, kita tidak boleh melawan!
Ini satu-satunya kamar yang kita miliki.
Dan satu lagi di atas sana.
Tapi malam ini semua milikmu.
Ada tujuh hari dalam seminggu.
Kau Senin, aku Selasa, dan adik ipar untuk hari Rabu.
Kau lagi di hari Kamis, aku hari Jumat, dan Sabtu untuk adik ipar.
Dan Minggu akan ditetapkan ...
Bagi siapapun yang tak bisa mengendalikan nafsunya.
Sekarang dengarkan..
Mulai hari ini, kau tidak bisa memakai merah lagi.
Merah milik adik ipar di sini.
Biru adalah milikku.
Kau bisa memilih salah satu dari warna yang tersisa.
Jika tidak, itu bisa membuatmu dalam masalah.
Setelah suamiku meraihnya dalam pelukan erat.
Tapi kakak ipar menyikutnya begitu keras sehingga dia tidak bisa bangun.
Sejak itu kita masing-masing memilih warna.
Tapi merah tidak cocok denganmu, kakak ipar.
Jika kau tidak keberatan, aku bisa menyimpannya?
Meskipun Ayahnya memarahi.
Dan yang tercinta menyusahkan.
Muniya masih memasak makanan dan memberinya makan.
Sang kekasih menyantap makanannya.
Sang kekasih jadi bersemangat.
Dan terus memberiku perut bengkak seperti balon.
Bunyi, Bunyi, Bunyi.
Ocehan..Ocehan..Ocehan.
Bunyi, Bunyi, Bunyi.
Ocehan..Ocehan..Ocehan.
Ketika ia kembali di sore hari.
Mengisap pipa rokoknya sepanjang hari.
Kekasihku yang kejam sedang merokok.
No comments yet. Be the first to leave one.