لومړۍ 159 کرښې.
Take satu...
Action.
Ayo.
Changezi. Namaku BBM.
Brij Bansi Mishra. Tapi aku sedang tak ingin dihajar.
Keduanya anak buah Sooraj.
Yang itu Salim dan yang satunya lagi Gangu.
Kenapa kau bawa mereka ke sini?
Karena kita akan gunakan mereka sebagai umpan agar dia ke sini.
Mengerti? / Hei BBM...
Kami akan kirim BBM...pada Suraj.
Cukup dengan "lagu"-mu itu.
Karena dia akan membunyikan loncengmu "ding-dong".
Sooraj! Kami sudah temukan Pak BBM.
Cepat lari.
Sooraj...
...kau pikir dirimu Pahlawan?
Tidak!
Changezi, aku merasa ragu.
Kalau kau suka berjudi, maka...
...kau harus bayar dengan sportif.
Ayo kita pergi, BBM.
Sooraj!
Kau punya pukulan yang hebat.
Sekarang kita coba pukulanmu itu.
Kakak Changezi, anak buahmu dipukuli.
Dan kau santai saja makan ayam.
Cuma pendapat.
Saat Changezi berdiri... dia lebih tinggi dari dunia.
Salim...putrinya Paman Ibrahim akan menikah.
Jadi kirim padanya 300.000 Rs.
Rathodi,... siapa nama pria itu...
...yang kita janjikan untuk membantu MBA-nya?
Dinesh. / Ya. Beri dia 200.000 Rs.
Kenapa kau memarahiku?
Apanya yang kacau?
Dia benar.
Kami tak berarti apapun bagimu, kan?
Sooraj, kau selalu lakukan hal ini.
Benar, kau membagi-bagikan uang jerih payah kami.
Sooraj, kami ingin bagian kami.
Hei, Bengali.
Kau investasikan uang ini lalu sekarang meminta bagianmu?
Mau kau apakan uang itu?
Kita akan pesta. / Kau sudah janji.
Ya. Sooraj.
Kau bilang apa, Mangya?
Pesta di lantai atas pasar.
Ayo kita pergi.
Maaf teman-teman, aku telat.
Tapi si Abhi itu sangat bodoh.
"Dari mana kau? Kau bersama siapa?"
Dia lebih cerewet dari Ayahku.
Kubilang padanya kita sudah berakhir.
Maksudmu, kau putus dengannya.
Jadi sekarang dia mantan pacarmu.
Ya. Sekarang aku akan ke Paris selama sebulan...
...dan aku tak mau diganggu.
Aku cuma ingin bebas. / Hei, Radha.
Ayo kita selfie di kamar mandi.
Ayo, kita tambah minumannya.
Aku akan merindukanmu.
Ayo kita selfie.
Lihat apa yang dia lakukan?
Siapa orang gila itu? / Pecundang!
Dasar pecundang!
Aku sudah menghubungimu selama dua jam...
...dan kau berpesta di sini.
Ayo kita pergi.
Tinggalkan aku.
Kita sudah putus, kau tak mengerti? / Aku yang memutuskan itu.
Pergilah, atau kutelepon Ayahku. Mengerti?
Tinggalkan aku.
Lepaskan dia!
Lepaskan dia!
Hei...hentikan musiknya.
Petugas, tutup pintu keluar!
Manajer, panggilkan ambulan!
Akan kubuat dia...
Ini akan jadi sangat kacau.
Hei, berhenti...berhenti...
Dasar bajingan...
Tunggu...tunggu...
Permisi.
Terima kasih.
Terima kasih... Lihat.
Sudah kubilang ini akan jadi sangat kacau.
Ayo pergi.
Harusnya kalian semua diskors.
Kenapa kalian biarkan dia pergi sendiri?
Pak, Anda.../ Kubilang Radha tak mau pergi ke mana pun sendiri.
Bicaralah sekarang.
Dheeraj. / Apa?
Ya...Ayah.
Ceritakan ada apa?
Ruchi. Ruchi. / Sayang.
Ada apa? / Dia kesakitan.
Inikah waktunya? Kita ke rumah sakit?
Ayah... / Bantulah aku.
Ayah, panggilkan ambulan.
Ayah...bayinya mau lahir.
Ayah, bayinya akan lahir.
Sial...
Hai Ibu, Ayah. Ada apa?
Ada apa?
Kau tahu Ayah sangat mengkhawatirkanmu?
Tapi aku sudah bilang padanya. / Ini tak bisa dibiarkan.
Kau sudah merusak kepercayaan semua orang.
Pak Dheeraj. / Ya.
Kau aktor yang payah.
Apa? / Ya.
Begitu juga kau.
Dan kau...berhentilah bersandiwara.
Ayah.
Tolong tenanglah.
Lihatlah para Petugas ini.
Setiap kali teman-temanku melihatnya, mereka bilang inilah Pasukan Kuda.
Ini salah. / Tidak, Ayah.
Jika Ayah ingin aku dikawal...
...setidaknya carilah yang keren, selain mereka.
Kalian boleh pergi. Terima kasih banyak.
Ayah. / Ada apa lagi?
Maaf.
Mulai besok, aku janji akan pergi dengan pengawal.
Jangan marah.
Lagipula, aku putrinya IG.
Aku tak takut pada Pasha ataupun yang lainnya.
Inilah hari penting bagi IG Srikant Mathur.
Pengadilan Tinggi Mumbai...
...akan mendengar daftar tuduhan pada...
...kasus Menteri DPU Suryakant Pasha-Ranade.
Pasha dituduh atas pembunuhan wartawan Samay Patil.
Dan Srikant Mathur yang sudah berpengalaman selama 40 tahun...
...dipertaruhkan dalam kasus ini.
Bisakah Pasha bebas dari tuduhan ini?
Ayo kita pergi.
Kami baru saja mengkonfirmasi bahwa Pengadilan Tinggi Mumbai...
...telah mengeluarkan pasal 302 terhadap Pasha atas pembunuhan tingkat 1.
Sidang berikutnya kasus ini akan dilanjutkan pada tanggal 18 Februari.
Pak, Pasha bilang bahwa tuduhan Anda itu palsu.
Apa itu benar?
Kau pikir Pengadilan akan memberi penilaian...
...terhadap Pasha atau ucapanku?
Pengadilan inginkan bukti, yang dimiliki Polisi Mumbai.
Dan akan kami berikan itu pada tanggal 18 nanti.
Mengerti? / Ya, Pak.
Ayo.
Pak, satu pertanyaan lagi...
Pak...tolong, Pak...
Pak...
Pak...tolong, Pak...
Wartawan senior telah dibunuh.
Dan Kepolisian Mumbai IG Srikant Mathur...
...telah menyelidiki kasus ini secara pribadi.
IG Srikant Mathur... adalah petugas yang cerdas.
Dan juga sangat dihormati.
Dia ingin pensiun dengan pengorbanan.
Tapi...dia salah memilih kasus.
Tak ada bukti terhadapku atas kasus pembunuhan Samay Patil.
No comments yet. Be the first to leave one.