The Three Musketeers

The Three Musketeers

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

The Three Musketeers [1973]-Ind
د لخوا تبصره baso
Terjemahan manual - Ganool 24 fps

تګونه

other
په خپور شو: 2012-07-03
ډاونلوډونه: 63
د اوریدلو معیوبیت: Yes

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Subtitle Bahasa Indonesia oleh Baso.

Ganool - 24 fps

TIGA MUSKETIR

Berdasarkan novel karangan Alexandre Dumas

Seperti itu!

Gunakan hanya sebagai usaha terakhir. Saat yang lainnya gagal.

Itu akan berguna, seperti yang kaulihat. / Ya, Ayah.

- Duduk dulu? - Tak ada waktu.

Kau harus berangkat.

Sudah kuberikan tusukan rahasiaku. Dan uang 15 kron.

Dan ini

Kakekmu membeli pedang ini saat pertempuran Lepanto.

Aku juga memakainya. Di bawah Raja Henry.

Kini jadi milikmu.

Ini akan membuatmu dikenal Monsieur Treville, komandan musketir.

Dia akan ingat itu, juga padaku.

Putraku, kau akan jadi musketir.

Kau muda, berani dan seorang Gascon dan D'Artagnan.

Bertarung di saat bisa. Jangan menerima hinaan...

kecuali dari raja dan Kardinal Richelieu.

Hati-hati pada Kardinal, dia penguasa Perancis melalui Raja.

Kau bawahan Raja dan Ratu.

Jadi...

Pamitan pada ibumu.

Minyak obatmu ada di kantong. Pakai untuk luka gores.

Jaga jubah dan sepatumu tetap kering. / Ya, Bu.

Selamat tinggal. Selamat tinggal, Ayah.

Jangan jual kudanya. Biarkan dia mati tua!

Dan ingat untuk bertarung!

Jaga dirimu.

Ayo!

Ada yang menunggang bunga mangkuk.

Mungkin itu keju berkaki.

Apa yang kau tertawakan? Mungkin kita bisa tertawa bersama.

Andai kau pria sopan, aku akan bicara padamu.

Tapi aku bicara padamu!

Berbalik, jika kau laki-laki!

Dia seorang Gascon. / Kugorok lehernya? / Tidak.

Naikkan ke kuda konyolnya, dan lepaskan dia.

Tak ada waktu berbincang, Nyonya.

Kardinal ingin kau ke Inggris. Beritahu dia kapan Duke pergi.

- Lalu? - Tunggu perintah selanjutnya.

Dan kau? Kapan kita bertemu lagi?

Kau pembunuh!

Aku akan menghukummu.

Maaf, Nyonya. Tapi aku harus bunuh temanmu.

Kau tidak takut?

Pergilah, bodoh! Nanti kukabari.

Dia amat tampan.

Claude, bayar tagihan!

Kau...

Monsieur Treville? / Di atas. / Terima kasih.

Aku suka gespernya.

Aku habiskan uang saat malam untuk baju.

Atau uang istri orang lain.

Tidak, ini uangku. Kubayar dengan 12 pistole.

Sabukku dari emas murni.

Ada emas cukup untuk melingkar sejauh itu?

- Boleh jubah ini dipindah? - Tidak, aku sedang flu.

Bijak adalah bagian dari kesombongan.

Aku tak paham. Aku tahu soal keberanian,

tapi dalam berpakaian, aku tak bisa bijak.

Tusukan pedang. Cenderamata...

...dari pengawal Kardinal - Kau bohong. Hanya cacar.

Dilihat bisa tahu. / Perawatanmu sama saja.

Monsieur Treville akan menemuimu.

Terima kasih.

Kata Ayahmu, kau membawa pedang lamanya.

Ya.

Kauboleh ambil pedang itu. Sembari menunggu pedangmu memanjang.

Aku tak meminta derma.

Berarti kau takkan menerimanya.

Bukan derma, tapi bantuan pada putra teman lama.

Untuk berjaga dari musuh.

Kalau begitu, Pak.

Terima kasih.

Hanya itu yang bisa kuberikan.

Tak ada yang bisa jadi musketir

sebelum menjalani pertarungan yang pantas.

Tapi aku bisa menyurati Monsieur de Salle,

komandan pengawal...

Kau pengecut! Aku meludahimu!

Apa?

Bukan padamu, Tuan.

Pada orang tak bermata itu.

Kau! Aku bilang berhenti!

- Permisi, aku terburu-buru. - Itu sudah pasti.

Kau tabrak aku dan pikir alasan saja cukup?

Kau perlu belajar sopan santun.

Aku sudah minta maaf

Aku tak perlu belajar sopan santun.

Tapi kau akan menerimanya.

Di mana?

Di biara Carmelite jam 12.

- Emas melingkar. - Stop! Matamu buta!

- Maafkan aku. - Kau akan diberi pelajaran.

- Di mana? - Di du Luxembourg, jam 1.

Lihat... Patung itu.

Maaf, Tuan-tuan.

- Kau jatuhkan ini. - Emas dari wanita!

Itu bukan milikku.

Aku melihatnya terjatuh.

Kau terlalu banyak melihat. Sebuah keburukan dari orang biasa.

- Aku seorang Gascon. - Dan kau berlaku tak sopan.

Sebagai calon pendeta aku bertarung jika diperlukan.

Tapi kau telah membuat reputasi seorang wanita tercemar.

- Hotel Treville, jam dua? - Ya!

Dompet Anda!

Jika aku mati, setidaknya di tangan musketir.

Kau tepat waktu.

Meski tidak lari.

Tapi kau telah melukai bahuku.

Semoga itu tidak merugikanmu. Jika ingin menunda...

Tidak. Aku bisa bertarung hanya dengan tangan kiri.

Maaf, jika itu tak adil bagimu.

Anda sungguh sopan.

Aku punya salep untuk luka dari ibuku.

Kau membuatku bingung... Ah, kedua temanku datang.

Kau bertarung dengan dia? Kurasa aku yang akan bertarung! / Nanti jam satu.

Tidak, denganku! / Jam dua. / Sudah berapa lama di Paris?

- Sejak jam 8 pagi ini. - Kau tidak membuang-buang waktu.

Ayahku menyarankan agar aku berduel.

Semoga kau telah membuat beliau bangga.

- Pengawal Kardinal! - Awas!

Ah, musketir! Mereka berduel meski dilarang.

Ini masalah pribadi. Silakan pergilah.

Tugas kami mencegah kerusuhan...

...dan menangkap pengacau. Sarungkan pedang dan ikut kami.

Mustahil. / Tak terpikirkan. / Tak mungkin.

Berarti kami harus menangkapmu.

Mereka berenam dan kita hanya bertiga. / Tidak... berempat.

Kau tidak termasuk!

Ini bukan pertarunganmu.

Aku tak berseragam, tapi aku berhati musketir!

Anak muda, mundurlah. Selamatkan dirimu. Cepat.

Siapa namamu? / D'Artagnan.

Athos, Porthos, Aramis dan D'Artagnan!

Maju!

Kita berdoa dulu.

Ya Tuhan!

Boleh?

Maaf.

Pedang!

Demi Tuhan.

Terima kasih.

D'Artagnan!

Tidak!

Serahkan padaku!

- Turunkan pedangmu! - Tidak!

Hentikan, Biscart! Aku perintahkan.

Oh, kalau itu berbeda.

Bunyikan bel. Para biarawati akan merawatmu.

Ayo, lebih cepat pergi, lebih baik. / Ya, terlalu cepat berakhir.

Beludru terbaik! Rusak karenamu!

Kau harus membayarnya! Harganya 10 pistole!

Tidak, 20 pistole. Dan denda 20 lagi, sebagai pelajaran bagimu!

Dasar pencuri!

Kedermawanan adalah sifat dari Kardinal!

Ingin terus berbincang hingga ditangkap? Ayo pergi.

Ayo.

Untuk luka temanmu...

...aku punya obat salep dari ibuku, dan cukup efektif...

- Pedangnya kulempar ke udara... - Porthos!

Ayo mulai. Moto para Musketir: Satu untuk semua, semua untuk satu.

Berarti 10 untuk dia, 10 untuk dia, 10 untukmu dan 10 untuk aku.

Aramis perlu 10, untuk merayu kekasihnya.

Porthos perlu 10, untuk berpakaian dengan baik.

Dan kau perlu 10 untuk penginapan dan seorang pelayan.

- Dan aku... - Dan kau?

Aku perlu minum.

Masa depan terlihat baik dari dasar gelas.

Awas.

Ini kudanya?

Ini tangganya.

Anda akan suka di sini. Hanya 2 franc per hari...

kamar ini... menyenangkan.

Amat bersih, bisa kau lihat.

Dibersihkan tiap dua hari.

Untuk harga yang pantas.

Pembantumu bisa tidur di luar.

Jika kaupukul pembantumu, suaranya takkan terdengar.

Jarang ada kamar seperti ini di Paris.

Di mana lagi bisa mendapat pemandangan kota yang hebat?

Sejujurnya, kandang babi ini tidaklah cocok bagi...

seorang raja atau kardinal.

Tapi tempat ini cocok sekali.

Dua franc kaubilang?

- Anda mengambilnya? - Jika ditawarkan.

Itu istriku, Pak!

- Cantik, bukan? - Cantik sekali.

Terima kasih. / Dia begitu lembut seperti daun bunga jatuh...

Dari kejauhan!

Istriku seorang pembuat baju untuk Ratu.

Wanita yang baik, Ratu itu. Istriku dipercaya olehnya.

Aku amat bangga sebagai suaminya.

- Dia tinggal di sini? - Tidak, aku yang di sini.

Constance tinggal di istana. Di mana lagi?

Dia mengunjungi aku seminggu sekali.

Malam ini dia di sini.

Dia pasti sangat menantikannya.

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left