لومړۍ 200 کرښې.
Jam berapa sekarang?
Sudah waktunya.
Apa yang kalian lakukan ditempat konyol ini?
Bau apa ini?
Tempat sialan apa ini?
Hari yang lucu.
Tempat yang lucu.
Pria yang lucu.
Aku mau ke toilet.
Tunggu aku.
Bajingan!
Pembunuh!
Tuan, pesananmu ada di situ.
Nikmati makananmu.
Makasih sudah memesan Rice & Ron.
Tolong berikan rating bintang lima.
Jangan pergi!
Tuan.
Kumohon, tunggu dulu!
Aku cuma pengantar makanan.
Aku gak punya duit.
Aku tak tahu apa yang terjadi antara kalian berdua.
Apa maksudmu?
Aku gak kenal orang ini.
Tentu. Aku tahu permasalahan ini.
Aku gak bakal bilang sama siapapun.
Kok bisanya kau masuk ke sini?
Aku gak ingat.
Kau ini kenapa?
Kau gak ingat bagaimana kau bisa di sini? / Tuan.
Beneran aku gak ingat.
Jangan memanggilku Tuan!
Oke
Aku mengerti.
Aku akan ingat...
apapun yang kau mau aku ingat.
Aku memintamu ingat....
apa yang kau ingat. / Aku baru ingat...
masuk lewat pintu itu...
berjalan masuk...
berjalan di sini.
Ke kamar kosong itu.
Jadi saat aku berbalik, aku dipukul dan pingsan.
Siapa yang memukulmu?
Apa orang itu?
Aku gak yakin.
Orang itu kenakan apa?
Makai jaket.
Jaket seperti apa?
Cuma jaket.
Aku gak begitu ingat!
Nak.
Kuberitahukan ya.
Orang bodoh sepertimu..
Aku bisa membunuhmu dua kali dengan satu peluru.
Jadi menurutmu kenapa kau belum mati?
Karena kau tak mau aku mati?
Kau gak percaya padaku, aku mengerti.
Lagi pula, kita ngga saling kenal.
Tapi mulai sekarang...
kita harus saling mengenal.
Jadi kau pengantar makanan, kan?
Ya, dari Rice & Ron.
Aplikasi pengiriman makanannya.
Aku.
Aku pernah berlatih bela diri.
Bela diri apanya!
Kau cuma pencuri kelas teri.
Kenapa tidak kau tunjukkan padanya....
apa isi tasmu?
Oke, kuakui...
aku memang pencuri.
Tapi aku gak punya pilihan.
Gak punya pilihan?
Itukah alasanmu membunuh istriku?
Dan sekarang kau mau membunuhku untuk membereskan semuanya.
Maksudmu apa?
Kau membunuh istriku!
Kau membunuhnya dengan kejam!
Dasar pembohong!
Kalau begitu hubungi polisi!
Biarkan mereka yang putuskan siapa pembohong di sini.
Kau bukan yang memutuskan disini.
Pembunuh!
Kau bohong!
Jangan paksa aku!
Silahkan saja!
Bunuh saja kami.
Baiklah kau bisa pergi.
- Kembali! - Bunuh kami berdua!
Jangan pergi!
Makasih.
Duduklah.
Siapa namamu?
Ma Mingliang.
Panggil saja aku Ma.
Kalau menurutmu siapa orang jahat di sini? Dia atau aku?
Sudah jelas.
Kau orang baik, dia orang jahat.
Dan kau?
Pengantar makanan.
Cuma pengantar makanan.
2 hari yang lalu...
ada pencuri...
masuk ke apartemen mencuri barang-barang.
Dia membunuh pengantin baru yang tinggal di sana.
Polisi belum menyelesaikan kasusnya.
Pelaku terekam CCTV dibelakang sana.
Dan coba tebak?
Apa?
Pelakunya juga seorang pengantar makanan.
Kakak.
Apa maksudmu?
Aku serius...
Aku juga bisa...
lakukan itu untuk menghindari hal2 yang tak terduga! / Jangan, kumohon!
Kakak.
Berikan ponselmu.
Ponsel.
Ponselku.
Kakak...
Tepuk tangan.
Tepuk tangan?
Tepuk tangan. Aku akan bertepuk tangan.
Tepuk lebih keras.
Awasi dia.
Jangan berhenti bertepuk tangan.
Kutembak kau jika kau berhenti.
Lebih keras.
Abang tertua.
Aku salah, kawan.
Kau orang baik.
Kau memakai sepatu olahraga.
Orang yang menyerangku sebelumnya...
memakai sepatu kulit.
Abang tertua.
Akan kubantu kau.
Tapi tolong tenanglah.
Susah banget melepasnya cuma dengan satu tangan.
Kau harus membantuku.
Lebih keras!
Bajingan.
Abang tertua.
Sabarlah.
Hampir selesai.
Apa yang kau lakukan?
Kusuruh kau mengawasinya.
Kakak...
Kenapa kau lepaskan dia?
Kak, aku...
Kawan, sumpah itu bukan aku.
Aku gak membunuhnya.
Halo? Pesananmu sudah datang.
Tolong bawa masuk.
Abang tertua. Ayo...
Abang tertua.
Lihat...
jelas sekali sekarang.
Dialah pembunuhnya.
Dia membunuh istrinya...
lalu dia mau menjebakmu.
Abang tertua.
Kau tahu.
Saat polisi datang.
Itulah yang akan kita katakan pada mereka.
Cuma ini satu-satunya cara...
untuk membebaskanmu dari tuduhan.
Siapa orang ini?
Pembunuhnya
Dan siapa wanita ini?
Korban.
Jadi korban dan pembunuhnya sama-sama mati
Siapa pembunuhnya sekarang?
Kau!
Itu kau. Dasar tolol!
Abang tertua!
Apa maksudmu?
Kau membunuh pembunuhnya.
Sekarang kau adalah pembunuhnya.
Jelaskan bagaimana caranya orang mati bisa...
membunuh orang mati lainnya...
dalam 2 pembunuhan?
Menurutmu apa yang akan dipikirkan polisi?
Yang kulakukan untuk membela diri.
Gimana caramu membuktikannya?
Buktikan kalau itu pembelaan diri?
Jika kau tak bisa buktikan, itu pembunuhan namanya.
Ini gak lebih pembunuhan serentak.
Abang tertua.
Makanya...
kau harus jadi saksiku.
Kau satu-satunya yang tahu kebenarannya.
Siapa aku?
Kenapa aku ada di sini?
Kau meminta pencuri bersaksi...
atas apa yang terjadi di TKP pencuriannya?
Waras gak!
Abang tertua.
Tapi sekarang setelah semuanya menjadi seperti ini...
itu di luar kendaliku.
No comments yet. Be the first to leave one.