3 فصل

د خپرونې معلومات

Honzuki no Gekokujou - S03E04
د لخوا تبصره jambuijo

تګونه

other
په خپور شو: 2026-05-26
ډاونلوډونه: 18
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 163 کرښې.

Sosok para pengincar Myne yang memiliki kekuatan sihir berlimpah semakin jelas.

Kekuatan sihirnya Myne sangatlah besar.

Namun, kalau tidak bisa mengendalikannya,

itu akan membahayakan dirinya dan orang di sekitarnya.

Kalau Myne didakwa berbahaya, Myne akan dihukum.

Setelahnya, di hadapan Myne yang bersiap menyambut upacara pendoaan,

muncul Imam berjubah biru.

Cobalah menangis.

Oi, nangis!

Nih, nih.

Sifatnya pria itu jelek.

Menyerahlah dan tanggapilah dia.

Hu!

Oke, nangis lagi, dong!

Hu, hu, hu.

Sylvester, Myne itu rapuh.

Kalau diledek terlalu berlebihan, dia bisa mati.

Apaan, nih?

Kembalikan!

Duh, padahal sudah kuminta untuk mengembalikannya...

Itu jepitan rambut yang dibuat ayah, ibu, dan Tuuli!

Aku sangat benci sama pria sepertinya!

Novis!

Aku kan cuma sedikit meledeknya.

Kamu bisa memakainya sendiri, 'kan?

Ya, terima kasih banyak.

Bermainlah dengan Damuel, bukan Myne.

Dia lebih tangguh.

Apa boleh buat.

Mau main denganku, Damuel?

Tidak mungkin. Hentikanlah!

Semuanya sudah siap.

Baiklah, ayo berangkat.

Damuel, dekaplah Myne.

Sylvester dan Karstedt, bawalah ini.

Tuan Damuel, kuharap kita bisa menjaga jarak dengan Imam itu.

Aku juga maunya seperti itu.

Karstedt di bagian depan.

Myne dan Damuel di tengah. Aku dan Sylvester di belakang.

Itu Fran dkk yang berangkat duluan.

Apa mereka akan ke pedesaan "Kediaman Musim Dingin"

yang terdekat dengan gerbang selatan?

Minggir!

Apaan, tuh?!

Apa upacara pendoaan musim semi itu ajang pamer kekuatan pada rakyat jelata?

Itu tidak perlu dijadikan referensi.

Sebentar lagi, upacara pendoaan akan dimulai.

Para kepala desa, silakan naik.

Wahai Dewi Air, Fruthrane, yang memberikan pemulihan dan perubahan.

Dan kedua belas Dewi yang melayani di sisinya.

Yang dibebaskan dari Dewa Kehidupan, Ewigleben,

tolong berikanlah pada adikmu,

yakni Dewi Bumi bernama Geduldh, kekuatan untuk memelihara kehidupan baru.

Yang bisa kami persembahkan pada-Mu adalah kidung pujian penyenang kehidupan.

Atas berkah murnimu, kami panjatkan doa dan ucapan syukur.

Selimutilah semua makhluk yang ada di tanah membentang ini dengan kebahagiaan.

Menjadi hijau!

Wahai Dewi Bumi, Geduldh.

Wahai Dewi Air, Fruhtrane. Kami panjatkan doa dan ucapan syukur!

Berdoa pada Dewa!

Dengan begini, upacara pendoaan selesai.

Patuhilah kehendak Dewa dan hiduplah dengan benar sebagai pribadi baru.

Semoga Dewa memberkati kalian!

Ini di mana?

Kediaman musim panas milik Baron Bron.

Para bangsawan yang diamanatkan mengelola daerah pedesaan oleh Penguasa,

tinggal berada di kediaman pedesaan itu dari upacara pendoaan sampai festival panen.

Saat musim dingin, mereka ke distrik bangsawan dan melaporkan pajak.

Makanya, berkeliling dan bergaul dengan para rakyat jelata di upacara pendoaan

adalah hal yang sangat penting!

Bangunan itu dihuni oleh bangsawan.

Dan tempat terpisah itu ditinggali oleh Imam.

Arno pasti akan membukakan dan menyapa kita.

Selamat datang kembali.

Saya ingin mempersiapkan makan malam,

tetapi ruang makannya hanya ada dua.

Bagaimanakah kiranya?

Lebih baik semuanya bersantap di ruang makan yang besar.

Hanya saja, bisakah kamu menjauhkan tempat duduk Myne dan Sylvester?

Dimengerti.

Baiklah, mari kita bersiap ganti pakaian dan berkumpul di ruang makan.

Nona Myne, selamat datang kembali.

Pertama-tama, mari ganti pakaian Anda.

Aku serasa hidup kembali!

Nona Myne, Anda tampak cantik jelita.

Terima kasih!

Hari ini, Hugo dan Ella membuat hidangan dengan semangat.

Kenapa?

Mereka tidak ingin kalah dari koki yang lain.

Aku juga harus berjuang, ya.

Kalau mengenakan pakaian itu, kamu tampak tidak berbeda dengan putri bangsawan.

Terima kasih pujiannya, Tuan Karstedt.

Selama musim dingin, perilakumu semakin membaik, ya.

Terima kasih banyak.

Tapi, emosimu masih terlihat jelas seperti biasa.

Imam Agung terlalu banyak melontarkan pujian dan kritik di saat bersamaan!

Kepada Mahadewa yang menguasai langit dan memberikan berkah kehidupan bagi kami...

...dalam bentuk hidangan.

Kelima Mahadewa yang menguasai Bumi nan terbentang luas.

Kami persembahkan doa dan ucapkan syukur pada para Dewa,

dan akan menyantap hidangan ini.

Aromanya harum, ya.

Kenapa masakanmu saja yang berbeda?

Fran, apa kamu tahu?

Karena kokinya berbeda.

Karena kokiku berbeda.

Karena dibuat di dapur yang berukuran kecil.

Hm.

Kokiku sangatlah terampil.

Hah, kenapa dimakan?!

Eh, kenapa bertanya?

Sylvester tertarik pada hidanganmu.

Eh? Itu yang dimaksud saat dia berkata "aromanya harum"?!

Aku enggak paham sama sekali!

Boleh saja kalau setengah.

Se-Setengah, katamu?!

Jangan-jangan, kamu mau melahap semua hidangan rakyat jelata yang miskin ini?

Setengah saja, deh.

Kalau begitu, aku permisi dulu.

Sisanya, silakan para pria menikmati waktunya.

Tunggu, Myne.

Mari membahas pertukaran koki, yuk.

Eh, eh?

Tuan Sylvester, mereka adalah koki yang dipinjam dari tempat lain.

Aku tidak bisa melakukan pertukaran dengan wewenangku.

Kalau begitu, ayo diskusi dengan orang itu.

Siapa?

Tuan Sylvester, pebisnis tidak bisa menentang bangsawan.

Itu adalah perintah.

Oh, begitu.

Mereka akan menjadi koki di restoran yang dibuka nanti.

Oh, restoran?

Persiapan pembukaan dan pengajaran pada calon koki itu...

...butuh tenaga dan uang yang besar.

Kalau kamu tertarik dengan masakan mereka,

kamu bisa menjadi pelanggan di restoran kami.

Oke, aku akan ke sana!

Terima kasih banyak.

Setelahnya, di malam itu, aku bermain fespiel...

Karena kalian mempertunjukkan kemahiran, maka aku juga akan unjuk gigi.

Mereka beradu pedang dan malamnya terasa panjang.

Aku keren, 'kan?

Pujilah!

Kamu sangat menawan.

Emosimu kurang!

Perbaiki!

Karena dipaksa mengulang pujian sampai tiga kali, aku sangat capek.

Di keesokan hari, kami memberikan cawan kecil yang kutuangkan kekuatanku saat upacara.

Di keesokan hari, kami memberikan cawan kecil yang kutuangkan kekuatanku saat upacara.

Lalu, selama seharian penuh, aku berkeliling ke kediaman musim dingin.

Lusa pun sama.

Tulat pun, aku berkeliling ke kediaman musim dingin.

Besok, saat ke rumah Viscount Gerlach,

kita akan naik kereta.

Eh, pakai kereta?

Kita akan bertemu di titik kumpul.

Myne, sembunyikanlah wajahmu dengan ini.

Viscount Gerlach cukup tertarik padamu.

Pada upacara pendoaan di musim semi, mereka ingin kamu mampir.

Hubungannya dekat dengan Uskup.

Lebih baik kamu waspada.

Rupanya begitu.

Wah, Anda telah jauh-jauh datang kemari, Tuan Ferdinand.

More Indonesian subtitles for Ascendance of a Bookworm

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left