لومړۍ 200 کرښې.
TERINSPIRASI KEJADIAN NYATA
DILARANG NAIK
Penumpang yang terhormat, kereta antarkota dari Brussel telah tiba di tujuan akhir.
Mohon pastikan barang bawaan Anda tak ada yang tertinggal.
Penumpang yang terhormat, kereta antarkota dari Brussel telah tiba di tujuan akhir.
Mohon pastikan barang bawaan Anda tak ada yang tertinggal.
Ya. Baik, dah.
POLISI
Pusat meminta kita mengejar pencopet di Lapangan Dam.
Laporan dari warga lokal lagi?
Ya, bajingan menyebalkan.
Pencopet? Yang benar saja.
Makanya aku ingin melakukan penyelidikan.
Jadi detektif?
HOTEL TRAVEL
Hai.
REPUBLIK BULGARIA
PETROV ILIAN ADMIR
Selamat datang kembali, Tuan Petrov. Apa kabar?
Masih lelah dan bangkrut.
Berarti kita sama.
- Datang bekerja lagi? - Ya.
- Silakan. - Terima kasih.
OBAT RESEP
Hai, Sayang.
Hai, sayang, kau tiba dengan selamat?
Ya. Perjalanannya lancar, hanya sedikit lama.
Kau terdengar sangat jauh.
Ya, maaf. Sepertinya earbud-ku hilang.
Benarkah? Itu menyebalkan.
Benar.
Sial, itu cukup mahal.
Ya.
Kau akan di sana sebentar, mungkin kau harus beli yang baru.
Ya, akan kupikirkan.
Omong-omong, kuambil brosurnya pagi ini.
Brosur yang mana?
Untuk apartemen.
Kelihatannya bagus.
Kalau kita bayar uang mukanya lebih cepat, kita bisa memilih yang terbaik.
Benar. Uang mukanya saja.
Kenapa?
Tidak apa-apa. Aku kesal soal earbud-ku.
Ya, aku mengerti.
Hei…
Kau dengar itu?
Ya.
Aku sudah merindukanmu, Sayang.
Telepon lagi malam ini?
Tentu, Sayang. Sampai nanti.
Dah.
Halo.
Hai.
Hai, selamat siang.
Aku mencari AirPods.
Baik, tentu.
- Ya, dia akan membantumu. - Baik, terima kasih.
Sama-sama.
…satu-satunya dengan harga ini.
Lukas.
Hei, laptopnya sudah diperiksa.
Sudah rusak atau…
Tidak. Baterainya saja yang rusak.
- Bisa kubantu? - Aku mencari AirPods.
AirPods? Baik. Ada beberapa di belakang.
Ya, aku segera ke sana.
Jika kau mau, kami bisa pasang yang baru, dan akan seperti baru lagi.
- Biasanya berapa lama? - Sepuluh menit maksimal.
- Boleh. - Bagus, aku segera kembali.
Bu, jangan berlagak sok butuh.
Mau keluaran terbaru atau yang sebelumnya?
- Yang terbaru. - Baik.
- Akan kuambilkan. - Terima kasih.
Kau tahu hebatnya restoran prasmanan?
Makanan tak pernah habis.
Kau membayar relatif sedikit.
Kau tahu apa yang lucu?
Jika memesan terlalu banyak dan tidak habis, kau harus bayar.
Di situlah mereka menghasilkan uang.
Ya, itu sebabnya aku tetap memilih selada.
Silakan.
Selamat siang.
Selamat siang. Bisa kubantu?
Pak, kau tak boleh menaruh barang-barangmu di sana.
Semuanya tiarap.
Semuanya tiarap.
Ini daerah kekuasaanku.
Semuanya tiarap.
Jangan ada yang keluar.
Semuanya, tiarap.
Jangan ada yang keluar.
Semuanya, tiarap!
Tak ada yang mau mendengarkanku.
Ayo.
Tetap di sini. Jangan ada yang keluar.
Mereka harus mendengarkanku. Semuanya.
Ayo.
Jangan ada yang keluar. Tiarap.
Tiarap.
Tetap di sini. Hei! Jangan keluar. Hei!
Laporkan ini ke dewan kota, bukan ke kami.
Kau tahu prosedurnya…
Semua orang harus tiarap. Kalian semua tiarap.
Ayo.
Pusat, darurat!
Silakan 14-11.
Orang-orang berlarian dari Apple Store di Leidseplein.
Kurasa ada penembakan.
- Penembakan? - Masuk!
Petugas di pusat kota,
permintaan bantuan untuk perampokan bersenjata di Apple Store Leidseplein.
- Terus bergerak! - Masuk!
Masuklah!
Belum ada gambaran situasi.
Banyak penonton. Pergi dari sini!
Pergi! Masuklah.
Tetap di dalam! Masuk! Ayo. Tetap di dalam.
- Tetap di dalam! - Masuk! Cepat!
Jangan ada yang keluar.
Tiarap.
Ini daerah kekuasaanku.
- Masuklah ke lemari. Sekarang. - Ayo.
Jangan ada yang keluar.
Tetap di sini! Jangan pergi!
- Hei! Minggir! - Minggir, cepat!
Tangan, Kawan.
Tangan.
Apa?
Letakkan tanganmu di belakang, tetap tiarap, dan tutup mulutmu.
Baik, jangan bergerak.
Kami bisa melihat satu orang, bersenjata, pakaian kamuflase.
Kirim bantuan ke sini.
Pusat, dia mungkin memakai rompi bom.
Tetap tiarap, Kawan.
Astaga.
Pusat, kami ditembaki. Bantuan jangan mendekat.
Blokade total Leidseplein. Di mana DAT?
Sepuluh menit lagi.
- Ada korban? Berapa yang bersenjata? - Satu pelaku, untuk saat ini.
Perampokan, penyerangan, terorisme? Kasus apa ini?
Kita butuh siapa?
Semuanya.
OPERASI DAT
Winston.
Ya, mengerti.
Tunggu sebentar.
Hei.
Kemarilah. Ayah harus pergi.
Ayah sayang kalian.
- Ayah akan segera kembali? - Selalu.
Baiklah.
Aku mencintaimu.
Aku tahu.
Hei.
Hei.
Hati-hati.
Tentu saja.
Ini.
Memanggil semua unit untuk insiden Prioritas 1.
Komunikasi minimal.
14-11, DAT dalam perjalanan. Cobalah untuk tetap bersembunyi.
Insiden di Leidseplein.
Semua unit lain, jangan ke Leidseplein. Tutup semua akses ke alun-alun.
Tak seorang pun boleh masuk Leidseplein. Ulangi: Leidseplein ditutup.
Bagi mereka di TKP, pakailah rompi kalian.
- PKP, kalian dengar? - Ya.
- Semua kamera ke Apple Store. Siaga. - Baik.
Maaf.
- Ya? - Kees, ini Karina.
Bisa ke ruang kendali secepatnya? Kemungkinan penyanderaan, Apple Store.
Aku segera ke sana.
Skakmat.
Maaf, panggilan tugas.
Kawan.
Berdiri.
Berdiri, Kawan.
Bangun.
Ayo.
Aku minta negosiator.
Aku ingin bicara.
Aku minta mediator.
Atau aku akan meledakkan semuanya.
Kenapa? Maju kalau berani! Ayo!
- Sialan. - Persetan.
Jangan ke mana-mana.
Duduk.
Diam di sini.
Pak?
Apa aku akan mati?
Dengarkan saja. Jangan bicara.
MASUK + SATGAS
112 Polisi. Apa keadaan daruratmu?
Aku di dalam toko.
Di Apple Store.
Aku ingin bicara dengan negosiator.
Maaf, kau siapa?
Aku penyandera. Aku ingin bicara dengan negosiator.
Mediator. Aku mau orang yang tepat. Kalian tahu, 'kan?
Aku serius. Aku mau seseorang yang kompeten.
Karina? Kau menonton ini?
No comments yet. Be the first to leave one.