لومړۍ 200 کرښې.
Kenapa kau makan ramen?
Pedes!
Kenapa kau pergi sejauh ini hanya untuk makan ramen?
Karena di sini ada ramen.
4 Januari 2016
Syukurlah kita yang pertama kali berdoa.
Benar, kita bisa berdoa dengan tenang.
Cuci mata di awal tahun
bisa bertemu Koizumi-san.
Ditambah bukan seragam sekolah tapi Kimono!
Benarkan, Koizumi-san? Lho?
Koizumi-san?
Ada apa? Kau tak apa?
Kau tak apa?
Ada apa?
Ta-Ta-Tas.
Tas? Obat? Bentar.
Botol?
Obatnya ada di dalam, 'kan?
Sebentar, biar kutuangkan.
Apaan tuh?
Lembek-lembek gitu, menjijikkan.
Koizumi-san, kau tak apa?
Iya, terima kasih. Berkat kalian aku sudah pulih.
Eh? Kau tidak sakit?
Sakit? Siapa?
Apa?
Sepertinya aku tahu aroma ini.
Mungkinkah ini,
bahkan aku yakin,
sup ramen?
Iya.
Selama tahun baru warung ramen favoritku tutup.
Karena itu aku memesan ramen.
Tomita Gandum Cina Ramen Pesan Antar
Jadi, selama lima hari ini aku membuatnya sendiri.
Tapi, stoknya habis.
Jadi, kusimpan supnya untuk diminum.
Lalu, kapan terakhir kali kau memakan ramennya?
Pagi ini pukul 8.
Eh? Masih belum tiga jam.
Hanya dengan sup, tiga jam adalah batasnya.
Kau terjatuh hanya karena itu?
Kau memang sakit.
Tapi aku sudah baikan.
Habis ini aku mau ke warung ramen favoritku.
Ramen seperti apa?
Khusus tahun baru.
Terima kasih sudah menunggu.
Terbatas hanya di tahun baru, Zoni Ramen.
Ini dia! Wah, cantik!
Benar-benar ada mochi.
Baiklah, mari santap mie tahun baru ini!
Selamat makan.
Ah! Ini dia! Wajah ini!
Sudah lima hari, rasanya begitu spesial!
Aku makan juga.
Selamat makan.
Aku juga.
Selamat makan.
Enak.
Menu dasar warung Yoroiya ini adalah ramen asin
dengan mochi panggang, daging babi panggang,
telur rebus ganda, wortel hias, trefoil,
menggunakan gaya Kanto. Luar biasa.
Mie-nya juga patut diperhatikan.
Mie-nya diremas dengan jeruk sukade.
Jeruk? Keren!
Dengan ini, tahun baru benar-benar sudah dimulai.
Enak banget!
Kalian kemari juga?
Ah! Paman!
Selamat tahun baru.
Aku menyukai ramen sebagaimana mestinya.
Kalian memulai tahun baru dengan ramen?
Ya.
Tahun baru itu memang tentang makan ramen Yoroiya yang terbatas di tahun baru.
Karena bagiku tahun baru itu adalah ramen.
Kalian juga cantik banget!
Benarkan?
Hebat!
Kau juga ingin melihat putrimu memakai pakaian seperti itu, 'kan?
Eh! Paman mempunyai putri? Paman sudah menikah?
Ya, aku pernah menikah.
Pernah?
Benar.
Aku pernah dengar, dia bercerai.
Bercerai?
Sudah, sudah, itu bukan obrolan di tahun baru.
Jadi, kalian sudah ke kuil?
Sudah.
Kau berdoa apa?
Rahasia!
Oh iya, Koizumi-san, kau berdoa apa?
Aku?
Aku ingin ke warung ramen itu lagi.
Memang benar, Japanese Soba Noodles itu enak banget, ya?
Enak banget!
Selamat makan.
Benar, sebuah keberhasilan dalam sejarah ramen.
Hasu-san?
Ada.
Hebat.
Pengumuman Prestasi Tes Musim Dingin
Soalnya aku belajar.
Hebat.
Yuu, bagaimana?
Lumayan.
Kau memang hebat, stabil.
Lalu Misa-chan...
Yay! Aku berhasil!
Kenapa malah senang?
Peringkatmu 165 dari 180.
Soalnya aku tidak remidi.
Hampir tidak aman.
Tapi masalahnya adalah Koizumi-san.
Koizumi?
Memang benar,
peringkat Koizumi kali ini mengejutkan.
Wakil kelas.
Meskipun biasanya dia di peringkat atas denganku.
Peringkat satu kali ini adalah...
Hebat, wakil kelas lagi!
Lalu, mana Koizumi?
Di sana.
Daftar Yang Remidi
Hah? Koizumi remidi?
Kok bisa?
Ah, Koizumi.
Kasihan sekali kau harus remidi.
Cewek itu bukan hanya penampilan tapi juga pendidikan.
Hei, jangan mengabaikanku.
Koizumi menyerahkan lembar tes kosong.
Eh? Kenapa?
Entahlah.
Jadi kau di sini.
Lagi dengerin apa? Sepertinya serius.
Mau denger?
Kau juga dengerin musik?
Selamat datang.
Apaan itu?
Suara juru tulis saat masuk warung ramen.
Yang barusan adalah pemilik MENSHO TOKYO.
Shono-san sedang mencoba membuka cabang baru di Amerika.
Jadi suara ini benar-benar berharga.
Selamat datang.
Anu... Koizumi?
Selanjutnya adalah pemilik HokiBoshi.
Mampu bekerja di sebuah restoran populer pada usia 22, suara penjaga toko cantik ini akan membuatmu berdebar-debar.
Selamat datang.
Selanjutnya...
Apa menyenangkan?
Memangnya tidak?
Ya, tidak.
Sebenarnya guru memintaku melakukan sesuatu.
Apa kau sungguh menyerahkan lembar tes kosong?
Apa kau punya masalah?
Ramen.
Hah?
Karena ada ramen yang ingin sekali kumakan jadi aku pergi ke Osaka sehari sebelum tes.
Osaka? Kenapa?
Era ramen Osaka akan segera tiba.
Tidak, bukan itu.
Contohnya, di Osaka,
kecap kental dikombinasikan dengan mie yang tingkat hidrolisisnya tinggi
dinamakan gaya Takaida.
Lalu dari gaya Takaida kecapnya berkembang.
Osaka Black adalah favoritku.
Kau sengaja datang ke sana untuk itu?
Sebenarnya aku ingin kembali di hari yang sama
tapi keretanya terlambat karena cuaca buruk.
Jadi aku menginap semalam di sana
dan tiba di Tokyo pagi di hari tes.
Karena kelelahan dan kantuk, aku tidur selama tes.
Saat bangun tesnya sudah selesai, jadi aku menyerahkan lembar tes kosong.
Segitu sukanya kau dengan ramen.
Sebenarnya aku
tidak kuat dengan ramen, maksudku aku membencinya.
Eh? Jauh!
Maaf obrolannya panjang dan membosankan.
Permisi.
Tunggu Koizumi!
Dia kembali.
Koizumi-san, nanti mau ke ramen mana?
Cakep!
Dia siapa?
Kau tidak tahu karena baru pindah.
Orang paling populer di sekolah ini, Naruto dari kelas F.
Lalu Niboshiyama-san dan Rengekawa-san.
Dia keren banget, ya?
Cakep, kaya dan prestasinya tinggi.
Apa Koizumi di sini?
Apa kau melakukan sesuatu?
Tidak, tidak ada.
Eh, jadi kau Koizumi.
Selalu mengatakan tentang ramen.
Kenapa tiba-tiba bilang begitu? Tidak sopan!
Bisakah kau berhenti membual?
Siapa menurutmu yang paling tahu tentang ramen di sekolah ini?
Dialah orangnya, Naruto Mitsukuni-sama.
No comments yet. Be the first to leave one.