擾乱 THE PRINCESS OF SNOW AND BLOOD
لومړۍ 116 کرښې.
Apakah kau membenci kakak, Tuan Tsuki?
Tidak, aku sangat menyukainya.
Dia jauh lebih kuat dan berbahaya dibanding siapa pun.
Jadi, aku tidak bisa membiarkannya hidup.
Kau tidak perlu mengerti, namun, ingatlah hal ini.
Rasanya sakit bila terus percaya pada kebohongan, namun,
jika kau mampu bertahan,
maka kebohongan itu akan jauh lebih berharga dibanding fakta.
Jika Yukimura dan kau bersedia,
kalian berdua bisa pergi ke suatu tempat dan hidup tanpa gangguan.
Hanya berdua?
Apakah sekarang kau jadi bersedia mendengarkan perkataanku?
Ya.
Setelah memakan obat ini,
seseorang akan mati dalam 10 detik.
Aku harus berhasil.
Aku harus berhasil.
Dibanding disebut meninggal, bisa dibilang dia hanya mati suri.
Artinya dia hanya terlihat seolah-olah sudah mati.
Fungsi jantung dan paru-paru yang menurun akan pulih dalam tiga jam.
Jadi, dia tidak akan mati?
Tepat sekali. Karena itu, aku bilang tindakan ini sulit.
Karena dalam waktu tiga jam, kau harus menipu semua orang
agar mereka mengira bahwa dia telah mati.
Jika tidak, semuanya akan sia-sia.
Halo!
Ada apa?
Hm.
Permisi, aku teman Yukimura.
Di mana dia?
Memang benar, dia mati.
Namun, tolong jelaskan lagi,
kenapa dia bisa pingsan di sini?
Dia tiba-tiba meletakkan tangannya di depan dada,
lalu, terlihat sangat kesakitan. Kemudian...
Kejadian ini begitu mendadak, aku turut berduka.
Serahkan saja pengurusan akta kematian dan pemakamannya padaku.
Kakak.
Kau harus ikut pergi bersama dengannya.
Kakak!
Nona Kecil, kau boleh duduk di belakang.
Jika semuanya berjalan lancar hingga ke tahap ini,
maka seharusnya sekitar satu setengah jam sudah berlalu.
Apakah aku akan dibunuh?
Jika kau benar-benar dibunuh, maka itulah nasibmu.
Baiklah, kuncinya ada pada tahap setelah ini.
Setelah tiba di makam,
pengurus mayat akan memulai pemakaman.
Apakah kematian hanyalah tidur yang kekal?
Jika semuanya berjalan lancar,
kalian berdua akan bisa bersatu lagi di dunia ini.
Setelah itu, kalian hanya perlu pergi jauh dari Tokyo.
Kemudian, hidup tenang sebagai saudari.
Apakah aku bisa melakukannya?
Bukan soal kau bisa melakukannya atau tidak.
Namun, kau hanya bisa memilih untuk melakukannya atau mati.
Kau masih belum bisa merelakannya?
Ya.
Sudah selesai?
Ya.
Ada pekerjaan lain lagi setelah ini, ikuti aku.
Baik.
Aku lupa memberitahumu.
Aku akan meminta pegawai panti asuhan mengunjungimu nanti.
Kau bisa mendiskusikan rencana masa depanmu dengan pegawai itu.
Baik.
Aku akan mengirim mobil untuk menjemputmu nanti.
Sebelum mobilnya tiba, kau boleh tetap berada di sini.
Aku sudah memikirkannya sejak lama, baju Jin Kuzuhara benar-benar...
Aku mengerti.
- Aneh! - Aneh!
Sebenarnya, dia akan terlihat tampan jika melepas bajunya.
Yang terpenting adalah wajah dan tubuhnya.
Cara pikirmu sangat sederhana.
Terima kasih atas pujianmu.
Bagaimana denganmu?
Apa?
Tipe pria seperti apa yang kau suka?
Aku tidak punya tipe kesukaan.
Aku ingin tanya,
apa kau tak pernah merasa sangat kesepian
hingga menjadi tak tertahankan lagi?
Tidak.
Terlalu cepat bagimu untuk menyimpulkan bahwa
Yukimura akan berpikiran sama hanya karena kau berpikiran seperti itu.
Namun, aku juga mengerti apa yang kau maksud.
Kau mengerti?
Bagaimana cara pandangmu terhadapku?
Perasaan manusia bukan hanya hitam dan putih.
Merasa hampa, lelah dan sakit selama hidup.
Ingin memiliki sandaran.
Inilah perasaan yang kumaksud
saat aku mengatakan "kesepian yang tak tertahankan".
Ternyata begitu.
Sikapmu seolah-olah hal ini tak berkaitan denganmu.
Ingin tenggelam dalam kehangatan sekecil apa pun,
serta melupakan segalanya meskipun hanya untuk sesaat.
Aku tidak bisa dan tak ingin melupakan segalanya.
Karena itulah, aku membencimu.
Lihatlah, bayinya menangis.
Ini gara-gara kau.
Kau sudah melahirkan?
Ini bayiku yang imut.
Baiklah, sudah.
Kakak.
Asahi.
Sekarang kita saudari.
Karena aku sudah membunuh Yukimura.
Yukimura telah mati.
Selamat tinggal.
Aku...
Kakak!
Asahi?
Di mana ini?
Yuki telah mati. Yuki si pembunuh telah mati.
Aku membunuhnya.
No comments yet. Be the first to leave one.