I Want to Know Your Parents

I Want to Know Your Parents (니 부모 얼굴이 보고 싶다)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

I-Want-To-Know-Your-Parents-2022-Yts-KOREAN-WEB-DL-WEBRip
د لخوا تبصره comelmuewa

تګونه

Web-DL
web-dl
webrip
web
WEB-DL
BRip
TS
YTS
په خپور شو: 2023-04-15
ډاونلوډونه: 74
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Jangan ngomong dengannya.

Dia penjaja licik.

Senang bertemu, Pak.

Aku Kang Hochang, pengacara.

Tim pengacaraku baru saja pergi.

Mereka sudah persiapkan semuanya untuk persidanganmu.

Aku ahli dalam konsultasi narapidana.

Jadi begitu.

Kancing ini selalu membuatku masalah.

Tiap kali aku berdiri, bajuku selalu terbuka menganga.

"Ganti kancing baju"

Seragam ini. Jelek.

Jelek, baik.

Jelek. Ganti kainnya.

- Jika kau ke kantorku, - Ya, Pak.

Times harusnya sudah tiba. Jangan lupa bawakan itu.

- Baik. - Ada Alkitab di mejaku.

Dua…

Alkitab? Baik.

TIMES, ALKITAB

Ada lagi yang kau butuhkan?

Halo, ini Kang Hochang.

Maaf?

MENANGKAN HADIAH DAN BONUS MENARIK LAINNYA.

MAINKAN SEKARANG JUGA

RUANG PENGACARA

Halo, Pak.

Aku ayah Hangyeol.

Senang berkenalan denganmu.

Apa aku kayak seorang guru?

Permisi?

Aku pasti salah kenakan pakaian hari ini.

Aku juga orang tua siswa.

Oh begitu.

Jadi untuk apa mereka memanggil kita?

Tidak tahu. Mereka memanggilku kesini tapi tak mau bilang alasannya.

Apa anak-anak berkelahi?

Siapa nama putramu?

Do Yoon Jae.

Yoonjae? Yoonjae…

Itu biasa kalau anak laki-laki berkelahi.

Itulah masa pertumbuhan mereka dan jadi dewasa. Benarkan?

Sebagian anak juga begitu.

Tapi Yoonjae bukan anak yang suka memukuli anak lainnya.

Dia anak baik.

Halo.

Aku wali kelas 8 Kelas 3.

Halo. Aku ayah Hangyeol.

- Senang berkenalan denganmu. - Halo.

Mau kopi atau teh hijau?

Kopi saja.

Terima kasih.

Harusnya aku datang cepat untuk bicara padamu, tapi aku sibuk sekali.

Oh, tidak usah.

Aku tidak sempat datang saat Hari Guru...

- Panas sekali. - Kau tak apa? Oh tidak.

- Tak apa. Tidak mengelupasi kulitku. - Kuambilkan lap basah.

Astaga, panas sekali.

Harusnya dia terima saja.

Kau pasti seorang guru. Salam.

Aku orang tua siswa.

Oh begitu.

Kau pasti guru. Salam.

Maaf karena datang telat. Aku kakek Park Kyubeom.

Dia orang tua siswa juga.

Ayah Do Yoonjae.

Soalnya kau berikan sambutan kesan yang begitu hangat.

Kau kayak seorang guru.

Astaga, apa baiknya aku tak datang hari ini?

Apa ini pertemuan untuk ayah?

Tidak.

Aku kemari karena istriku ke luar negeri ke Haiti sebagai sukarelawan.

Kerajaannya luar biasa. Sangat terpuji.

Aku..

Oh…

Halo. Kalian duduklah.

Sepertinya semuanya sudah hadir.

Pak Jeong, duduklah di sana.

- Kau wali kelas? - Ya, tapi aku sebagai orang tua hari ini.

Ayah Jeong Ideun.

Aku Oh Jungsub, Kepsek "SMA Internasional Haneum".

Kami mendesak kalian agar datang meski kalian sesibuk apapun...

karena polisi menelepon sekolah tadi pagi.

SMA Internasional Haneum.

Pakaian olahraga sekolah kami?

- Geonwoo. - Apa dia murid dari sekolahmu?

Seorang nelayan menemukannya di danau.

Dia pasti menyelamatkannya dengan cepat.

Astaga, dia anak yang beruntung.

Saat seseorang tenggelam,

tubuhnya membengkak seperti balon,

dan wajahnya serasa mau meledak.

Semua rambut di tubuh mereka rontok juga.

Sangat mengerikan jika dilihat.

Astaga, bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi?

Itu bukan kecelakaan.

Guru wali kelas Geonwoo, Ibu Song Jeonguk,

menerima surat dari dia.

Tolong, bacakan.

"Aku sudah lama di bully.

Aku cuma diam karena takutnya mereka akan balas.

- Mereka tak menganggapku sebagai manusia. - Mereka tak menganggapku sebagai manusia

Begitu juga diriku tak kupandang sebagai manusia lagi.

Maafkan aku, Bu.

- "Aku bersyukur menjadi putramu." - Aku bersyukur menjadi putramu.

Aku sayang Ibu.

"Ranking 8, Kelas 3, Do Yoonjae.

Park Kyubeom.

Jeong Ideun.

Kang Hangyeol."

Cuma itu.

Maaf. Kenapa nama Yoonjae ada di surat itu?

Dia nama pertama yang disebutkan di sini.

Ya,

jadi kenapa nama anakku ada di surat itu?

Maaf, Pak Do.

Tolong tenang dan duduklah.

Silahkan duduk.

Kita akan memulai pertemuan ini, membahas masalah...

aturan intimidasi di sekolah kita.

Orang tua Geonwoo harusnya hadir juga.

Ibu Song. Ayah Geonwoo kerjanya apa?

Di kartu pelajarnya hanya tercantum nama ibunya.

Aku cuma wali kelas sementara, jadi aku tidak tahu.

Permisi. Kau tidak tahu karena kau cuma guru sementara.

Putraku menyumbangkan 30.000 won ke UNICEF...

tiap bulan...

karena dia merasa kasihan sama anak-anak berkulit hitam.

Kepala Sekolah Oh.

Kau sudah tanyai siswa itu?

Keempat anak itu mengatakan hal sama, tidak ada kejadian seperti itu.

Dengar? Itu tak benar.

Oh, Dewi Welas Asih...

Di mana Hangyeol sekarang?

Para siswa yang melanggar itu ada di ruang debat sekarang.

Bicara apa kau ini?

Maaf?

Apa yang akan dipikirkan siswa lain jika anak-anak kami tidak ada di kelas?

Kau tuduh mereka sebagai penjahat meski belum tahu pasti.

Siswa secara hukum berhak berada di kelas.

Bertindaklah sesuai aturan.

Kenapa kau menahan anak-anak yang tidak bersalah?

Mereka cuma ada di ruang debat, bukan ditahan.

Itu sama saja.

Saat orang tuamu bicara, tak usah kau berikan pendapatmu.

Ibu Song.

- Song! - Song!

- Hei, foto dulu. - Gol!

Gol!

Ya. Jangan khawatir, Pak Ketua.

Maaf.

Oh ya. Tentu saja.

Tentu saja, kami tak mau sekolah ini jadi topik gosip.

Terutama masalah seperti ini.

Pak Do.

Di sekolah ini dilarang merokok.

Makanya aku berdiri dekat jendela.

Do Yoonjae, Park Kyubeom,

Jeong Ideun, Kang Hangyeol.

GEONWOO TIDAK SADAR, KEKERASAN SEKOLAH, CATATAN BUNUH DIRI

Ini tidak tersusun menurut urutan abjad.

Kau benar.

Mungkin nama Hangyeol ada di akhir karena mereka teman sekamar.

Dia satu kamar dengan anakku?

Pasti dia takut sekali saat mau tidur.

Apa hal seperti ini sudah pernah terjadi di sini?

Tidak, belum pernah.

Aku tak mau katakan ini, tapi jujur ​​saja,

Ibu Song adalah guru sementara.

Tanggung jawab dia terhadap anak-anak tak begitu kuat.

Bisanya mereka mengangkat dia sebagai wali kelas?

Sekolah sangat bertanggung jawab atas ini.

Terus kenapa mereka sangkal omong kosong tentang anak yang diintimidasi itu?

Siapa namanya? Bocah yang meninggal itu.

Apa dia anak yang nakal?

Namanya Kim Geon Woo. Dan dia belum mati.

Katanya dia belum sadarkan diri.

Bisa diam gak? Kau begitu risi.

Kenapa kalau aku risi?

Jangan dengarkan kalau begitu.

Jujur… entah apa aku harus katakan ini juga,

tapi Geonwoo adalah penerima program beasiswa tak mampu.

Orang tua dari anak-anak seperti itu seringkali....

mengharapkan sesuatu yang tak masuk akal.

Aku yakin tekanan berlebihan terhadapnya...

sangat berpengaruh untuk mengakhiri hidupnya.

Dengar ya?

Anak-anak yang bermasalah pasti orang tuanya juga bermasalah.

Bagaimana kalau kita lakukan ini saja?

Sampai Geonwoo sadar, surat itu harus di rahasiakan...

dan menyerahkannya ke kepala sekolah.

Ibu Song masih muda sekali dan rasa tanggung jawabnya masih kurang.

Itulah maksudku.

Catatan bunuh diri bisa dijadikan sebagai bukti.

Tidak mengungkapkannya berarti menyembunyikan bukti.

- Catatan bunuh diri? Itu bukan catatan bunuh diri. - Terus apa?

Itu cuma surat.

Dikatakan catatan bunuh diri jika penulis itu mati...

dan berisi kata- kata terakhirnya.

Bukannya kau bilang dia belum mati?

I Want to Know Your Parents subtitles in other languages

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left