Grimgar of Fantasy and Ash

Grimgar of Fantasy and Ash (灰と幻想のグリムガル)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

1 فصل

د خپرونې معلومات

Grimgar of Fantasy and Ash S01 BDRemux
د لخوا تبصره Black Hole

تګونه

bluray
په خپور شو: 2026-08-24
ډاونلوډونه: 4
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 173 کرښې.

Mampus kau!

Apa yang kau lakukan sih, Haruhiro?!

Tangkap lalu tusuk! Terus hajar!

Jangan bilang semudah itu! Kau saja—

Ma-Maaf, ya!

Pakai busur untuk jarak dekat terlalu berbahaya, pakai pisaumu!

Ma-Maaf, ya!

Marque ..., eh ...?

Parc.

Tidak apa-apa? Bisa berdiri?

Aku, ma-maaf .... Maafkan aku.

Aku akan menyembuhkanmu.

Wahai cahaya, berkahilah perlindungan Luminaris' padanya.

Sembuhlah!

Ma-Maaf!

Taruhannya nyawa!

Semuanya, taruhannya adalah nyawa

baik kita maupun Goblin tahu itu!

Kita harus bertarung lebih serius lagi!

Mana ada makhluk hidup yang ingin mati, 'kan?

Semuanya sudah kelelahan, padahal belum memberikan serangan yang berarti.

Apa-apaan ini?!

Bukannya Goblin itu monster paling lemah di Grimgar?

Iya, memang harusnya begitu!

Aku tidak ingin mengakuinya ...

... tapi apa Goblin ini lebih kuat dari kami?!

Bangunlah.

Bangunlah.

Bangunlah.

Mau tidur sampai kapan, Haruhiro?

Sudah pagi, tahu.

Sudah pagi. Bukankah ada yang harus kau kerjakan?

Pagi. Masak, masak!

Kenapa itu mata masih teler begitu?

Mata ini bawaan lahir.

Bukan karena mengantuk. Aku pernah bilang, 'kan?

Bohong! Jelas-jelas masih ngantuk.

Hai, sudah pada bangun?

Setelah kalian berpakaian, cepatlah ke halaman, ya?

Waktunya sarapan.

Gawat, ini giliranku siapin sarapan ....

Tenang saja, sudah kugantikan.

Akibat pertarungan kemarin sepertinya kau sangat kelelahan.

Maaf, Manato.

Beneran enggak maafnya itu, Haruhiro?

Bukannya kau juga punya tugas? Kerjakan sana.

Soal itu, pas bangun tadi, Moguzo sudah menggantikanku.

Hah? Terus kenapa kau ngomel padaku?

Jelaslah! Kalau kau tidak bangun, aku jadi tidak bisa makan.

Aromanya nikmat, nih!

Ya, soalnya aku suka memasak.

Kalau Yume sukanya mencicipi rasa masakan!

Yume, Moguzo. Pas pulang kemarin aku memetik ini.

Bisa dijadikan bahan masakan?

A-Aku saja ....

Kalau begitu, tolong ya, Shihoru.

Apa kurang garam, ya?

Menurut Yume sih, sudah enak.

Lagi pula, garam cukup mahal ....

Kita coba sehemat mungkin sampai mendapatkan uang lagi.

Soalnya, kita belum dapat mengalahkan satu monster pun sampai saat ini.

Oh, benar juga ....

Haruhiro dan Ranta, kalian berdua baik-baik saja?

Sihir cahayaku memang dapat menyembuhkan luka, tapi tak dapat mengembalikan darah yang sudah hilang.

No problem! Sama sekali bukan masalah!

Sepertinya aku sedikit pusing, tapi tak apa.

Oke. Kalau begitu, mau berburu lagi ke hutan untuk hari ini?

Kemarin kita melawan dua Goblin, 'kan?

Mungkin bagi kita keadaan seperti itu masih sulit.

Mari kita incar yang sedang sendirian.

Kemarin itu terlalu lama ....

Kalau menghindar terus, akan lama jadinya untuk mendapatkan Vice pertamaku.

Renji dan timnya saja berani tempur berhadapan!

Kalau memaksakan diri seperti kemarin, tidak perlu.

Ini bukanlah game.

Game?

Manato, "game" itu artinya apa?

Entahlah, tapi barusan aku mengatakannya, ya?

Tiba-tiba saja terlintas di pikiranku.

“Game” ....

Kita memang terkadang seperti ini.

Mengatakan sesuatu yang seolah kita kenal kata itu, tapi tidak mengerti artinya.

Seperti ada yang tersangkut dalam tenggorokan

dan seketika membuatmu gelisah karena tak dapat mengeluarkannya.

Ketika pertama kali tiba di dunia Grimgar—

Yah, sebenarnya aku tak ingat berasal dari mana ....

Intinya, aku akan menceritakan kenangan terlamaku.

Meski cuma beberapa hari lalu.

Bangunlah.

Aku tak dapat mengingat apapun sebelum ini.

Tentang kenapa aku ada di sini, bagaimana aku bisa ada di sini,

atau sejak kapan aku ada di sini.

Apakah, ada seseorang di sini?

Y-Ya.

Ada.

Ya.

Ternyata benar.

Berapa orang di sini?

Mau berhitung?

Lagian, di mana ini?

Jelas tidak ada yang tahu lah.

Apa maksud semua ini?

Apa-apaan ini?

Itu kota, ya?

Daripada disebut kota, itu lebih mirip kastil.

Tidak ada yang kukenal ....

Barusan kamu mengatakan sesuatu?

Tidak, bukan apa-apa.

Kenalan atau bukan ....

Aneh sekali, aku tak ingat siapa pun.

Aku tak mengingat teman, keluargaku, siapa pun ....

Te-Tempat ini, di mana, ya?

Maaf, adakah yang tahu kita berada di mana?

Oh, iya! Kenapa tak tanya mereka saja!

Lihat, dua orang yang mengenakan zirah di sana itu, lo.

Selamat datang di Grimgar. Ini adalah kota Ortana.

Dibawa nyaman saja ya, adik-adik sekalian.

Namaku Brittany.

Tempat ini adalah kantor Red Moon dari Regu Relawan Pasukan Perbatasan Ortana dan aku kepala kantornya.

Kalian boleh saja memanggilku Pak Kepala.

Panggil Neng Bri juga boleh, tapi harus dengan mesra.

Mengerti?

Jawab pertanyaanku.

Apa maksud dari Pasukan Perbatasan dan Regu Relawan itu?

Kenapa aku ada di sini?

Kau rewel juga, ya. Tapi aku tak membenci tipe sepertimu, kok.

Aku Renji.

Aku tak menyukai tipe banci sepertimu—

Renji, biar kuberitahu kau satu hal.

Tak ada yang hidup lama setelah menyebutku banci.

Mau mencobanya?

Benar juga, kalau memang mau, maju sini, Pak Kepala Banci!

Nanti, ada waktunya. Sungguh akan aku tunjukkan padamu di waktu yang tepat.

Semoga kau tak melupakannya.

Sepuluh koin perak.

Setiap kantongnya berisikan sepuluh koin perak.

Bagi yang ingin bergabung dengan Regu Relawan akan kuberi.

Cukup untuk bertahan sementara.

Benar juga, uang ....

Ponselku tidak ada ....

“Ponsel”?

Eh, apa itu "ponsel"?

Lihatlah.

Ini merupakan tanda bukti bahwa kau dalam masa pelatihan.

Atau kalian bisa beli lencana resmi seharga 20 koin perak ...

... yang mempunyai keuntungan tersendiri.

Ujung-ujungnya nawarin barang?

Mau yang mana juga, kalau tidak kuat pasti mati.

“Mati”?

Aku tak tahu kalau kita sedang bicara serius.

Tepatnya, apa yang harus kami lakukan?

Wah Renji, jangan membuatku kecewa.

Gunakan akalmu, carilah informasi untuk mengalahkan musuhmu.

Begitulah singkatnya seorang Relawan.

Pada dasarnya, kita harus cari tahu dan memikirkannya sendiri?

Begitulah.

Aku suka orang yang mudah mengerti, lo.

Kalahkan monster, jarah, lalu jual hasilnya.

Begitulah cara kerjanya.

Jangan pikir ada pekerjaan kotor lain yang dapat kalian kerjakan.

Beda cerita kalau ingin jadi peliharaanku.

Bertahan hidup itu tidaklah mudah.

Akan kuberi satu nasihat untuk kalian.

Jangan pernah menyerah.

Yah, mati memang sudah pasti, tapi jika kalian menyerah cuma kematian yang ada.

Hanya itu yang pasti.

Selamat.

Mulai saat ini, kalian adalah Relawan dalam masa pelatihan.

Episode. 1 Bisikan, Puji Syukur, Doa, Bangun

Di perbatasan dunia Grimgar ini ...

... banyak monster dan ras lain yang merupakan musuh umat manusia.

Misi Pasukan Perbatasan adalah memburu dan membinasakan mereka.

Namun kenyataannya,

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left