لومړۍ 200 کرښې.
Terjemahan bahasa Indonesia By : Yoyong Masamba
Learn to No Instant Way for A Result By : Yoyong Masamba
3 BULAN SEBELUMNYA
Calon pengacara, selamat pagi.
Melihat seksama pada realita kecil.
Didalam buku-ku, Aturan itu no. 1.
Hukum itu tidak sama dengan sebuah keadilan.
Keadilan itu ideal.
Hukum sebagai alat untuk mencapainya.
Terkadang..
Aturan nomor 2, kau harus berhenti menulis saat kau mulai fokus untuk mendengarkan
Kau akan terkejut jika mengetahuinya..
..berapa banyak pengacara melakukan kesalahan saat melaksanakan penyelidikan.
Karena mereka terlalu sibuk mencatat ketika saksi bersaksi.
Dan aturan no. 3.
Jangan pernah jatuh cinta dengan hukum.
Hukum ibarat seorang wanita pecemburu.
Dan suatu hari itu akan mengecewakanmu.
Ya?
Sebelumnya minta maaf pak, tapi sebagai pengacara, bagaimana kau bisa mengatakan itu?
Baik, silahkan duduk kembali, tolong dengarkan.
Ok, tahun 2012, kasus Nirbaya.
Salah satu dari lima terdakwa dibawah umur.
Hanya beberapa bulan yang tersisa baginya sebelum jadi dewasa.
Dan dia adalah yang paling kejam dari semuanya.
Akibat luka yang ia timbulkan pada korban..
..harusnya bertanggung jawab atas kematian itu.
Saat kasus itu disidangkan, dia masih berusia 18 tahun.
Seluruh negara menginginkan dia diadili sebagai orang dewasa dan dihukum gantung.
Namun sesuai dengan aturan..
..hukum mengharuskan ia harus dibawa ke pengadilan anak sebagai anak dibawah umur.
Dan dia dibebaskan setelah dipenjara 3 tahun,
dan yang lainnya dihukum gantung.
Jadi..
Pertanyaannya, apakah hukum harus ditegakkan?
Tentu saja.
Atau keadilan harus ditegakkan?
Ya?
Pak, bagaimana menurut pandanganmu?
Aku? Aku mengikuti semua proses hukum yang berjalan.
Keadilan adalah abstrak.
Hukum adalah nyata.
Kapan kau kembali?
Aku tidak tahu ibu.
Apa dia terpesona?
Hei..
Apa dia terpesona?
Sampai jumpa, ayah.
Apa kau akan pulang?
Tidak tahu.
Hei, Madhuri Dixit, mau kemana?
Madhuri Dixit?
Anjeli lebih seperti wanita petugas kebersihan.
Terjemahan bahasa Indonesia By : Yoyong Masamba
- Apa Pak Rohan ada di rumah? - Dia di dalam.
Selamat pagi, pak.
Bu Meera, menyuruhku kesini..
..untuk menunjukkan kostum yang akan digunakan syuting lusa..
Duduklah.
Duduk sebelah sini.
Ini jaketnya.
Ini pasangannya..
- Savi! - Ya.
Ada uang dan daftar di atas meja, belilah barang-barang itu dipasar.
Ini pak..
Pak, ini jaket hitamnya.
Aku maunya yang transparan.
Tapi ini sudah transparan.
Pakailah dan tunjukkan padaku.
Anjali.
Anjali.
Anju..
Anju..
Apa yang terjadi?
Hei!
Apa yang terjadi?
Bicaralah.
Bicaralah..
- Selamat siang, pak. - Selamat siang, pak.
- Penerangannya sudah terpasang? - Masih dalam proses.
Beri tahu kameramen menyiapkan penghargaannya untuk pemenang film berikutnya.
- Aku butuh waktu dengan para pemainku. - Oke, Pak.
- Dutta, bawakan teh. - Ya, pak.
Jabeer, itu untuk apa? aku melihatmu hanya menandatangani cek seharian.
Aku tidak mendapatkan satu bahan pun yang kubutuhkan.
Sebagai balasannya, dia hanya memberiku senyuman keringnya.
Selamat siang, pak.
Apa ini?
Ini?
Bukankah sudah kukatakan dengan jelas aku butuh sari sutra murni?
- Ya, pak. - Ini bahannya tipis?
- Pak, Kupikir.. - Kau pikir.
Dia pikir?
Siapa yang menyuruhmu berpikir?
Apa yang terjadi di sini?
Serius, apa yang terjadi?
Produser tidak akan memasok apapun dari bahan yang dibutuhkan.
Butuh waktu seharian bagi kameramen untuk mengatur ulang pencahayaannya.
Dan membawakanku kostum seperti pakaian sampah dari rel kereta api.
Apa aku satu-satunya di sini yang membuat film?
Meera..
Keluar.
- Rohan, aku butuh dia. - Gunakan gadis lain.
Itu..Anjali.
- Dia tidak datang hari ini. - Aku tidak peduli.
Kau cari tahu sendiri.
Sudah cukup dandanannya.
Kamera Siap.
- Kamera. - Rolling.
Action!
Kau tahu Zahir, gangster yang dicari.
Dia dicari karena kasus pemerasan dan pembunuhan.
Dia punya istri dan anak-anak jauh sebelum kalian berdua bertemu.
Cut.
Ayo, hentikan semua ini.
Hentikan pengambilan gambarnya. Ayo.
Aku butuh gambaran wanita yang sangat kuat sehingga berhubungan dengan judul..
Kerjakan itu..
Buatlah sketsa profil wajah protagonis.
Celak alis matanya dan rambutnya dikepang melengkung keluar, membentuk seperti "sangkar".
- Yeah! - Tentu.
Oke.
Ya, Dutta.
Kau serius?
Kenapa bisa?
Dokter kandungan tidak ada ditempat selama 2 hari.
Aku ingin tahu kronologis pemerkosaan dan pemeriksaan secara fisik.
Aku harus mendapatkan persetujuanmu.
Akan ada polisi wanita...
..dan perawat yang hadir selama pemeriksaan.
Apa kau setuju?
Mengapa meneleponku jika dia tidak setuju? Aku punya banyak pekerjaan yang harus dikerjakan.
Aku sudah mengotopsi dua mayat hari ini.
Tanpa pemeriksaan, bukti kasusnya akan menjadi lemah.
Ini akan memakan waktu..
..dan luka kecilmu secepatnya akan sembuh.
Pembengkakan di bagian pribadimu mungkin akan hilang juga
Akan semakin sulit mendeteksi spermanya...
Kau akan mendapatkan persetujuanku.
Tanda tangani ini.
Tanda tangan saksi
Apa kau ibunya?
Kami membutuhkan tanda tanganmu juga.
Santai saja, dan jawab setiap pertanyaan yang kuajukan dengan benar.
Jika pemeriksaan dan pernyataan tidak cocok...
..maka kasus ini akan berpihak pada terdakwa.
Kapan itu terjadi?
- Pagi hari. - Pukul berapa?
Kurang lebih sekitar jam 11.
Berapa orang?
Ini sudah prosedurnya.
Satu.
Apa kau mengenal terdakwa?
Ya.
- Kau sudah menikah? - Belum.
Kapan terakhir kali kau datang bulan?
Dua minggu yang lalu.
Kau pernah berhubungan seks sebelumnya?
Ini penting.
Ya, pernah.
Pernah melakukan aborsi?
Tidak.
Apa kau mandi setelah pemerkosaan itu?
Buang air seni, atau tinja, dan sebagainya.
Dia mengatakan kepadaku jangan memberitahu kepada siapapun.
Apa kau memakai pakaian ini?
- Ya. - Pakaian dalam juga?
- Apa kau mengatakan kepadanya semua ini akan dikirim ke forensik? - Ya.
- Kamu punya pakaian bersih? - Ya.
Apa kau menolak saat diperkosa?
Ya.
Apa kau menarik rambutnya, menggigitnya, atau mencakarnya?
- atau apalah.. - Aku mendorongnya..menarik rambutnya...
Tunggu. Tunggu.
Kau mendorongnya, menarik rambutnya.....
- Apa lagi? - Mungkin aku mencakar punggungnya.
- Mungkin? - Ya.
Mungkin..
Apa dia memasukkan penisnya di-anumu?
Tolong tunggu di luar.
Tidak. Aku tetap di sini.
- Dia melakukannya? - Ya.
Ada benda lain yang digunakan saat memasukkannya?
Tidak ada.
Di posisi manakah kamu saat terjadi pemerkosaan itu?
Aku berada di bawahnya.
Ada posisi lain?
Tidak ada.
Apa dia ejakulasi sebelum gituan?
Apakah orang akan berhenti sebelum mencapai itu.
Sekarang buka bajumu.
Kau tidak mengerti
Komisaris Roy itu teman baikku.
Serahkan ponselku dan biarkan aku bicara dengannya.
Pak!
Ini hanya pemeriksaan fisik dan tidak butuh waktu lama.
- Tolong kerja samanya. - Tidak, aku tidak akan bekerja sama.
Aku tidak akan bergerak dari tempat ini.
Berikan ponselku. Aku ingin bicara dengan Tn.Roy.
Apa dia gila? Beri pengertian padanya.
No comments yet. Be the first to leave one.