لومړۍ 200 کرښې.
Aku tahu Ayah menyimpan banyak rahasia.
"Episode 34"
Pak Seo adalah salah satunya.
Kenapa kamu menyebut namanya lagi?
Aku sudah bicara dengan Pak Min.
Jangan menyangkalnya lagi.
Apa pedulimu? Kenapa kamu mau tahu?
Kamu mau mengancamku?
Mungkin.
Aku bisa saja menemui Kakek sekarang
dan mengatakan bahwa Ayah yang meloloskan Pak Seo.
Kenapa?
Kenapa kamu melakukan ini?
Karena aku marah kepada Ayah. Sangat marah.
Kamu marah?
Kenapa?
Karena Ayah adalah ayah kandung Woo Jung.
Omong kosong macam apa ini?
Kamu sudah melihat sendiri hasil tesnya.
Itu hasil yang palsu.
Tidak mungkin.
- Aku sudah memastikan... - Bu Han menukarnya!
Dia menyuruh manajernya.
Hwa Kyung.
Kamu sadar apa yang kamu bicarakan?
Kamu tahu betapa seriusnya ini?
Ayah mau ini semua hanya bohong?
Itu tidak mungkin. Tidak.
Itu tidak mungkin terjadi. Tidak akan pernah.
Ada apa?
Apa kalian bertengkar?
Ibu, mana mungkin aku bertengkar dengan Ayah? Jangan bilang begitu.
Dia hanya memarahiku.
Memarahimu? Kamu melakukan apa?
Kenapa kamu memarahinya?
Hwa Kyung mengeluh soal pekerjaannya.
Ya. Program baruku agak sulit,
dan mereka akan menggelar kontes untuk model kalender.
Kamu mau menjadi model kalender?
Ya, tapi Ayah melarangku.
Itu sebabnya aku marah, mengatakan itu bukan urusan Ayah.
Maafkan aku, Ayah.
Ya, maaf karena ayah membentakmu.
Tunggu.
Apa Hwa Kyung yang membuatmu sangat khawatir?
Apa? Tidak, bukan.
Ternyata dia.
- Dari mana Kakak tahu? - Kakak tahu segalanya tentangmu.
Hwa Kyung
terlalu berat untukmu.
Ya, aku memang bukan apa-apa jika dibandingkan dengan dia.
Bukan hanya terlalu berat untukku, tapi dia juga mengendalikanku.
Maksudnya, Hwa Kyung pantas
mendapatkan seseorang seperti Kakak?
Jae Bin.
Kenapa? Apa aku salah?
Maka, katakan bahwa aku salah.
Kamu benar.
Apa? Apa buruknya aku?
Kamu? Kamu sok.
Kamu tidak melihat kenyataan dan hanya mengejar impian semu.
Kamu licik dan harus selalu bergaya.
Benar! Aku memang tidak punya tujuan hidup.
Aku hanya ingin jalani hari-hariku menikmati hidup
sampai aku mati.
Bukan hanya itu. Aku bodoh
karena ingin menikahi wanita kaya untuk menjadi kaya.
Kamu sangat mengenal dirimu.
Lalu apa? Pikir Kakak pria sepertiku tidak punya perasaan?
Pikir Kakak pria sepertiku tidak bisa jatuh cinta?
Itu sebabnya kakak khawatir.
Apa?
Kamu lebih polos dari penampilanmu. Kamu hangat dan baik.
Jangan mencoba bersikap baik.
Penampilan Hwa Kyung memang mewah dan tenang,
tapi hatinya gelap, dan dia ambisius.
Tidak, bisa dibilang rakus.
Bukan karena dia cucu orang kaya atau seorang pewarta.
Kamu yang bilang, bahwa dia bagai rawa.
Hwa Kyung
akan menyakitimu.
- Kakak mengkhawatirkan itu. - Aku sudah disakiti.
Dia menyuruhku menganggapnya orang asing.
Apa?
Dia tidak suka Hamlet.
Apa maksudmu?
Pokoknya ada.
Jangan bertanya lagi. Aku sudah tersiksa.
Apa katamu? Kamu ke sana tanpa mendapatkan apa-apa.
Ya, Pimpinan Oh.
Aku sudah memeriksa semua keluarga dengan marga Jo,
tapi itu bukan cucu Anda.
Sulit dipercaya.
Lalu, apa ini?
Apa Jang Hyeon Sook berbohong?
Kurasa Jang Hyeon Sook pun tidak mengetahuinya.
Kacau.
Tidak masuk akal
jika cucuku masih hidup dan kita tidak bisa menemukannya
karena tidak tahu keberadaannya.
Astaga.
Astaga.
Cucuku...
Kamu di mana?
Kakek ingin menemuimu sebelum mati.
Kakek ingin memelukmu.
Cegah Jang Hyeon Sook keluar dari Korea.
Dia tidak boleh pergi sampai aku menemukan cucuku.
Itu hasil yang palsu.
Tidak mungkin.
- Aku sudah memastikan... - Bu Han menukarnya!
Dia menyuruh manajernya.
Pak Kwon.
Sebentar.
Aku ingin
melihatnya sendiri.
Melihat apa, Bu?
Hasil tes kecocokan DNA
Presdir Shin dan Han Woo Jung.
Bu Han, bicaralah kepadaku. Ada apa?
Apa Presdir Shin meneleponmu?
Ibu tahu dari mana?
Ibu rapat dengan tim humas Miseong.
Ibu bertemu dengan Wakil Pimpinan Oh.
Bagaimana dia bisa tahu?
Apa dia membuat Ibu kesal?
Mungkinkah ibu Hwa Kyung mengetahui hasil tes...
Dia tidak tahu.
Dia merasa terganggu mendengarmu bertelepon dengan Presdir Shin
karena tidak tahu yang Presdir Shin lakukan padamu.
Jadi, Woo Jung.
Jika lain kali
Presdir Shin menelepon atau menemuimu...
Aku harus mengabaikan telepon darinya
dan tidak menemuinya?
Ibu mohon, Woo Jung.
Akan kucoba.
Seumur hidup, aku takut
kamu akan merebut posisiku.
Ibu dan Kakek.
Aku takut mereka tahu aku bukan kamu.
Kini, aku takut kepada Woo Jung.
Dia membuatku sesak.
Bagaimana jika
Ayah membawanya pulang untuk menggantikanku?
Bagaimana jika dia memberikan semua milikku kepada Woo Jung?
Hwa Kyung.
Tolong aku.
Beri aku kekuatan.
Kenapa Anda masih di kantor?
Rumahku terasa seperti penjara.
Ada yang ingin kamu laporkan?
Pak Kwon pergi ke Busan,
tapi tidak menemukan cucu Pimpinan.
Miras tidak enak jika diminum sendirian.
Saat itu usiaku baru 10 tahun.
Rekan bisnis ayahku
berkhianat dan membuatnya berutang besar.
Dia bunuh diri karena syok.
Ibuku sakit dan mati tidak lama setelah itu.
Sejak itu
aku berhenti memercayai orang lain dan dunia ini.
Aku harus menjadi yang terbaik untuk hidup. Aku harus menang.
Untuk menang,
aku harus menghancurkan orang lain.
Aku melupakan cinta.
Kemanusiaan, pengertian, air mata...
Aku meninggalkan semua emosi payah itu.
Aku tidak percaya bahwa ada yang benar-benar memihakku.
Bagaimana denganmu?
Apa kamu di pihakku?
Tentu saja, Pak.
Seberapa jauh kesetiaanmu?
Kamu rela mati demi aku?
Salah!
Itu bisa terjadi. Kamu hanya manusia.
Namun,
aku tidak terima kebohongan. Tidak pernah!
Maafkan aku, Pak.
Ada orang yang menukar hasil tes DNA?
Bukan hanya itu, kamu juga memberi tahu Hwa Kyung,
selain itu
kamu juga mengatakan soal Pak Seo yang kabur?
Pak, aku pantas mati atas perbuatanku.
Maka, kamu harus mati.
Kuberi waktu seminggu.
Tangkap Pak Seo.
Lakukan apa pun.
Jika tidak bisa menangkapnya,
bawakan aku jasadnya.
Selagi kamu mencari Pak Seo,
aku harus tahu
apa Han Woo Jung adalah putriku.
"Sup Ikan Buntal"
Merah? Apa ini lebih bagus?
Mana yang harus kukenakan?
Kamu mau pakai dasi di cuaca panas begini?
Kamu mau ke mana? Apa kamu dan Hyeon Sook...
Kamu tahu bukan itu.
Jika berselingkuh,
No comments yet. Be the first to leave one.