لومړۍ 200 کرښې.
Follow My Instagram : IG @ abhimanyu_86
Apa itu kelompok teroris? Apa sebutannya?
Uh... Hamas. / Hamas. Itu benar.
Melontarkan rudal dan roket ke dalam... daar!
Kau mau gabung?
Uh, ya, tentu.
Aku akan memberimu kursi.
Terima kasih.
Oh, terima kasih. Ini dia.
Oh, bersulang, hm.
Apa kau orang Afrika Selatan?
Eh, bukan, aku dari Brisbane.
Brisbane? / Brisbane.
Di mana itu?
Di Australia. / Oh, baiklah.
Ini, perhatikan, oke. Perhatikan mataku, ya?
Apa kau siap? Aku bisa melakukan sesuatu yang sangat aneh...
... dengan mataku, lihat saja. / Baik.
Wow.
Hampir saja! Ayolah. Kau tak bisa lakukan itu? Tidak?
Yah, aku...
Jadi, eh, di mana kau?
Ayolah...
Ini sebenarnya berarti kau kekurangan kalsium.
Tidak, itu berarti aku minum terlalu banyak bir.
Itulah artinya.
Kau mau? / Ya.
Hati-hati. Dah. / Ya.
Adieu. Sampai jumpa.
Dah. / Dah.
Apa ada tutup untuk ini?
Atau haruskah aku...
Baiklah, baiklah...
Terima kasih. Danke.
Tschuss. / Tschuss.
Tidak, tidak, tidak. Tidak apa-apa. Bisa kau pegang ini?
Terima kasih.
Silakan.
Ayah menanamnya di schrebergarten.
Dalam kotak kardus?
Tidak, ini dari toko.
Apa kau suka stroberi?
Um...
Itu membantu melupakan masalahmu.
Apa yang membuatmu berpikir aku punya masalah?
Orang yang bepergian sendiri...
... biasanya mencari sesuatu, 'kan?
Apa yang membuatmu berpikir kalau aku sendirian?
Aku tak melihat orang lain.
Apa kau selalu mempraktikkan bahasa Inggrismu...
... dengan orang asing?
Apa? Tidak. tidak.
Aku bekerja di sekolah olahraga.
Olahraga macam apa?
Maksudku, aku seorang guru bahasa Inggris, itu sebabnya.
Dan kau? Apa yang kau foto?
Bangunan, kebanyakan.
Aku, aku sangat menyukai arsitektur GDR.
Aku ingin membuat sebuah buku.
Kita bilang DDR, Deutsche Demokratische Republik.
Ya. Tidak, aku tahu.
Ya.
Dan, senang bertemu denganmu. / Ada stroberi di tanganku.
Andi. / Clare.
Senang bertemu denganmu.
Apa tadi kau bilang...
Kau bilang ini, eh, dari schreber...
Schreber. Entah apa bahasa inggrisnya.
Eh, itu kebun kecil.
Mereka bersama-sama dan semua dengan bendera Jerman...
... dan mereka, orang-orang kecil dari salju putih.
Kurcaci. / Ya, kurcaci.
Siapa yang tinggal di rumah ini?
Tidak ada. Sebenarnya, itu dilarang.
Mereka baru datang pada akhir pekan.
Ini ibuku.
Dia agak terobsesi.
Apa dia tahu kau ada di sini?
Ya.
Ibuku dulu membawaku kemari saat masih kecil.
Aku selalu datang ke sini untuk "complicate" (memperumit) kehidupan.
Apa?
Eh, menurutku maksudmu, kau ingin mengatakan "contemplate" (merenungkan).
Oh, ya, benar.
Bagaimana kau mengatakan "complicate" dalam bahasa Jerman?
Verkomplizieren.
Yang ini bagus, ya?
Ya, aku menyukainya.
Oh!
Berengsek. Ya ampun.
Maaf.
Ya, dia menyukaimu.
Hai. Hai!
Astaga.
Jadi, kenapa kau datang ke Berlin?
Eh, aku bekerja untuk sebuah perusahaan perumahan...
... mengambil foto dan, erm...
Kau tahu, pengalaman hidup itu...
... orang berbicara sepanjang waktu?
Aku ingin melakukan itu, jadi, aku...
... aku memesan tiket dan menaruh barang-barangku di gudang...
... dan datang ke sini.
Cukup bisa ditebak.
Entahlah. Mungkin berani.
Seekor serigala.
Ada bar di lantai atas, erm, jika kau ingin...
Sebenarnya, ini lebih seperti... atapnya agak jelek.
Kurasa aku harus bertemu seseorang.
Jika tidak, aku... / Ya.
Ya, aku harus...
Aku ada barang yang harus bereskan.
Harus kukemasi. Aku akan pergi besok.
Dresden?
Ya.
Kenapa dresden?
Baik.
Tschuss, Clare.
Senang bertemu denganmu.
Halo?
Hai. Bisa kau buka?
Itu salah satu favoritku.
Dia memegang tangannya seperti itu...
Untuk menyembunyikan jarinya yang cacat.
Kupikir kau ingin pergi.
Jadi, jika ada pertanyaan, Buka Google.
Ya.
Ya, aku... aku sungguh tak memihak Google.
Apa kau tidak?
Kau memfoto kekecewaan.
Maksudku, semua ini, semua mimpi ini...
Semua ini... cacat.
Tapi orang-orang itu berani.
Mm. Ada yang berani, beberapa dari mereka terus begitu.
Maksudku, kau bisa tercekik di mana saja. Kau tak membutuhkan dinding.
Bagaimana kau mengatakan "suffocate" dalam bahasa Jerman?
Uh...
Ersticken.
Terserang? Tidak. Erwurgen. Tidak.
Erwurgen adalah...
Tercekik. Ya.
Pacarmu memberikan ini?
Tidak, ibu... memberiku.
Dia mengatakan jika aku mendapat masalah...
Aku bisa menggadaikannya dan pulang.
Lihat pintunya. Ini lengket.
Sepi sekali.
Berlin penuh dengan tempat-tempat kosong seperti ini.
Kau mau minum?
Ya. Terima kasih.
Itu terkunci.
Mau kubuatkan makanan?
Tidak ada yang akan mendengarmu.
Aku tak ingin ini berakhir.
Semua pengalaman pertama pasti berakhir.
Pertama kali penerbangan pesawat.
Pertama kali menindik telingamu.
Pertama kali merokok.
Pertama kali bercinta.
Kuharap kita bisa tetap seperti ini...
... di mana kita tidak saling mengenal.
Aku berharap bisa tinggal.
Apa yang terjadi bila kau mengenal seseorang?
Kau bisa lihat semua keburukan itu.
Apa maksudmu?
Aku suka aksenmu.
Aku suka mulutmu, senyummu.
Aku suka semua.
Silke, bisa kuminta kau baca kutipannya?
"Mungkin rumah bukanlah tempat, tapi hanya..."
Erm... "kondisi yang tidak dapat dibatalkan"?
Bennie, aku melihatmu...
... membaca buku itu pada akhir pekan.
Ya. Oke, aku akan membuat ini mudah, erm...
James Baldwin menulis ini pada tahun 1956 di ruang novelnya Giovanni.
Siapa yang sudah mulai membaca?
Hm?
Franka?
Erm...
Eh, karakternya terus berubah.
Dia merasa sedikit malu, erm, tentang dirinya sendiri...
Tapi dia bilang, erm, dia menemukan dirinya sendiri...
Tapi dia baru saja...
Flichten? Mm. Melarikan diri.
Ya. Dia baru saja melarikan diri.
Apa-apaan?
Andi.
Kau mau ikut minum bersama kami?
Tidak, aku tak bisa. Aku harus pulang.
Kenapa?
Aku harus menemui seseorang.
Kupikir kau harus pulang?
Ya... untuk ganti baju.
Berhenti mengganggunya. Dia mau kencan.
Lain kali. Aku janji, oke.
Kau mengatakan itu minggu lalu.
Ya, tapi aku tak bermaksud begitu.
Kuncinya tak ketemu.
Apa kau meninggalkan kunci untukku?
Ya.
Tentu.
No comments yet. Be the first to leave one.