لومړۍ 200 کرښې.
Lalu siapa anak perempuan ini?
Kenapa ayah dan kakekmu kemari dan menangis?
Kenapa dia bilang bahwa anak ini yang asli?
Siapa...
Siapa kamu sebenarnya?
Siapa kamu?
Apa?
Wakil Pimpinan Oh pergi ke rumah abu dengan Hwa Kyung?
Ya, Presdir Shin.
Kamu tahu mereka pergi ke rumah abu yang mana?
Rumah abu yang Anda kunjungi bersama Pimpinan sebelumnya.
Lantas dia sudah tahu?
Apa yang terjadi 20 tahun lalu?
Kenapa mereka bilang hal-hal yang tidak kuingat
adalah kebenarannya?
Hwa Kyung.
Beri tahu ibu.
Ayah dan kakekmu
tidak mau bicara jujur.
Tapi kamu berbeda.
Kamu yang paling menyayangi ibu.
Apa yang tidak ibu ketahui?
Apakah kamu benar-benar
bukan Hwa Kyung?
Ibu, maafkan aku.
Aku sungguh minta maaf.
Kenapa kamu minta maaf?
Karena kamu
bukan putri kandung ibu?
Ya.
Aku bukan Hwa Kyung yang sebenarnya.
Aku diadopsi
saat berusia tujuh tahun.
Ibu melupakan semua kenangan itu karena terguncang
setelah kehilangan Hwa Kyung yang sebenarnya.
Saat melihatku, Ibu berpikir aku adalah Hwa Kyung.
Aku langsung menyukai Ibu saat kali pertama kita bertemu.
Ibu yang cantik, wangi, dan memelukku lalu berkata,
"Hwa Kyung."
"Kamu dari mana saja?"
Saat itulah aku tahu rasanya punya seorang ibu.
Seperti itulah aroma seorang ibu.
Saat itulah aku berjanji pada diriku
bahwa aku tidak akan meninggalkan Ibu.
Bahwa aku
tidak akan membiarkan Ibu meninggalkanku.
Begitu, ya.
Jadi, ucapan mereka memang benar.
Hwa Kyung tewas
saat dia berusia tujuh tahun.
Tapi...
Tapi bagi ibu, kamu tetap Hwa Kyung.
Kamu adalah Hwa Kyung.
Mengerti?
Kudengar Yeon Hee dan Hwa Kyung pergi ke suatu tempat hari ini.
Sudah lama sejak kami terakhir berkencan.
Yeon Hee, pergilah dengan ayah besok.
Ke mana?
Ayah menemukan keluarga istri Yeon Seok.
Ayah masih mencari putra Kak Yeon Seok?
Apa maksudmu masih?
Tentu saja ayah harus mencarinya. Dia cucu ayah.
Hwa Kyung.
Kenapa kamu tidak makan?
Makanlah.
Kamu harus makan lahap dan mendapatkan energi
agar bekerja lebih baik dan makin cantik.
Baik, aku akan makan lahap.
Jangan menatap ibu seperti itu.
Lantas aku harus menatap Ibu seperti apa?
Seperti ini? Atau seperti ini?
Seperti ini.
Seperti ini.
Maksud ibu, kamu tidak perlu cemas.
Mana mungkin aku tidak cemas?
Bu Go keterlaluan.
Teganya dia melakukan ini kepada Ibu.
Ibu rasa dia tidak melakukannya sendirian.
Jika dia menyunting failnya seperti itu,
berarti seseorang sengaja menjebak ibu.
Insiden merekayasa program ini
sudah pasti ada hubungannya dengan Hwa Kyung.
Apa yang kamu pikirkan?
Apa?
Bukan apa-apa.
Aku yakin tidak ada yang sengaja ingin membahayakan Ibu.
Aku yakin orang-orang di industri itu
tidak akan percaya Ibu melakukan hal seperti itu.
Kebenaran selalu menang. Semangat.
Semangat.
Kamu tidak akan tidur?
Tidur?
Bisakah kamu tidur jika berada di posisiku?
- Sayang. - Teganya...
Teganya kamu
membohongiku selama 20 tahun.
Teganya kamu tidak memberi tahu seorang ibu
bahwa anaknya sudah tewas.
Teganya...
Bisa-bisanya kamu membuatku percaya
bahwa dia putri kandungku selama 20 tahun.
Kamu membuatku
hidup dalam kepalsuan.
Kamu kejam.
Aku membencimu.
Aku membencimu!
Yeon Hee.
Itu juga sulit bagiku.
Hwa Kyung bukan hanya putrimu.
Dia juga putriku.
Demi kamu, aku tidak pernah menangisi
putriku yang sudah tewas lebih dari 20 tahun lalu.
Meski hatiku rasanya tercabik-cabik,
aku tidak bisa menunjukkannya.
Aku takut kamu akan tahu
dan sangat terluka.
Aku ayahnya.
Aku orang tua yang kehilangan anaknya
dan bahkan tidak bisa menunjukkan kesedihan atas kematiannya.
Kini aku harus bagaimana?
Apa yang akan kita lakukan sekarang?
Bagaimana aku bisa hidup?
Hwa Kyung sudah tidak ada di dunia ini.
Mana bisa kita hidup dengan gadis itu?
Kita bisa.
Waktu akan mengatasi segalanya.
Seperti saat kamu tidak ingat,
anggaplah Hwa Kyung yang asli tidak pernah ada.
Begitulah kamu bertahan hidup. Seperti aku.
Aku tidak peduli meski aku hanya boneka.
Jika bisa hidup bersama Ibu,
jika bisa hidup sebagai cucu pemilik Miseong,
aku tidak peduli meski semuanya palsu.
Katamu kamu menguping Hwa Kyung dan Nona Lee, bukan?
Eun Sung.
Ini soal merekayasa program.
Aku tidak yakin,
tapi mulai merasa Nona Lee dan Hwa Kyung terlibat.
Kenapa berpikir begitu?
Nona Lee takut orang akan mengetahui sesuatu.
Serta Hwa Kyung sibuk membuat Nona Lee bungkam.
Aku juga mendengar mereka membicarakan Bu Go.
Jika kamu berbohong agar aku terlibat masalah
sekali lagi...
Jika tidak percaya, tidak usah.
Aku hanya memberi petunjuk karena gadis naif sepertimu
tidak bisa membayangkan apa yang terjadi.
- Kenapa menatapku seperti itu? - Kita harus bicara.
Apakah itu ulahmu?
Program yang direkayasa.
Omong kosong apa ini?
Aku bertanya apa kamu dalang di balik perbuatan Bu Go.
Pertama, kamu menuduhku menjadi penculik,
dan kini kamu menuduhku atas program yang direkayasa ini.
Aku takut mengetahui kebenarannya.
Aku takut ini benar-benar ulahmu.
Aku takut mengetahui kamu melakukan hal buruk
untuk menyudutkan aku dan ibuku.
Jika kamu sungguh mencurigaiku, seharusnya jangan bertanya kepadaku.
Aku tidak akan bicara jujur.
Biar kuberi tahu apa yang harus kulakukan.
Kuatkan kebencian,
dendam, kemarahanmu seperti aku.
Jika tidak bisa, pergilah.
Pergi jauh.
Ke tempat yang tidak bisa kutemukan.
Ya, Pak Yoon.
Tadinya aku hendak libur. Kenapa harus melakukan ini?
Aku CEO.
Aku akan membeli semua ini.
Berikan semua warna dalam ukuran kecil.
Luar biasa. Cantik.
Tutup mulutmu. Nanti ada lalat masuk.
Menjijikkan sekali.
Kamu memikirkan makanan? Apa yang kamu pikirkan?
Daging rebus? Kaki daging? Atau sup iga dengan kubis?
Sup iga dengan kubis apanya.
Sayang.
Jika sudah selesai dengan seledri, bersihkan taogenya juga.
Ada apa denganmu?
Kamu sudah gila? Apa kamu sakit?
- Kamu tidak demam. - Astaga.
Kamu juga harus berlatih.
Jangan mempermalukan anak kita.
Apa maksudmu?
Kamu akan menyerahkan dia?
Aku tidak akan menyerahkan dia.
Tapi mungkin kita harus berurusan dengan mereka.
Jangan sampai kita terlihat remeh.
Aku juga hebat seperti nyonya dari keluarga kaya
dalam hal kebudayaan dan kehormatan.
Pikirmu kamu berpendidikan?
Kamu seperti ibu tirinya Cinderella.
Sialan.
- Jangan memukulku dengan seledri. - Aku pulang.
Hei.
Ayah pulang lebih awal.
Kamu juga boleh membantu.
Punggung ayah sakit karena mengerjakan dua pekerjaan.
Ya, Putri ibu sayang.
No comments yet. Be the first to leave one.