لومړۍ 200 کرښې.
t
te
t er
t erj
t e r je
t e r jem
t e r j e ma
t e r j e mah
t e r j e m a ha
t e r j e m a han
t e r j e m a h a nm
t e r j e m a h a n ma
t e r j e m a h a n mah
t e r j e m a h a n m a hs
t e r j e m a h a n m a hsu
t e r j e m a h a n m a h sun
t e r j e m a h a n m a h s u nm
t e r j e m a h a n m a h s u nma
t e r j e m a h a n m a h s u n m ax
t r a n s l a t e d b y m a h s u n m a x
Tempat apa ini?
Tuan, benar disini tempatnya?
T A M U
Bagaimana ini bisa terjadi?
Ini cuma kesalahan kecil, tapi merugikan lebih dari 600 ribu dalam 6 jam.
Aku tahu.
Kenapa bisa terjadi? / Tak mungkin bisa diperbaiki.
Manajer, apa yang harus kita lakukan sekarang?
Aku akan melaporkan ini pada bos.
Ini terjadi sebelum menangani proyek sebelumnya. Bos pastinya sudah tahu hal ini.
Apapun itu, seseorang harus bertanggung jawab.
Bukan kau saja yang harus bertanggung jawab untuk masalah ini.
Bukankah kau sudah berhenti merokok?
Cepat selesaikan laporannya.
Korek?
Baik, aku akan kesana sepulang kerja.
Kita telah sampai, disini tempatnya.
Ayo naik dan lihat-lihat. Pemilik tempat ini sangat cerewet
dan tak pernah menyewakannya pada siapapun secara acak sebelumnya.
Bagaimanapun, ini kasus pengecualian bagi kalian.
Lihat, ini ditawarkan murah dengan pemandangan yang indah.
Sulit menemukan penawaran bagus seperti ini.
Silahkan.
Dimana putriku?
Oh Tuhan, kenapa kau selalu bertingkah begini?
Aku masih punya satu rumah yang disewakan.
Jangan khawatir, dia pasien gila. Dia tak akan menyakitimu.
Dimana kau sembunyikan putriku?
Silahkan masuk.
Silahkan masuk.
Silahkan masuk.
Silahkan lihat-lihat dulu tempat ini. Walau rumah ini bukan model baru
pemiliknya sudah mendekorasi ulang untuk disewakan.
Ini dapurnya.
Semua yang terpasang di rumah ini adalah baru.
Lihatlah jendela Prancis, saat siang cahayanya bagus.
Lin Lin, keputusan kuserahkan padamu.
Kita bisa pergi ke tempat lain jika kau tak menyukai yang ini.
Kurasa disini bagus.
Apa kalian penyewa baru?
Ya, kau yang tinggal di ruang 901 'kan?
Jadi kalian baru menikah?
Dimana kalian bekerja?
Kamu sudah kesini membuka privasi orang lain.
Mereka belum pindah kesini.
Apa kau merokok?
Ya, tapi aku sudah berhenti.
Mohon jangan merokok di lorong.
Sayangku membenci bau rokok.
Tak apa, tak apa, tak perlu mengkhawatirkannya.
Selalu ada tetangga aneh di semua penjuru
dimanapun kalian menyewa rumah.
Aku sudah terbiasa dengan ini.
Sayang. / Ya, sayang.
Aku tak merasa malu untuk membantumu.
Jangan khawatir.
Akan kuurus rumah itu. Kau bisa fokus pada pekerjaanmu, tak perlu khawatir.
Akan kubantu sisanya. / Ya.
Sayang.
Kau selesaikan semuanya sendiri.
Kupikir kita harusnya mengerjakannya bersama.
Terima kasih.
Kuharap kita bisa hidup bersama seperti ini selamanya.
Perusahaan jelas telah memutuskan
dibawah kondisi surat persetujuan karyawan
mereka akan memproses secara hukum tuntutan kasus.
Dan memintamu ganti rugi.
Tak seharusnya begini, Tn. Sheng.
Tentang menuntut ganti rugi padaku karena kerugian perusahaan.
Tn. Sheng, mohon bantulah aku.
Aku baru pindah ke tempat baru dan segera akan menikah.
Perusahaan ini tak harus sekejam itu padaku.
Kau adalah vice presiden bagian penjualan,
bukankah kau yang bertanggung jawab atas semua ini? / Berdasar surat kepegawaianmu...
item No. 23 tertulis, jika kau teledor
itu akan menyebabkan kerugian keuangan pada perusahaan kita.
Perusahaan ini berhak menuntutmu ganti rugi.
Hanya gara-gara yang terjadi saat ini,
sekarang kau akan menuntutku berdasarkan hukum, dan meminta ganti rugi.
Bukankah ini tak adil?
Jika kau tak puas dengan keputusan ini, kau bisa sewa pengacara.
Menyewa seorang pengacara dan menyerah pada hukum?
Aku menunda pernikahanku demi perusahaan ini.
Bagaimana perusahaan ini akan membayarku?
Sebagai seorang pimpinan
apa kau punya pengetahuan bagaimana mengelola suatu perusahaan?
Yang kau lakukan hanya memeras seseorang.
Ketika ada masalah
kau menyalahkan bawahan.
Kau ingin menuntutku?
Baik, akan kutunggu.
Tendangan samping. Bersiap!
Mulai!
Tendangan kalian payah!
Biar aku tunjukkan.
Jangan ketawa!
Hai, Kai. / Kemari dan minumlah denganku.
Aku merindukanmu.
Baik, cepatlah.
Aku telah dipecat. / Apa! Kau dipecat?
Sesuatu buruk telah terjadi pada perusahaan.
Aku disalahkan karena semuanya.
Orang memang susah ditebak.
Perusahaan tempat kau bekerja memang besar,
dan hubungan antar orang-orang disana
sangat memuakkan.
Mereka memintaku membayar ganti rugi.
Aku baru saja pindah ke tempat baru,
dan membayar biaya sewa untuk 6 bulan kedepan.
Sekarang aku kehilangan pekerjaan.
Rasanya aku mau mati.
Apa Lin Lin sudah tahu hal ini?
Jangan beritahu dia.
Jika dia tahu, kami tak akan menikah.
Asal kamu tahu, ibunya selalu meremehkanku.
Ayo, minumlah.
Setelah kita habiskan ini, kita bisa pergi ke tempat yang tenang.
Ayo.
Kau harus segera cari kerja yang baru.
Sepertinya tak ada yang tak ingin mempekerjakanmu diluar sana 'kan?
Ponselmu.
Kai, Kai.
Pelan-pelan.
mahsunmax
Sheng Zhi Gang!
Brengsek!
Aku tak apa-apa. / Ayo pulang.
Lihatlah aku,
lihat kesini, putar 30 derajat, bagus sekali.
Turunkan kepalamu. Lihat tanganku.
Bagus sekali.
Oke.
Bagus sekali, selanjutnya.
Hai. / Hai, Lin Lin.
Ini aku, Desheng.
Kai sedang mabuk,
dan aku tak tahu alamatmu.
Dia mabuk lagi? Akan ku-SMSkan alamatnya.
Terima kasih atas perhatianmu. / Tak apa, jangan khawatir.
Baiklah.
2 Yuan. Pas.
Kemana tujuanmu?
Jalan Tepi-Sungai,
wilayah Guanghua.
Maksudmu wilayah Guangming?
Kurasa begitu.
Aku haus sekali.
Kita menuju ke toko terdekat beli sebotol air sebelum kita kembali.
Tampaknya tak ada toko di dekat sini.
Jalan saja beberapa putaran.
Kau akan temukan toko saat kau jalan memutar.
Kau harus tak terlalu banyak minum.
Kau bilang apa? Jalan saja.
Ini bukan urusanmu.
Juga tak melanggar hukum.
Sheng Zhi Gang,
vice presiden senior.
Kau ambil semua nilai dari prestasiku.
Tapi ketika ada masalah kau timpakan semua kesalahan padaku.
Kau tunggu saja, Sheng Zhi gang.
Aku akan menjatuhkanmu!
Bosmu?
Sialan.
Brengsek!
Jangan muntah dalam mobilku.
Tunggu sebentar, aku akan minggir.
Maafkan aku, telah mengotori mobilmu.
Akan kubayar biaya pembersihannya.
Tak usah.
Aku terlalu banyak minum.
Maafkan dengan apa yang kukatakan.
Sungguh tak masalah.
Aku mengacaukan pekerjaanku.
Dan sekarang aku harus ganti rugi perusahaan itu.
Supervisorku
tidak membantuku.
Dia malah menuntutku.
Benar-benar payah.
Sebagai contoh,
aku masuk ke mobilmu
No comments yet. Be the first to leave one.