لومړۍ 200 کرښې.
BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI
Dengan bonus SPEKTAKULER Daftar sekarang di R E C E H O K I . N E T
Daftar sekarang di RE C E H O K I . N E T Main bersama RECEH88 & menangkan ratusan juta rupiah!
R EC E H O K I . N E T receh88.official
terjemahan broth3rmax
Sepanjang jaman,
Kebaikan akan dibalas dengan kebaikan, keburukan akan dibalas keburukan.
Siklus langit ini adil,
dan tak melewatkan satupun.
Aku berani membuat pengecualian.
Namaku A Zhen, seorang pria sejati,
satu-satunya bertangan cepat (pencuri).
35 juta yuan.
Ini bernilai.
Sungguh. / Pak,
sungguh aku tak tahu
kepekaan perasaanmu tentang
benda ini.
Apa kau pernah lihat Buddha Bertarung yang digali pada Dinasti Ming?
Pernah lihat filmnya tahun 1986.
Lugu sekali.
Tingkatkan keamanan. / Baik, pak.
Apa kau pengurus rumah? / Anu, ya.
Kapan kau menemukan ini?
Waktu pasnya... saat pagi hari.
Pagi tadi? / Yah.
Bagaimana kau mendapatkan benda ini?
Dari pelelangan. Dibeli oleh bosku.
Dari pelelangan?
Berapa harganya? / 35 juta yuan.
Apa ada kamera CCTV disini? / Ya.
Banyak. / Dan Satpamnya?
Ada juga. / Sangat mewah.
Apa akhir-akhir ini bosmu pernah membuat sakit hati orang lain?
Setahuku, bos kami
tak punya musuh.
Di atas ini adalah laporan dari lokasi pencurian
Antarkan. / Baik.
Departemen keamanan publik Kota Binhai
begitu memperhatikan masalah ini.
Dan mengerahkan kesatuan polisi inti untuk melaksanakan penyelidikan.
Dan Binhai Online juga akan melanjutkan untuk mengikuti trend laporan kasus ini.
Berikut adalah buletin hari ini.
Forum Penelitian Psikiatrik Internasional tahun ini
akan digelar pada tengah bulan ini di kota kita.
Pusat Penelitian Pencegahan Penyakit Mental Huichun
sebagai perwakilan penyelenggara
akan memperkenalkan hasil penelitain terbaru dari timnya pada pertemuan ini.
Dikarenakan cuaca badai
akan ada sambaran petir sering muncul di atas kota kita dalam waktu dekat.
Dasar anjing! Mengencingi mobilku lagi?
Bagus kau ya!
Akan kukebiri kau, percaya tidak?
Guk!
Dasar anjing tak berguna.
Kenapa juga kau ini rongsokan tua? Selalu saja mogok.
Pasti nanti akan kukirim kau ke tempat rongsokan!
Zhen. / Oh!
Lagi olahraga? / Aha!
Mau ke lapangan dansa sama janda Li lagi?
Sungguh tak sopan.
Takdirku sama Bu Li sudah berakhir.
Ah...
Hebat sekali.
Bu Li, aku datang!
Zhen.
Kau tak mendapatkan Moutai ini dengan mudah 'kan?
Itu menyenangkan.
Tapi...
dimana Wukongku?
Kak Hei,
kita sudah lama saling kenal.
Apa kau tak tahu aku?
Aku cuma mencuri yang berharga, bukan yang penting.
Aku telah memecahkan masalah buatmu
dan seringkali menderita.
Satu monyet seharga 35 juta yuan
sebagai imbalannya, sepadan dengan pembiayaan bank.
Zhen, apa otak di kepalamu itu hilang?
Mengingat masa lalu
aku menghadang peluru buatmu, saudaraku.
Itu kebajikan terbesar dibanding membangun pagoda bertingkat tujuh.
Saudaraku!
Kak Hei.
Itu jelas pispot yang kau pakai waktu kau kecil.
Tapi kau bilang itu guci anggur yang dipakai oleh Kaisar Qianlong.
Kupakai itu untuk menghibur teman-temanku selama setengah tahun.
Kau membuatku seolah minum air kencing saat minum sampai sekarang.
Keterlaluan menipuku.
Pispot itu malah diwariskan turun-temurun ke aku oleh para leluhur.
Nilainya tak bisa diukur oleh...
Simpan saja ucapanmu buat leluhur saja!
A Zhen, kau trampil dan berbakat.
Memang kenapa?
Kau sendirian. Aku...
punya latar belakang.
Mercedes-Benz di jalan berlumpur tak bisa melaju cepat
dibanding becak di jalan raya.
Apa artinya ini?
Latar belakang
itu penting.
Apa becak diperbolehkan di jalan raya?
Persaingan latar belakang
kalah dan mati.
Sampai jumpa lagi.
Lantas bagaimana?
Kok bisa masa seniman sia-sia begini!
Aku sudah bayar deposit.
Mana monyet emasku? Mau nipu aku kayak monyet?
Monyet bisa menunggu selama 500 tahun.
Kau sudah terlibat
tapi masih tak sabaran dibanding seekor monyet? / Maka aku mesti tahu berapa lama lagi aku menunggu?
Tunggu sampai pemandangannya terlihat.
Waduh, awas...
mobilnya mundur, mobilnya melorot! Merosot!
Kenapa kau ini, brengsek?
Aku baru menyelamatkanmu, tahu?
Kayaknya kamu buka orang baik.
Cepat pergi!
Azab dari dewa!
Halo, Pak Kepsek!
Halo, Pak Kepsek!
Halo, Pak Kepsek!
Ya ampun, banyak banget.
Kok kamu berani?
Kalian bikin ulah apa?
Dompetnya Pak Kepsek.
Bukankah kau selalu ingin jadi pengerek bendera?
Wah, sungguh beruntung!
Untuk mendidik para siswa, kurasa kita harus memberikan contoh kebajikan pada orang,
kerja keras dan jujur. / Pak Kepsek!
Saya nemukan dompat bapak.
Ya ampun.
Sini.
Lihat.
Inilah semangat siswa di sekolah kami.
Mengembalikan uang yang hilang. Pendidikan yang baik.
Jadi, bocah, ayo
bisa tolong lihat ke kamera kami dan ceritakan
hal yang diajarkan gurumu.
Bagaimana mereka mengajarimu adab perilaku sehari-hari?
Sebenarnya aku menemukan dompet pak Kepsek itu di sana.
Lalu, kulihat banyak uang di dalamnya.
Lalu ingin kukembalikan pada pak Kepsek.
Ada siswa tidak belajar tekun sama sekali.
Mereka anggap ucapan guru
masuk telinga kiri keluar telinga kanan. Meskipun masih muda
perilaku mereka tak pantas bahkan mencuri barang orang lain.
Bagaimana bisa kutoleransi perilaku seperti itu?
Lebih baik aku disambar petir saja
kalau aku mencuri!
Apa?
Mau tidak lain kali menghadap ke depan?
Kau mengelupas kulit tubuhku!
Apa aku jadi gila karena kesambar petir?
Aku tahu.
Aku mau tahu asalnya mata ketigamu.
Hey.
Apa kau bisa carikan aku teman?
Aku tersiksa di rumahmu ini.
Te amo. / Apa?
Aku cinta kamu. / Pergi dari sini!
Hey... hey, sedang apa kau?
Kau ini bebal sekali kayak anjing itu.
Bersihkan!
Kau bisa melihatku?
Hadeh.
Aku sudah tua.
Jangan main-main denganku kayak begini.
Zhen!
Jangan bilang kalau kau ini... mobilku, 'kan?
Kau tahu itu.
Jangan lagi sok tahu.
Tolong kembalikan monyet emas itu ke pemiliknya.
Hey!
Kau mencuri aku. Dan mau dibawa kemana aku?
Bingung?
Aku tak mimpi 'kan?
Kau membawa tubuhku, tapi jelas bukan hatiku.
Apa aku tak apa-apa? / Seperti kata pepatah.
Tak ada yang terasa enak ketimbang...
Tidak, bukan itu.
Musang tahun baru berkunjung ke ayam...
Bukan, itu...
Mereka yang tak adil akan mengalami kegagalan.
Jangan omong kosong.
Nanti aku nyari tempat lebih aman.
Sebaiknya kau tenang. / Bukan begitu yang kuucapkan...
yang benar "mereka yang tak adil akan merasakan kehancuran". / Ya, bagus. Tahu, tahu.
Angin laut yang dingin.
Dokter.
Dokter.
Pak Kepsek?
Pak Kepsek! / Hey, kau...
Kau... siapa kau? Kau mau apa?
Kenapa tak ketuk pintu dulu sebelum masuk? / Ini aku.
Zhen.
Waktu di SD, kau bilang
aku mencuri dompetmu.
Zhen? / Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.