لومړۍ 200 کرښې.
★★ What Lies Below ★★
Baiklah, Semuanya! Berkumpul. Dengarkan nama kalian...
Andy Trainor, Michael Hudman...
Zach Steinhart, Zach Berman...
Leif Quincy, Sam Pace dan JJ.
Hei!
- Dasar mesum! - Dasar aneh!
Putriku!
Jadi... Bagaimana menurutmu?
- Aku rindu warna merah. - Kau tidak seru.
Aku tahu.
Bagaimana kampnya? Ada hal-hal bagus?
Ya, beberapa.
Dan anak-anak lain?
Lumayan.
Dan anak laki-laki?
Sebagus itu, ya?
Jangan.
Apa? Aku merindukanmu. Aku tak boleh merindukanmu?
Ya, aku juga rindu ibu.
Bagus. Berarti tahun depan kau tetap di rumah.
- Mungkin. - Ayolah, Putriku.
Tidakkah menurutmu kau terlalu tua untuk kamp itu?
Jika itu karena Tommy...
- Bukan. - Seandainya...
- Bukan. - Aku hanya bilang...
Itu takkan membunuhmu untuk sedikit berpenampilan seksi...
- Sesekali. - Dengar, Bu, Tommy manis...
Tapi bukan dia alasanku kesana.
Kau tahu itu. Jadi tolong hentikan.
- Baik. Baik, baik. - Kumohon?
Bisa kau garuk tanganku?
- Kau mau menyetir? Tentu. - Sungguh?
Bukankah aku butuh surat izin?
Kau mau menyetir atau tidak?
Lihatlah dirimu. Begitu bersemangat.
Ya! Sabuk pengaman.
Sudah. Baik.
Tangan di arah jam 2 dan jam 10, kaki di rem...
Lalu masukkan persneling ke drive.
Tapi periksa titik butamu dulu. Juga spion.
Astaga. Kau harus menyesuaikan itu. Dan kursinya...
Astaga, apa disini menjadi panas?
- Tunggu, jangan lupa lampu sen! - Ibu?
Terlalu berlebihan? Baiklah.
Lihatlah dirimu!
Kau melakukannya dengan baik.
Jaga tetap stabil.
Kau menunjukkan... Libby... Libby! Libby, Libby, lihat ke jalan!
- Ibu? - Apa?
Itu hanya salah satu tanah kosong.
Kita sudah bicarakan ini.
Kita akan butuh uang untuk kuliahmu, Putriku.
Cerita percintaan sudah tak begitu menjual seperti dulu.
Aku tahu.
Betty bilang dia masih ingin mengajak kita keliling Suny Adirondack.
Suny.
Itu terjangkau.
Terjangkau, ya?
Apa? Jangan macam-macam. Ini hadiah.
- Hadiah? Dari siapa? - Ya.
Kau akan melihatnya.
- Siapa... - Kerja bagus, Putriku.
Ayo!
Kami sudah sampai!
Sayang?
- Sayang? - Ibu?
Halo?
- Apa yang kau... - Hei!
Astaga.
Aku tahu.
Aku menulis dia secara terus menerus.
Siapa yang memakai speedo ?
Libs, ini pacarku, John.
Nn. Wells...
Senang akhirnya bertemu denganmu.
Libby?
Hei.
Kuharap kau tak keberatan aku disini.
Aku tahu ini rumah danaumu...
Dan aku tak berusaha menyita waktumu dengan ibumu.
Jadi...
Aku sebenarnya punya sesuatu untukmu.
Bisa tunggu sebentar?
Kau punya pacar?
Aku tahu.
- Kenapa kau tidak beritahu aku? - Kupikir ini tidak serius.
Maksudku, lihatlah dia.
Dia yang sedang kau "lakukan" setiap kali aku menelepon?
Baik. Ini untukmu.
Ibumu memberitahuku jika kau sangat suka arkeologi.
Ini adalah "Batu Kehidupan" suku Navajo.
Ini satu-satunya objek yang mereka berikan nilai...
Di luar kegunaannya.
Dan jika kau lihat disini...
Bentuk bulan sabit yang terbalik?
Itu disebut "Naja" oleh orang Navajo.
Tapi itu sebenarnya berasal dari Moor.
Itu melambangkan Dewi Kesuburan dari Fenisia.
Pada dasarnya gelang ini berasal dari dunia barat dan timur.
Jauh sebelum permulaan peradaban.
Jadi...
Terima kasih.
Sama-sama.
Jika kau mau...
Kwitansi hadiahnya ada di dalam kotak.
Siapa yang lapar?
Hei.
Jangan jadi orang aneh.
Kumohon.
Sayang, apa menu hidangan penutupku?
Hei.
Hai.
Kuharap kau lapar, Putriku!
Kau terlihat cantik.
- Kau memasak? - Tentu saja aku memasak.
- Biar kubantu. - Ya?
- Terima kasih. - Terima kasih.
Itu sangat enak.
Jadi, Libby, bagaimana kampnya?
- Lumayan. Ya. - Ya?
Kurasa itu menjadi rutinitas.
Bagaimana kalian bertemu?
Akan kubiarkan kau yang cerita.
Aku keluar lebih cepat tahun ini...
Karena beberapa pekerjaan perlu dilakukan di dek belakang.
Aku bersumpah.
Jadi suatu hari aku di luar, menulis di beranda...
Ketika John tiba-tiba muncul.
Aku di danau sepanjang tahun.
Aku mempelajari beberapa spesies disini.
Dia ahli genetika aquatik.
- Sungguh? - Ya.
Aku bagian dari tim penelitian kecil.
Kami dipencar di seluruh wilayah sini.
- Apa yang kau teliti? - Kebanyakan hewan air tawar.
Kami berusaha menyelesaikan masalah di alam.
Libs, makanlah.
- Masalah apa? - Itu...
Boleh aku pinjam ini? Kumohon.
Tentu saja.
Bumi memiliki jumlah air tawar yang terbatas.
Bahkan hanya 2,5% dari air bumi adalah air tawar.
Menyisakan 97,5% sebagai air payau.
Dan di dalam air tawar, kolam, sungai dan gletser itu...
Ada banyak kehidupan spesies.
Sayangnya, karena peningkatan suhu bumi yang berkelanjutan...
Tak ada cukup hujan untuk memasok sistem air tawar ini.
Dan dengan banyaknya penguapan di lautan...
Meninggalkan bumi dengan kadar peningkatan menyeluruh...
Dari salinitas.
Dan sekarang, beberapa spesies...
Mereka tak bisa bertahan di dalam perubahan dunia yang cepat...
Tanpa semacam adaptasi besar.
Jadi, aku disini untuk mempercepat...
Ibu Pertiwi.
Dan semoga saja...
Pada akhirnya...
Membuatnya sesuai, agar spesies tertentu...
Bisa bertahan di dunia air payau.
Intinya, dia menyelamatkan dunia.
Ayolah. Itu tidak benar.
Sayang?
Astaga.
Maaf.
Aku batuk paru-paru.
Kau tahu istilah itu.
- Itu sebenarnya... - Sayang, Sayang.
Aku suka sesuatu yang agak basah.
- Ya. Kau memang jahat. - Apa?
Itu tidak benar.
Garuk tanganku.
- Selamat pagi, Cantik! - Selamat pagi.
Bagaimana tidurmu?
Cukup nyenyak.
Kau mau sarapan?
Kupikir kita bisa pergi mendaki nanti.
- Ibu? - Apa?
- Ini tanggal 28. - Baik.
28 Agustus?
Kita bisa pergi setelah sarapan.
John boleh ikut?
- Aku tak tahu soal itu. - Baik, baik. Hanya kita berdua.
Akan kujelaskan nanti.
Tak apa.
Akan kubuatkan kau sarapan.
Kau pasti suka.
Bagaimana menurutmu soal John?
Ibu.
Penting untuk diriku tahu bahwa kau menyukai dia.
Aku tak punya apa-apa tahun ini.
Baiklah.
Bagaimana dengan kakek?
Ibu!
- Ini sudah 9 tahun, Libs. - Jadi?
Baiklah. Aku akan kembali ke rumah.
Baik. Kau juga tak pernah peduli.
- Hei! - Hei, apa?
Kau tak pernah berikan sesuatu yang bagus untuk kakek.
Pernah sekali kau beri dia gulungan tisu toilet.
No comments yet. Be the first to leave one.