لومړۍ 200 کرښې.
TOKOH, TEMPAT, DAN PERISTIWA DALAM DRAMA INI HANYA FIKSI
Pak.
Choi Miryeo sudah hilang selama beberapa hari.
Vigilante itu siapa?
Aku juga ingin tahu.
Kau menghasut publik dengan dia.
Bunuh saja aku dan doakan aku, Saudaraku.
"Saudaraku"?
Kau memakai cincin rosario.
Benar, 'kan?
Berhenti menyelidiki diriku.
Itu membuatku ingin membunuhmu.
Jadi, kau percaya Tuhan?
Kenapa? Karena kau telah melakukan begitu banyak hal buruk?
Sudah lama aku tak melihat orang sekuat dirimu.
Sudah terbuka.
Bu Choi?
Bagaimana kalau tenis meja kali ini?
Ayo main.
- Ide bagus. - Kau ahlinya.
Ya, benar.
Aku harus angkat telepon.
Ya, ada apa?
Hei, Jiyong.
Choi Miryeo putus kontak beberapa hari ini.
Sepertinya dia diculik.
Itu pasti akan terjadi.
Ayo pergi.
Baik.
KEPADA SEMUA YANG LEWAT SINI, NEGERI INI PERCAYA KEPADAMU
VIGILANTE
Apa? Apa yang terjadi?
Hei, periksalah.
Baik, Pak.
- Ikut dia, Bodoh. - Baik, Pak.
Siapa kau?
Vigilante?
Dia Vigilante!
Vigilante di sini!
Apa yang terjadi?
Tangkap dia!
Tangkap orang itu!
Vigilante ada di sini.
Ya. Aku akan segera pergi dengan uangnya. Baik, Pak.
Bacalah dengan lantang.
PUKUL 19.00. BESOK, BAWA CHOI MIRYEO
Bos, tolong kirim lebih banyak orang kita.
Aku bilang, baca.
"Pukul 19.00 besok,
"bawa Choi Miryeo ke gedung konser Stadion Piala Dunia.
"Aku akan memberimu dompet kriptonya sebagai ganti Choi Miryeo.
"Jika kau tidak membawanya,
"aku akan membuang dompet kriptonya ke Sungai Han."
Halo?
Halo?
Dia pasti mengira kita menangkap Choi Miryeo.
Pak Bang.
Pak?
Menarik.
Kita sekarang punya...
kartu untuk dimainkan.
Benar, 'kan?
Semuanya menjadi rumit karena bajingan itu,
tetapi tetap saja.
Tolong jangan bunuh aku, Pak.
Aku tak akan membuat kesalahan lagi!
Tolong beri aku satu kesempatan lagi, Pak.
- Benarkah? - Ya, Pak!
Aku akan melakukan apa saja. Tolong jangan bunuh aku.
Omong kosong.
Pak!
Pak, tunggu!
Hei, bawa dia masuk!
Jangan sentuh aku, Bajingan! Menjauhlah, Berengsek!
Sial!
Dasar bajingan, lepaskan aku!
- Yang, kumohon! - Pegang dia erat-erat!
- Yang! - Santai.
Tidak, tunggu. Tunggu! Sial, lepaskan aku!
- Santai. - Yang.
- Yang, jangan bunuh aku! - Hei, dorong dia.
Yang, kumohon!
Yang, jangan bunuh aku!
Kim Samdoo, kau bajingan!
Halo?
Pak Bang.
Terima kasih sudah angkat telepon.
Aku tak akan basa-basi dan memberimu tawaran.
Tawaran apa?
Kau menangkap Choi Miryeo, 'kan?
Lalu?
Akan kubayar tiga kali lipat daripada si Tikus.
Bawa dia kepadaku.
Vigilante pasti menghubungimu.
Kau tidak perlu tahu.
Itu bukan tawaran yang sangat menggiurkan.
Lima kali lipat.
Kapan dan di mana kita akan bertemu dengan Vigilante sudah ditetapkan.
Aku hanya akan mengambil kembali dompet kriptoku
dan membiarkanmu membunuh Vigilante.
Kita berdua untung.
Kau selalu membayar utangmu.
Kau tak bisa hidup tanpa melunasinya,
benar, 'kan?
Baik, kalau begitu.
Aku akan mengirimimu tempat dan waktunya.
Dia akan hancur. Apa kita perlu menyelamatkannya?
Aku tidak menyelamatkannya.
Aku menghabisinya.
Apa Pak Bang akan menuruti kita?
Yang.
Ya?
Pak Yang.
Ya, Pak?
Kumpulkan semua orang kita. Semuanya.
Kita akan habisi mereka setelah dapat dompetnya.
Dimengerti, Pak.
Jika tidak membunuh mereka,
kita yang akan mati.
Kim Samdoo mengumpulkan anak buahnya.
Dia ingin dompetnya kembali bagaimanapun caranya.
Sekarang bagaimana? Ada rencana?
Jiyong.
Apa yang kau lakukan belakangan ini?
Kau tak boleh bolos kelas hari ini.
Kau sudah melewatkan beberapa kelas karena kecelakaan.
Apa kau tidak mau menjadi polisi?
Kau bilang kita harus percaya dalam mereformasi masyarakat.
Ini belum terlambat.
Jangan bolos sekolah besok.
RESTORAN GUKBAP YONG
Terima kasih makanannya, Pak.
Terima kasih makanannya.
Pak, apa mungkin ada soju ...
Tidak apa-apa, Pak.
Enak?
Ya, Pak. Ini enak.
Ini tidak gratis.
PERMANDIAN SEGYE
Mandi dan ganti baju.
Kami sudah membawakan pakaianmu.
Apa yang kau lakukan?
Vigilante menginginkanmu.
Kami akan menukarmu dengan dompet kriptonya,
jadi kami harus membuatmu tampak rapi.
Apa yang lucu?
Astaga, aku suka ini.
Situasi ini sangat memuaskan.
Jalang gila.
Lepaskan ikatannya.
Mulai.
Kau tak boleh masuk ke sini.
Apa yang kau lakukan? Tolong pergi!
Diam saja.
Keluar.
Pak, semuanya sudah siap.
Kerja bagus.
Jika seorang pria bertudung hitam atau Pak Bang muncul, segera kabari.
Pak, Vigilante ada di sini.
Apa?
Namun, ada banyak.
Apa maksudmu? Bicara lebih jelas.
Masalahnya...
Banyak Vigilante terus keluar dari stasiun.
Bajingan itu...
Bajingan ini lebih pintar dari yang kukira.
Perlu putar balik?
Kita harus menepati janji. Terus jalan.
Ini benar-benar sebuah festival.
Jika kau melihat Vigilante, berhenti di tempatmu berada.
Jika melakukan sesuatu, kau mati.
Baik.
Pergi.
Pak.
Choi Miryeo dan Soedol ada di sini.
Mereka bergerak dari tempat parkir ke pintu masuk aula.
Lalu Pak Bang?
Aku tidak melihatnya.
Bagaimana, Pak?
Beli di sini!
Hei, tunggu.
Kau perlu pakaian hitam untuk masuk.
Sekarang bagaimana? Ada rencana?
Kim Samdoo kemungkinan...
akan mencoba membunuhku, Pak Bang, dan bahkan Eom Jaehyub.
Karena itu satu-satunya cara dia bisa bertahan hidup.
Pak Bang?
Bukan Kim Samdoo
yang menangkap Choi Miryeo.
Namun, Pak Bang.
Begitu pertarungan dimulai,
temukan Kim Samdoo dan pancing dia,
agar semuanya berada di satu tempat.
Ayo masuk.
Baik, Pak.
Bajingan itu!
Hei, Samdoo!
Siapa kau?
Kau pikir siapa?
Aku iblis yang mengejarmu, Bajingan!
No comments yet. Be the first to leave one.