لومړۍ 144 کرښې.
TAK DAPAT DIMAKAN
JALAN SUMIRE
Ini tak bisa dimakan!
Pasangan yang buruk sekali!
Ini sangat...
buruk.
Kaki gurita dan mentega kacang.
Parah sekali,
ini membuatku tertawa.
Soma.
Temanmu datang.
Kalau begitu ayo mulai!
Selamat menikmati.
Sudah siap.
Selamat makan.
Mereka lomba masak lagi.
Kurase menjadi juri hari ini.
Mungkinkah...
- Apa ini harinya? - Diam! Mayu sedang berpikir.
Yang ini.
Sudah diputuskan!
Sang ayah menang lagi hari ini.
YUKIHIRA SOMA, USIA 15 KELAS 3 SMP
Soma, kau masih perlu latihan lagi.
Sepertinya ini hari kekalahanku.
Coba katakan itu lagi setelah sekali menang.
Kau mendekati angka 500.
Jangan konyol! Aku baru kalah 489 kali.
Kau nyaris berhasil.
Diam, Yah!
Nasi goreng ayahnya terlalu lezat.
Aku senang ini berada di dekat tempat tinggal kita.
Aku tak pernah puas!
Punyamu juga lezat, Yukihira .
Aku tak pernah' makan nasi goreng selezat ini.
Terima kasih.
Aku membuat hidangan baru sebelumnya,
mau mencobanya?
Sungguh? Aku mau mencobanya.
Kaki gurita panggang dengan mentega kacang.
Mayu!
- Dia mencobanya lagi. - Tampak lebih parah.
Selamat menikmati!
Rasanya parah sekali, akan membuatmu tertawa.
Tidak, terima kasih.
RESTORAN YUKIHIRA
Tidak!
Rasa guritanya parah sekali,
tubuhku seperti diserang rasa yang buruk.
Beginilah gadis itu menggambarkan insidennya kemudian.
Memasak adalah alam liar tak berujung.
Alam liar yang dipenuhi semua jenis rasa yang baik dan buruk.
Dan aku mau berjalan ke ujung horison itu!
Diam, bodoh! Jalan saja sendirian.
Mayu, kau baik-baik saja?
Guritanya...
Yukihira mau membuat semua orang memakan resep gagalnya.
Jika bukan karena itu, dia koki yang cukup baik.
Tapi bukankah katamu resep "Teri Selai Stroberi" punyaku
jauh lebih buruk dari itu, Soma?
Oh itu...
Itu memang menjijikkan.
Benar, 'kan?
Tapi gurita mentega kacang lebih parah!
Tidak! Selai teri jauh lebih parah!
Tidak. Gurita mentega kacang!
Buah tak jatuh jauh dari pohonnya...
Punyaku paling parah!
RESTORAN YUKIHIRA
GURUN TAK BERUJUNG
Aku mau menu spesial.
Tumis hati dengan kucai!
Aku mau daging dan set daging tahu.
Aku mau menu spesial hari ini.
Oke.
Satu daging dan tahu, dan satu menu spesial hari ini!
Oke.
- Aku kenyang. - Lezatnya.
Terima kasih.
Terima kasih.
Soma, begitu kau beres dengan itu, tolong matikan panggangannya.
Nasi goreng hari ini...
Harusnya kuaduk setidaknya tiga kali lagi.
Aku hampir tamat SMP.
Lalu aku bisa berlatih lebih sering.
Aku melampaui melewati Ayah sesegera mungkin
dan suatu hari mengambil alih restoran ini!
Selamat...
Permisi.
Maaf menganggu selama jam kerja.
Aku Minegasaki, Perencana Kehidupan Kota.
Mau pesan apa?
Menu spesial hari ini adalah sashimi ikan bream merah...
Tidak, terima kasih!
Hari ini, aku mau menerangkan lebih lanjut apa yang kita bicarakan tempo hari.
Ini konsep pemukiman taman
untuk kondo nyaman tapi bergaya kota yang mewah...
Intinya, kau makelar tanah
yang berusaha mengusir kami.
Kami sudah dengar.
Silakan pergi. Kami tak berencana menutup kedai ini.
Kalau begitu...
kutinggalkan kartu namaku.
Hubungi aku kapan saja.
Tapi itu artinya semakin sulit untuk mengelola usaha kecil.
Banyak orang mengatakan bahwa pasokan sehari-hari sulit didapat.
- Kami tak punya masalah itu. - Begitukah?
Yukihira selalu menyediakan keinginan pelanggan.
Itu luar biasa!
Terdengar seperti standar emas.
Tapi jika kau tak bisa menyediakan keinginan pelanggan,
bagaimana kau akan mengemban tanggung jawab itu?
Jika itu terjadi, kami akan tutup kedai dan usaha kita bangkrut.
Kau yakin?
Ya.
Kalau begitu aku akan kembali.
Ayah, ambil garamnya! Lemparkan mereka dengan garam!
Ayah tak mau membuangnya untuk mereka.
Kita harus apa hari ini?
- Karaoke? - Musik apa?
Mayu.
Hei, Ayah.
Kau di rumah?
Aku membeli bahan untuk sarapan. Ada apa?
Ayah ada urusan hari ini.
Tidak biasanya.
Ayah pulang besok
jadi jangan buka kedainya.
Baik.
Hei,
apa rencanamu setelah SMP?
Tentu saja, aku akan berlatih di restoran.
Begitu, ya.
Apa maksudnya?
Lagipula,
dia tak pernah menutup kedainya, aku ingin tahu ada apa?
Ayah tak cerita banyak soal dirinya.
Dipikir-pikir,
aku tak begitu mengenal Ayahku...
sebagai seorang koki.
Dagingnya hancur.
Semua isi kulkas juga.
Pembobolan? Tidak, ini aneh.
Pintu masuknya jauh lebih baik daripada kemarin.
No comments yet. Be the first to leave one.