Tokyo Love Story

Tokyo Love Story

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

1 فصل

د خپرونې معلومات

Tokyo Love Story EP01 1080p NF WEB-DL AAC2 0 H 264-MagicStar id
د لخوا تبصره koleksifilmserial
terjemahan manual dengan bahasa santai sehingga mudah dipahami https://t.me/koleksifilmserial

تګونه

webdl
په خپور شو: 2025-03-18
ډاونلوډونه: 98
د اوریدلو معیوبیت: No
FPS: 29.97

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Halo.

Ini Nagao. Kanji Nagao.

Iya, aku baru aja sampai di Bandara Haneda.

Hah?

Oh, ada yang jemput? Oke, makasih.

Ada seorang wanita yang nunggu di area kedatangan? Baiklah.

Jaket biru dongker.

Oke.

Wanita dengan jaket biru dongker di area kedatangan.

Mana dia?

Kanchi.

-Kanchi Nagao. -Saya di sini!

Kanchi Nagao.

Itu saya.

Kanchi?

Bukan, saya Kanji Nagao.

Harusnya kamu jawab lebih cepat. Aku Rika Akana, dari bagian operasional.

-Cuma itu aja barang bawaanmu? -Iya.

Aku harus ngangkut barang dari gudang. Bantuin, ya.

Udah beres.

-Makasih. -Makasih.

Permisi.

-Semuanya udah selesai. -Makasih. Yuk, jalan.

Oke.

Kenapa?

-Kok keliatan lesu gitu? -Masa sih?

Kamu kayak anak SD di hari terakhir liburan musim panas.

Ada yang nggak kamu suka dari Tokyo?

Bukan nggak suka, sih. Mungkin aku cuma agak cemas aja.

Kenapa?

Ya wajar dong. Aku datang ke sini sendirian dari Ehime,

nggak tahu bakal gimana nanti.

Justru makin seru kalau kita nggak tahu apa yang bakal terjadi!

Gitu ya?

Jangan khawatir. Senyum aja.

Semua yang terjadi di masa lalu

membawa kita ke momen ini.

Coba pikir gitu aja.

-Jadi, pasang lencana kamu. -Lencana?

Setiap hari, ubah perasaanmu jadi lencana mengkilap dan sematkan di dadamu.

Gimana?

-Oke. -Sudah lebih baik?

Kayak anak SD di hari terakhir sekolah.

-Yuk, berangkat! -Oke.

DIPERANKAN OLEH FUMI SAIMON

KANTOR PUSAT HEART SPORTS

PENGUMUMAN KANJI NAGAO TELAH DITERIMA

SEBAGAI BAGIAN DARI TIM PENJUALAN

Bagian penjualan di sini berat, lho.

Oh, kamu sudah datang.

Iya. Senang bertemu dengan Anda.

Aku dapat kiriman jeruk dari ibumu.

-Sampaikan terima kasihku, ya. -Siap.

-Ini dia awal perjalananmu. -Apa maksudnya?

Seorang pegawai akan menerima empat memo ini.

Saat diterima bekerja,

dipromosikan, dipindahkan,

dan akhirnya saat keluar.

Menyedihkan juga ya.

Ini Watanabe.

-Kenalkan, aku Watanabe. Senang bertemu. -Sama-sama.

Kamu bisa minta tolong ke dia kalau butuh bantuan.

Atau lakukan kebalikan dari yang dia bilang.

-Semangat, ya. -Makasih.

Aku pergi dulu.

Kamu kenal dia?

Baru ketemu tadi.

Jangan terlalu dekat sama dia.

Kenapa?

Nanti juga tahu sendiri.

Halo?

-Jangan diangkat! -Siapa? Pasti cewek, ya?

Halo?

-Nagao, ya? -Baru sampai.

Siapa tadi yang angkat telepon?

Kucingku.

Kucingmu bisa angkat telepon?

Ya sudahlah...

Kamu datang ke reuni, kan, Mikami?

Iya.

-Menurutmu dia bakal datang juga? -Siapa?

Oh, hmm… kayak Anzai dan Sekiguchi.

Oh, Sekiguchi. Kayaknya dia bakal datang.

Kamu sering ketemu dia di Tokyo, kan?

Enggak, soalnya dia benci aku.

Masa sih? Kalian kan temenan dari dulu.

Dia bukan teman.

Terus, dia apa?

Seorang wanita.

Oh gitu ya?

-Sudahlah, lupakan. -Kenichi.

-Ya sudah, sampai nanti. -Hah?

Hei.

Di ujung lorong panjang berlantai kayu...

ada ruang kelas kosong.

Itu tempat persembunyian rahasia kami.

-Oh ya? -Di sana ada Mikami yang dewasa,

tapi rasanya kayak adik sendiri.

Nagao kekanak-kanakan, tapi rasanya kayak kakak. Terus ada aku.

-Kita bertiga selalu bareng. -Kamu suka yang mana?

Aku suka melihat mereka berdua ngobrol.

Pernah suatu kali, kita bertiga bolos kelas dan pergi ke pantai.

Nagao bengong melihat lautan.

Tapi Mikami duduk di pemecah ombak,

terus menunduk sepanjang waktu.

Saat aku melihat Mikami, dan kebiasaannya menginjak tumit sepatunya...

Aku berharap waktu bisa berhenti.

Ini pertama kalinya kalian ketemu setelah lima tahun.

-Aku senang ketemu Nagao. -Kamu nggak pengen ketemu Mikami?

Mau.

Ini Nagao. Mulai hari ini dia di divisi Sales.

Ini kepala operasional kita.

Saya Kanji Nagao. Senang bertemu dengan Anda.

-Lakukan yang terbaik. -Siap.

Semangat ya.

-Akana. -Ya?

-Kamu yang pegang kampanye ini? -Iya.

Bisa ajarin pegawai baru kita tentang bisnis kita?

Siap.

-Kerja yang bagus. -Iya.

Ayo kerja bareng, Kanchi.

Kanchi?

Namaku Kanji, bukan Kanchi.

Tapi dulu pas SD,

aku punya teman sekelas namanya Kanji Yamamura.

Dan semua orang panggil dia Kanchi.

Ini manual buat acara musim semi nanti.

Oh gitu.

Nanti aku kasih data riset juga,

tapi produk musim panas dan musim semi beda.

-Jadi mungkin materi ini kurang relevan-- -Hmm...

Maaf, ada yang nggak kamu ngerti?

Bukan soal itu.

Gimana kalau kita nggak bahas kerjaan pas makan?

Aku tahu aku ini agak kaku,

tapi kalau kita buru-buru ngerjain ini semua,

ujung-ujungnya malah buang waktu.

Ah, sudahlah. Maaf.

Nggak apa-apa.

Kamu benar, Kanchi. Aku setuju.

Aku setuju, tapi kebiasaan karena terlalu sibuk.

Kamu bener, Kanchi.

PERTUNJUKAN KOLEKSI MUSIM SEMI

Ayo makan.

Ayo makan.

Hei.

Kamu pasti jago sama cewek, ya?

Kenapa tiba-tiba nanya gitu?

-Aku nggak jago sama cewek, kok. -Serius?

Serius?

-Masa sekolahku cukup suram. -Maksudnya?

Aku suka seseorang sejak lama.

-Tapi aku nggak pernah berani bilang. -Waktu kuliah?

Nggak, waktu SMA.

-Udah, kita bahas yang lain aja. -Nggak, aku mau tahu lebih lanjut.

Terus gimana akhirnya?

Nggak ada apa-apa, sih. Aku bakal ketemu dia sebentar lagi.

Ada reuni di Tokyo.

Cewek yang dulu kamu suka juga datang?

Pertama kali ketemu lagi setelah lima tahun.

Oh gitu.

Reuni sama cinta pertama di SMA, ya.

Semoga ada kesempatan buat kamu.

‪SMA EHIME HIGASHI‬

Mari kita rayakan kepindahan Kanji Nagao ke Tokyo! Bersulang!

Bersulang!

Hei, Nagao.

Udah selesai beres-beres?

Udah. Lama nggak ketemu.

-Iya, nih. -Kamu masih main bola?

Sekarang kerja di perusahaan asuransi.

Nggak keliatan, ya?

Nih, kartu namaku.

Perusahaanku punya produk asuransi baru, lho.

Tahun lalu nonton Piala Dunia nggak?

-Nggak. -Kenapa?

Dulu kita suka begadang nonton Piala Dunia di Brasil, kan?

Iya. Oh iya, Nagao, coba lihat ini.

Kalau bayar 30.000 per bulan,

kamu bakal dapat 70 juta kalau ada kejadian.

Satomi telat, ya.

Satomi Sekiguchi juga datang?

Pasti datang, sih.

Aku yakin dia nggak banyak berubah.

Siapa tahu. Udah lima tahun, lho.

Mungkin dia udah pacaran beberapa kali,

jadi pasti ada perubahan.

Dia udah punya asuransi belum?

Maaf, aku telat.

Kenapa?

Dia nggak berubah sama sekali.

Iya, masih sama aja.

Kenapa sih?

Hei, Nagao.

-Hey. Duduk di sini. -Duduk di sini.

Apa ini?

Aku nggak bisa nolak, makanya nggak suka Shibuya.

Dia beneran nggak berubah.

Kayak waktu berhenti buat dia.

Nggak ada yang lebih menyedihkan daripada beli bunga buat diri sendiri.

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left