د خپرونې معلومات

야식남녀-Sweet Munchies-E03 NEXT VIU
د لخوا تبصره SULTAN_KHILAF

تګونه

other
په خپور شو: 2020-06-02
ډاونلوډونه: 13
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

"Semua karakter, organisasi, tempat, dan peristiwa adalah fiktif"

Cobalah mengingatnya.

Bukan dia,

tapi hal-hal yang kamu sukai.

Dahulu aku sangat menyukai ini.

Kenapa aku tidak makan ini, seperti orang bodoh?

Apa itu

cinta?

Apa?

Menurutmu,

apa itu cinta?

Ini dia!

Aku akan mengalahkanmu!

- Majulah. - Astaga.

- Akan kubalas! - Dasar bodoh.

Kamu menyusahkan ayahmu.

Bisa dengan senang hati

memberikan lever dan ginjalmu kepada orang yang kamu sayangi

jika dia membutuhkannya.

Meskipun kamu tidak pernah bangun setelah operasi dan mati,

kamu tidak akan menyesal.

Kamu rela mengorbankan nyawamu demi orang itu.

Kurasa

itulah cinta.

Hei, kamu mau menikmati babat dan soju?

Ya, aku mau.

Ikuti aku.

- Astaga. - Kamu tampak bersemangat hari ini.

Aku bersemangat. Lihat ini.

Itu dia! Maafkan aku, Koki Park.

Astaga, kenapa aku ceroboh sekali?

"Episode 3"

Koki Park, kamu bekerja dengan baik hari ini.

Terima kasih. Biar kutuangkan untukmu juga.

Baiklah. Gelas semua orang penuh, bukan?

Mau bersulang?

Tim Kudapan Manis.

Kerja bagus hari ini.

Bahkan jika kita mendapat slot reguler,

kita akan terus bekerja sama, ya?

Tentu saja.

"Kudapan Manis", selamanya! Bersulang!

- Selamanya. - Bersulang.

Ayolah, Koki Park.

Bintang hari ini, yang benar saja.

- Kerja bagus hari ini! - Bagus sekali.

- Enak sekali. - Ya.

Itu mereka.

- Benarkah? - Ya, kamu sangat keren hari ini.

Aku bahkan tidak bisa berpikir.

Di sini saus dan lokionya sangat enak.

- Jika mendapatkan slot reguler... - Tidak.

Apa masalahnya? Hei!

- Tidak. - Tapi harus kuakui,

kita berutang itu semua kepada Koki Park.

Dia yang mengerjakan semuanya, dan dia bekerja dengan baik.

Setuju.

Maaf karena aku sangat murung,

tapi

jangan libatkan aku.

Aku tidak mau menjadi bagian acara ini jika dapat slot reguler.

Apa? Tapi...

Kamu melihat semuanya tadi.

Aku sangat tidak nyaman dengan semua orang.

- Astaga, tidak. - Sama sekali tidak.

Kamu bekerja dengan baik.

Ya. Karena ini kali pertama kamu melakukannya,

- kurasa kamu bekerja dengan baik. - Ya.

Itu agak merepotkan bagiku,

tapi tidak terlalu buruk...

Dari pengalaman hari ini, aku belajar

bahwa lokasi syuting bukanlah tempatku.

Aku ingin kembali ke restoranku

dan fokus memasak...

Merancang pakaian khusus

tidak menjadikanmu seorang desainer.

Saat model bersinar di lintasan peraga dengan pakaianku,

saat itulah orang mengakui nilaiku sebagai desainer.

Penghiburan tulusmu

membuat pakaian yang kurancang

terlihat sangat istimewa.

Kamu sangat menginspirasi hari ini.

Permisi! Kami tambah dua porsi babat sapi.

- Tentu! - Astaga, yang benar saja.

Siapa sangka babat akan merusak kerja sama tim kita?

Hei, ambil yang banyak sekaligus.

Astaga, kurasa aku tidak berjodoh dengan daging sapi.

Aku selalu makan daging.

Kamu mengeluh sambil melahapnya?

Aku ingin makan babat sapi.

Kita akan merusak malam mereka jika bergabung dengan mereka.

Mereka akan berkata, "Astaga, apa orang tua itu tidak mengerti?"

Mereka akan merasa seperti bekerja.

Hei, aku bukan orang kolot.

Aku bisa akrab dengan staf yang lebih muda.

Tentu.

Adakah seseorang yang ingin kamu berikan lever atau ginjalmu?

Begini...

Dia bilang kita bisa melakukan itu

untuk seseorang yang kita cintai.

Siapa "dia"?

Koki Park.

Begitu rupanya.

Kamu pikir bisa melakukan itu

untuk seseorang yang kamu cintai?

Hei, bahkan memikirkannya saja membuatku takut.

Bagaimana jika aku tidak pernah siuman?

Jika kamu mati, semuanya berakhir.

Termasuk cinta.

Benar.

Tapi di satu sisi, aku iri kepadanya

karena berpikir seperti itu.

Kamu kesepian belakangan ini?

Bukankah semua orang kesepian?

Kamu menyesal telah bercerai?

Tidak, aku tidak menyesal telah menikah dan bercerai.

Kurasa aku lebih baik darimu karena kamu belum pernah menikah.

Astaga, hei. Aku tahu aku belum pernah menikah,

tapi dalam hal cinta, aku jauh lebih berpengalaman darimu.

Baguslah. Aku iri.

Terkadang,

ini terasa lebih manis daripada sakarin.

Aku pikir itu selalu terasa manis bagimu.

Hei, kenapa ini selalu terasa manis?

Semua itu tergantung siapa teman minumku.

Terkadang manis seperti permen,

tapi adakalanya terasa sangat pahit.

Bagaimana rasanya sekarang?

Ayolah.

Ini semanis madu, tentu saja.

Alkohol selalu terasa manis

saat orang lain yang membayar.

Astaga, pahit sekali.

Ini pahit bagiku karena aku yang bayar.

- Astaga. - Tapi berjalan lancar.

Tapi itu bukan hal yang baik.

Apa maksudmu?

Astaga, sedang apa dia di sini?

Kamu mau pergi?

Kamu mau ke mana?

Hai, Ayah.

Astaga.

Aku harus bekerja lembur hari ini.

Kurasa aku tidak bisa ke rumah sakit.

Kita belum pernah bertemu, bukan?

Aku Nam Gyu Jang,

seorang sutradara di CK.

Aku merasa terhormat bisa bertemu desainer terkenal.

Suatu kehormatan bisa bertemu denganmu.

Aku Kang Tae Wan.

Ya. Aku tahu, tentu saja.

Biar kutuangkan minum.

Kamu terlihat lebih tampan secara langsung.

- A Jin. - Ya.

Bagaimana syutingnya?

Berjalan lancar.

Begitukah?

Omong-omong, di mana dia?

- Apa? - Aku ingin melihat seperti apa dia.

Dia pergi untuk menerima telepon.

Di sini, Koki Park.

Dia di sana.

Apa ini? Aku tidak tahu dia gay.

- Pak Nam. - Dia tidak bisa mendengarku.

Maafkan aku.

Senang bertemu denganmu.

Aku Nam Gyu Jang. Aku bekerja di CK.

Halo, aku Park Jin Sung.

Ini bagus.

Hai, aku Kang Min Soo.

Dia adalah sutradara utama "Changing You".

Begitu rupanya. Senang bertemu denganmu.

Biar kutuangkan minum.

Ini.

Semua gelas sudah terisi?

- Ya. - Mari kita minum.

- Baiklah. - Semuanya.

- Bersulang. - Senang bertemu denganmu.

- Senang bertemu denganmu. - Senang bertemu denganmu.

Hei. Lupakan saja.

- Hei, bawakan dua makgeolli lagi. - Apa?

Baiklah.

Kami suka tempat ini,

tapi aku tidak yakin Koki Park dan Pak Kang menyukainya.

- Kimchi-nya enak. - Boleh kami minta kimchi lagi?

A Jin.

Ayo duduk.

- Ini. - Terima kasih.

Tentu saja.

- Ambilkan kami tambahan lauk. - Ya?

Baiklah.

- Permisi. - Ini babak pertama?

Tidak, ini yang kedua.

Kami minum dengan babat.

Ini.

Tidak ada air putih. Ambilkan air putih juga.

- Apa? - Nona Kim.

Kamu bekerja dengan baik hari ini.

Biar kutuangkan minum.

Itu bukan apa-apa.

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left