لومړۍ 200 کرښې.
"Semua karakter, organisasi, tempat, kasus, dan insiden"
"Dalam drama ini fiktif"
Penyebab kematian, kerusakan otak akibat kecelakaan mobil.
Tapi penyebab kecelakaan itu adalah hilangnya kesadaran
karena keracunan dinitrogen oksida akut.
Adapun jenis kematiannya,
kami tidak bisa mengesampingkan bahwa dia dibunuh.
Semua anggota keluarga yang hadir di sini hari ini
adalah individu yang penting dan relevan dalam kasus ini.
Atau bahkan tersangka.
Nona Cha Do Hee.
Maaf. Kamu seharusnya tidak menyelidikiku.
Kamu seharusnya mencurigai mertuanya.
Untuk apa aku melakukan itu?
Bahkan itu akan memberiku motif untuk membunuh.
Apakah kamu punya bukti bahwa aku membunuhnya?
Siapa pelaku yang sebenarnya?
Kami dari Divisi Kriminal.
Aku Jaksa Do Ji Han.
Ada perlu apa kalian kemari?
Ini tidak akan lama.
Kami sedang sibuk. Ada apa kali ini?
Kami telah menemukan siapa yang membunuh
Cha Joo Hee.
Bisakah kalian mengenali ini?
Ada hal lain yang harus ditemukan? Aku harus mencari apa?
Semua yang ada di mobil, yang tidak ada sebelumnya.
- Apa itu? - Aku tahu apa itu!
Ketika Pak Jang Ho Chul merusak mobil Nona Cha Joo Hee,
bagasinya hampir semuanya rusak.
Kami hanya dapat menemukan ini dari mobil itu.
Ini tampilan dalam bentuk aslinya.
Nona Cha Joo Hee selalu membawa bola olahraga ini
di mobilnya ketika pergi berolahraga.
Lalu,
itu juga senjata pembunuhan yang membunuh Cha Joo Hee.
Sebelum beraksi, pelakunya
membeli bola yang sama persis.
Terima kasih.
Pelakunya menyuntikkan dinitrogen oksida, bukannya udara.
Di hari kejadian itu, pelakunya membuat lubang
dan menukarnya dengan bola Nona Cha Joo Hee.
Saat berada di ruang tertutup,
korban keracunan dinitrogen oksida.
Dia kehilangan kesadarannya dan tewas dalam kecelakaan mobil.
Tidak ada yang mencurigai alat olahraga sederhana ini
bisa menjadi senjata pembunuhan.
Itu hampir menjadi kejahatan sempurna.
Namun, bola ini menjadi petunjuk kami.
Kami pun berhasil mengidentifikasi pelakunya.
Pelakunya sering bekerja dengan dinitrogen oksida.
Pelakunya pun tahu apa saja yang ada di dalam mobil korban.
Pelakunya bisa mendekati bola olahraga itu
dan tahu jadwal hariannya.
Kami menemukan sidik jari pelaku pada bola olahraga
yang ditemukan
di bagasi mobil.
Itu milik
suaminya, Jang Ho Gu.
Pada hari kejadian, korban keluar ke tempat parkir.
Dia membeli kopi
dari kedai kopi di dekat rumah yang biasa dia kunjungi.
Pak Jang Ho Gu sangat paham akan rutenya.
Dia sudah menunggu lebih dahulu sebelum istrinya tiba di kafe.
Lalu,
dia menukar bola berisi dinitrogen oksida yang dia siapkan
dengan bola di mobil korban. Kami punya
rekaman perbuatannya dari kamera CCTV kafe.
Astaga, kita tidak tahu. Kita mengejar petunjuk yang salah.
Pantas saja tidak ada jejak.
Tunggu.
Namun, cangkir kopi yang dibawa pulang Cha Joo Hee
pada hari kejadian
adalah salah satu bukti yang kami dapat dari mobilnya.
"Spring Day Cafe"
Pelakunya Ho Gu!
Ho Gu membunuh putriku!
Teganya dia membunuh kakakku.
Bu, kenapa dia...
Kenapa dia membunuh istrinya?
Ini fail rekaman percakapan yang telah dia rekam.
Meskipun sudah dihapus,
Forensik Digital di LFN berhasil memulihkan fail itu.
Kamu juga memperlakukanku seperti wanita mata duitan?
Aku tahu
ini bukan pernikahan pertamamu.
Lalu, kenapa?
Kamu bahkan tidak memberiku alasan.
Kamu tidak punya penjelasan? Kamu bahkan tidak merasa bersalah?
Tapi akhirnya aku berhasil.
Kini kamu pasti sudah muak denganku.
- Mari kita hentikan di sini. - Apa? Menghentikan Ini?
Apakah ini yang kamu kejar?
Kamu juga mengejar uangku?
Bagaimana denganmu?
Menurutmu kamu tidak punya rahasia?
Apa kamu membuntutiku?
Kamu benar-benar menakutkan.
Baiklah. Mari kita bercerai.
Beri aku satu juta dolar untuk tunjangan.
Aku ingin setengah dari uang penjualan rumah.
Lalu,
- bagaimana dengan anak kita? - Jangan khawatir.
Aku sudah melakukan aborsi.
Dia merasa dikhianati setelah tahu pernikahan yang dia perjuangkan
dengan susah payah, bahkan dengan melawan ibunya,
adalah kebohongan.
Dia merencanakan kejahatan sempurna dengan cermat.
Dia suami yang penuh perhatian.
Kalian berdua terlihat serasi.
Karena diliputi kecemasan tentang membunuh istrinya,
dia mengalami
kematian tidak terduga di saat bersamaan.
Ho Gu.
Ho Gu. Ada apa?
Tidak apa-apa.
- Tidak! - Itu jatuh.
Ho Gu, hati-hati!
Bajingan tidak berharga itu.
Karena Pak Jang telah meninggal,
kasus ini punya ada hak dakwaan.
Karena itu, kasus ditutup.
Kembalikan putriku!
Tolong beri aku ponsel.
Beraninya putramu membunuhnya.
Tolong tenang, Bu!
Bu!
Mereka memanggilku tanpa alasan!
- Bagaimana ini? - Bawa dia kembali!
Apa yang akan kamu lakukan?
- Jawab kami! - Bajingan tidak berharga!
Tenang!
Beri tahu kami apa tindakanmu tentang ini!
Astaga!
Kekacauan ini akhirnya berakhir.
Mari kita minum.
Masih siang. Masih ada banyak pekerjaan.
Ini akhir yang tragis.
Ya.
Mari kita minum.
- Tepat sekali! - Aku mau!
- Ayo pergi! - Kita harus minum.
Kita makan apa untuk hidangan pembuka?
Akhirnya berakhir.
Ini tidak bisa dipercaya.
Suaminya pembunuhnya?
"TK Seo Hyun"
Astaga.
Aku melewatkan ini.
Aku harus meneleponnya.
Halo?
Ya.
Apa?
Seo Hyun kenapa?
Di mana kamu sekarang?
Ada apa?
Seo Hyun.
Dia mengalami tabrak lari.
Aku harus pergi.
Ya, halo?
Aku ke sana!
"Rumah Sakit Hanjoo"
Permisi.
Aku mencari Han Seo Hyun.
Seo Hyun!
- Tunggu sebentar. - Aku ibunya!
- Harap tenang. - Intubasi.
Dokter sedang memeriksa dia.
Hati-hati dengan gigi depannya!
Tabung.
Tekan kantong Ambu-nya.
Dia akan baik-baik saja.
Tidak ada patah tulang, napasnya stabil sekarang.
Gigi depannya juga tidak patah.
Terima kasih, Dokter. Terima kasih.
Bu.
Apakah Seo Hyun baik-baik saja?
Seharusnya aku terus mengawasinya.
Apakah dia putrimu?
Ya.
Tapi tunggu. Ini kecelakaan tabrak lari?
Guru piket antarnya tidak hadir.
Kupikir dia akan segera datang, jadi, aku menurunkannya.
Lalu, aku berputar balik dan melaju menuruni bukit.
Saat itulah aku menemukannya terbaring di tanah,
dan sebuah mobil bergegas pergi.
Jelas terlihat seperti kecelakaan tabrak lari.
Aku terburu-buru membawanya ke rumah sakit,
jadi, tidak bisa melihat lebih jelas.
Bagaimana dengan model mobilnya?
Itu sedan hitam.
- Sedan? - Ya.
Aku seharusnya menghafal pelat nomornya.
Apakah bus pengantar TK
mobil van 12 penumpang?
Ya, benar.
Lalu, kenapa kamu berbohong?
- Kamu menabraknya, bukan? - Apa?
Tidak! Bukan aku!
Apa maksudmu?
No comments yet. Be the first to leave one.