لومړۍ 200 کرښې.
SELAMAT MENONTON by GUAVABERRY
Apa kau percaya ada hantu di gedung 3.
Kenapa kau berhenti? Ayo jalan.
Kenapa kau menyalakan lampunya?
Itu akan merusak suasananya.
Apa kau benar-benar melihatnya?
Apa? Kaulah yang pertama memulainya.
Pun.
Di mana kau?
Pun.
Pun.
Permainan yang buruk sekali!
Tidakkah menurut kalian, kalian menyia-nyiakan waktuku. dengan membuatku mengawasi kalian semua di sini?
Dengarkan aku selagi aku berbicara kepada kalian.
Ada apa dengan kalian?
Kalian tidak fokus saat latihan.
Dan beraksi seperti sampah saat kompetisi.
Jangan mengeluh kepanasan. Karena aku juga merasa panas.
Kalian dengar aku?
Siapa yang mengajari aksi yang baru saja kalian tampilkan itu?
Biar kuberitahu... ketika aku melihat kalian semua,
aku tak bisa berpikir hal lain selain memikirkan kru juara yang sebelumnya.
Mereka semua hebat.
Tak perlu memberikan tekanan kepada mereka.
Jadi rahasia untuk keberhasilan adalah tanpa tekanan, bukan?
Konyol, aku tusuk kau dengan tongkat.
Bukan.
Rahasianya adalah,
jangan berhenti berlatih jika kalian masih belum mahir.
Kalian tahu, aku lelah?
Kalian buruk sekali.
Tapi kalian sama sekali tidak fokus.
Hei Top, apa yang kau tonton?
Aku belajar bahasa Inggris.
- Dia menontonnya lagi? - Kenapa gurunya cantik sekali?
Aku memilih guru bahasa Inggris.
- Dia menontonnya lagi? - Ohm, kau terlalu lembut kepada mereka.
Terkadang lebih baik kau memarahi mereka!
- Hei, Song. - Ya?
Kau ingat gadis yang kuberitahu itu?
Yang mana? Kau memberitahukan aku ratusan gadis.
Yang ini, yang diincar temanku, dan dia sudah meninggalkan kekasihnya.
Jadi aku mengejar dia.
Dia sangat gampangan, kau harus mencobanya.
Aku ingin kau dihajar oleh kekasihnya, Pete.
Aku yang akan menjadi penonton pertama.
- Ya. - Dan aku akan mempersiapkan kameraku.
Semua orang menyukaiku.
Hei, lihat di sebelah sana.
2 tahun lalu, seseorang jatuh dari gedung di sana.
Dari yang terlihat, dia bukan manusia.
Dan mereka bilang...
murid itu terjatuh dan mati karena salah satu hantu di sekolah ini...
- Membunuh dia. - Tidak, aku rasa bukan begitu.
Apa kau ingin meyakinkan hal itu?
Baiklah, apa kalian sudah selesai berbicara?
Jika belum, lebih baik kalian pergi ke ruangan latihan.
Membersihkan alat-alat selagi berbicara.
Dan jangan tidur hingga semua alat itu berkilau.
Apa-apaan?
Ohm, bagaimana kita bisa menang tanpa latihan yang baik?
Mirip sekali.
Sangat mirip.
Ohm.
Kau sungguh tak perlu ada datang kemari.
Tidak apa-apa, aku pemimpin band ini.
Aku harus menolong semua orang.
Yang dimaksud Song adalah dengan adanya kau di sini membuat kami tidak nyaman.
Pete, kau terlalu jujur.
Ayo kita lanjutkan kisah hantu yang kau ceritakan sore tadi.
Mereka bilang siapapun yang menceritakan kisah hantu di depan anak-anak lainnya...
akan melihat hantu sebelum anak-anak yang lain.
Jadi, Top sebaiknya kau duluan yang mulai cerita. Jadi kau duluan yang akan bertemu hantu itu.
- Aku sudah lama menunggunya. - Bagaimana? Bagaimana?
Ya.
Silakan.
Nah...
Ini kisah tentang gedung tua.
Ada seorang siswa yang bernama Yak.
Dia diganggu dan dikunci di gedung tua.
Dia mencoba untuk mencari jalan keluar, hingga secara tak sengaja dia terjatuh dari tangga,
yang membuat lehernya patah dan akhirnya meninggal.
Mereka berkata siapapun yang ke sana di malam hari...
akan mendengar...
Di mana?
Dari lorong.
Jika ada yang menjawab pertanyaannya,
suara dari besi di kakinya akan terdengar mendekat...
Semakin mendekat...
Dan mendekat...
Dan jika dia bisa menemukan kita,
dia akan menyeret kita ke tangga,
di mana dia meninggal.
Sekarang...
aku akan menceritakan kisah yang paling menakutkan bagiku.
Ini tentang sesosok hantu di ruang musik lama.
Ada seorang gadis yang sering berlatih seruling hingga larut.
Tunggu,
larut itu jam berapa?
Ada beberapa orang yang tidur lebih awal, jadi jam 10 malam itu termasuk larut.
Ada beberapa orang yang tidur lebih malam, jadi jam 10 malam itu termasuk masih pagi.
Katakan itu kepada ibumu, oke?
Aku jadi lupa sampai di mana aku tadi.
Baiklah, biar kuceritakan kisah ini.
Ini tentang...
seorang gadis cantik,
seorang mantan anggota dari marching band.
Namanya Pawadee.
Menurut kabar yang beredar...
Dia terbunuh ketika berlatih seruling hingga larut malam.
Tubuhnya disembunyikan dibalik cermin di ujung ruangan.
Dikatakan bahwa...
jika kita berada di ruangan musik lama di malam hari...
dan memainkan 9 not musik di seruling itu...
Do...
La...
Sol...
Fa...
Sol...
La...
Do...
Do...
La...
Hantu Pawadee akan datang dari belakang orang yang memainkannya.
Dia akan terus menempel dan tak akan pernah pergi.
Ketika si pemain musik menatap matanya melalui cermin...
Dia akan merasuki orang tersebut.
Kejutan...
Aku yang melakukannya.
Song!
Apa yang kau mainkan?
Apa ini tidak lucu?
Tidak.
Lihat Top, dia hampir menangis.
Maaf.
Singkirkan itu.
Aku akan menceritakan kisah yang berikutnya.
Mereka bilang siapa pun yang pergi ke perpustakaannya
ketika tidak ada orang di sana
dan berteriak sekeras mungkin,
kamu akan mendengar suara ssh di dalam kegelapan.
Dan hantu perpustakaannya akan muncul.
Hantu itu akan mengejar siapa pun yang melanggar peraturannya.
Satu tangan selalu menutupi wajahnya.
Siapa pun yang tertangkap,
hantu itu akan menunjukkan wajahnya kepada orang itu.
Dan begitu kamu melihat wajahnya,
kamu akan mati.
Hei, aku rasa karena kita ada di sini, kita harus pergi dan melihatnya.
- Ya benar. - Aku juga memikirkannya.
Tidak, itu berbahaya.
Ya, aku setuju dengan Ohm.
- Itu ada di sekolahnya, Ohm. - Ya, Ohm.
- Aku tidak peduli, tapi aku akan pergi. - Aku juga.
- Aku ikut. - Aku juga.
Ayo kita pergi.
- Ayo kita pergi, Ohm. Aku mohon... - Lakukanlah.
Ohm.
Menurut kalian ini saatnya untuk menyanyi?
Dasar bodoh.
Aku tahu mengapa kamu melakukan itu.
Semuanya..
Izinkan aku menyapa temanku di sini.
Silakan.
Hei, Ohm berbicara dengan siapa?
Apakah pacarnya? Aku lihat mereka sering berbicara.
Oh, senior ini. Aku dengar dia aneh dan suka membicarakan hantu.
Hei. Kenapa kamu masih di sini?
Aku sedang menunggu telurnya.
Aku tidak mau ketinggalan saat itu menetas.
Aku paham.
Aku lihat hari ini kamu berlatih.
Kamu terlihat sangat serius.
Seniornya meminta agar kita harus menjadi juara.
- Kompetisinya semakin dekat. - Kapan itu?
Tanggal tiga bulan depan.
Hei, apa itu ide yang bagus untuk meninggalkan Ohm?
- Benar, dia akan memperlambat kita. - Ya itu benar.
Nah, ke mana kita harus pergi?
Aku pikir, jika jumlah kita ada banyak..
kita tidak akan melihat apapun.
Dengan hal seperti ini, sebaiknya kita berpisah.
- Ya - Ide bagus.
- Aku setuju. - Jadi kita bisa selesai lebih awal.
- Karena malam ini... - JOM.
Aku harus menjaga nilaiku.
Keren, lakukanlah!
Aku tidak setuju.
Sebaiknya aku kembali tidur.
- Pengecut. - Top, apa yang kamu takutkan?
Wajahmu terlihat lebih menyeramkan saat kamu meminta LINE ID kepada perempuan.
Ah, menyedihkan!
Mari kita lakukan ini, aku akan pergi ke gedung tua dengan Top.
Oke.
Mei dan aku akan pergi ke ruang musik lama.
Jom, aku akan pergi berburu hantu dengan teman-teman - Scary
Aku tidak pernah melihat hantu perempuan.
Kamu selalu terangsang.
Kamu juga akan mendekati hantu, huh?
Jom, aku akan pergi berburu hantu dengan teman-teman - Scary
No comments yet. Be the first to leave one.