Not Others ( Strangers / Namnam / 남남)

Not Others ( Strangers / Namnam / 남남)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

Not Others S01E12 1080p H264 AAC WEB-DL-Phanteam
د لخوا تبصره Luh_Fil

تګونه

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
په خپور شو: 2023-08-22
ډاونلوډونه: 31
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

"Jeon Hye Jin"

"Choi Soo Young"

"Ahn Jae Wook"

"Park Sung Hoon"

"Not Others"

"Semua orang, organisasi, lokasi, dan kejadian"

"Dalam drama ini hanyalah fiksi"

Kim Mi Jung, Kim Eun Mi.

Daki lebih cepat.

Matahari mungkin terbenam sebelum kita mencapai puncak.

Kami tidak bertengkar.

Kami hanya berbeda pendapat soal apa yang harus ditonton di TV.

Hei. Kamu merebut pengendali lebih dahulu saat ada pendapat berbeda?

Apa aku merebutnya saat kamu hanya duduk di sana?

Cukup!

Beraninya kalian terus bertengkar di depan ibu kalian?

Hukum kami saja.

Kenapa kami harus mendaki gunung setiap kali bertengkar?

Yang benar saja.

Aku lelah. Tidak bisakah kita pulang?

Jika masih tidak mengerti,

kalian bukan putri ibu.

Teruslah mendaki.

- Astaga. - Sial.

Baguslah.

Memberi anak di bawah umur alkohol.

Makgeolli setelah mendaki adalah obat, bukan alkohol.

Lagi pula, kamu lulus beberapa hari lagi.

Minumlah.

Bersulang.

- Jangan bergerak. - Kamu tidak berguna.

Kamu tidak bisa merobeknya.

"Gaun merah muda cerah melambai"

"Di angin musim semi"

"Hari ini lagi, dia mengunyah dasi jaketnya"

"Kupu-kupu terbang melintasi jalan ke kuil desa"

"Saat bunga mekar"

"Kita tersenyum bersama"

"Saat bunga layu"

"Kita menangis bersama"

"Dengan sumpah yang kita buat"

"Hari-hari musim semi berlalu"

"Episode 12, Hal-hal yang Tidak Bisa Kita Katakan"

Kim Jin Hee akan segera dipanggil kembali.

Awasi dia sampai dia kembali.

Jangan biarkan dia bertindak sok pahlawan

dan lakukan sesuatu untuk menahannya.

Awasi dia.

Tentu.

Apa yang kamu lakukan?

Kupikir kamu harus makan sesuatu.

- Kamu mau kopi? - Ya.

Terima kasih.

Ini enak.

Apa tidurmu nyenyak?

Aku tidur sangat nyenyak.

Bagus.

Apa aku menggeliat atau...

Tidak.

Apa aku melakukan kesalahan?

Tidak. Makanlah dan berangkat kerja.

- Astaga, lihat. - Ada apa?

Lihat aku saat kamu bicara.

Rasanya aneh kamu mengabaikanku

setelah yang kita lakukan semalam.

Anggap saja

itu kecelakaan.

Itu juga yang terbaik untukmu.

Aku menginap karena menyukaimu.

Kamu tidak seperti itu?

Itu kecelakaan?

Kamu berbohong soal menyukaiku?

Begitu rupanya.

Itu sebabnya kamu membelaiku dengan lembut semalam.

Kenapa berbohong jika kamu tidak pandai melakukannya?

Mari bicara.

Nenek meninggal.

Rumah duka Rumah Sakit Universitas Sunghan. Cepat kemari.

Kenapa? Apa ada masalah?

Hei.

Tidak, bersama-sama.

Mari beli banyak bunga.

Ibu suka...

Jin Hee.

Tidak apa-apa, kemarilah.

Mari antar Nenek dengan senyuman.

Seperti dahulu,

mari sajikan makanan enak untuk para tamunya,

dan banyak bicara. Dia suka itu.

Mari kita lakukan itu.

Hei. Di mana foto yang dia ambil?

Aku memberikannya kepada pegawai.

Mereka akan segera membawanya.

Kita sudah selesai.

Aku turut berduka cita.

Terima kasih.

Bagaimana kalian bisa tahu?

Bagaimana lagi menurutmu?

Kami pergi ke klinik, menyadari kamu tidak ada,

dan bertanya kamu di mana.

Bukankah kamu gadis pemberani dengan mobil bagus?

Apa kamu keluarga Bu Kim?

Ya.

Kedua Bu Kim tidak benar-benar bersaudara, bukan?

Kenapa orang asing berdandan dan menerima tamu?

Terkadang teman baik melakukan itu.

Namun, aku tidak menduga putri Bu Kim ada di sana.

Terima kasih sudah datang.

Kalian membatalkan janji temu untuk datang?

- Tidak. - Tidak.

- Makanlah sebanyak yang kalian mau. - Baiklah.

Terima kasih.

Aku akan pindah ke Seoul untuk sementara.

Kenapa? Kamu dapat pekerjaan?

Tidak. Kami putus.

Kamu terdengar seperti punya tiga atau empat pacar dalam setahun.

Berapa kali kamu putus dan rujuk dengannya?

Kali ini benar-benar berakhir.

Aku tidak percaya padamu.

Melihatmu, aku sadar

nenekku meninggal,

tapi dunia dan kehidupan terus berjalan.

Hei, Tae Kyung datang.

- Tae Kyung? - Tae Kyung.

Bagaimana dengan Young Hoon? Kukira kamu akan datang besok.

Dia juga di sini.

Halo.

Halo.

"Beristirahatlah dengan tenang"

Aku akan kembali besok pagi.

Ya, itu ide bagus.

Sebaiknya kamu tidur sekarang.

Kamu akan lebih sibuk besok.

Lebih dari hari ini?

Hari kedua yang tersibuk, menurut pengalamanku.

Aku mengantar kedua orang tuaku.

Kamu harus lebih menjaga dirimu.

Menangislah jika kamu mau.

Jika kamu menahan diri, itu akan kembali sebagai penyakit.

- Baiklah. - Ayo pergi.

- Telepon jika butuh nanti malam. - Baiklah.

Terima kasih sudah datang.

- Sampai jumpa, Jin Hong. - Sampai jumpa.

Dokter mana yang mengatakan hal seperti itu?

Kenapa dia tiba-tiba begitu baik? Itu tidak cocok dengannya.

Biasanya dia baik kepada pasiennya.

Dia hanya membentakku.

Kamu sungguh akan melakukannya?

Apa masalahnya, Paman?

Aku mengikuti wasiat Ibu.

Meski begitu, ini tidak benar.

Kenapa dia memberikan propertinya kepada orang asing

padahal dia punya keturunan langsung?

Menampung mereka tidak cukup,

tapi dia juga meninggalkan uang untuk mereka?

Apa kakak paman gila di usia tua?

Jangan bilang begitu, Paman.

Pemimpin pemakaman.

Paman akan ikut jika kamu menelepon paman.

Kamu tahu apa kata sepupu paman?

Paman sangat malu.

Anak mendiang harus menjadi kepala pengantar jenazah.

Sedang apa mereka di sini bersamamu

padahal mereka bukan kerabat?

Mereka bukan darah daging kita.

Sayang, tenanglah.

Mi Jung. Maukah kamu membantu kami?

Kami sangat kesulitan sekarang.

Apa yang kalian lakukan selama ini

sampai tiba-tiba kesulitan?

Apa?

Wanita tua itu sakit dan pindah ke desa bertahun-tahun lalu.

Kalian tidak pernah menelepon atau berkunjung sekali pun.

Kenapa, setelah dia mati, kalian menghargai daging dan darah,

lalu mengeluh tentang kesulitan?

Apa kalian meninggalkan uang kalian untuknya?

Ini perampokan di siang bolong.

Astaga. Kamu dengar yang dia katakan?

- Siapa kamu sampai... - Kamu!

Apa kamu menggila karena akan mendapatkan sesuatu?

Kamu pikir kamu berhak atas uangnya?

Ya.

Selama 20 tahun terakhir, dia mengirimi Ibu

dua atau tiga ratus dolar sebulan sebagai uang saku.

Bahkan saat miskin, dia mengirim setidaknya sepuluh dolar.

Dia membelikan Ibu hadiah di hari istimewa

dan membawanya ke berbagai tempat.

Dia juga membawa Ibu ke dokter.

Apa dia masih tidak pantas mendapatkannya?

Kenapa ibumu meninggalkan uang

kepada orang asing, bukan adiknya sendiri?

Kenapa?

Aku tidak pernah marah karena tidak berhubungan dengan Nenek.

Karena dia memperlakukanku lebih baik daripada kebanyakan kerabat.

Itu

tidak ada.

Dia ibuku.

Dia ibu

yang ibu pilih.

Apa pun kata orang,

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left