لومړۍ 200 کرښې.
WELL GO USA ENTERTAINMENT
ALIBABA PICTURES
RUYI FILMS
ENLIGHT PICTURES
WANDA PICTURES
YUEKAI FILM&TELEVISION
RUNKING PICTURES
HUA XIA FILM
ZHUJIANG FILM & MEDIA
YOUTH ENLIGHT
t e r j e m a h a n b r o t h 3 r m a x
Pernahkah kau mencintai seseorang?
Apa kau pernah
membenci seseorang?
Cepatlah, Yang Mulia! / Kejar mereka!
Cepat.
Cepatlah, Yang Mulia, cepat!
Kita tak lagi
saling berhutang apapun.
Kau telah mengalami cinta dan benci kaum dewa
ketika kau bernama Su Su.
Hubungan singkat cinta-benci ini
hanya pengalaman sekali seumur hidup.
Kenapa aku berada diantara pepohonan persik ini?
Kau tertidur, dan bermimpi.
Tapi aku tak mengingatnya.
Bagus buatmu untuk melupakannya.
Dalam mimpi ini
kau mengalami hidup yang amat menyedihkan.
Disaat kau terbangun,
pastinya kau benar-benar lupa semua yang kau alami di mimpimu.
Sebenarnya kau adalah Ratu kerajaan Qingqiu,
Ratu Dewi Bai Qian.
PADA SUATU MASA
KERAJAAN QINGQIU
Ini milikku. / Musim semi tiba setelah musim dingin.
Sekarang musim terbaik di Qingqiu.
Bibi, kau sudah bangun.
Bibi... kau masih ada urusan.
Siapa yang mau menggendongku?
Bibi. Ya ampun, bibi.
Kau membuatku berlarian mengejarmu. Aku telah lari sangat jauh!
Mi Gu, ambilkan aku anggur.
Anggur? Kau cuma memikirkanku disaat butuh anggur.
Matahari sangat cerah hari ini.
Jangan khawatir, bibi. Pita ini terbuat dari cahaya neraka.
Bisa melindungi dari cahaya matahari. Mentari di Timur biasanya sangat cerah.
Aku memintamu untuk mengambilkan anggur. Kenapa kau bawakan ini?
Aku tak akan pergi ke Laut Timur. / Bibi tak boleh minum anggur di Qingqiu seharian!
Anggur itu mahal. Sekarang saatnya keluar jalan-jalan.
Ya, sekarang saatnya.
Ini pesta kelahiran untuk putranya Raja Laut Timur.
Dia bukan putraku. Kenapa aku harus kesana?
Aku tak mau kesana. / Bibi, jangan berkata begitu!
Jika kau pergi ke Laut Timur kali ini,
kau mungkin kembali bersama bayi.
Bayi? / Apa maksudmu?
Maksudku, bibi sudah berumur 140.000 tahun.
Tak masalah jadi agak tua, tapi jadi masalah jadi sangat tua.
Aku tak takut tua, pohon pernikahanku
akan jadi roh sepertimu, yang tak bisa mekar ataupun berbuah
selama puluhan ribu tahun.
Bibi, kau boleh saja meremehkanku, tapi kau tak boleh meremehkan diri sendiri.
Jangan lupa kalau kau sudah lama
siap untuk bertunangan.
Apa?
Tiba-tiba saja ingatanmu amat lemah.
Aku ingatkan. Ayahmu, Paduka Raja Bai Zhi,
dan Paduka Raja Langit
mengumumkan sebuah pertunangan antara dirimu dan Putra Mahkota Ye Hua
demi persekutuan 2 kerajaan.
Oh, kau membicarakan dia. / Aku telah kumpulkan informasi untuk dirimu.
Dia juga akan hadir di pesta itu.
Sudah hentikan! Pertunangan itu sebuah lelucon.
Bagaimana mungkin aku, seorang Ratu dari Qingqiu
menikah dengan soerang pria yang usianya 90.000 tahun lebih muda.
KERAJAAN LAUT TIMUR
Puteri Laut Selatan Pu Yu dan suaminya
dimohon memasuki ruang aula pesta ulang-tahun.
Katanya Putra-Mahkota Ye Hua itu
pria paling tampan di seluruh semesta
dan katanya di sudah lama punya seorang anak.
Tapi tak ada yang tahu siapa ibunya.
Apa kalian membicarakan Putra-Mahkota Ye Hua orang yang ditunangkan dengan Bai Qian dari Qinggiu?
Yang betul. bagaimana mungkin pria semuda itu
bertunangan dengan wanita setua itu. Yang usianya sudah 140.000 tahun
cuma karena perjanjian pernikahan?
Puteri Laut Selatan Tangan-Hijau dan Peri Gaun-Ungu,
dimohon memasuki ruang aula pesta ulang-tahun.
Hati-hati kalau jalan!
Ratu dari Qingqiu, Ratu Dewi Bai Qian,
dimohon
memasuki ruang aula pesta ulang-tahun.
Tak heran Laut Timur diberkahi kedamaian.
Tak peduli siapapun dirimu
kau akan tersesat bila kau masuk.
Kau barusan mengelabui yang lain. Sekarang giliranmu.
Kipas ini kayaknya lucu juga.
Kamulah yang terlihat lucu, kayak nasi-bulat anget.
Apa yang menutupi matamu?
Kamu kayak orang buta. / Diamlah, Nasi-Bulat Cilik.
Tolong kasih tahu jalan menuju ruang aula.
Ruang aula ramai penuh dengan para dewa tua. Amat membosankan!
Aku tak mengerti mengapa kau mau pergi ke sana?
Disana ada anggur. / Jika kau kuambilkan anggur
kau harus pinjami aku kipasmu sebentar.
Jadilah pemanduku.
Cepatlah!
Disini anggurnya.
Apa sudah cukup?
Ya cukup, tapi... hey!
Nasi-Bulat Cilik. / Tepati janjimu, pinjami aku kipasmu.
Nasi-Bulat!
Nasi-Bulat!
Nasi-Bulat!
Kau ini anggota Klan Siluman. / Seluruh dunia datang ke pesta laut Timur.
Bagaimana mungkin aku melewatkannya?
Anak itu bukanlah musuhmu.
Biarkan dia pergi. / Di Kerajaan Klan Langit,
siapa yang bukan musuhku?
Kipas ini bukan mainan.
A Li.
A Li. / Iblis tadi tak mau melepaskannya.
Biarkan dia pergi.
Jangan ganggu putraku. / Apa kau anggap aku ini memang buta
kalau aku tak bisa mengenalimu, aku gadis lemah?
Su Su.
Ibu, kamu sama kayak yang di gambar.
Ibu?
Su Su, kaukah ini?
Jangan sentuh aku!
Aku bukan Su Su. Aku bukan ibunya siapapun.
Aku tak ada hubungannya denganmu.
Siapa yang merusak kebunku?
Lihat, berantakan sekali! / Siapa yang merusak kebunku
bisa berantakan begini?
Siapa yang melakukannya? / Dia pelakunya.
Dialah yang tadi mempermainkan kami.
Kenapa kau menghancurkan kebunku?
Selama bertahun-tahun aku mengurung diriku di Qingqiu.
Aku hampir dibutakan
oleh keindahan Laut Timur, maka kubuat berantakan tempatmu.
Maafkan aku.
Dia ini Yang Mulia Ratu dari Qingqiu.
Maaf atas kelancanganku!
Yang Mulia, Putra Mahkota kita
ada disini juga.
Suatu kehormatan bertemu paduka!
Kalau begitu ini Yang Mulia Putra Mahkota, Ye Hua?
Ya benar! / Dan si wanita tua Qingqiu?
Diam kamu! Penentuan pernikahan
antara Putra Mahkota Ye Hua
dan Ratu Dewi Bai Qian.
Kenapa kita ribut-ribut
pada saat yang indah ini?
Hamba permisi dulu mau pergi.
Kalian ngobrol-ngobrollah dulu.
Aku tak tahu kalau
gadis di depanku ini adalah Ratu Dewi Bai Qian.
Mohon maaf bila aku tadi bersikap kurang sopan. / Tak apa, sungguh.
Tapi jangan kau sebut aku gadis.
Usiaku kurang lebih 90.000 tahun lebih tua darimu.
Lebih baik panggil saja aku bibi
sesuai tingkatan usia.
Jika A Li memanggilmu ibu, dan aku memanggilmu bibi,
Qian Qian,
betapa anehnya 'kan tingkatan beda usia itu? / Qian...
beraninya kamu memanggil namaku begitu!
Memang kenapa? Qian Qian.
Dasar kurang ajar.
Kau bukan siapa-siapa kecuali orang mesum. / Ibu,
apa itu "mesum"? / Panggil aku ibu asing,
kamu kayaknya juga mesum. / Kenapa kau jadi orang asing?
Cepat atau lambat kau akan menjadi ibunya putraku.
Memang kenapa bila dia memanggilmu ibu?
Ibu!
Yang Mulia, jejak Klan Siluman itu ditemukan di kebun.
Aku...
Matamu indah.
Usiaku 140.000 tahun,
namun aku belum pernah lihat mata semenarik itu.
Aku hanya mengkhawatirkan keselamatan kalian berdua,
maka aku kesini untuk melindungimu.
Yang Mulia pemberani dan cerdas, tak perlu dikhawatirkan.
Klan Siluman ingin menculik anak ini
Awasi terus si Nasi-Bulat, Yang Mulia,
berhentilah menghiburku.
Anggur seduh bunga persik segar.
Cobalah.
Biarkan aku mabuk dulu, agar aku bisa melupakan kesedihanku.
Ada apa kali ini?
Disaat pesta di Laut Timur,
aku disapa oleh...
si mesum yang usianya 90.000 tahun lebih muda dariku. / Oh.
Sepertinya itu suatu keberuntungan.
Kurasa
kau nanti akan lebih terkesan pada Ye Hua.
Mengapa? / Pernikahan takdir.
Kalian berdua nanti bukan lagi orang asing.
Dia jauh lebih asing bagiku.
No comments yet. Be the first to leave one.