لومړۍ 200 کرښې.
Diterjemahkan oleh: f4r1du5m4n
Aku sekarang menderita karena kamu!
Aku tidak apa-apa. Sudah kubilang aku tidak apa-apa.
Tetap dipunggungku.
Kau belum baik-baik saja. Ayo pergi ke rumah sakit.
Aduh. Bagaimana ini?
Ada apa ini?
Tidak ada.
Dia pingsan di kamar mandinya.
Kau pingsan? Dimana sakitnya?
Kubilang tidak ada.
- Kupikir kepalanya terluka. - Kepala?
-Aku? - Dia bertindak aneh.
Ini mungkin mental. Pokoknya dia tidak normal.
Ayo pergi ke rumah sakit.
Aku sudah baikan. Aku seorang dokter.
Kau harus pergi karena dia adalah seorang dokter juga.
Tetap dipunggungku.
Bertahanlah.
Kau mengalami demam.
Hush. Kepalaku sakit.
Kepalamu yang sakit! Dimana kau memukulnya?
Belakang? Atau depan?
Pusing? Tutup matamu.
Kau terkunci di kamar mandimu?
Kau tidak terluka, bukan?
Tidak.
Kenapa kau tidak memberitahuku?
Aku terus bilang aku baik-baik saja.
Kupikir kau sedang sekarat.
Dokter!
Selesaikan dulu sebelum kau pergi.
Kau belum makan selama 48 jam.
Jang Mi adalah penyelamatmu.
Dan aku datang karena dia bilang kepadaku.
Kau menyebarkan gosip dimana-mana.
- Aku mau pergi. - Tunggu.
Lihat keluargamu dulu sebelum kau pergi.
Mereka akan berada di sini segera.
Bagaimana mereka tahu?
Aku menelepon nenekmu.
Kupikir kau terluka parah.
Kau tahu keluarganya? - Yah.
Itu... - Keluarga kami diperkenalkan satu sama lain.
Kau harus pergi sekarang.
Tampaknya kau baik-baik saja sekarang.
Baik aku akan pergi.
Kau disini saja.
Maafkan aku dan terima kasih.
Kau harus pergi sekarang.
Aku juga ingin istirahat.
Aku akan pergi.
Rawatlah dia.
Tentu.
Kau disini saja.
Keluarga kami diperkenalkan satu sama lain.
Oh ibu...
Cepat. Hati-hati.
Kamu sangat kekanak-kanakan.
Menyebabkan dia menjadi cemburu?
Tidak begitunya.
Jika ibuku melihatku itu akan rumit.
Dia menyukainya.
Itulah masalahnya.
Dimana dia?
Di sana. - Ki Tae!
Ki Tae!
Apa yang terjadi?
Bibi. - Dimana kau terluka?
Apa kau beneran mencintai dia karena kau kaget?
Ya.
Kami mengadakan pertemuan di UGD.
Itulah kenapa kau menjadi menantu yang baik.
Betul kan?
Maaf.
Tapi aku belum menjadi menantu. - Apa?
Mereka ada disini jadi aku bisa pergi sekarang.
Aku pergi.
Jangan pergi.
Kubilang tinggal disini dulu.
Aku akan tinggal bersamanya. Kalian pergi saja.
Kami khawatir dengan kesehatanmu!
Kami terbangun di tengah malam!
Kau tidak perlu membantu.
Aku hanya perlu istirahat yang baik.
Coba dengar cerita yang sebenarnya.
Dimana kau terluka?
Ini serius.
Aku belum yakin baik.
Tapi hatiku tampaknya berhenti jika aku tidak melihat Jang Mi.
Aku butuh dia untuk bisa bernafas.
Aku tidak tahu apakah itu cardiopulmonary atau mental.
Mereka perlu melakukan lebih banyak pemeriksaan.
Lalu kau baik-baik saja.
Ini kondisi mental.
Pintu kamar mandinya rusak dan dia terkunci.
Jangan khawatir.
Astaga!
Jika bukan untuknya...
...aku akan mati kelaparan.
Makasih!
Kau penyelamat!
Cukup.
Dia penyelamat.
Aku akan terus mengawasimu.
Kenapa?
Berhenti menggunakanku!
Kau dengar dia keluar!
Kupikir dia buruk lagi.
Karena kau mabuk dan dan pingsan terkahir kali dengan dia.
Aku jauh lebih baik dengan tidur yang baik malam itu.
Aku tidak keriput dan kulitku mengkilap.
Kau mengalami edema.
Aku akan memasak bubur untuk meringankan pembengkakanmu.
Kau tidak selalu benar.
Dan kau tidak harus menghakimi orang lain begitu mudah.
Dia benar-benar mendapat kepala yang baik pada bahunya.
Dia bisa membuat pancake yang baik juga.
Ya?
Itu plus dalam keluarga kami.
Dia perlu untuk bisa membantu Gi Tae.
Aku setuju.
Dunia telah berubah.
Dia tidak bisa hidup tanpa dia.
Dia membuat dia ingin hidup.
Apa lagi yang kau mau?
Dia benar-benar menginginkannya.
Jika kau terus menentang dia mungkin memutus semua hubungan dengan kami.
Bawa dia dan berteman dengan dia.
Ya.
Aku akan berbuat seperti katamu itu.
Aku harap itu bukan pendukung yang sulit.
Tidak. Percaya saja.
Halo.
Apa yang membawamu kemari?
Aku akan pergi.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa!
Hatii-hati di jalan.
Apa yang terjadi?
Ayahmu akan komplain lagi.
Ayo kita bicara di restoran. - Ibu!
Pergi ke peringatan kematian? - Pergi bantu mereka.
Kenapa harus aku?
Pergi dapat poin ekstra.
Ini keluarga terhormat yang baik.
Kau bisa terbiasa dengan mereka sebelum menikah.
Kau menyebut diriku ibuku?
Ibu yang lain membenci wanita karena mereka menderita untuk masalah mertua.
Dia akan melakukannya selamanya setelah menikah.
Kenapa dia harus pergi sekarang?
Kau tidak pernah peduli tentang aku.
Kau merasa kasihan kepada putrimu?
Jangan khawatir. Memasak pancake beberapa kali...
...setahun jauh lebih baik daripada memasak lemak ayam 24/7.
Aku tidak punya pilihan.
Aku tidak akan menikahi Ki Tae.
Akua minta maaf karena berbohong tetapi sebenarnya kita bukan apa-apa.
Kebohongan yan gila apa.
Kenapa?
Kenapa kau tidak bisa menikah dengannya?
Jangan percaya hanya apa yang kau inginkan. Dengarkan aku!
Kamu sangat berisik.
Hei kau, kesini tuangkan minum untukku!
Brengsek itu...
Aku akan mengurusnya.
Sayang! - Mom!
Sayang!
Apa yang...
Keluar! Pergi ke bar mahal jika kau mau seorang gadis!
Kenapa kau...! - Ibu!
Permisi.
Dia putriku.
Kita akan melakukannya hari ini. Tolong pergi.
Ayo kita pergi!
Ayo kita pergi. - Tolong pergi!
Kenapa kita? Kenapa menyerah?
Kau harus menendang keluar pemabuk seperti itu.
Kau adalah ayah yang suka mendorong.
Itulah sebabnya dia tidak ingin menikah.
Bagaimana bisa kau membiarkan ini terjadi?
Aku bilang untuk tidak menjual minuman keras!
Jadi kenapa kau membawa Jang Mi disini?
Kau menyalahkanku sekarang?
Kau menyalahkanku dulu!
Semuanya itu salahku!
Ayo!
Lupakan saja. Ayo kita berpisah.
Itu masih disana?
Kau bilang sejak aku masih SMA.
Aku tidak ingin merusak pernikahan gadisku.
Tapi kau tidak mau menikah.
Sudah saatnya kita berpisah sekarang!
Ibu! - Apa?
Aku akan pergi ke rumah mereka!
Kau mau?
Kau harus pergi.
Aku harus?
Kau terdengar begitu acuh tak acuh.
Ini ritual keluargamu.
No comments yet. Be the first to leave one.