لومړۍ 154 کرښې.
Supper
Original Work
Yamada Eimi
Aku membuat makanan untuk seorang pria.
Hanya itu yang bisa aku lakukan.
Makanan lezat yang aku buat untuknya menjadi daging dan darahnya dan dia selalu kembali kepadaku.
Karena aku terus melakukannya, kemampuan memasakku menjadi semakin baik.
Aku tidak ingin mendengarnya berkata bahwa dia terbiasa dengan masakanku...
... dan menjadi kenyang sudah cukup baginya.
Aku tidak akan pernah menerimanya.
Sudah menjadi tugasku untuk membentuk tubuhnya.
Hanya uap yang muncul dari masakanku yang bisa menghangatkan dirinya...
Itu adalah tugasku.
Aku tidak bisa membiarkannya.
Keinginanku memasak untuknya adalah bukti cintaku yang melebihi keinginanku untuk memiliki dirinya.
Mari mencuci tangan dengan sabun.
Mencuci tangan sebelum kau memasak merupakan aturan.
Bungkus makanan, nampan, dan kantong yang bisa didaur ulang adalah aturan yang lain.
Juga merupakan sebuah aturan untuk mendaur ulang kaleng aluminium.
Mencuci kaleng merupakan aturan.
Memisahkannya dari kaleng baja merupakan aturan.
Pastikan kau melakukannya seperti ini, oke?
Mulai hari ini, ikuti ketiga "R" ini.
Reduce Trash (kurangi sampah).
Reuse materials (kurangi bahan).
Recycle resources (daur ulang sumber daya).
Ketika aku pindah kemari setahun yang lalu,...
... aku memulai menerapkan tiga "R" ini, dan sekarang aku telah memahaminya.
Setidaknya aku berpikir begitu.
Aku berharap aku sudah memahaminya.
Maksudku, aku tidak ingin menimbulkan masalah untuk siapa pun.
Malam ini masakan Italia!
Yang pertama adalah minestrone, yang sudah kubuat dengan susah payah.
Daun seledri memiliki aroma yang wangi, sehingga aku tidak pernah lupa menggunakannya.
Kou
Kau sudah selesai?
Oh, kau akan terlambat?
Oke, tidak apa-apa.
Ngomong-ngomong, malam ini masakan Italia.
Aku akan menunggu.
Oke, Mimi-chan.
Sampai jumpa.
"Mimi-chan". Begitulah Kou memanggilku.
Ketika kami pertama kali bertemu, dia memanggilku "Nyonya" (Oku - san).
Tolong bawa ini!
Hati-hati!
Tombol Berhenti Darurat
Anda bisa saja kehilangan tangan anda, Nyonya.
A-Aku minta maaf.
Aku benar-benar minta maaf!
Saat dia menangkap tanganku,...
... aku berkeringat dan pikiranku dipenuhi dengan kenangan musim panas.
Kau selalu mengejar kami dengan memakai sandal, sehingga saya selalu ingat denganmu.
Tapi aku tidak mengira seorang gadis sepertimu akan melakukan sesuatu yang segila itu.
Seorang gadis?
Usiaku hampir tiga puluh tahun, kau tahu.
Aku menganggap setiap wanita single setidaknya setahun lebih muda dariku adalah seorang gadis.
Aku sungguh senang bahwa dia setahun lebih tua dariku.
Tapi sebenarnya aku bukanlah wanita single.
Menurut daftar keluarga, aku memiliki suami.
Namun, aku merasa aku bukan lagi seorang istri.
Sekarang aku adalah seorang gadis.
Dan aku telah berusaha keras untuk menjadi seorang gadis.
Tolong bawa ini..
Untuk memberikan kantong sampah padanya, aku selalu bersiap di hari pengangkutan sampah.
Saat itu, sesuatu yang biasanya tenang dalam diriku berubah.
Um...
Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku menanyakan nama seorang pria.
Menggunakan itu sebagai titik awal, aku berhasil membuatnya tertarik padaku.
Aku panik karena kau hampir menangis ketika kita pertama kali bertemu.
Aku tidak akan menangis untuk alasan seperti itu.
Aku selalu dimarahi ketika masih kecil.
Aku dimarahi oleh orang tuaku, guruku, dan bahkan oleh adik perempuanku.
Aku disuruh pergi ke wawancara pernikahan,...
... dan setelah aku menikah,...
... aku selalu dimarahi oleh suamiku dan orangtuanya.
Sama seperti waktu itu ketika kau sedang mengumpulkan sampah.
Meskipun aku selalu berusaha untuk penuh perhatian dan percaya diri.
Oh, begitu.
Selalu ada seseorang yang akan memarahiku.
Setidaknya kau pandai memasak!
Hah?
Kau seharusnya percaya diri dalam memasak!
Dan aku menjadi percaya diri.
Ini lebih mudah daripada melakukan hubungan seks yang baik.
Kadang aku bertanya-tanya apakah aku benar-benar hidup sebelum aku bertemu dengannya.
Ada yang ditakdirkan untuk mati tanpa ada yang peduli.
Mereka tercekik dan, karena mengharapkan kebebasan yang takkan datang, mereka mati dengan perlahan.
Aku juga memiliki Kou yang membuat hidupku penuh keceriaan.
Dan sekarang, jantungku berdetak dengan baik.
Aku merasa sepertinya persendianku telah diminyaki dan aku bisa bergerak dengan leluasa.
Kou selalu menanyakan pertanyaan yang sama.
Aku sangat bingung ketika dia menanyakannya pertama kali.
Mimi-chan, apa yang kau suka dari diriku?
Maksudku, banyak wanita yang tidak menyukaiku karena pekerjaanku.
Apa, benarkah?
Beberapa rekan kerjaku bahkan menyebut diri meraka sebagai pembantu masyarakat.
Tidak mungkin!
Aku begitu gembira di saat waktu pengumpulan sampah tiba, karena itu berarti aku bisa melihatmu.
Ketika aku berpikir tentang melihatmu yang melakukan pekerjaanmu dengan cekatan,...
... yang bisa aku pikirkan adalah melihatmu di pagi hari!
Aku mungkin sedikit berlebihan.
Ketika kami mulai hidup bersama, aku menyadari betapa sulit pekerjaannya.
Dia bangun pukul 5:00 pagi agar bisa berada di kantor sebelum pukul 07:40.
Dia harus bekerja walaupun cuaca sedang buruk.
Banyak barang-barang berbahaya yang tercampur di dalam tempat sampah.
Pecahan kaca.
Tusukan ayam panggang.
Kadang ada jarum insulin bekas.
Tapi hal yang paling berbahaya yang pernah dia temukan, mungkin adalah aku.
Sebelum dia menyadarinya, dia telah menerima seorang wanita yang tidak memiliki tempat bersandar.
Kou yang malang.
Kau telah menerimaku.
Ketika rasa kasihan bersanding dengan raga, rasa itu berubah menjadi cinta.
Karena ketika dia menatapku, matanya penuh dengan kasih sayang.
Dan ketika dia menerimaku, aku membuat hubungan yang kental seperti sirup malt.
Apa?!
Kau bisa menyusun kata-kata di dalam sup!
Mau mencobanya?
Mari kita lihat siapa yang bisa menyusun kata yang lebih banyak.
Aku tidak terlalu pintar berbahasa Inggris.
Tidak apa-apa jika kau hanya menyusun kata-kata yang sederhana.
Lihat?
Oh, kau benar-benar serius.
Oh, aku berhasil!
Apa?
Bagaimana denganmu?
Jangan lihat!
Apa? Coba kulihat!
"Lupakan aku."
Atau melupakan dia?
Apakah akan ada saat ketika kami harus mengatakan kata-kata ini?
Mimi-chan, lihat ini.
Jangan lupakan aku.
Tahukah kau?
Ini nama bunga.
Apa, benarkah?
Ya. Aku pernah mempelajarinya di SMP.
Guru Bahasa Inggris kami cantik sekali,...
... jadi aku pasti memperhatikan pelajarannya.
Apakah dia cinta pertamamu?
Bukan seperti itu.
Dia cinta pertamamu, bukan?
Bukan!
Bisakah kita melakukannya?
Sekarang?
Kita sedang makan malam.
Ayolah.
Dia adalah seseorang yang mengubah kecemasan akan melupakan dan dilupakan menjadi tidak terlupakan.
Garam yang akhirnya menjadi keringatnya pastinya sangat menyenangkan.
PIN kartu kredit suamiku telah berubah, jadi aku tidak bisa menggunakannya lagi.
Untuk membuat makanan yang lezat, kau benar-benar membutuhkan uang.
Sebelumnya aku tidak berpikir untuk memasak untuk diriku sendiri,...
... tapi kini aku ingin membeli bahan makanan yang akan berakhir menjadi bagian dari tubuh Kou.
No comments yet. Be the first to leave one.