لومړۍ 200 کرښې.
TERJEMAHAN | YOYONG MASAMBA
Semuanya, tolong berkumpul. Kumohon, Doris, Diane.
Pagi ini kita bersama dengan Judy,
kupikir akan lebih baik jika kita berkumpul di dalam ruangan
dan mengatakan apa yang paling kita sukai. Baiklah akan kumulai.
Scott, kau tak perlu Hei...
Scones buatanmu.
Judy, ini benar-benar scone buatanmu.
Satu gigitan, satu potongan pun bisa mengirimku ke tempat yang belum pernah kuimpikan.
Kombinasi citarasamu begitu halus dan maaf bahasaku, sangat aneh.
Lihat aku di sini. Aku selalu mengoceh.
Doris, apa ada yang ingin kau katakan?
Tentu.
Judy, meskipun aku tidak memberi makan makaroni-mu untuk anjingku.
Aku masih menghormati etos kerjamu dan berharap tidak ingin kau dalam bahaya.
Aku sangat menyesal harus menyudahi ini.
Doris, itu sebuah penghargaan yang mengharukan.
Aku sangat bersyukur punya kesempatan bekerja sama dengan kalian.
Tapi aku harus pergi sekarang. Planetku membutuhkanku. Selamat tinggal.
Kupikir dia akan terkenal.
Gary, ayolah. Itu semua salah.
Ratu Quily? Dan P... P Siapa itu? Kenapa ada huruf P...
Amir.
Judy, Hai. Seperti yang kau lihat, kami sibuk hari ini jadi apa yang kau inginkan?
Seperti yang dijanjikan.
Oke. Aku akan mendengarkannya.
Oke.
Apa? Apa? Kenapa masih disini?
Oh, uh. Aku baru saja melihat Shark Dick akan mengadakan pertunjukan Queef Queens.
Sangat cerdik. Apa maksudmu?
Kau sudah menemukan pembuka pengganti belum? Apa ada penggantinya?
Aku tidak tahu. Aku tidak tahu.
Kau tahu, kami bisa jadi pembukanya.
Dengar. Hanya, itu bukan ide yang baik. Kurasa tidak...
Amir, tolong
Kau bilang kami perlu dalam bentuk yang sudah direkam, jadi kami sudah membuat demonya.
Kau bilang kami butuh pengalaman, jadi kami harus memulai tur pertama kita.
Bisa, tolong dengarkan rekamannya sebelum kau membuat keputusan?
Baik, baik. Pergilah.
Oke.
Pergilah.
Baiklah. Aku akan menghubungimu nanti untuk meminta pendapatmu.
Jika kau meneleponku sebelum Jumat pagi, aku akan menghapus demonya.
Baiklah. Jumat pagi.
Selamat tinggal.
Kay. Hai.
Pergi. Pergi.
Ya!
Pagi.
Sudah jam 4 sore.
Mel. Mel!
Tempat ini seperti kandang. Kupikir kalian berdua sudah membersihkannya saat aku pergi.
Aku harus mengganti semua peralatan drumku.
Aku akan mulai bersih-bersih
tapi aku perlu teler karena aku benci membersihkan.
Lalu aku lelah karena ganja membuatku mengantuk.
Aku perlu tidur, jadi aku tidur.
Maafkan aku.
Pertemuan anak band. didapur.
Ayo. Naik, naik, naik!
Baik. Jadi ... berhenti bekerja, berkemas, kotak barang, senar gitar, alat drum diganti.
Rute tur ada dipeta.
Enam pertunjukan, tujuh hari, dengan kemungkinan pertunjukan ketujuh kembali ke sini...
Mel, berikan pukulan drumnya. Tolong.
Queef Queens.
Pertunjukan House of Independents?
Sama saja.
Diam.
Tidak mungkin.
Iya. Dan kita semua tahu siapa pemain drum Queef Queens, kan?
Tidak.
Ya. Jenn Jennings.
Dan kita semua tahu alasan ketenaran Jenn Jennings, kan?
Tidak.
Tidak.
Dia pemilik, operator Alliteration Records.
Oh Aliterasi punya beberapa band yang mengagumkan.
Ya.
Pada tahun lalu saja, mereka sudah mengeluarkan album LP Brain Busters, Acid Cat EP,
dan "something wicked 7" dari Turd Toilet.
Dan album debutnya akan segera dirilis dari DUH.
Tepat sekali.
Kita pemain pembuka Queef Queens.
Jenn Jennings melihat kita, Jennings akan menyukai kita.
Lalu aku memberikan demo kita ke Jenn Jennings.
Jenn Jennings menawarkan kita kontrak rekaman.
Kita tidak lagi harus bekerja serabutan
dan kita hanya bisanya tur, bermain musik selama sisa hidup kita.
Yah!
Aku tidak akan merayakannya dulu, atau selamanya.
Hidup memiliki cara dan kesempatan menggantungkan wortel kecil ini
di depan wajah kita,
siap untuk menghancurkan dan membongkar semua harapan yang terlihat.
Dunia ini kacau. Dan, meski bersama-sama, kita menderita sendirian.
Oke. Semuanya berdiri. Berdiri, Ayo.
Kita akan tur, ya! Kita akan tur, ya! Kita akan tur, ya!
Oke. Max.
Aku tidak ingin kita terlihat seperti sekelompok amatiran dalam tur pertama kita,
jadi mari kita berlatih diatas panggung.
Sekarang?
Ya.
Kenapa?
Karena kau bodoh dalam berbicara.
Mm-hm. Mari Bermain peran.
Anggap saja kita baru saja menyelesaikan lagu pertama kita.
Apa yang akan kau katakan?
Oke. Uh... hi, Aku Max dan aku ingin mengatakan, Eh
kami band DUH, dan kami bermain sekarang.
Dan, um... kami harap kalian semua suka musiknya...
Um ... ini musik kami, karena, kau tahu, musik itu spesial
dan kau istimewa karena berada di sini bersama kami malam ini.
Oke. Tolong hentikan.
Kenapa? Apa yang salah dengan itu... Whoa!
Astag..a.
Aw. Astaga, Max. Kau baik-baik saja?
Ya, semua baik-baik saja. Wajahnya luka.
Aw. Sekarang, dimana mobilnya?
Huh. Uh... Oh, aku melihatnya.
Sial.
Tidak, tidak, tidak. Berhenti! Jangan masuk ke mobil itu! Aku datang!
Aneh. Apa kita mengenal orang-orang itu?
Mobil itu angsurannya macet, bodoh.
Tolong, jangan! Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak,tidak, tidak.
Sialan!
Stik satuku ada di sana. Sial.
Kenapa ini terjadi?
Teman-teman, kita bisa memperbaiki ini. Kita bisa. Kurasa. Mungkin bisa.
Aku sudah memperingatkan kalian tadi malam. Dunia ini kejam dan tak kenal ampun.
Sial.
Sekarang aku baru ingat, minggu lalu kreditor itu sering menelepon.
Breng...sek....
Oke. Yang terakhir.
Sedikit berdoa.
Sekarang, menunggu hasilnya.
Hei!
Terus jalan.
Hei, ini kau?
Kau anak-anak yang barusan memasang ini dikaca depan mobilku?
Uh... ya.
Itu propertiku. Kau harus minta izin dulu.
Maaf, pak.
Mm-hm.
Sekarang, apa artinya ini?
Oke. Kami tidak tahu kau ada di sana, jadi biarlah aku mengambilnya kembali...
Sekarang, untuk apa kalian membutuhkan mobil?
Karena orang itu.
Ya. Kami sangat membutuhkannya agar band kami bisa melakukan tur.
Kalian punya band?
Ya.
Oh sial. Kalian rip?
Yah, seperti itulah.
Oh. Baiklah.
Berarti kami bisa meminjam mobilmu?
Tidak.
Jujur, dibelakang mobil itu juga kebetulan menjadi rumahku saat ini.
Kau tahu, dalam dunia kapitalistik yang kejam di mana kita sekarang hidup,
kalian sudah menderita dalam masa-masa sulit ini.
Permainan ini dicurangi dan aku korbannya.
Korban.
Tapi aku berharap.
Hei. Aku bisa mengantar kalian.
Aku bisa jadi penata panggung juga. Maksudku, setiap band yang touring butuh penata panggung, kan?
Jadi... hanya bayar aku sedikit dan uang bensinnya atau apalah.
Kita bisa pergi sekarang. Bagaimana menurutmu?
Um, bukannya aku peduli, tapi siapa orang yang mengendarai mobil misteri ini?
Oh. Itu, um...
Maaf, aku belum tahu namamu.
Namaku Peckerhead.
Apa?
Peck-er-head.
Itu bukan namamu.
Begitulah ayahku memanggilku sampai dia meninggal.
Peckerhead memberikan kita tumpangan mobilnya.
Kau bisa memanggilku Peck. Teman-temanku memanggilku Peck.
Aku tetap panggil Peckerhead. Terima kasih.
Pilihan wanita.
Peck, atas nama seluruh band, senang sekali kau bergabung.
Dan sekarang saatnya tur.
Hei.
Hei. Uh, kita sedikit terlambat dan aku tak mau membuat promotor kesal.
Bisakah kau bisa melaju sedikit, aku tidak tahu, seperti,
sepuluh mil di atas batas kecepatan saat kita kembali ke jalan?
Sayangnya tidak, Judy sayang.
Kau lihat, jalan raya ini dipenuhi petugas patroli yang tak mau berbaik hati pada sekelompok berandalan.
Yo. Ada info apa, detektif?
Semuanya naik.
Terkunci?
Senang kita kembali.
Kukira kita bisa tiba pukul 5:00?
Itulah yang promotor katakan.
Lantas, bagaimana kalian bisa mendapatkan nama DUH?
Eh, James Taylor yang menamakannya.
Ada yang datang.
Um, Halo, Pak.
Bersama dengan bandmu?
Uh, yah. Judy. Hai.
Eh, kita sudah bicara ditelepon.
Oke.
Ada lagi yang bisa kubantu?
Um ... baik, uh, haruskah kami mulai mempersiapkannya?
No comments yet. Be the first to leave one.