لومړۍ 200 کرښې.
IDFL SUBSCREW
Subtitle oleh L .
Subtitle oleh Le .
Subtitle oleh Lea .
Subtitle oleh Leav .
Subtitle oleh Leave .
Subtitle oleh Leaves .
Subtitle oleh Leavest .
Subtitle oleh Leavest i.
Subtitle oleh Leavest id.
Subtitle oleh Leavest idf.
Subtitle oleh Leavest idfl.
Subtitle oleh Leavest idfl.m
::Episode Sebelumnya::
Pergilah LP Barat.
Orang itu ada di sana.
Kau mengenalku, kan?
Kau hidup dengan baik, Jaksa Cha Woo Jin?
Kau ingat?
Jika kita bertemu lagi, apa yang akan kulakukan padamu?
Ini bukan tato biasa.
Ini biasa digunakan di Lembaga Pemasyarakatan.
Ini informasi dari handphone Yoo Chang Seon yang diduplikat.
Peta ini di mana?
Kasus pembunuhan.
[Nama: Kang Yoon Seong (45 tahun). Tindak Kejahatan: Membunuh]
Hukuman pidana mati.
Pura-pura percaya.
Pura-pura bersalah.
Semua itu bohong.
Selidiki kematian Jo Bong Hak, aku yakin ada sesuatu.
Dan juga, ada orang yang mengikutiku.
Ini...
Di sinilah sebenarnya tempat eksekusi pidana mati.
Hampir 20 tahun tak ada eksekusi di sini.
Semua orang pasti sudah lupa tempat ini.
Tapi kau tahu?
Hari ini akan ada eksekusi.
Episode 8 Pengadilan untuk Iblis
Bagaimana bisa?
Pembunuh.
Cha Woo Jin.
Kau pembunuh.
Jo Bong Hak.
Kau orangnya?
Apa kau yang menyakiti Seung Hee?
Kau... sudah jelas kau mati.
Lepaskan aku!
Mati kau.
Aku melihatnya dengan mataku sendiri.
Salah.
Itu bukan aku.
Bukan aku yang menembakkan pistol.
Akhirnya, kau bisa ingat?
Siapa dia?
Orang yang mengambil kasetnya!
Kaset... apa?
Kau berjanji memberiku petunjuk jika aku memberimu info.
Apa kau yang menyakiti Seung Hee?
Dia bilang aku memperkosa Seung Hee, kan?
Kau begitu percaya padanya karena kau dibutakan dendam.
Tapi itu salah.
Kau pembunuh.
Siapa yang mengambil kaset itu? Siapa?
Tidak tahu. Aku sungguh tidak tahu.
Tidak tahu.
Orang ini... dimana dia sekarang?
Aku bisa memberitahukan dimana dia. Tapi apa yang bisa kau perbuat untukku?
[Daftar suap pembangunan taman Mirae GK]
Kaset...
Kaset video.
Benar. Siapa dia?
Siapa yang mengambil kasetnya?
Aku tidak... Aku tidak ingat.
Coba ingat-ingat.
Coba ingat-ingat, pembunuh!
Banyak orang tak berdosa mati karenamu.
Coba ingat-ingat!
Siapa yang mengambil kasetnya?
Aku tidak...
Itu tak ada dalam ingatanku. Aku sungguh tidak tahu.
Aku sungguh tidak tahu.
Tunggu. Sedikit lagi.
Woo Jin.
Woo Jin.
Jaksa Cha Woo Jin.
Benar.
Seung Hee.
Hah?
Ayah Seung Hee.
Benar.
Jo Bong Hak.
Ternyata kau...
Ternyata kau yang merenggut putraku.
Ayah Seung Hee, berarti...
Ketua tim yang dulu.
Karena beliau yang dimintai bantuan Presdir Kim...
Tentu hanya mereka yang dihasut yang bisa mengambil tindakan, kan?
Kaset video itu...
Bisakah kau mencari kaset video itu?
Aku pasti menemukannya.
Aku sungguh telah membebanimu.
Dia masih hidup. Cepat bawa dia.
Apa kau masih ada di desa pedalaman?
Ya.
Sesuatu telah terjadi.
Besok, kembalilah naik penerbangan pertama.
[Cafe pohon almond. Choi Yoon Hee.]
Cha Woo Jin.
Cha Woo Jin... kau pembunuh!
Apa yang kau lakukan?
Apa kau sudah gila?
Mana mungkin kak Woo Jin pembunuh?
Jangan pura-pura.
Di mana Cha Woo Jin?
Sudah kubilang tidak tahu.
Jangan bohong padaku!
Dasar jalang... Aku tahu kau sekutunya.
Kau... dasar...
Aku tak tahu apa yang terjadi, tapi kau salah orang.
Kak Woo Jin takkan kemari lagi.
Dia juga takkan menghubungiku. Begitu pula aku.
Maka, kembalilah.
Menyembunyikan pembunuh juga kejahatan.
Kau tahu?
Tunggulah sedikit lagi.
Aku akan sanggup berdiri tegap di makam kakakmu.
Tersangkanya muncul kembali.
Telepon yang anda tuju sedang tidak aktif. Anda akan dialihkan ke kotak suara...
Ada apa ini?
Eun Bi menghilang?
Tampaknya dia bertekad kabur.
Dia membawa uangku.
KTPku juga dibawa.
Apa?
Ada apa?
Ada yang hilang?
Informasi tentang Jo Bong Hak.
Jo Bong Hak?
Tapi... hubungannya dengan Eun Bi?
Jo Bong Hak... adalah ayah Eun Bi.
l eaves t
Sudah kukatakan berkali-kali.
Setelah lewat jam 10, kami tak menerima anak di bawah umur.
Hanya sebentar saja.
Ah, dasar.
Maaf, tolong tunjukkan KTP Anda?
Maaf, tolong tunjukkan KTP Anda?
Tangkap dia!
[Di akhir abd, tahun 1999, pengikut aliran sesat melakukan bunuh diri masal.]
Sudah membunuh banyak orang tapi masih tak tahu malu.
Dasar putri orang gila.
Sudah membunuh banyak orang, tapi masih berani menunjukkan muka seperti ini!
Dasar tak tahu malu.
Akankah.. kak Woo Jin sungguh membalas dendam pada pelakunya?
Aku sangat khawatir.
Tapi aku tak tahu apa yang harus kutanyakan, kak.
Ayah...
Ibu...
Kenapa meninggalkanku sendirian? Kenapa?
Oke... selesai.
Mulai sekarang, aku yang mensyuting.
Apa?
Bernyanyi... mulai.
Aigoo...
Kenapa? Ayo nyanyi saja.
Apa?
Ini untuk ayah?
Ya.
Oke. Bernyanyi... mulai.
Selamat ulang tahun. Selamat ulang tahun.
Putri kami tercinta...
Selamat ulang tahun. Selamat ulang tahun.
Selamat ulang tahun. Semoga kau bahagia.
Jo Eun Bi, bangun.
Apa yang kau lakukan? Ini sudah malam. Kau harus pulang.
Aigoo... Pelan-pelan.
Makan ini juga.
Enak?
Kulitmu terlihat kusam...
Ayo, cepat. Kau harus makan yang banyak, ya?
Makan yang banyak.
Sekarang waktunya perawatan.
Apa ini?
Wah, mengerikan.
Omong-omong,
Apa tak masalah membiarkan mereka berdua tidur di sini?
Kami sudah memborgol kedua tangannya. Mereka takkan bisa bergerak.
Jadi ini takkan masalah, kan?
Ya.
Choi Yoon Hee?
Siapa?
Jaksa Cha Woo Jin menyuruhku datang kemari.
Dia perlu mencari sesuatu.
Tapi saat ini, jaksa dalam persidangan, jadi dia tak bisa menghubungimu.
Itulah sebabnya dia menyuruhku kemari.
Dia bilang mendiang ayahmu meninggalkan sesuatu untuknya?
Ayahku... meninggalkan sesuatu untuknya?
Ya.
Sangat berbahaya, jika kau yang menyimpannya.
No comments yet. Be the first to leave one.