لومړۍ 182 کرښې.
Kalau kau menangis, aku tak bisa mempercantik wajahmu.
Lebih baik begitu.
Jangan buat aku cantik.
Baik, selanjutnya…
Nomor Enam.
Berasal dari Swoigel.
Tiga belas tahun.
Tinggi badan 155 cm. Berat badan 41 kg.
Warna rambut pirang. Warna mata abu-abu.
Kondisinya sehat bugar.
Tak ada luka luar.
Kami buka dari tiga juta.
Empat setengah juta.
Lima juta.
Ada yang menawar enam juta!
Enam setengah juta.
Adakah yang menawar tujuh juta?
Tujuh juta!
Ada yang menawar tujuh setengah juta!
Dasar pelit semua.
Naikkan lagi penawarannya.
Harga beli sudah jauh terlampaui.
Labanya sudah cukup banyak, Nona Collide.
Beli, apanya? Kita cuma membakar desa itu.
Gadis itu hebat.
Sampai-sampai aku mau memungutnya.
Aku tak sudi kalau terjual dengan harga murah.
Kumohon…
Pulangkan aku…
Aku ingin bertemu Ibu.
Untuk itu, kau harus cantik dulu.
Apa?
Karena kau perempuan.
Baiklah, mungkin sudah waktunya.
Nomor Tujuh, kemari.
Selanjutnya adalah barang utama hari ini!
Nomor Tujuh.
Berasal dari Kerajaan Alvan.
Empat belas tahun.
Tinggi badan 145 cm. Berat badan 38 kg.
Warna rambut perak. Warna mata biru.
Kondisi sehat bugar.
Tak ada luka luar.
Gigi pun sehat.
Kami buka dari sepuluh juta!
Mereka adalah target kali ini.
Dari tampangnya saja sudah kelihatan jahat.
Sudah berapa perempuan yang kalian buat menangis?
Perwujudan logam!
Baiklah.
Aku takkan segan-segan, jadi, bersiaplah.
Perwujudan senapan!
Tembak!
Apa yang terjadi?
Apa ada yang keberatan mematuhi perintah Marquess Collide?
Baguslah.
Aku bisa menghabisi kalian tanpa segan.
Bocah sialan!
Kurang ajar!
Dasar…
Larilah dengan yang lain.
Baik!
Kokang! Tembak!
Pengawalnya belum datang?
A… Aku yakin sebentar lagi!
Marquess Collide!
Dia punya energi sihir!
Tembak!
Tarte, ulur waktu untuk merapal mantra!
Baik, Nona Dia!
Menentukan atribut, api.
Jarak delapan.
- Jarak tembak enam. - Tembak!
Daya tembak tiga.
Sihir bara api!
Itu sinyal dari Dia dan Tarte.
Kak Lugh,
Marquess Collide terbukti bersalah.
Terima kasih.
Sesuai dengan informasimu, ya.
Ketika menyusuri aliran uang,
aku menemukan keuntungan besar dengan sumber yang tak jelas.
Mereka menyamar jadi bandit dan menyerang desa,
lalu menculik para gadis untuk dijual ke bangsawan lain.
Tak bisa dimaafkan.
Mengirim Dia dan Tarte untuk investigasi adalah pilihan tepat.
Butuh waktu untuk menguak lelang khusus anggota.
Kita tak ingin ada korban jatuh selama investigasi itu.
Menyerang desa tetangga sudah keterlaluan.
Tak hanya menjadi bandit, tapi juga praktik perdagangan manusia.
Tindakan itu melangkahi batas negara dan mengancam keamanan internasional.
Mengonfirmasi target.
Marquess Collide dan mereka yang terlibat praktik perdagangan manusia…
Atas nama keluarga kerajaan dan keyakinan Tuatha Dé,
aku akan menghabisi kalian.
Tepat sasaran.
Siapa lagi yang harus kuhabisi?
McDonnell di kiri, berjarak enam meter di depan sedan.
Tepat sasaran.
Tommy dan Jeffrey di kiri, berjarak sembilan meter.
Tepat sasaran.
Yu Chen di kanan, berjarak 21 meter.
Celaka! Dia bersembunyi di balik mobil van!
Beri tahu aku yang itu lebih dulu.
Misi selesai.
Kita mundur.
Masih ada mafia yang hidup!
Kita bisa habisi mereka semua sekarang!
Perintah dari Organisasi adalah membunuh enam orang yang ditandai.
Aku takkan melakukan lebih dari itu.
Masih ada orang penting yang hidup!
Kalau dibiarkan, mafia akan beraksi lagi…
Jangan salah paham.
Kita bukanlah pembela keadilan.
Kita adalah alat dari Organisasi.
Jangan bertindak di luar perintah.
Tapi…
Jika tujuannya menghabisi mafia,
Organisasi akan memerintahkan untuk menghabisi mereka semua.
Mungkin tujuan kali ini adalah mengganti atasan mafia
dengan menjaga tatanan saat ini.
Ada kemungkinan orang dari Organisasi telah menyusup di antara mereka.
Kita tak boleh membunuhnya sembarangan.
Kita mundur sesuai rencana.
Baik.
Minggir.
Ganti kemudi.
Apa yang terjadi?
- Kita lari. - Apa?
Pesawat nirawak, drone .
Kita ketahuan.
Kita harus mematikan lampu supaya tak ketahuan.
Tak usah. Siapkan senapanmu.
Kau mau apa?
Turuti perkataanku.
Penjaga perbatasan akan datang.
Kendaraan ditemukan!
Amankan!
Tersangka melancarkan serangan!
Serangan balik diizinkan.
Tamatlah kita kalau ketahuan drone .
Panas mesin bisa terlihat oleh kamera inframerah.
Jadi, justru lebih baik kabur sambil menyalakan lampu sorot agar mencolok.
Gantungkan senapan di langit-langit.
Pasangkan kawat di pelatuknya.
Bila senapannya berguncang di jalanan geronjal,
ia bisa menembak secara otomatis.
Kamera drone itu cermat.
Tapi kameranya cuma satu.
Seharusnya ia hanya menyorot objek yang mencolok.
Selagi mereka mengejar mobil,
kita akan melompat.
Kalau diserang, mereka pasti menyerang balik.
Tak mungkin membiarkan kabur.
Lalu kita tinggal pergi menjauh.
Bila tertembak,
dan secara kebetulan bensin cadangan tersulut,
kita makin diuntungkan.
Mobilnya meledak.
Ya, sesuai rencana.
Ada apa?
Saat melompat tadi…
Perlihatkan. Biar kuhentikan pendarahannya.
Maaf merepotkan.
Bisa-bisanya ketahuan drone…
Apa para mafia berbuat salah?
Atau…
Penjaga perbatasan sudah pergi jauh.
Baiklah, kita tunggu di sini sampai pagi.
Kenapa tak kabur selagi gelap?
Perbedaan suhu kita dan tanah membuat kamera drone mudah menemukan kita.
Kita pergi begitu pagi tiba, saat suhu tanah melebihi suhu tubuh manusia.
Istirahatlah sambil menunggu.
Baik.
Jadi…
Apa?
Kenapa kau menjadi pembunuh?
Aku lahir dan dibesarkan Organisasi.
Sejak kecil, aku diajari teknik membunuh oleh Organisasi.
Aku dibesarkan hanya untuk pembunuhan.
Jadi, pembunuhan adalah satu-satunya jalan hidupku.
Aku tak punya pilihan lain.
No comments yet. Be the first to leave one.