لومړۍ 200 کرښې.
Bagaimana kau tahu semua ini?
Aku bertanya pada Gary./ Gary?
Jadi tak ada dari ini yang berasal dari Robert?
Kau tak pernah bertanya padanya, 'kan?
Tidak. Gary bilang tangannya benar-benar hancur.
Seperti kulitnya terkelupas.
Holly, aku tidak tahu.
Aku suka jika pacarku mencoba bunuh diri karena aku meninggal.
Tapi dia tidak bunuh diri, bukan?
Dia ada disini,
Menyusun rak dengan gaji rata-rata.
Benar, tapi...
Bayangkan menjadi terpukul karena seseorang yang sedekat itu.
Apa ada yang pernah bilang padamu jika kau sangat aneh?
Lagipula jangan aneh-aneh.
Kau tak ingin berurusan dengannya.
Kau sendiri yang akan mengenali jasadnya...
...saat dia akhirnya dia melakukan itu.
Tidak. Dia mau menyelamatkannya. Bukan begitu?
Kau takkan bisa perbaiki dia, Holly.
Seolah dia akan bisa bicara dengannya.
Kau sudah seperti malaikat ku.
Begitu juga dengan Ibu, ayah dan yang lainnya...
...dan juga semua hal itu bersama Steve.
Entahlah. Aku hanya tak merasa jika...
Dengar, ini tak berhasil selama ini, bukan?
Aku minta maaf soal beruangnya. Aku hanya mau, kau tahu...
Bisa kita berteman?
Ya. Itu tak masalah.
Tentu saja kita bisa berteman.
Jadi kau tidak...
Kau tak apa-apa?
Ya.
Aku hanya berpikir aku sedikit...
Aku sedikit gelap kepadamu.
Gelap?/Maksudku...
Kau sedikit vanila.
Apa?
Maksudku kau begitu baik.
Bukannya... Maksudku, itu bagus.
Kau orang yang menawan dan...
Sudahlah, David. Kau tak tahu apa-apa tentang aku.
Tenang!
Kau tak apa?
Samira, ambil pel. Bersihkan ini, mengerti?
Biar aku periksa.
Aku paramedis.
Aku paramedis... Mahasiswa.
Aku mahasiswa saat tak bekerja di supermarket.
Boleh aku lihat?
Aku dengar kau jatuh dari motormu.
Aku akan menjualnya.
Aku pikir ini sebaiknya dibiarkan terbuka.
Setidaknya kau tak berada didalam kotak.
Kau harus menjaga ini tetap lembab. Lukanya akan berbekas.
Aku tahu. Mereka bilang padaku.
Apa yang kau dengarkan?
Apa yang kau dengarkan?
Bagaimana menurutmu?
Kau tak suka, bukan?/ Ya, aku suka.
Tidak, kau tak suka.
Jeruk?
Itu buah delima.
Terserahlah. Ini gratis.
Tak dikenali: AKU SANGAT INGIN MENCIUMMU.
Apa yang membuatmu bicara denganku?
Tak ada orang disini yang mau melakukan itu.
Mereka menatap dan perlakukan aku seolah aku akan bunuh diri.
Kau punya kesan yang cukup baik.
Ayo!
Ini jalan pintas!
Bioskop di sebelah sana!
Kau terlalu baik untukku, dan aku tak ingin menyakitimu.
Kau takkan menyakitiku.
Sekarang, mata elang diantara kalian...
...akan mengetahui aku memakai kostum aneh hari ini.
Tapi masalahnya adalah itu untuk menghormati seragam.
Kau tidak pergi berbelanja memakainya.
Kau tak pergi ke pub memakainya,
Meski kau berpikir mungkin ingin mencobanya.
Itu bukan hanya sebuah seragam bagiku.
Itu memberitahukan seluruh dunia siapa aku.
Meskipun kita semua disini, tak ada dari kita yang memakai hijau.
Tapi jangan lupa.
Kalian berbeda dari yang lainnya disini.
Kalian bukan mahasiswa media, bukan mahasiswa ilmu olahraga.
Kalian berlatih untuk menjadi paramedis.
Dan pelatihannya tak dimulai saat kau memakai seragam.
Itu dimulai dari atas sini.
Tiga D.
Disiplin.
Kau tak hanya memakai seragam agar terlihat bagus.
Determinasi.
Untuk menjalani arti dari seragam tersebut.
Dan yang terakhir, yang terpenting dari semua...
Distance (Jarak).
Saat kau memakai seragam itu, itu memisahkan kau dari yang lain.
Tak menjadikanmu manusia super.
Beberapa orang tak bisa kau selamatkan.
Astaga!
Rob, aku minta maaf. Benar-benar maaf.
Kau sangat manis.
Astaga.
Cumbu aku.
Astaga. Ya, pegang kakiku.
Astaga, itu luar biasa.
Aku tak memegang kakimu.
Astaga. Jangan lagi.
Apa...
Dimana...
Rob?
Kau disana?
Apa yang terjadi?
Nina?
Rob.
Itu kau.
Rob.
Apa yang terjadi?
Siapa ini?
Kau sudah meninggal.
Kau sudah meninggal.
Siapa wanita ini?
Rob, siapa ini?
Ayo, Rob, perkenalkan kami.
Nina...
Ini Holly, yang bekerja di supermarket bersamaku.
Holly...
Ini Nina, dia.../
Pacarnya yang tewas.
Pacar.
Ini tidak...
Ini tidak terjadi!
Kenapa kau tega, Rob?
Rob, dia tidak nyata. Dia tidak nyata!
Berapa usianya?
Tidak, kau tak...
Kau sudah meninggal!
Tentu. Tapi aku menjaga standarku.
Maksudku, supermarket?
Holly, pergilah. Kau...
Ini adalah...
Kau pergilah.
Pergilah. Kau bisa tinggalkan aku.
Ini pasti mimpi.
Astaga!
Tak mungkin nyata.
Aku tak percaya ini.
Kau mantan pacar pacarku yang meninggal.
Kau pikir aku mantannya? Bukan.
Dan jangan pernah berpikir memanggilku...
...mendiang mantan pacarnya...
...karena itu benar-benar memberikan kesan yang salah.
Aku bukan mantan.
Kau sudah meninggal!
Bukan berarti kita sedang jedah, bukan?
Keluar dari kamarku.
Kau harus membantuku, Sayang.
Aku tak bisa. Kumohon.
Kurasa aku ingat enam atau tujuh detik.
Mulutku dipenuhi dengan darahku sendiri.
Lalu kemudian tak ada perubahan.
Rob./Hanya dipan kamar mayat...
...bersama kau dan ayah, menangis diatas tubuh telanjangku.
Aku tak menginginkan ini.
Lalu kemudian pemakaman.
Kemudian kau dan dia.
Aku tak menginginkan ini./ Rob, bergeraklah.
Cium aku, Rob.
Cium aku, tampan.
Menciummu tak terasa seperti dulu.
Holly!
Sial!
Astaga!
Tunggu disini sebentar.
Holly!
Holly, tunggu.
Sial.
KAU TAK PERLU MENEMUIKU LAGI.
TERIMA KASIH UNTUK SEMUA.
Kau akan periksa ponselmu...
...selagi memberi bantuan nafas mulut ke mulut, bukan?
Halo? Ya... Kami kehilangan dia.
Sayang sekali, aku tahu, tapi aku mendapat pesan dari pacarku.
Maaf, maksudku bukan pacar.
Maksudku rekan bercinta supermarket ku.
Terus memompa dadanya. Kau tak mau kehilangan dia.
Maksudku bonekanya, bukan.../ Diamlah, Josh.
Kau tak apa? Kau seolah habis melihat hantu.
Bagaimana kabar antara kau dan pria seksi penyuka bunuh diri itu?
Apa dia sudah sebutkan pacarnya yang meninggal?
Itu muncul, ya.
TAK ADA PESAN
Aku tak tahu bagaimana untuk katakan ini, jadi...
Aku akan langsung saja mengatakannya.
Apa kau bertemu seseorang?
Maaf.
Itu kedengarannya begitu...
Maksudku...
Maksudku kau bisa melakukannya.
Aku belum bertemu seseorang.
No comments yet. Be the first to leave one.