لومړۍ 200 کرښې.
Ming Dinasti Cina...
pada tahun kedelapan pemerintahan kekaisaran Jingtai...
atau tahun 1457
Sida-sida sudah memegang kekuasaan di istana.
Mereka juga mengendalikan dua agen spionase handal:
Depot Timur dan Penjaga Kaisar
Mereka adalah Penjaga Kaisar.
Mereka adalah agen dari Depot Timur, semacam polisi rahasia.
Agen dan penjaga ini sangat kejam.
Orang-orang gemetar ketakutan
dengan kekejaman mereka.
Ini adalah wakil mereka, Mao Zong-Xian.
Ini komandan mereka, Pi Shao-tang.
Mereka semua adalah pendekar terlatih, bengis dan kejam.
Pimpinan mereka Cao Shao-qin.
Dia adalah pendekar ahli dan memegang kekuasaan besar.
Dia hebat dalam bela diri.
Semua petinggi atau pejabat gemetar ketakutan
akan pandangan Cao.
hari ini dia mengawasi eksekusi...
dari YU Qian, Menteri Pertahanan dan guru pribadi pangeran.
Kuat, setia dan berjiwa patriot...
YU dibingkai oleh pengkhianat dan sida-sida yang tangguh.
dan dihukum mati karena berkomplot dengan orang asing,
dan keluarganya dibuang ke Gerbang Naga.
DRAGON INN Penginapan Naga
Produser Eksekutif SHA YUNG-FONG
Produser L. S. CHANG
Perencanaan ZHANG JIU-YIN
Menampilkan
BAI YING, SHIH CHUN SHANGKUAN LING-FUNG
KO FEI, KO HSIAO PAO GAO MING, TSAO CHIEN
HAN YING-CHIEH MIAO TIEN, HSIEH HAN
CHANG YUN-WEN YEE ANG
WAN CHUNG-SHAN, WEN TIAN TIAN PENG, HSU FENG
Sinematografi oleh HUA HUI-YING
Asisten Sutradara TU CHUNG-HSUN
Koreografi Aksi oleh HAN YING-CHIEH
Lighting oleh CHI HSIEH-FU
Art Direction oleh CHOU CHIH-LIANG
Costume Design oleh Ll CHIA-CHIH
Sound Recording oleh CHANG HUA
Disunting oleh CHEN HUNG-MIN
Musik oleh ZHOU LAN-PING
Production Manager YANG SHIH-CHING
Ditulis dan Disutradarai oleh KING HU
Arwah Yu tidak mati dengan mudah
bahkan dengan mengasingkan anaknya pun, tidak akan ada akhir dari masalah.
Yang Mulia yang paling bijaksana.
Aku bilang cabut rumput sampai ke akarnya!
Cepat!
- Mereka datang! - Majulah!
Diam disana!
Berhenti!
Minggir!
Lawanlah!
Opsir, bawa mereka pergi.
- Kau bukannya? - Cepat!
Yang Mulia.
Ada apa?
Ada yang ikut campur?
Mereka tidak bisa menjauh. Kami bisa mengendalikannya.
Tidak, tunggu mereka di Gerbang Naga.
- Lihat. - Apa?
Lihatlah!
Ayo beritahu bos kita.
- Bos! - Ada apa ribut-ribut?
Kita kedatangan tamu. Lihat.
Cepat bantu bawa barang-barang mereka.
Pergi sekarang? Kembalilah nanti.
Aneh sekali! Tamu tahunan sekarang?
Tuan-tuan pasti lelah. Biar kami membawakan barang-barang anda.
Anda sudah melalui perjalanan panjang. Silahkan masuk.
Lewat sini.
Ambil air untuk mencuci, dan siapkan teh.
Saya yakin anda semua pasti lelah. Silahkan duduk.
Silahkan tehnya. Tuang tehnya untuk tamu kita.
Silahkan tehnya.
Apa anda mau kamar yang diatas?
Silahkan duduk.
Buatkan teh.
Disini bagus.
Dimana penjaga penginapannya?
Dia sedang pergi. Saya akan senang membantu.
Apa yang kau kerjakan disini?
Saya mencatat.
Berapa tamu yang tinggal disini sekarang?
Saat ini? Tidak ada.
- Bagus. Kami pesan semua kamar. - Semuanya?
Kami mungkin akan tinggal lima sampai sepuluh hari.
Anda tidak akan menerima tamu lain saat kami disini, mengerti?
Ya, tapi-
- Ayo siapkan kamar untuk mereka - Ya, tuan.
Apa ada masalah tuan?
- Tunggu disana. - Ya, tuan.
Akan kuambilkan teh segar.
Pelayan!
Bawakan aku teh yang segar.
- Berapa? - Berapapun yang anda mau, tuan.
Barang bawaan anda berat, dan kami membawanya beberapa mil.
Aku mengerti.
Berapa prajurit yang ditempatkan di dekat sini?
- Aku tidak tahu. - Jawab!
Sekitar 12 orang.
Kau disana... ayo cepat tangani.
Kita perlu tempat ini untuk beberapa urusan kecil.
Jika ada tamu lain datang, kau beritahu aku dulu.
Mengerti?
Ya, tuan.
Kubur mereka dengan layak,
dan bawakan aku secangkir teh.
Aku akan menunggu mereka di jalan.
Bawa beberapa orang ke hutan. Kita akan bertemu di bawah.
dan tinggalkan beberapa orang untuk menjaga penginapannya.
Kami tidak punya kamar, tuan.
- Aku tidak menginap. - Dan kau siapa?
Apa Tn. Wu, penjaga penginapannya disini?
Dia pergi untuk urusan bisnis.
Kapan dia kembali?
Aku tidak tahu pasti.
Mungkin kau bisa kembali beberapa hari lagi.
Tidak, aku akan menunggu.
Aku pergi jika aku jadi kau.
Kenapa?
Karena -
Karena...
masalahnya...
wilayah ini sekarang tidak aman.
Karena ada prajurit Tartar?
Benar!
Tidak apa-apa. Aku tidak takut pada mereka.
Kenapa kau berhenti bermain?
Lagipula, kamarnya sudah penuh, kau -
Dia sudah memberitahukan itu. Tempat lain mungkin masih ada.
Bawakan aku mie dengan potongan daging domba dan anggur.
Kau...
Bawakan mie dengan potongan daging domba dan anggur.
Pelayan...
Aku juga mau semangkuk mie dangan potongan daging domba.
Aku mau mangkuk dari meja pria itu.
Mangkuknya disana.
Tuan, akan kubawakan mangkuk lain.
Tunggu!
Aku mau mangkuk itu. Mengerti?
ya, saya paham. Tapi...
Dia bisa dapat mangkuk ini.
Terima kasih.
Ini!
Silahkan.
Pelayan, jangan hanya berdiri disana.
Pergi dan lihat jika anggurku sudah siap
Bawakan itu untuknya
Bawa itu untuknya!
Tuan, minuman anda -
Bagaimana dengan itu?
Minuman anda-
Tidak, jangan-
Ada apa?
Minuman anda tumpah.
Maaf.
Ada apa? Apa yang salah denganmu?
Kau!
Itu bukan aku!
- Ada apa? - Aku tidak tahu.
Duduk.
Taruhkan ini untukku.
Ambilkan tali untuk mengikatnya dan bawa dia pergi.
Minggir!
Kau menjauhlah!
- Kau menaruh sesuatu di minumanku! - Tidak!
- Tidak? Kalau begitu minumlah. - Tidak!
Kau tidak punya pilihan!
Mundur!
Kau anjing buta!
Kau punya keberanian! Tidakkah kau tahu siapa aku?
Pelayan, minum lagi dong.
Apa yang kau lakukan disini?
Biarkan aku memakai handukmu.
Aku biacara padamu! Dengar?
Taruh itu dulu.
Jangan hanya berdiri disana!
Bawakan minumanku.
- Apa yang terjadi? - Diam!
Jangan lupa peralatanmu ini sebagai gantinya.
Berani maju, kau mati!
Oh tidak!
- Bawakan aku semangkuk mie lagi. - Anda masih mau makan?
Lakukan apa yang dia suruh!
Sekarang kau akan habis, tuan! - Bagaimana bisa?
Mereka ada banyak. Mereka akan kembali sebentar lagi.
Jangan khawatir. Mereka tidak akan berani kembali kalau aku masih disini.
- Aku akan melihatnya, tuan. - Tunggu.
Orang ini jelas bukan orang baik. Berhati-hatilah.
Apa kau membunuh pria itu?
Kenapa?
-Tidakkah dia memberitahumu? - Iya, memang.
Kalau begitu jangan tanya aku lagi.
Aku hanya mendengarnya dari satu sisi. Aku perlu mendengarnya dari sisimu.
Kamu apanya dia?
Aku temannya.
No comments yet. Be the first to leave one.