Flower Boy Ramen Shop

Flower Boy Ramen Shop (꽃미남 라면가게)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

Specials

د خپرونې معلومات

Flower Boy Ramen Shop E03 BangSuk
د لخوا تبصره faridusman
Alih Bahasa oleh: f4r1du5m4n | Visit us at http://idfl.me

تګونه

other
په خپور شو: 2015-04-02
ډاونلوډونه: 28
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Chi Soo, sekarang ini apa yang sedang kau lakukan pada gurumu...

Jadi, sekali lagi kau mencari masalah denganku...

Maka aku akan benar-benar...!

Berkencan denganmu.

Cha, kenapa kau di situ?

Aku perlu membereskan sesuatu.

Ayo pergi.

Sunbaenim.

Apa yang kau lakukan di sini?

Dong Joo, aku harus bagaimana sekarang?

Apa maksudmu? Kau harus segera pergi ke rumah sakit.

Benar sekali. Apa ada yang aneh denganku, kan?

Aku harus segera dirawat, bukan?! Aku harus pergi ke rumah sakit mana?

Kau lagi bicara apa?

Ahjussi pingsan, dan dia sudah dibawa ke unit gawat darurat.

Ahjussi?

Ayahmu! Ayahnya sunbaenim!

Ahjussi, Ahjussi, bangun!

Ahjussi, Ahjussi, Ahjussi, kumohon.

Noona apa yang harus kita lakukan? Apa yang harus kita lakukan dengan Ahjussi?

Ba Wool, ayahku...

Benar, noona! Apa yang harus kita lakukan dengan Ayahmu sekarang!

Dia itu bukan Ayahku, dasar bodoh.

Kau sudah di sini?

Selamat pagi.

Selamat pagi.

New York, Tokyo, aku lelah pergi ke semua tempat sendirian.

Uang, sukses, atau hal yang lain, apa gunanya itu?

Ketika aku kesepian di sini,

bagaimana bisa aku tetap merasa hangat?

Uh...

Bibirmu...

Kenapa dengan bibirku? Cantik, ya?

Kau ternyata sama.

Biasanya para pria lihat cuma wajah yang cantik dan ukuran dada.

Bibirmu tidak cuma cantik, tapi terlihat hangat.

Berhentilah minum dan makanlah sebelum makananmu menjadi dingin.

Apa mereka tidak bisa membuat saus yang lebih enak?

Tapi mengingat ini kecelakaan mobil, bukankah seharusnya MRI dilakukan?

(Magnetic Resonance Imaging -Metode pemeriksaan menggunakan medan magnet dan gelombang radio)

Kau pikir dia mau? Pria tua keras kepala seperti dia?

Pokoknya aku sudah mengancam dia.

Jika dia tidak diperiksa dengan baik, aku akan menyebabkan masalah.

Sunbaenim, apa sesuatu terjadi?

Sejak tadi pagi kau bertingkah aneh...

Dong Joo, apa kau pernah...

mengalami sesuatu terjadi di sekolah?

Sesuatu?

Jadi misalnya begini... ada seorang guru mendekatimu.

Atau pria muda di kantin memintamu untuk makan siang sehabis kerja!

Atau bahkan mungkin salah seorang murid...

Apa seorang murid mengajakmu berkencan?

Kau sungguh ahli bilang yang tidak-tidak.

Kau jujur sekali.

Tidak usah menganggap serius dengan percandaan murid.

Kau harus biarkan kalau percandaan itu bukan apa-apa.

Atau kau tidak akan bertahan sebagai guru di sekolah laki-laki.

Aku mau beli lagi.

Kalau jalan, lihat-lihat dong.

Maaf.

Tidak. Aku...

Terima kasih!

Bercanda? Tadi itu bercanda?

Tadi itu cuma bercanda?

Mendorongku ke dinding mungkin bercanda. Lalu bagaimana dengan ciuman itu?

Apa itu bercanda juga?

Tidak, tapi tatapan dia itu sangat serius!

Aku akan berkencan denganmu.

Lalu apa? Dia berencana untuk berkencan denganku?!

Lalu bagaimana dengan gadis lili putih itu?!

Apa? Aku dijadikan yang kedua?!

Tidak. Jika dihitung berdasarkan usia, jadi aku...

Tunggu. Kenapa dia memberikan aku kesempatan itu?

Kau bisa memilikinya.

Apa itu artinya dia ingin aku menyingkir?

Agasshi, lenganmu bisa terluka jika seperti itu.

Ada apa dengan wanita itu?!

Kau lagi buat apa! Memalukan!

Aku sudah memberitahumu untuk tidak boleh menggunakan kekuatanmu di depan umum!

- Ayo pergi! Cepat! - Tapi masih ada satu kesempatan lagi!

Episode 3 Kembalinya Gadis Pemarah

- Permisi. - Ya, ada yang bisa saya bantu?

Aku mencari seorang pasien.

Pasien?

Ya, tentu saja.

Jika Anda memberikan nama dan informasi pasien, saya akan mencari pasiennya.

Namanya? Aku rasa aku sudah mencatatnya di sini.

Lalu aku mengeluarkan itu dari kantong sebelah sini...

Kemudian aku harus membuka semua ini.

Ah, malas.

Malas banget.

Permisi.. Permisi.. Kau tidak apa-apa?

Permisi!

Perawat Lee, ada pasien darurat di sini.

Bos.

Dasar bajingan.

Bos mu ini lagi sekarat dan kau datang 13 jam kemudian.

Kau sudah lupa kesepakatan kita?

Dengan mendengarkan suaramu, jangankan terlambat 13 jam, kau akan baik-baik saja bahkan jika aku tidak muncul dalam 13 tahun.

Aku tidak bisa mati karena aku mau bertanya kenapa kau terlambat.

Anda tidak usah bilang mati.

- Akulah yang hampir mati. - Kenapa?

Di bandara, ketika aku sedang melewati pos keamanan.

Mereka memintaku untuk melepas tas dan kaos,

lalu mereka menyuruhku untuk memakainya lagi setelah aku sudah lewat dari pemeriksaan.

Butuh waktu 1 jam untuk memakainya.

Bos, kalau aku memikirkannya lagi...

aku rasa aku akan mati karena kesal.

Bangunlah, dasar anak nakal.

Kau ini seperti tiang listrik, tapi tiap hari selalu berbaring!

Ah, iya... Karena kau sudah di sini, kau harus pergi menemui dia.

Tapi apa istriku baik-baik saja?

Apa emosinya yang seksi masih sama seperti biasa?

Tidak usah menganggap serius dengan percandaan murid.

Kau harus biarkan kalau percandaan itu bukan apa-apa.

Atau kau tidak akan bertahan sebagai guru di sekolah laki-laki.

Benar! Aku tidak bisa seperti ini karena percandaan anak kecil.

Apa hebatnya ciuman sekarang ini?

Kau bahkan bisa melakukan ini sebagai ucapan salam dengan setiap orang.

Sekarang aku tenang tentang hal itu, hidupku terasa lebih mudah.

- Ayo pergi bermain bowling nanti. - Bowling?

-Dekat Hannam-dong? -Ya, Hannam-dong.

Jangan disana, di tempat lain saja.

Omo, semut-semut ini bekerja keras sekali.

Selamat pagi, Guru.

Ya, selamat pagi.

Omo, tapi hari ini adalah hari yang spesial?

Bagaimana bisa kalian berdua terlihat begitu cantik hari ini?

Hari ini adalah hari pertama kami mengajar.

Harus terlihat cantik untuk anak-anak murid.

Tapi bukankah hari ini kelas olahragamu yang pertama, Guru Yang?

Benar sekali.

Tapi aku berencana tetap menjadi diriku yang biasa.

Lagipula ini bukannya hari praktek lapangan.

Membeli baju itu, itu tidak keren.

Apa ini? Pakaianmu seperti menarik perhatian Paparazzi di Hollywood?

Aku harus pergi ke kelas.

Jadi aku hanya mengenakan pakaian olahraga.

Kita tidak ada kelas.

- Ya? - Senior apa yang punya kelas olahraga?

- Kita cuma belajar teori. - Apa?

Meskipun itu, ini kan kelas pertamaku.

Aku penuh persiapan.

Aku bahkan membeli pakaian baru ini!

Aku akan mengajar hari ini!

Apa ini semua muridnya, ketua kelas?

Ya. Murid lain hanya mau belajar.

- Guru. - Ya?

Aku tidak bisa bermain basket.

Ya.

Mau bermain basket, Guru?!

Kenapa tidak kita mulai, Guru?

Benar, siapa peduli jika hanya 4 orang.

Cha Chi Soo tidak datang jadi itu cukup...

Aku sedikit terlambat, ya?

Bermain basket menurutku tidak buruk.

Tidak, ini akan jadi buruk.

Aku akan membuatnya jadi buruk, Cha Chi Soo!

Benar, kelas olahraga akan jadi permainan menyenangkan dengan teman-temanmu.

Baiklah itu sudah cukup untukku.

Kau harus bergabung, Guru!

Bahkan timnya belum cukup.

Guru, aku rasa aku ingin jadi seorang masochist! Aku ingin kepalaku dicekik dengan lengan kokohmu itu.

Kalau begitu aku akan jadi orang yang sadis. Guru, kau mau berlindung di perut pembunuhku?

Lupakan mereka dan jatuhlah di lenganku saja!

Lenganmu benar-benar kuat tetapi pinggangmu benar-benar milik wanita.

Bagaimana bisa Yang Eun Bi dari SMA Wanita Ma Sung berakhir seperti itu?

Pelatih, dia hampir mulai menjadi manusia.

- Tolong jangan mencegahnya. - Kata-katamu aneh sekali.

Apa kau mau bilang dia bukan manusia ketika dia bermain voli?

Tentu saja! Waktu itu dia lebih buruk dari seekor beruang!

Makan pagi marah, makan siang marah, dan makan malam pun marah,

Gadis emosional terkenal yang akan kehilangan kesabarannya seperti beruang paling liar.

Justru kau yang menjadi manusia, Bodoh!

Dijepit, dilipat, dan dipahat.

Kang Dong Joo, ini bukan operasi plastik tapi arsitektur. Tapi ini seperti love house.

Halo, sampai nanti.

Pelatih, tutup mulutmu!

Guru Yang, kau buat para senior melakukan kelas olahraga?

Kau cukup berani juga. Kau berpikir begitu?

- Aku tidak berpikir begitu. - Apa kau bilang?

Apa punya kelas olahraga selagi jam olahraga itu salah?

Lalu apa yang akan kau lakukan jika murid-murid terluka ketika mengikuti kelas olahraga?

Kalau misalkan orangtua mereka protes, kau mau bertanggung jawab?

Apa benar atau tidak?

Pergi bersihkan ruang olahraga.

Tentu saja murid-murid berolahraga selagi kelas olahraga apa lagi yang bisa mereka lakukan?

Dia mungkin takut Pangeran akan terluka, bukan murid lain.

Dia mungkin khawatir tentang kesejahteraan dirinya dibandingkan protes dari orang tua murid.

Bisa tidak Anda sedikit jujur, Guru Han? Dasar bajingan!

Ah, dasar!

Omo! Omo! Dasar sialan!

Hei, ada apa denganmu?

Kau kan membenci keringat dan kau mau ikut kelas olahraga?

Kau mungkin suka sama guru olahraga itu?

Apa? Cha Chi Soo, mungkin kau... benar-benar menyukaiku?!

Apa? Dia masih mengirim pesan padamu?

Gadis itu sangat menyebalkan hanya karena aku meminta nomornya.

Kurasa kau berurusan dengan orang yang salah. Kau yakin tidak salah injak kotoran.

Karena itulah, ini benar-benar menyebalkan!

More Indonesian subtitles for Flower Boy Ramen Shop

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left