I Love You Silly

I Love You Silly

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

I Love You Silly WEB-DL S01E06
د لخوا تبصره Aurora Patandean

تګونه

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
په خپور شو: 2021-07-25
ډاونلوډونه: 9
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 198 کرښې.

Dari hasil rontgen, ada dua peluru yang harus diangkat.

Kemudian, yang kedua di tulang punggung.

Lily.

Ini tidak bisa dibiarkan.

Kau harus bertindak.

Aku berharap sekali...

kalau ini semua cuma mimpi.

Lily itu kuat.

Sama seperti sahabatnya.

Kalau di film-film, ini pahlawan.

Perempuan ini pencuri.

- Aku akan memukulmu! - Polisi!

Masalahku sudah banyak. Tidak usah kau tambahkan lagi!

Maaf, Bibi.

Bilang sekali lagi. Apa?

Tidak bisa jauh dari Lily?

Tidak bisa jauh dari Lily?

- Bos! - Apa?

- Tahan. - Diam!

Kalau kau mau menembak orang, mendingan kau bunuh aku saja sekalian.

Karenamu, anakku tidak bisa berjalan.

Karenamu, Lily lumpuh!

Terima kasih sudah menunggu, Ibu.

Ini total biaya.

Untuk biaya perawatannya sudah termasuk biaya rontgen, kamar VVIP,...

fisioterapi, dan juga untuk operasi.

Terima kasih, ya.

- Ini aku bawa dulu, ya? - Baik, Ibu.

- Terima kasih, Ibu. - Terima kasih.

Bagaimana, Bibi?

Administrasinya sudah beres?

Sudah.

Sudah siang. Kalian belum makan.

Ya, nanti, Bibi. Aku belum lapar.

Paling-paling Mira lapar.

- Mira? - Ya?

Lapar?

Lily, mau titip makan juga?

Biar sekalian aku keluar, terus aku bawakan.

Kau mau titip apa?

Maunya berenang, Mira.

Mira.

Makan bakso sebelum berenang enak, ya, Mir?

Mira.

Makan bakso sebelum berenang enak, ya, Mir?

Ya. Nanti berenang lagi bersamaku, ya?

Kemarin waktu berenang, aku menang.

- Nanti bisa, 'kan? - Bisa.

Bisa, ya?

Nanti berenang lagi. Bersama-sama, ya?

- Temani. - Ya.

Bersama-sama nanti, ya?

Mau.

Nanti tidak apa-apa, Mira?

Tidak apa-apa. Bersamaku.

Sudah.

- Jangan menangis. - Tidak.

Lily juga jangan menangis.

Mau makan apa saja, nanti dibelikan.

- Baik. - Sudah.

Ya sudah. Kalau begitu,...

aku keluar dulu, ya.

Aku belikan makanan yang enak.

Sudah.

Cantik.

Istirahat dulu.

Mari, Bibi.

Bibi, Lily.

Aku menyayangi Ibu.

Ibu juga menyayangimu.

Aku akan berusaha maksimal juga untuk Lily.

Karena aku ingin melihatmu dan Jourdy tersenyum lagi.

Jourdy.

Kau masih di sini?

Rama, bagaimana keadaan Lily?

Kenapa?

Lily baik-baik saja, Bung.

- Dia sudah mau makan, 'kan? - Ya, dia baik-baik saja, Bung.

Begini, Rama.

Aku mau minta tolong kepadamu.

Kau seperti orang kaku. Aku sahabatmu. Tinggal minta.

Kira-kira,...

kau punya rumah yang tidak terpakai?

Yang lokasinya aman, keamanannya juga aman.

Seharusnya ada.

Untuk Lily dan Bibi Lucy.

Menurutku,...

begitu Lily keluar rumah sakit, mereka sudah harus segera mengungsi.

Santoso sudah tahu alamat mereka. Rumah mereka sudah tidak aman.

- Kalau begitu... - Mengungsi?

Mau sampai kapan mereka harus seperti itu?

Sampai Santoso habis.

Habis oleh siapa?

Kau? Temanmu ini?

Memangnya kenapa?

Mira khawatir?

Kau anak manja.

- Mana mungkin bisa mengurus ini? - Mira.

Tolong, jangan mulai sekarang.

Aku juga butuh bantuanmu.

Aku mau minta tolong.

Tolong yakinkan Bibi Lucy supaya dia mau mengungsi.

Kumohon.

Ini untuk kebaikan Lily juga.

=I Love You Silly=

Ya, aku tahu.

Aku harus berbicara dengannya.

Silakan, Den.

- Terima kasih, Bi. - Ya.

- Permisi, Den. - Ya.

Ya, kita sudah harus memberikan ultimatum kepadanya.

Baik. Dah, Sayang.

Kita bicara lagi nanti.

Dah.

- Bu, aku mau berangkat dulu, ya. - Apa?

Tidak. Kita harus bicara. Duduk.

- Namun, aku benar-benar harus pergi. - Tidak. Duduk, Rama.

Ayah baru menelepon Ibu.

Duduk.

Memangnya Ayah bilang apa?

Kau tahu pembicaraan ini akan terjadi, 'kan?

Cepat atau lambat.

Aku agak mengharapkan lambat, Bu.

Tidak bisa, Rama. Kita harus bicarakan ini sekarang.

Sudah dua tahun ini nilaimu di sekolah sangat memalukan.

Bagaimana nanti kelas tiga?

Kau bisa tidak lulus.

- Aku tahu, Bu. - Terus?

Nanti insyaallah aku bisa perbaiki.

Bagaimana?

Kau mau membeli sekolahnya, terus minta mereka untuk meluluskanmu?

Tidak begitu juga, Bu.

Pak Haris baru melapor kepada Ibu.

Kau baru membeli perusahaan tidak jelas, ya?

Yang bergerak di bidang penagihan utang?

Untuk apa, Rama?

Aku sudah mempelajari statistikanya.

Dan katanya mereka akan punya kenaikan di pertengahan tahun.

Jadi, itu akan menguntungkan.

Dengar, Rama.

Kau anak tunggal kami.

Pewaris tunggal ayahmu.

Tolong, bersikap bijaksana.

- Aku menyayangi Ibu. - Ibu juga menyayangimu.

Nanti Rama insyaallah kembalikan, ya?

Ya. Kau bisa, pasti.

- Rama berangkat, ya. - Ya. Hati-hati, ya.

- Asalamualaikum. - Wa'alaikumussalam.

- Ibu cantik hari ini. - Bisa saja.

- Ini barangnya, Bibi? - Ya. Tidak apa-apa, nanti...

Tidak apa-apa. Aku bawa saja, Bibi.

Terima kasih.

Lily, sudah sampai.

- Hati-hati dengan punggungnya, ya. - Pasti, Bibi.

Maaf, ya.

- Pelan-pelan. - Punggungnya aman, 'kan?

Sebentar, Bibi ambilkan bantal dulu.

Baik.

Pak!

Ya, Mas? Ada yang bisa aku bantu?

Aku ingin titip temanku yang akan tinggal di sini.

Tolong pastikan 24 jam keadaannya selalu aman.

Baik, Mas.

- Terima kasih. - Sama-sama.

Bagaimana, Lily? Bagus rumahnya?

Lily.

Rumahnya luas sekali.

Rapi sekali.

Tapi kemarin ada yang datang ke sini, Lily.

Katanya ingin mendekorasi semua ruangan yang ada di rumah ini...

sesuai selera Lily.

Siapa itu?

Suka, 'kan?

Lily pasti suka.

- Aku ambil koper dulu, ya. - Ya.

Terima kasih.

Kau suka, Lily?

Apalagi kalau melihat kamarnya.

Aku antar ke kamar, ya?

- Ajak dia, Mira. - Ayo.

Pasti kamarnya lebih bagus lagi daripada kamarmu yang lama.

Sini. Yang ini biar Bibi saja.

Aduh.

Rama, terima kasih, ya.

Bibi sudah merepotkan sekali.

Bibi jangan pernah bicara seperti itu, ya?

Aku jadi tidak enak.

Lagi pula, rumah ini tadinya salah satu aset perusahaan kami.

Sempat dipakai oleh karyawan, cuma sekarang sudah tidak.

Jadi, Bibi dan Lily dengan senang hati boleh tinggal sampai kapan pun di sini.

Benar?

Aduh, terima kasih, ya.

- Terima kasih banyak. - Sama-sama, Bibi.

Terima kasih banyak.

Sama-sama. Dengan senang hati, Bibi.

Kamarnya besar sekali, Lily.

Bagus kamarnya, ya?

Ini sepertinya lebih besar daripada kamarmu yang lama.

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left