لومړۍ 163 کرښې.
Terjemahan : Ki Dipa
Aw... !
Kau tak apa apa, Ayane ?
Siap untuk berangkat?
- Mochizuki ? - Ya ?
Coba kau videokan 3 gadis itu sebelum kita sampai di sana.
Akan dijadikan pembuka Jersey Girls.
- Baiklah. - Terima kasih.
Tiga, dua, satu,....action !
Kami adalah idola, kami suporter Jersey Girls!
Jersey Girl satu, olahraga favorit sepak bola.
Umur 16 tahun, pemain sepak bola SMA. Ayane Uesaka.
Dua, pemain tenis SMA.
Umur 16 tahun, Nanami Ienaga.
Tiga, pemain basket berbakat.
Umur 17 tahun, Mayuko Yuzuki.
- Ada yang tahu kita sekarang pergi kemana? - Tidak.
- Kita akan ke rumah sakit yang sudah ditutup. - Sudah ditutup?
Itu berarti sudah tua sekali dan tidak ada yang tinggal di sana.
Menyenangkan?
- Apa yang akan kita lakukan di sana ? - Uji keberanian kita.
Menakutkan!
- Apa ada hantunya? - Kupikir begitu.
Oh, tidak!
- Apa kita akan dikutuk dan mati? - Seram sekali!
Jangan khawatir!
Cut! Bagus!
Ayo kita ambil foto.
Baiklah.
Lagi.
"Bangunan berhantu yang sudah lama ditinggalkan, seram!
Sebuah bangunan berhantu yang sudah lama ditinggalkan, seram sekali!
Dingin.
Ok, akan kujelaskan.
Dari sini, kau masuk saja, kemudian temukan ruangan ini di belakang sana.
Videokan sendiri. Kau menari ikuti lagunya, kembali ke sini. Lalu giliran orang berikutnya.
Baiklah.
# Jersey Girl Satu, Ayane. Aku masuk yang pertama ke gedung hantu.
Temui hantunya dan jadikan temanmu!
Pergilah!
Sampai jumpa!
Aku takut.
Sudah pasti, ada hantu yang tinggal di sini.
Ada "sesuatu" di sini.
Aku sangat takut, tapi...
...aku akan mencobanya.
Jika kameranya menangkap "sesuatu", fantastis.
Aku sedang berpikir mau masuk ke sana. Tapi, sangat menakutkan di malam hari.
Apa?
Jalannya salah.
Dimana ruangan ini?
Betapa kotornya di sini.
Ugh!
Menjijikkan.
Apa?
- Air di sini, baunya menjijikkan. - Ya.
Bau yang mengerikan.
Tempat ini begitu lembab dan sedang hujan ketika kami datang ke lokasi ini.
Akhirnya, aku di depan ruang belakang.
Aku masuk, sekarang.
Jepit rambut tradisional?
Pintunya dikunci.
Apa takkan apa-apa bila aku membukanya?
Siapa di sana?
Siapa kau?
Tidak, tidak. Tidak, tidak!
Para remaja berlarian .
Waktumu kurang tepat !
Sesuaikan!
Ayane !
Kau salah melakukannya.
Lompat lagi!
Ayane!
Ada apa denganmu ?
Aku baik saja.
Apa kau sedang marah atau ada apa?
Aku tak marah.
Mulai dari tempat yang sama.
Ayane!??!
Tunggu, kau mau pergi kemana?
Terima kasih banyak.
Baiklah, tanggal 19 jam 4 sore.
Baiklah.
Selamat tinggal.
Nona Mochizuki.
Dimana kameranya?
Biar kuperiksa dulu.
Nanti saja.
Apa yang terekam di kameranya?
Mayuko.
Kau jangan melihatnya.
Apa itu?
Apa?
Menari.
Sony, aku kurang lihai.
Jangan bohong!
Kau tidak mau melakukannya.
Itu yang terbaik yang aku bisa.
Hey!
Apa itu?
Aku tidak tahu.
Menurutmu itu tadi apa. Aku ingin tahu.
Apa ini terjadi setelah kami pergi ke rumah sakit?
Maaf, Nona Mochizuki ?
Aku perlu bicara denganmu tentang saat memulainya.
Apa itu sebenarnya?
Apa kau melihatnya juga ?
Ada apa dengan kamera ini. Aku hapus semuanya.
- Apa kalian siap? - Ya.
Apa itu? - Oh, lihat! Apa itu?
Operasi plastik yang salah. Aku beralih ke Tim Namami.
Mengapa tak mau dimatikan?
Apa Ayane sudah masuk?
Dia tak ada di sini.
Dia pergi kamana?
Dia masih di rumah sakit.
Kukira dia sudah pulang.
Pihak rumah sakit bilang padaku, dia sudah dibebaskan.
Kau tak bisa melihatnya.
Wine ?
Kau tak bisa melihatnya!
Bagaimana ini? Kau melihatnya?
Bagaimana keadaan Ayane?
Nanami?
- Nanami? - Ada apa ?
Telingaku.
Apa ini?
Kami harus melanjutkan shooting dan harus memerlukan Ayane.
Kami tak mau acaranya dibatalkan.
Dia masih sakit dari wajahnya saja sudah kelihatan.
Tidak masalah, kita bisa menutupinya dengan make-up dan sepotong rambut.
Kami akan mengurusnya, percayalah.
Tapi, dia tidak mau tampil di acara itu.
Bisakah kita melihatnya ?
- Aku mau berbicara dengannya. - Tak mungkin bisa.
Maafkan aku, tolong tinggalkan sekarang.
Ijinkan kami melihat dia.
Dia ada di lantai dua, kan ?
Aku melihatnya melalui jendela.
Apa kau melihatnya ?
Tunggu!
Tidak!
Berhenti, nona!
Apa kau baik saja ?
- Aku akan membawanya ke dokter. - Baiklah, sampai jumpa.
Aku harus mampir di suatu tempat.
Baiklah, bye.
Bye.
Kau bisa makan ?
Kau jangan sungkan.
Ambil sendiri.
Kau ambilkan!
Sial! Biar aku yang ambilkan.
Minggir! Biar aku bisa membersihkannya.
Kau terus membebani pekerjaanku.
Berjalanlah, kau bisa berjalan bukan ?
Wine ?
Apa kau di sana?
Apa?
Apa yang kau lakukan?
Buka!
Bukalah pintunya!
Apa yang kau lakukan?
No comments yet. Be the first to leave one.