لومړۍ 200 کرښې.
"Episode 109"
Apa yang sebenarnya terjadi?
Itu dia.
Terima kasih.
Jika bukan karena kamu,
aku tidak akan sampai sejauh ini.
Selamat tinggal.
Mo Ah!
Bagaimana sekarang?
Sedang apa kamu di sini?
Kenapa kamu datang?
Aku tanya kenapa kamu di sini!
Apa kamu ingin mati?
Kamu merusak rencananya!
Kamu bisa saja mati.
Lebih baik aku yang mati daripada kamu.
Kenapa aku harus mati?
Bagaimana aku bisa meninggalkanmu?
Bagaimana aku bisa mati
jika kamu bodoh dan menyedihkan seperti ini?
Hatiku
merasakan sakitmu.
Aku merasakan sakit yang kamu rasakan sekarang,
jadi, bagaimana aku tega meninggalkanmu?
Dasar bodoh.
Kenapa aku tidak cukup?
Kamu rindu putramu, tapi kenapa aku tidak bisa mengisi kekosongan itu?
Itu sebabnya aku menemanimu.
Jika kamu bertindak sebodoh ini,
kembali saja mencuci mobil.
Jika aku yang menyebabkanmu terluka,
aku tidak akan sanggup menemui Jae Min di akhirat.
Maafkan aku, Nam Koo.
Aku Kang Nam Koo.
Pria bayaran dari Gangnam.
Aku tidak akan mati sampai bisa sukses besar
dan memberi ibu dan kakakku kehidupan yang bahagia,
jadi, jangan khawatir.
Apa yang terjadi? Apa aku berhalusinasi?
Kenapa Mo Ah yang datang, bukan Nam Koo?
Bagaimana jika aku menabrak Mo Ah?
Jadi, di mana Nam Koo sekarang? Tidak ada yang boleh tahu soal ini.
Terutama Do Hoon.
Aku tidak perlu mencarinya lagi.
Nam Koo, kita harus pergi menemui CEO Shin besok.
Kamu juga penasaran tentang hal itu? Sky Park. Kamu puas sekarang?
Jadi, ini tipuan.
Mereka semua bekerja sama.
Sudah kuduga. Meskipun Mo Ah nekat,
dia tidak akan membahayakan nyawa Nam Koo.
Sayang sekali. Kami bisa saja menghabisi Do Hoon hari ini.
Ke mana kamu pergi selarut ini?
Aku ada beberapa urusan yang harus ditangani di kantor.
Ibu tampaknya juga baru pulang
padahal sudah selarut ini.
Mau menebak aku baru dari mana?
Apa kamu sudah menyelidikinya?
Apa Nam Koo benar-benar anak kandungnya?
Tidak, itu semua bohong.
Ibumu pasti sudah putus asa
sampai menceritakan kebohongan yang tidak masuk akal itu.
Mereka tahu aku akan bertindak irasional,
jadi, mereka menyiapkan jebakan.
"Bengkel Nam Hui"
Maafkan aku.
Aku tidak menduga hal seperti ini akan terjadi.
Kamulah yang melamar.
Melihat keadaanmu sekarang, aku harus segera menerimanya.
Kamu sendiri yang mengatakan
bahwa kita bertemu karena suatu alasan.
Tapi aku tidak tahu.
Kisah pangeran dan putri pencuci mobil.
Kita harus lihat bagaimana akhirnya nanti.
Jadi, kamu di sini. Kenapa tidak menjawab teleponmu?
Ibu khawatir karena kamu pergi setelah telepon dari Nyonya Hong.
Apa karena itu tadi kamu tiba-tiba berlari?
Ibu sungguh tidak tahu.
Maaf sudah mengganggu.
Bukan begitu, Ibu. Baiklah, aku akan pulang sekarang.
Terima kasih, Mo Ah.
Aku tenang mengetahui bahwa kamu berada di sisinya.
Tolong bersikaplah baik kepadanya.
Maafkan aku karena sempat membahayakan Nam Koo.
Pernikahan.
Aku tidak percaya dia menggunakannya untuk membuatku tenang.
Aku akan melakukan segalanya untuk menemukan anak kandungnya,
jadi, bertahanlah.
Tidak sopan jika kamu pergi saat seseorang masuk.
Melihatmu membuatku mencemaskan keselamatan CEO Shin.
Jangan berkeliaran malam-malam. Kamu mengejutkanku semalam.
Apa kamu kecewa karena aku bukan Nam Koo?
Lain kali aku tidak akan sebaik itu.
Kamu baik dalam hal apa?
Jika bukan karena Nam Koo, sekarang kamu sudah dipenjara.
Begitukah?
Jadi, rencana siapa itu?
Ibuku? Nam Koo?
Tidak, itu rencanamu. Aku tahu kamu membenciku.
Tapi kenapa kamu tega memanfaatkan Nam Koo?
Aku percaya Nam Koo anak kandung CEO.
Dia memang anak kandungnya.
Jika benar, kamu tidak mungkin mempertaruhkan nyawanya seperti itu.
Anggap dirimu beruntung.
Bagaimana keadaan Ayah?
Masih sama.
Apa maksud kejadian semalam?
Apa kamu benar-benar mau mati?
Aku menggantikan Nam Koo demi kebaikanmu.
Menurutku kamu melakukan ini demi Nam Koo.
Seandainya saja Nam Koo tertabrak seperti yang direncanakan.
Apa kamu seputus asa itu?
Kalau begitu, kenapa kamu ikut campur?
Berapa lama aku harus bertahan dengan anak palsu?
Mari kita
coba lagi.
Jika kamu mencemaskan Nam Koo, aku akan mencari orang lain.
Tidak bisa. Do Hoon tahu apa rencana kita.
Kalau begitu bujuk Nam Koo lagi.
Aku akan merekayasa tes DNA
dan membuat semua orang percaya bahwa dia putraku.
Sebagai penipu, Do Hoon pasti akan percaya.
Lihat apa yang dia lakukan terhadap suamiku.
Apa yang kalian bicarakan?
Hui Joo...
Aku bertanya. Kenapa Ibu bilang Do Hoon adalah penipu?
Begini...
Katakan padaku sebelum aku marah.
Direktur Jeong, ini Shin Do Hoon.
Kamu belum menemukan pamanku?
Baiklah, aku akan meneleponmu kembali.
Ayo masuk dan duduklah.
Aku memang ingin bicara denganmu.
Kamu ingin pergi ke Afrika,
jadi, aku akan mewujudkannya.
Bagaimana dengan Ayah?
Aku akan menjaganya, begitu juga Ibu.
Aku hanya ingin mengurusmu.
Jadi, memang benar.
Apa maksudmu?
Kakakku yang sebenarnya tidak akan mengirimku ke Afrika sekarang.
Dasar bedebah.
Dasar binatang.
Bahkan binatang pun tidak akan seberengsek kamu.
Apa salah ayahku kepadamu? Apa kesalahannya?
Kamu benar.
Bahkan binatang pun tidak akan seperti ini.
Tapi anak yatim piatu bisa.
Aku sanggup ditinggalkan sekali,
tapi tidak dua kali.
Jika ditinggalkan tiga kali, kamu akan membunuh ibuku.
Dan berikutnya, kamu akan membunuh Mo Ah.
Itu sebabnya kamu hanyalah sampah.
Kurasa kamu benar.
Maafkan aku.
Pantas saja aku tidak merasakan kedekatan.
Pantas saja kamu tidak tampak seperti kakakku.
Pantas saja aku sangat membencimu.
Pantas saja
aku mengasihanimu.
Kamu sebaiknya berdoa agar ayahku tidak meninggal.
Karena jika dia meninggal, aku sendiri yang akan mengejarmu.
Apa kamu memiliki dua nyawa?
Kudengar kamu berjanji pada ayahku akan menemukan kakak kandungku.
Jika kamu mati di tangan Do Hoon,
ayahku tidak akan bisa beristirahat dengan tenang.
Aku mengerti ibuku memang seperti itu,
tapi kamu setidaknya harus menghentikan Mo Ah.
Maafkan aku. Aku begitu putus asa sampai membuat rencana seperti itu.
Jangan berbohong padaku, aku tahu itu ide Mo Ah.
Ibuku mungkin mendesaknya.
Jangan bertindak serendah dia.
Aku tidak sanggup melihat orang lain terluka karena dia.
Kumohon.
Bagaimana jika aku menipu Do Hoon dengan menjadi anak kandungnya?
Aku memiliki bekas luka di lenganku, jadi, aku bisa memancingnya.
Baiklah, kamu harus melakukan itu.
Aku tahu ada yang tidak beres.
Kenapa kamu harus mengacaukannya?
Ini ide Mo Ah.
Dia memanfaatkanmu untuk membuatku dipenjara.
Dia malah menggantikanmu.
Kenapa? - Karena dia mencintaimu.
Akan merugikan jika kamu sekarat.
Aku yakin dia menyesal. Dia memang seperti itu.
Jadi, kenapa ikut campur dalam hidupku?
Karena kamu, sekarang Hui Joo tahu.
Kenapa kamu begitu sombong?
Kamu harus meminta maaf karena hampir menabrak seseorang,
tapi sepertinya kamu tidak punya rasa malu.
Bukan untuk ini aku mengajarimu menyetir.
Saat aku tidak begitu sibuk, aku harus mengajarimu lagi.
Untuk menyetir dengan benar.
"Direktur Jung Mo Ah"
Bagaimana keadaan Hui Joo?
Dia bilang kamulah dalangnya.
Ya, dia benar. - Kenapa berhenti?
Kenapa tidak memanfaatkanku sampai akhir?
Itu karena
aku mencintaimu.
Bukan itu alasannya. Kamu tidak seperti itu.
No comments yet. Be the first to leave one.