لومړۍ 200 کرښې.
Aku harus memihak siapa? George seorang York, Anne musuhku dan ibu bersamanya.
Jangan memihak siapapun sampai kau tahu siapa yang menang...
lalu perlihatkan pada mereka akan kesetiaanmu...
sampai kau tidak memerlukannya lagi.
Ayahku! Bagaimana dengan Lord Warwick?
Dalam medan perang, Yang Mulia, kematian yang paling terhormat.
Aku ingin menemui ibuku.
Dia telah meninggalkanmu dan hidup dengan penuh rasa malu.
Apakah Sir Henry merasa dia akan mati?
Dia terluka parah.
Jasper berencana membawa Henry dalam pengasingan.
Jangan pernah menyerah. Aku tidak akan.
Berdamailah dengan York dan bawa dia pulang dengan aman.
Sepertinya George setia pada suamimu.
Hari ini.
Bukankah aku pengkhianat?
Kau mencintaiku dan Raja?
Semoga hal itu cukup untuk Edward.
Aku akan membawamu pada kakakmu setelah istana kembali ke London.
Aku sangat ingin bertemu Isabel.
The White Queen - S01E06 -
Anne Neville.
Yang Mulia.
Aku memohon ampunanmu.
Bukanlah kehendakku untuk mengkhianatimu.
Ayahku menyuruhku untuk menikahi anak dari Margaret Anjou...
dan dia (Margaret Anjou) memerintahku untuk pergi bersamanya.
Tidak ada pilihan lain selain mematuhinya.
Kau tahu Margaret Anjou sudah dikalahkan...
dan tidak akan pernah mencoba melawanku lagi...
dan itu membuatnya menjadi tidak berguna.
Aku tahu.
Baiklah, itu sudah cukup buatku.
Aku maafkan dan mengampunimu...
dan kau di terima baik di Istana...
dan kau boleh tinggal di sini bersama kakakmu.
Yang Mulia.
Aku berterima kasih atas welas asih yang kau berikan padaku.
Ibuku, dia masih berada di tempat perlindungan.
Tentu. Dan itu adalah tempat tinggal yang dia pilih.
Isabel.
Betapa welas asihnya Raja.
Kau akan bertugas menjadi pendampingku.
Kau akan membantuku memilih baju dan perhiasan
dan menyisir rambutku sebelum aku tidur.
Sama seperti yang kita lakukan saat masih gadis dulu.
Bedanya Ibu dalam penjara dan Ayah sudah mati.
Ibu tidak dalam penjara, Anne. Dia di tempat perlindungan.
Tapi itu tidak benar, Raja mengatakan bahwa dia
telah memilih untuk menetap di sana.
Shhhh!
Izzy, Ibu terus mengirim surat padaku, memohon padaku supaya menolongnya.
Seperti dia menolongmu saat Ayah dikalahkan?
Ibu menulis surat padaku juga, Anne, setiap hari, dan bahkan lebih dari sekedar memohon.
Abaikan dia.
Raja harus yakin akan kesetiaan kita.
Adik.
Anne terlalu khawatir.
Tidak masalah, Isabel. Dia terlalu banyak menderita.
Anne, kau akan aman di sini dan dijaga dengan baik.
Raja telah menunjukku sebagai wali-mu.
Waliku? Dia tidak bisa menunjukmu sebagai waliku.
Aku seorang janda. Mengapa aku perlu seorang wali?
Karena kau janda dari seorang pengkhianat.
Edward mengampuninya tanpa keraguan sedikitpun.
Setelah apa yang Warwick lakukan pada Ayah dan John...
Edward melakukan apa yang seharusnya dia lakukan.
Kau seharusnya iri dengan berkumpulnya kembali anak-anak Warwick.
Inggris perlu perdamaian. Hal lainnya harus dikesampingkan.
Jangan hanya berdiri seperti hantu.
Kemarilah! Akan kuberikan kau benang emas terakhir untuk menyulam.
Apakah aku diberi mahar, Isabel?
Mahar? Kau sudah memimpikan pernikahan lagi, Anne?
Tidak, tentu saja tidak. Aku hanya ingin tahu saja.
Tentu saja kau memiliki mahar.
Kau tidak perlu mengkhawatirkannya.
Raja sudah menugaskan George untuk mengurus semua masalah keuangan...
...mewakilimu.
Mewakiliku?
Saat kau menikah nanti...
George akan menyediakan mahar untuk suamimu.
Bagaimana jika aku tidak menikah?
Bagaimana jika Ibu mati dan aku belum menikah?
Lalu apa yang akan terjadi pada keturunanku nanti?
Isabel, tidakkah kau lihat yang mereka lakukan?
York bersaudara menempatkan Ibu di tempat perlindungan
jadi mereka bisa mengambil alih kekayaannya!
Apa? Anne, kau salah.
Itulah mengapa Richard membawaku ke sini. Itulah mengapa...
George menjadikan dirinya menjadi waliku.
Sebuah rencana!
Jangan berkata seperti itu!
Jangan membicarakan keluarga York seperti itu.
Ada sebuah rencana, Isabel. Tidakkah kau menyadarinya?
Diamlah! Kau mengada-ada!
George akan menjagaku di sini sampai Ibu mati lalu...
Diam! Diam! Diam!
Oh, My Lady!
Masuklah ke kamarmu.
Isabel.
Menggigit seperti anjing gila.
Isabel.
Kau tidak cocok menjadi perempuan pendamping.
Pergilah sekarang!
Dan jangan memperlihatkan wajahmu sampai kau menerima kondisi saat ini.
Bukan, bukan menerima. Tapi berterima-kasihlah.
Sesaat sebelum kematiannya, suamiku memintaku untuk berdamai dengan mereka.
Haruskah?
Itulah satu-satunya cara membawa anakku pulang ke Inggris dengan aman,
berdamai dengan York?
Aku perlu tanda, Bapa.
Aku perlu tanda bahwa meskipun aku lemah, Tuhan mendengarku...
My Lady.
My Lady, aku tidak bermaksud mengganggu waktu berdoamu.
Lalu kenapa kau lakukan?
Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi.
Ibumu, Lady Beauchamp sedang sakit keras.
Syukurlah, ini rahmat Tuhan.
Jangan menangis. Aku tidak pantas untuk kau tangisi.
Menitikkan air mata pun tidak.
Ruangan di sini terasa sumpek, lebih seperti bau daging busuk.
Aku takut. Kau menemuiku hanya untuk menambah penderitaanku?
Aku hanya ingin menemuimu.
Anak lelakiku tersayang seharusnya berada di sampingku...
mencium tanganku dengan lembut.
Tapi tinggal dirimu saja, Margaret.
Dan aku tidak akan tenang sampai kau memaafkanku.
Memaafkanmu?
Membebaskanku dari segala kesalahan yang mungkin telah kulakukan.
Kau memintaku untuk memaafkanmu tanpa pengakuan apapun darimu.
Apakah ini masih tentang Perintah Suci?
Setelah bertahun-tahun, kau masih membenciku
karena tidak mengizinkanmu menjadi biarawati?
Kau menyuruh seorang anak kecil untuk melakukan tugas wanita.
Kau tidak mengerti, sudah kehendak Tuhan menjadikanmu
keturunan Lancaster?
Tentu saja aku mengerti. Alasan suci dan tujuan ilahi-ku.
Aku mengabdikan hidupku untuk itu.
Tapi kau begitu menginginkan membesarkan anakmu.
Apakah itu yang kau rindukan, Margaret?
Tapi kau selalu ingin menikahi Jasper Tudor...
untuk disayangi.
Bagaimana kau berjuang menyatukan kesucian dan kesombonganmu.
Kesombongan itu.
Kau ingin menikah karena cinta.
Lalu apa selanjutnya, berdoa, apakah itu artinya tujuanmu sudah selesai?
Kau harusnya berterima kasih. Aku menyelamatkanmu dari dirimu.
Tuhan akan memanggilmu di Hari Sabbath.
Saat itu terjadi, aku akan terlahir kembali.
Margaret.
Margaret!
Aww.
Kemarilah, Pangeranku.
Ini tidak akan lama sebelum dia menetap di Ludlow.
Kastil Ludlow?
Apakah kita akan menetap di Wales?
Bukan kita, tapi anak kita saat dia berumur 2 tahun.
Dia adalah Pangeran Wales.
Dia harus membangun rumah tangganya di sana.
Untuk apa Wales punya pangeran yang masih bayi?
Rakyat harus mengenalnya dari kecil, Yang Mulia.
Dengan begitu, mereka akan belajar mencintainya.
Dan itu adalah cara meruntuhkan kesetiaan orang Wales terhadap keluarga Tudor.
Tidak. Aku tidak akan melepas anakku.
Inilah yang harus dilakukan Pangeran, dia bukan anak perempuan.
Kita hanya tinggal memilih wali yang cocok untuk anak kita.
Maka akulah yang akan memilih walinya.
Aku ibunya, dan jika dia harus meninggalkanku,
maka aku akan memilih orang yang menyayanginya
dan yang membimbingnya menjadi lelaki dewasa.
Ini bukan masalah tentang menjadikannya lelaki dewasa, tapi...
bagaimana menjadikannya seorang Raja.
Untuk masalah itu, pendapatmu mungkin bukan pilihan terbaik.
Kau tidak boleh keluar.
Akan kukalahkan kalian. Bagaimana denganku?
Musim panas. Waktunya untuk bersenang-senang.
Aku sedikit cemas dengan George pada anakku..
Dia tidak bisa melakukan apapun, apapun yang menyangkut anakku.
Apakah George berupaya menyakiti anakmu?
Aku tidak tahu.
Mungkin itu hanya sekedar rasa sakit karena kau harus berpisah dengannya.
Saat kau menikahi Keluarga Kerajaan, kau harus mengikuti kebiasaan mereka.
Kau harus memahami apa yang dilakukan Edward.
Aku tidak tahu apa yang dia pahami.
Aku hanya tahu semakin dia dekat dengan adiknya,
semakin jauh perasaannya dariku.
Sungguh, Ibu, kami merenggang. Sejak...
Sejak dia kembali dari pertempuran.
Kurasa tidak terlalu renggang.
Ibu, bagaimana.... Bagaimana kau tahu?
Suamimu sesubur banteng.
Kapanpun dia kembali dari kemenangan, seorang anak selalu hadir setelahnya.
Aku belum sempat mengatakannya.
Maka katakanlah!
Tinggalkan rasa cemasmu padaku dan bawalah berita bahagia itu pada suamimu.
Terima kasih. Terima kasih, Ibu.
Kau membuatku tersenyum.
Tapi menurutku kau terlihat lelah.
Tentu saja tidak. Tidak pernah.
Pergi. Pergi. Pergilah!
No comments yet. Be the first to leave one.