لومړۍ 200 کرښې.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88
SEPULUH TAHUN LALU
Tuan-tuan, silakan masuk.
Ini temanku dari Belgia, Jean-Pierre Berger.
Perkenalkan, Yang Mulia Pangeran Abdullah.
- Senang berkenalan. - Sama-sama.
- Syekh Al-Sahlawi. - Asalamualaikum.
- Dan Syekh Al-Bishi. - Asalamualaikum.
Selamat datang.
Kami menyebutnya "dwi-teknologi".
Kami merancangnya dengan bantuan AU AS.
Sistem senjata ini dikembangkan untuk helikopter tempur apa saja.
Bahkan model lama, yang Anda miliki.
Sebelumnya Victor bilang sekitar 15 juta.
Itu terlalu mahal.
Kita sepakat 12 juta.
Aku mengerti, tetapi kita tak membahas biaya pemasangan.
Tim khusus kami akan mengawasi seluruh operasi di lokasi.
Akan kuganti
biaya administrasi tambahannya.
Dan ini bisa menutup biaya perjalanan Anda.
Kapan kau bisa kirimkan?
Pengiriman pertama bisa siap dalam dua pekan.
Ini alamat surel baruku. Hanya untuk Anda.
Jika ada pertanyaan, masalah, hubungi aku.
- Terima kasih. - Pangeran.
- Terima kasih. - Pak.
Sudah kubilang aku bisa dapatkan 15.
Kau berhasil. Kuajari kau dengan baik.
- Kapan kau berangkat? Aku mau merayakan. - Tak bisa.
Kamar hotelnya untuk kita malam ini. Sampanye, semuanya.
Aku harus pergi.
Victor...
Ada apa? Tadi kita berhasil.
Tidak sekarang.
Waktunya habis.
Maaf.
Tn. Berger, Polisi Federal Brussel.
Kami punya perintah penangkapanmu atas dugaan korupsi.
Ucapanmu bisa dan mungkin digunakan untuk melawanmu...
"Alex De Roose", ya?
Ini harus dihentikan.
Saat kudengar aksimu kepada John...
aku mau kau mati.
Sampai sekarang.
Namun, istriku tak sehat, dan aku tak bisa bantu dia. Jadi...
Sidangku pekan depan, dan kau kuberi dua pilihan.
Keluarkan aku, atau kujatuhkan kau.
Aku bukan hakim, tak bisa membebaskanmu.
Maka kau harus kreatif.
Kesalahan prosedur itu biasa, bukan?
Laporan ditulis setahun lalu. Aku tak bisa ubah itu.
Kau perlu motivasi tambahan, Alex?
Aku harus tanya Polly.
Jangan libatkan putriku. Ini antara aku dan kau.
Akan kulakukan apa pun untuk bersama istriku. Paham?
Mungkin ada jalan.
Danielle bisa membebaskanmu.
Apa maksudmu?
Danielle mencintai Kim.
Mereka berselingkuh.
Kau bohong.
Kenapa dia tiba-tiba ceria?
Tiap kali kami terjebak, kami kirim Kim kepadanya.
Jika kupastikan itu, kau akan bebas.
- Bohong! - Bouman.
Tenang.
Kau tak perlu percayai aku. Tanya saja dia.
NICK DUA PANGGILAN TAK TERJAWAB
- Ya? - Kau meneleponku.
Aku tahu siapa Victor.
Victor Bilzarian.
Dia orang Armenia yang berpaspor Singapura.
Mereka rekan kerja saat JP bekerja di DefCom Systems.
Bilzarian sebagai calo, JP di penjualan.
Tampaknya mereka dekat.
Sampai Bilzarian ditangkap di Aljazair karena menjual senjata ke Palestina.
Dia melaporkan JP.
Hukuman Bilzarian ditangguhkan. JP dipenjara tiga tahun.
Pihak keamanan bilang dia lanjutkan kegiatannya di mana-mana.
Angola, Kongo, Sierra Leone...
Aku meneliti dia.
Setelah JP keluar dari penjara,
dia muncul di area konflik yang sama
untuk membuat sumur bagi pesaing.
JP membenci orang ini.
Jika kita bisa membuatnya percaya Carlos juga bernegosiasi dengan Bilzarian,
kita bisa melibatkan JP lagi.
Tak bisa dalam sepekan.
Kita tak perlu menjalin hubungan dengan Bilzarian.
Hanya perlu membuat JP mengira begitu.
Bilzarian pergi dari New York ke Wina dua hari lagi.
Ganti pesawat di Paris.
Kita bisa pastikan pesawatnya melalui Brussel.
Akan kuminta Carlos mengulur waktu.
Ini lebih baik dari terapiku.
Itu model 92. Yang terbaik. Ini, coba lagi.
- Apa ini... Ini normal? - Kadang terjadi.
Macet jika tak dibersihkan dengan baik.
Lupakan senapan ini. Ada barang lain untukmu.
Tahukah kau? Aku sangat suka yang ini.
- Yang itu? - Apa itu?
Ini penyembur api infanteri RPO-16.
Keren.
- Boleh kucoba? - Tentu. Namun...
Itu tak menyemburkan api.
Sungguh? Lalu, menyemburkan apa?
Astaga!
Ini dibuat untuk menghancurkan kendaraan lapis baja,
meledakkan pos pemeriksaan militer.
Aku mau pesan banyak senjata ini.
Baik.
Sudah bicara dengan kelompokmu? Untuk pesanan pertamamu?
Kami butuh semuanya. Seluruh paket, paham?
- Kami harus memenangkan perang. - Ya.
Bisa lebih terperinci?
Aku butuh daftar prioritas senjata.
Kau mau aku buat daftar, atau... Tak apa?
Atau aku bisa buatkan daftarnya, jika lebih mudah.
Ini semacam paket perdana.
Itu sangat bagus. Luar biasa. Ide yang sangat bagus. Terima kasih.
Kau tahu kapan transaksinya disepakati?
Tentu. Segera. Sesegera mungkin.
Victor Bilzarian mendarat di Bandara Brussel
pukul 10.00 pagi ini.
Kita pastikan dia ketinggalan pesawat ke Wina.
Sial.
Polisi bandara akan menahannya sampai kita nyatakan dia boleh pergi.
Kita tunggu hingga kedubes tutup,
agar dia hanya bisa urus dokumennya besok.
Saat kita tahu di hotel mana Bilzarian menginap...
Julia rencanakan pertemuan dengan JP di hotel yang sama.
Tn. Berger? Halo, aku Angelique. Senang berkenalan.
- Sama-sama. - Silakan duduk.
Dia kira akan diwawancarai soal organisasinya,
Air untuk Masa Depan.
Kita pastikan dia melihat pertemuan antara Enrico, Steve, dan Bilzarian.
Semoga dia memakan umpan.
Ada pertanyaan?
Semoga sukses.
- Punya anak? - Dua.
- Menikah? - Bercerai.
Dan Steve itu... nama? Boleh tahu...
...bukan ide bagus.
- Sampai jumpa. - Dah.
- Punya anak? - Dua.
Menikah?
Bercerai.
Dan Steve itu... nama?
- Boleh tahu... - ...bukan ide bagus.
Semua lancar?
- Ya, tentu. - Tentu.
- Sengaja lakukan itu, Anette? - Apa?
Lilin di acara amal untuk rumah yang terbakar.
André pasti sangat kesal melihatnya.
Sudah kuduga.
Nathalie?
Kemari.
Ada apa?
Isi ini. Sudah kuisi bagianku.
- Apa ini? - Formulir pengakuan status ayah.
Kita juga perlu ke balai kota.
- Tidak, Laurent, ini tidak akan terjadi. - Nathalie.
Ini sudah lama tertunda.
Bagaimana dengan Jackson?
Dia terlalu muda untuk beri izin.
Namun, kita tanda tangani ini setelah dia tahu yang sebenarnya.
- Kita sudah bahas ini. - Laurent, kumohon.
Aku muak. Akan kukatakan sekarang.
Apa kau gila? Kau tak boleh ceritakan itu sekarang.
- Kalau begitu, besok. - Tak akan terjadi.
Aku mau bicara dengan ahli dahulu.
Mencari masukan. Ini hal besar bagi anak kecil.
Kau hanya berusaha mengulur waktu.
Apa ada yang perlu kuketahui?
- Tidak ada. - Tidak ada?
Apa maksudmu?
Ini akan dilakukan. Titik.
- Berger. - Halo, Tn. Berger.
Ini Angelique Stalingrad dari Majalah Aidex.
Aku baru dikabari bahwa kita harus mengubah lokasi wawancara.
Keberatan jika bertemu di Hilton Brussels Grand Place?
Aku tahu hotel itu. Aku tiba sejam lagi.
- Punya waktu? - Tidak juga. Ini mendesak?
Ya.
Yang kutahu namanya Victor.
- Victor? - Ya. Aku tahu ini tak banyak.
- Punya anak? - Dua.
- Menikah? - Bercerai.
Dan Steve itu... nama?
Apakah itu Nathalie?
Mungkin. Di mana ini? Di peternakan?
Tidak, terdengar perahu di belakang.
Mereka bertemu di luar peternakan.
- Ada apa di antara mereka? - Kita beri tahu Laurent?
Tidak, lupakan. Hanya akan bawa masalah.
RESEPSIONIS
Sasaran sudah tiba.
Tn. Berger. Halo. Aku Angelique. Senang berkenalan.
No comments yet. Be the first to leave one.