Our Gap Soon

Our Gap Soon (우리 갑순이)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

우리 갑숭이 Our Gab Soon E31 [http://www dramakoreaindo com/]
د لخوا تبصره KURIRMALAM
Subtitles by VIU.Com

تګونه

other
په خپور شو: 2016-12-12
ډاونلوډونه: 20
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

"Ayam Mewah Da Hae"

"Episode 31"

Kalian, diamlah,

Ini bukan ruang karaoke, tapi restoran ayam,

Kakak, Kakak harus memelihara kebersihannya,

Bersihkan secara menyeluruh, - Jangan khawatir,

Kakak bisa tepergok jika mereka datang untuk inspeksi,

Jaga kebersihannya terlebih dahulu, mengerti?

Kebersihan adalah prioritas dalam hal makanan,

Aku mengerti, Dasar tukang mengomel,

Adikku si PNS ini sangat menyebalkan,

Aku akan bergabung setelah keluar dari restoran Tiongkok itu,

Baiklah,

Aku pergi, Ibu terlambat,

Berapa peti yang kamu bawa?

Soo Jo, aku pergi dahulu,

Baik, - Sampai jumpa,

Tiga peti bir dan satu peti soju untuk sekarang,

Itu tidak cukup,

Kurasa aku bisa menjual sepuluh peti malam ini,

Tinggalkan minuman keras juga,

Aku akan menjual minuman keras kepadamu di kehidupan berikutnya,

Soo Jo, makanlah kue berasnya,

Tidak bisa, aku sibuk, - Makanlah,

Soo Jo, tunggu,

"Ayam Mewah Da Hae"

Sepertinya ibu masuk angin, Ibu tidak enak badan,

Ibu akan mengunjungi restoranmu nanti,

Apa perasaanmu kepadaku tulus?

Tentu saja,

Kalau begitu, ayo menikah,

Astaga,

Aku pasti gila,

Aku sudah kehilangan akal,

Aku malu sekali, Bagaimana ini?

Bu Nam,

Aku membawakan makanan ini dari upacara pembukaan Da Hae,

Ini untukmu, - Da Hae yang mengirimnya?

Tidak, Aku yang membawakannya,

Silakan makan,

Astaga, Berantakan sekali,

Tapi ini enak,

Bagaimana kelanjutannya dengan Ayah?

Baik-baik saja,

Kami belum menyelesaikan berkas-berkasnya,

Ini tidak terasa nyata karena kami masih tinggal bersama,

Apakah nyaman hidup dengan cara Ibu sendiri?

Sulit untuk mengabaikannya saat ibu tidak buta,

Saat dia berusaha memasak sesuatu,

semua panci dan piring berserakan di dapur,

Ibu tidak tahu di mana dia menemukan peralatan itu,

Bahkan ada beberapa peralatan yang belum pernah ibu lihat,

Dia akan mengerti jika mencobanya beberapa kali,

Ibu rasa dia agak bodoh,

Ibu malah mencuci semua piring-piringnya lagi,

Semua pria seperti itu,

Sulit sekali menahan diri untuk mengomelinya,

Ibu bisa menjadi biarawati atau semacamnya,

Pasti dia ceroboh karena belum pernah melakukannya,

Berpura-puralah tidak tahu,

Ibu sudah berpura-pura,

Tapi ibu rasa dia menikmatinya,

Itu sungguh menyiksa membuat makanan untuk orang lain

saat ibu tidak ingin makan,

Ibu suka bagian itu,

Seiring ibu menua, ibu benci memasak,

Makanan siap sajilah yang terenak,

Kamu belum merasa begitu? - Itu juga menyusahkan bagiku,

Tapi aku belum begitu membenci pekerjaan rumah,

Kamu terlahir sebagai ibu rumah tangga,

Setelah beberapa saat,

cobalah cari pria kaya yang sangat memerhatikanmu dan,,,

Lupakan saja, Ibu masih ingin menjualku?

Ya,

Biarkan ibu menjual putri ibu dan mendapat kekayaan,

Dua transaksi terakhir buruk, Ibu ingin yang baik kali ini,

Bagaimana Ibu bisa berkata begitu mengenai pernikahan?

Aku bahkan tidak bisa ke hotel, malah ke motel, Menyedihkan,

Kalau begitu, pergilah sauna dan tidurlah yang lelap,

Mana bisa aku tidur di sauna, Pikirkan status sosialku,

Maka pulanglah,

Kakakku akan memukuliku,

Lalu kamu ingin mengikutiku?

Kamu punya tempat tinggal? - Tidak, Maksudku mobilku,

Lupakan, Semuanya karena kamu,

Aku tidak mau melihatmu,

Akan kucoba mencari 100,000 dolar,

Bagaimana cara mencarinya? Pergilah, Aku enggan melihatmu,

Selamat malam, Jangan lupa kunci pintunya,

Astaga, Dingin,

Siapa?

Siapa yang datang selarut ini? Siapa itu?

Ini aku, Dal Pa,

Dal Pa,

Ada perlu apa? - Hai, Paman,

Kenapa kamu datang kemari tanpa pemberitahuan?

Lama tidak berjumpa, - Izinkan aku bersujud,

Tidak usah, Jangan repot-repot, Duduklah,

Aku tidak membeli apa-apa karena ini sudah malam,

Bangunkan bibimu,

Baik,

Apa Ibu ada?

Duduk, Tidurlah di sini malam ini,

Jangan membangunkannya, - Ada tamu?

Bibi, ini aku,

Beri aku makanan, - Aku saja belum bangun sepenuhnya,

Biar aku saja,

Bibi, Dal Pa datang,

Apa? Kapan dia datang?

Baru saja, Dia akan menginap,

Kadang, dia datang tanpa pemberitahuan,

Kenapa tidak bilang jika kamu akan datang?

Ibu bisa membuatkan makanan lebih banyak untukmu,

Apa kamu sehat?

Kamu tinggal di mana sekarang?

Kamu mau nasi lagi?

Jangan bicara denganku dan keluarlah,

Sial sekali ibu,

Dia tamu yang menyebalkan,

Bagaimana bisa dia meminta makanan begitu melihat ibu?

Ibu sudah membesarkannya, jadi, dia pasti nyaman bersama Ibu,

Ibu baru akhir-akhir ini terbebas dari memasak untuk ayahmu,

Apa ini di tengah malam begini?

Ibu kasihan dengannya

karena dia kurang kasih sayang dari ibunya dan lontang-lantung,

Tapi ibu marah saat memikirkan Mal Nyeon,

Bagaimana jika dia malah tinggal di sini?

Bagaimana bisa dia melakukan itu kepada anaknya sendiri?

Tidak heran dia meremehkan ibunya, - Diamlah,

Bibi ada di ruang keluarga,

Biarlah dia mendengarnya, Ucapan ibu tidak salah,

Dal Pa,

Bergegaslah,

Sudah hampir selesai, Harap tunggu sejenak,

Ambilkan sebotol bir, - Baik,

Selamat menikmati,

Kamu kemari untuk memancing ayahku, ya?

Kamu kemari dan berlagak mengurus ayahku,

Tapi alasanmu sebenarnya adalah mendapat uang darinya dengan anakmu,

Apa? - Apa namanya?

Benar juga, Pencari keuntungan,

Da Hae, tidurlah di kamarmu,

Aku harus menghitung ini,

Hitunglah setelah tidur, Pukul berapa kamu datang?

Entahlah, Aku bekerja sampai dini hari,

Tidurlah terlebih dahulu,

Sebaiknya begitu,

Tolong biarkan ini apa adanya,

Sebelah sini,

Benar juga,

Halo? - Keluarlah,

Sekarang?

Kenakan pakaian hangat karena cuacanya dingin,

Masuklah,

Mau ke mana? - Jangan bicara dan masuklah,

Ini hotel,

Ikuti aku, - Pak Yeo,

Kamu akan memarahiku, ya?

Kamu takut dimarahi? Ikuti saja aku,

Aku tidak bisa tidur sama sekali,

Aku juga,

Maaf, Semuanya gara-gara aku,

Anakku menerima uangmu dan itu menjadi masalah besar,

Aku mengatakan hal bodoh karena marah,

Aku tidak percaya telah memintamu menikahiku,

Jangan berkata begitu hanya karena kamu marah,

Astaga,

Itu karena pikiranku sempit,

Aku kesal karena dia juga menghina putriku,

Dia bilang apa, ya?

Dia menyebut kami pencari keuntungan atau semacamnya,

Aku tidak pernah mendengar itu, jadi, aku marah besar,

Pikirku, baiklah, Akan kunikahi ayahmu dan kuhancurkan kamu,

Kukatakan itu karena aku enggan kalah darinya dan tidak bisa tidur,

Karena sudah tua, aku tidak bisa mengontrol mulut atau kemarahanku,

Aku menyesal sepanjang malam,

Maafkan aku,

Hancurkan dia,

Apa? - Keluarkanlah,

"Laporan Pernikahan"

Ini

berkas pendaftaran pernikahan,

Meskipun kamu mengajak menikah lebih dahulu,

akulah yang akan melamarmu secara resmi,

Apa? Kamu tidak suka?

Aku bahkan tidak bermimpi

tentang pernikahan,

Kamu hanya bilang karena marah? Kamu ingin aku mengambilnya kembali?

Terima kasih

telah menyadarkanku

bahwa aku masih bisa menjadi pria dan berambisi,

Aku juga berterima kasih,

Sejak suamiku meninggal,

aku tidak pernah menyukai pria mana pun,

Aku hidup bagai batang kayu yang tidak merasakan apa pun,

Aku pikir aku seperti cumi-cumi kering,

tapi aku sadar hatiku adalah wanita,

Aku jadi lebih sering bercermin,

Setiap berangkat bekerja, jantungku sangat berdebar-debar,

Aku malu sudah merasa begitu pada usia ini,

More Indonesian subtitles for Our Gap Soon

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left