لومړۍ 200 کرښې.
Penerjemah: AfidC2N
Tsunagu
serangan menewaskan 300 orang
Apartemen terbakar di Shinjuku
3 korban meninggal belum teridentifikasi
Gawat!
Gawat! Kita akan terlambat!
Berhenti, berhenti!
Kenapa?
Mereka lupa mematikan kerannya.
Saat dingin ini bisa membeku di jalanan.
Misono, ayo cepat!
Tunggu, Arashi!
Pagi. Sudah baca berita kemarin?
Sudah, sudah, tentang basket?
Bukan!
5, 6, 7, 8...
1, 2...
Misono, begitu lagi?
Mantelnya Ayumi merek Junya Watanabe, kan?
Untuk remaja aku lebih suka merek Rei Kawakubo.
Tapi Junya juga bagus.
Junya Watanabe kenapa?
tabrakan memakan korban jiwa
Ada apa kok murung?
Lagi banyak pikiran.
Apa itu?
Ceritakan padaku.
Tidak apa-apa.
Tidak apa bagaimana?
Jika ada hal--
Junya.
Hari ini akan ada grup kencan.
Kuserahkan padamu.
Aku..
Kerennya!
Aku kagum pada Ayumi-kun.
Ayo ikut!
Hei, Arashi.
Apa?
Kenalkan aku pada Ayumi-kun?
Dia kan teman sekelasmu. Aku mohon.
Tapi aku belum pernah bicara sama dia.
Itu tidak penting, bantulah aku.
Suatu saat semuanya akan meninggal.
Ke mana tujuan mereka?
Tempat yang tak bisa kita lihat.
Dunia yang berbeda.
Aku pulang.
Selamat datang.
Nek biar aku saja.
Memangnya kenapa?
Kenapa? Nenek kan sedang tidak sehat?
Tidak apa-apa.
Biar aku saja.
Baiklah kalau begitu.
Saat aku meninggal, kamu akan sendirian.
Nenek bicara apa?
Nenek harus tetap sehat.
Sungguh?
Anak muda.
Mulai lagi.
Anak muda penuh energi untuk menjalankan perintah Tuhan.
Jangan iri.
Ya, ya, tidak iri.
Balik dulu.
Anu Tsuchiya-san.
Bolehkah aku minta kontakmu?
Boleh.
Sungguh?
Kau bisa menggunakan infrared?
Kau Hatada-san?
Aku menerima pesanmu.
Aku seorang perantara.
Kau?
Iya.
Yang menghidupkan orang meninggal?
Tepatnya,
untuk memungkinkan orang meninggal berhubungan dengan orang hidup
itulah seorang perantara.
Jangan bercanda.
Itu sangat tidak masuk akal.
Meski kau seorang perantara...
...ini tetap saja aneh.
Bagaimana kita bisa bertemu orang meninggal.
Hei, apa tujuanmu?
Uang?
Kau ingin merampokku?
Aku tidak meminta imbalan.
Aku juga takkan merampokmu.
Tolong beritahu nama orang yang ingin kau temui.
Siapa yang ingin kau temui?
Namanya Hatada Tsuru.
Dia ibuku sampai sekitar 1 tahun yang lalu.
Tolong beritahu kenapa kau ingin menemuinya?
Aku ingin menjual tanah.
Tapi aku tidak tahu di mana dia menaruh sertifikatnya.
Aku mengerti.
Biar kujelaskan peraturannya.
Seorang perantara akan bernegoisasi dengan orang meninggal
dan mengatur pertemuan denganmu.
Hanya orang yang ditugaskan oleh perantara,
bisa bertemu almarhum sekali saja.
Dan almarhum juga
hanya bisa bertemu sekali saja.
Masing-masing memiliki kesempatan sekali.
Jadi?
Jadi...
...tolong pikirkan sungguh-sungguh mungkin ada yang ingin kau temui suatu saat nanti.
Sudah kubilang sebelumnya, kan?
Aku mengerti.
Tapi, jika almarhum menolak bertemu,
kesempatannya akan hilang.
Begitu.
Lalu kau akan memberitahuku kalau ibuku menolak bertemu denganku,
lalu memerasku, kan?
Sudah kubilang aku tidak meminta uang.
Jangan coba menipuku!
Apa orangtuamu tahu kau melakukan pekerjaan ini?
Apa mereka tahu?
Setelah selesai bernegoisasi dengan Hatada Tsuru,
aku akan menghubungimu.
Sepertinya ada orang yang disebut "Sang Perantara",
yang memungkinkan kita bertemu dengan almarhum.
Itu menarik!
Misono tahu juga hal itu.
Orang seperti itu apa benar-benar ada?
Yah, itu hanya dongeng.
Jika ada, pasti keren ya?
Misono, bagaimana menurutmu?
Seperti Charlie Chaplin.
Chaplin adalah tipemu?
Arashi Misa manis, ya?
Benarkah?
Kau barusan melihatnya, kan?
Itu.
Suda, sudah, akan kuberikan Arashi Misa padamu.
Kau ngomong apa?
Misono Natsu adalah milikku.
Nenek tidak apa-apa?
Aku kehilangan keseimbangan di kaki kananku.
Apa Nenek terluka?
Terima kasih.
Terima kasih.
Ada apa?
Kamu tidak apa-apa?
Bukan apa-apa.
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Daichi, bantu aku.
Dasar.
Kenapa kau tidak memberitahu kita?
Jika kita tahu sebelumnya, maka kita
dan nenek akan menghabiskan waktu bersama.
Berisik!
Kau seorang pengacara yang baik!
Dan aku
ingin tahu kondisi nenek sebelumnya!
Aku anak sulung!
Aku yang memutuskan apa yang terbaik baginya.
Halo?
Hatada Tsuru-san sudah tahu tentang pertemuannya.
Dia ingin secepatnya tanggal pertemuan diputuskan.
Kau bertemu ibuku?
Almarhum hanya bisa bertemu pada malam hari,
pada 23 Maret ini karena bulan purnama.
Baiklah.
Lokasinya di Hotel Bund Shinagawa.
18:00, tidak apa?
Tidak masalah.
Baiklah kututup dulu.
Nenek hari ini ke rumah sakit?
Kakiku agak keseleo.
Tapi orang baik membantuku.
Nek, tentang ini.
Tulisannya berbeda, kapan ini ditulis?
Tujuan kami bukan untuk menyampaikan pesan dari almarhum,
atau untuk menuntut penyelesaian pertemuan.
Aku lupa.
Pokoknya...
...jika kamu kurang mengerti, tanyakanlah.
Ini Hatada Tsuru-san?
Sepertinya dia meminta bantuan seorang perantara 20 tahun yang lalu.
Begitukah?
Saat itu dia bersama seorang anak kecil.
Nenek.
Iya?
Nenek benar-benar bertemu orang meninggal?
Kamu meragukanku?
Tidak.
Dasar.
Kapan Nenek mulai menjadi seorang perantara?
Saat aku menikah,
kakak mewarisi kemampuannya padaku.
Kakek Akiyama?
Sudah 50 tahun yang lalu.
50 tahun?
Kakak memberikan padaku...
...kemampuannya, saat aku akan menikah...
...untuk keselamatanku.
No comments yet. Be the first to leave one.