لومړۍ 200 کرښې.
Ada ramalan tentang Penyelamat .
Dewa yang lahir darpada manusia...,
... yang ditakdirkan mempunyai Pedang Syurga.
Dikatakan bahawa manusia...
... akan selalu memilih perdamaian daripada perang.
Kaumku tak pernah punya pilihan tersebut.
Mereka memanggilnya Raja Gagak.
Ada yang mengatakan dia alam fana. Laksamana yang haus kekuasaan.
Dia bangkit dari Neraka...
... untuk menghanguskan dunia dengan kebencian.
Umat manusia akan musnah seperti asap.
Tapi saat semua hilang, keselamatan , harapan mereka...
... datang dari langit.
Seorang askar...
.. .yang cukup perkasa, bahkan untuk melawan Raja Gagak.
Sebuah senjata yang tiada banding bersinar di antara ketakutan.
Saat pertempuran berakhir...,
... askar Syurga menghilang...,
... tak pernah terlihat lagi.
Lalu lahirlah lagenda akan Pedang Syurga.
Manusia saling membunuh...
... untuk mempunyai pedang dengan kekuatan menakutkan itu.
Pedang yang dulunya jadi berkat bagi umat manusia...,
... kini menjadi kutukan.
Maka bermulalah kisah puak kami...,
... keluarga askar nomad...
... yang menjadi satu - satunya penjaga pedang itu...,
... untuk menyelamatkan manusia dari membinasakan diri.
Hati - hati, saudaraku.
Si Penyihir Hijau terkenal dengan tipuannya.
Jangan ganggu Kai.
Pikirmu boleh menghentikan kami?
Aku hanya perlu menghentikanmu, Kyo.
Si bodoh ini berfikir kau istimewa.
Kegagalan istimewa kita!
Perang besar akan datang, dan kami akan kalah...
... keranamu, Nariko!
Peramal mengatakan penyelamat akan datang, malah kau yang lahir!
Kau kutukan puak-puak ini.
Jika aku kutukan, maka kau bodoh sudah membuatku marah.
Minta maaf pada Kai.
Aku takkan minta maaf pada Anak Yatim.
Dia bahkan bukan keluarga puak ini.
Dia hanya haiwan kesayangan.
Aku menunggu.
Baik, aku...
Ada apa ini?
Peramal Takashi, dia gila!
Dia menyerang kami tanpa alasan!
Mereka duluan. Mereka menyerang Kai.
Dia punya belati.
Belati apa?
Di sana. Itsuki yang pegang.
Lepaskan aku!
Nariko!
Ayah?
Beraninya kau bicara pada Tetua seperti itu?
Peramal Takashi, bilang padanya. Kau melihatnya. Kau tahu aku...
Cukup! Kau uji kesabaranku.
Kau dilarang berbaur dengan kasta askar.
Tapi aku hanya... / Pergi!
Ayah tersayangku.
Aku adalah kegagalan terbesarnya.
Aib dalam hidupnya.
Kyo benar.
Aku kutukan baginya.
Bayangkan jika kau membenarkan berlatih.
Mungkin dia bukan kegagalan...
... yang mana keberadaannya selalu kau kutuk.
Meski begitu, dia bukan Yang Terpilih.
Juga bukan anak kecil.
Berbarislah, Kyo. Kemudian dirimu.
Oh, kau lucu.
Kau terlalu keras cuba...
... jadi anak yang diingini Ayahmu.
Kau juga.
Kai, hentikan.
Kita tak membunuh puak kita.
Kai takkan membunuh. Hanya melukai.
Aku percaya padanya.
Ayo. Kita harus berlatih.
Ambil senjata! Ambil senjata!
Cepat! Masuk!
Kai, kita perlu...
Kai? Kau di mana?
Terima kasih kembali. / Terima kasih.
Setelah semua ulahku..., Kenapa kau...
Tak peduli siapa atau apa yang kita lakukan...,
... puak-puak ini adalah keluargaku.
Dan keluarga saling melindungi.
Selalu.
Muka pedangmu, Nak.
Ikut aku.
Raja Bohan.
Lelaki dengan takdir besar, diajarkan memimpin dan menang.
Bohan adalah Raja terbaik.
Ia dididik untuk bertarung dengan martabat.
Tapi dia tak punya kehormatan dan kebaikan.
Hati gelapnya merenung akan gurat kekalahannya.
Dia mengimpikan masa depan mulia.
Namun harapan itu hilang...
... berganti kekerasan dan penghinaan.
Dia bersumpah membalas dendam.
Dan ini yang dia tahu:
Waktunya akan datang.
Bohan adalah pendengki dan keji sejak dulu hingga sekarang .
Bahkan sebagai anak, dia haus akan kuasa.
Tapi takhta tidaklah cukup meredakan nafsu dan amarahnya.
Seorang Raja?
Bohan ingin menjadi Dewa.
Untuk mewujudkannya, dia butuh Pedang Syurga kami.
Ya, Ayah. Kali ini aku akan bertahan.
Kalian yang di dalam benteng...,
Serahkan Pedang Syurga yang kalian agungkan...,
... dan aku janji takkan ada yang cedera atau terbunuh.
Pengorbanan kalian akan dihargai.
Bagaimana dia boleh tahu? Bagaimana Monster itu tahu?
Hancurkan tembok itu.
Baik, Paduka.
Ambil pedang ini, Nariko.
Sekarang jadi tugasmu untuk menjaganya.
Tembok kita takkan berlangsung dibom seperti itu.
Dan Bohan tak boleh mempunyai pedang ini.
Aku? Kau berikan tugas ini padaku?
Kau mengalahkan pembunuh Bohan hari ini.
Kempuanmu melebihi orang terbaik puak ini.
Memang kau bukan Askar Syurga...,
Tapi seperti kata Takashi, kau juga bukan anak - anak.
Ambil pedang ini, Nariko.
Kawal emosimu.
Ingatlah tugasmu, cabaranmu.
Kami akan ke Timur. Bohan akan mengikuti.
Kau, Nariko, bawa pedangnya ke Barat.
Ayah, tidak. Mereka akan memusnahkan.
Kau tak boleh lebih cepat dari pasukan itu.
Tapi kau boleh, harus.
Perhatian mereka akan tertuju pada kami. Itu kesempatanmu.
Kai, ayo.
Kai akan menjagamu.
Tidak, Kai, aku harus tetap di sini.
Ayo, Kai! / Tapi...
Jangan tinggalkan aku! Tolong jangan tinggalkan aku!
Oh, tidak.
Di sana!
Bagus, Nariko.
Bagaimana kau... Bagaimana kau tahu namaku?
Aku Raja. Sekarang serahkan itu.
Aku tak tahu apa yang... / Sekarang!
Atau kubuat kau mengemis untuk mati.
Kau ingin menderita seperti Ayahmu?
Seperti saudarimu?
Aku tak punya saudari. / Kau punya.
Si bodoh dengan wajah dicat itu.
Kai.
Kau tak tahu dia saudarimu?
Gadis kecil yang naif!
Nariko, kau adalah Putri sulung yang lahir...
... pada tahun Kuda Api.
Tapi itu hanya di bulan pertama.
Ayahmu, si bodoh itu sering bersenang - senang.
Kau tahu soal hilangnya dia masa malam kelahiranmu?
Hilang berbulan - bulan.
Semua orang mengira dia sudah lelah.
Dia pergi menyebarkan benih tak bergunanya...
... Ke seluruh negeri.
Menjangkiti wanita seperti virus.
Karena sangat putus asa untuk memperbaiki kesalahannya: Kau!
Bulan Disember, adikmu Kai lahir, kegagalan yang lain.
Sangat kecil.
Tapi inilah ironi yang terbesar.
Hal yang tak diketahui Ayahmu.
Pada tarikh 23 bulan ke-12 dan paling akhir...,
... Ayahmu punya seorang Putra.
Dari rahim salah satu wanita yang dia rampas.
Ya, bertentangan dengan kemahuan mereka.
Tak ada yang lebih menyeramkan dari kemarahan wanita.
Dia melahirkan, memalsukan kematiannya...,
... dan lari ke Desa nelayan di Utara.
Jadi sekarang ini, yang digelar Yang Terpilih, saudara...
... adalah seorang pandai besi dekil.
Kau monster, Bohan.
Kau jagonya berbohong.
Dan sementara aku tak percaya...
... anak haram Shen...
... boleh membahayakanku.
Legenda menyatakan bahawa hal yang boleh menghentikan saya...
... adalah senjata di punggungmu jika dipegang Yang Terpilih.
Jadi kau paham, keduanya harus dihancurkan.
Ini sudah berakhir, Nariko.
Keluargamu, klanmu, rumahmu, semuanya musnah!
Tak ada yang tersisa untuk diperjuangkan.
Jadi mari kita selesaikan.
Jatuhkan pedang itu.
Ya.
Sekarang letakkan...
... dan mundur.
Jangan bodoh.
Bahkan Ayahmu tahu benda itu dikutuk.
Kenapa aku harus mengambil berat?
Kau tak menyisakan apa - apa untukku.
No comments yet. Be the first to leave one.