لومړۍ 79 کرښې.
Teks oleh DramaFever | Subindo by Ms.saMaN
Kemana kita akan pergi?
Kau memintaku untuk mengajarkanmu beberap hal tentang fotografi.
Ikuti aku.
Apa aku terlihat bagus?
Iya, sangat bagus.
Wow, ini...
Ketika kau memperbesarnya seperti ini...
- Akan terlihat jauh lebih baik, kan? - Iya.
Tahan.
Oh, tempat ini...
Iyaa, ini adalah tempat di mana kita mengalami kecelakaan.
Aku ingin mengambil gambarmu di menara yang ada di sana.
Ini adalah tempat yang sangat istimewa bagiku.
Tempat istimewa?
Kami mengambil gambar dan makan siang di sini, hari dimana orang tuaku meninggal.
Itu adalah kenangan terakhir yang kumiliki dari mereka.
Tolong fotokan aku.
Oke.
Aku tidak bisa mengambil gambar sejak orang tuaku meninggal.
Setiap kali aku mencoba untuk mengambil gambar seseorang....
Kenangan di hari itu terus membayangiku.
Tapi hari pertama aku melihatmu
Tanpa sadar aku megambil gambarmu.
Semenjak saat itu aku akhirnya bisa mengambil gambar lagi.
Sebelum aku menjadi benar-benar buta...
Aku ingin mengambil gambar yang bagus darimu.
Dan itulah sebabnya aku memintamu untuk menemuiku di sini, pada hari itu.
Tapi kau mengambil gambarku hari ini.
Terima kasih...
Karena sudah membiarkanku mengambil gambarmu lagi di sini.
Orang yang menghabiskan tenagaku dengan mengambil gambarku secara pribadi, itu tidak gratis.
Bukankah kau belajar dariku terlalu cepat? Santai saja!
Sudah kubilang padamu kalau aku siswa yang cukup cerdas.
Apakah kau pikir semua keinginan di dinding ini bisa menjadi kenyataan?
Aku tidak tahu.
Tapi jika itu semua menjadi kenyataan, Aku yakin orang lain mungkin akan menderita karena itu.
Lalu dalam hal ini kau hanya bisa melepasnya saja.
Oh, sepertinya itu solusi yang cukup baik.
Jika kau tidak ingin berhubungan lagi denganku
Kau bisa melepasnya kapan pun kau suka.
Lalu, haruskah kita melakukan itu?
Ini terlalu mudah dilihat dari sini.
Bagaimana jika seseorang melepasnya karena mereka cemburu?
Akan sangat menjengkelkan jika itu terlepas sebelum kertas itu jatuh dengan sendirinya.
Ayo kita pergi.
Oh, aku sangat lelah.
Pulang dan tidurlah.
Satu menit lagi.
Kalau begitu lima menit saja, oke?
Oke.
Yoo Chan! Yoo Chan !
Yoo Chan, bangun !
Yoo Chan! Kang Yoo Chan !
Yoo Chan !
Yoo Chan, kau sadar sekarang?
Ini aku, pamanmu!
Kang Yoo Chan.
Lihatlah kesini.
Apa kau bisa coba mengangkat lenganmu?
Huh?
Satu bulan?
Aku terbangun satu bulan setelah kecelakaan itu?
Iya.
Mereka mengatakan untuk tidak berharap banyak jika kau tidak sadar minggu ini.
Aku sangat khawatir karena itu.
Terima kasih karena sudah sadar.
Jika sesuatu terjadi padamu juga...
Dimana So Ra?
Dimana So Ra?
So Ra.
Ini aku, Yoo Chan.
Jika kau bisa mendengar suaraku...
Bisakah kau membuka matamu?
So Ra.
Seseorang yang bersamaku sepanjang waktu...
Itu bukan kau?
Apakah aku...
Apakah aku bermimpi?
No comments yet. Be the first to leave one.