Men on a Mission

Men on a Mission (아는 형님)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

Specials

د خپرونې معلومات

Knowing Brother Ep 68 [170325] id by archemist
د لخوا تبصره archemist
Guest: Girl's Day || Terjemahan manual. Jika ada kesalahan atau kekurangan teks terjemahan, cantumkan di kolom komentar. || Selamat Menonton

تګونه

other
په خپور شو: 2017-03-30
ډاونلوډونه: 70
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 188 کرښې.

- Ya ampun. - Hei.

- Kyung-hoon. - Halo.

- Butuh waktu cukup lama. - Benar

- Itulah kenapa... - Akhirnya.

- Aku dengar churros-nya telah tiba. - Sebelah sana...

Siapa yang menghabiskannya?

- Aku bahkan tidak sempat mencicipi churros-nya. - Hei.

- Apa kamu lihat mobil bertuliskan 5%? - Kita akhirnya bisa melampaui 5%.

- Kenapa kamu datang pagi sekali? Ini seperti bukan dirimu. - Maksudku...

- Kami bahkan belum selesai mengobrol. - Aku sangat bahagia karena kita melampaui 5%.

Young-chul.

- Young-chul. - Ya ampun.

- Young-chul tidak ada di sini. - Young-chul.

- Young-chul tidak ada di sini. - Young-chul belum datang.

- Dia belum datang? - Benar.

Kamu harus datang lagi saat Young-chul di sini. Kamu datang terlalu cepat.

- Aku bertemu Young-chul saat jalan kesini. - Di mana?

- Benarkah? - Young-chul...

Kalau begitu, kenapa Young-chul belum datang juga?

Kenapa? Ada apa?

- Dia berakting. Dia sedang berakting sekarang. - Aktingnya buruk sekali.

Kenapa? Kenapa kamu menangis sungguhan?

- Dia akan melakukan teater musik nanti. - Dia benar-benar menangis.

Young-chul bilang dia tidak akan datang karena kita melampaui 5%.

Sialan.

Sialan?

Apa dia benar bilang tidak akan datang?

- Dia bilang kalau janji adalah janji. - Tidak mungkin.

Dia bilang dia tidak akan masuk sekolah jika kita mendapat 5%.

- Aku bilang, "Tidak, ayo kita pergi ke sekolah". - Benar.

Kubilang, "Ayo kita cari jalan keluarnya".

- Dia bilang dia tidak bisa. - Dia setidaknya harus datang dan menunjukkan wajahnya.

Dia bahkan tidak datang ke ruang tunggu?

- Dia tidak ada di ruang tunggu. - Dia tidak datang.

- Benar. - Karena itu di ruangan sebelah terasa sepi.

Terasa aneh. Aku tidak mendengar suara Young-chul di ruang tunggu.

- Benar, terasa sepi sekali. - Aku sangat mengantuk.

Aku sangat mengantuk.

- Kita mencoba sekeras mungkin agar tidak melampaui 5%. - Benar.

- Kita berusaha sekeras mungkin. - Benar.

Dengan mengundang Kim Hee-sun, semuanya selesai.

Tim produksi melakukannya dengan sengaja.

Di hari Young-chul tidak datang, mereka menyediakan kita...

tteok, churros, kopi, dan yang lainnya karena kita melampaui 5%.

Ini pesta.

- Di luar sedang berpesta. - Benar sekali.

Apa yang akan kalian lakukan dengan Young-chul? Dia bilang dia tidak akan datang.

Setidaknya ayo kita undang dia. Kakak kelas Kim Young-chul.

Knock, knock. Aku datang sebagai gantinya.

Aku datang kemari sebagai pengganti Young-chul.

- Kuharap dia bisa datang. - Kita harusnya tidak tertawa saat Young-chul tidak ada di sini.

- Kamu penyebab utamanya kenapa Young-chul jadi membosankan. - Apa maksudmu?

- Kamu tidak tertawa untuknya. - Kamu yang menyebabkan semua ini.

- Itu kamu. - Saat kamu bilang...

Itu kamu.

- Jika kamu tidak bilang... - Kenapa kamu mengarahkan jarimu padaku?

Kamu mau berkelahi denganku? Kamu mau berdarah? SsaPeoPiPeo?

Ini punyaku sekarang.

- Ya ampun. - Ini punyaku. Aku sudah buat ID game dengan nama ini. SsaPeoPiPeo.

Bagaimanapun... Tidak, kita tidak boleh melucu hari ini.

Biasanya saat-saat seperti ini,

Suara Young-chul akan terdengar.

- Ho-dong. - Sepertinya sudah terlihat.

- Benar. - Terasa sepi tanpanya.

- Terasa seperti itu. - Terasa begitu karena kita sudah menjadi teman denganya.

- Aku... - Pasti terasa aneh bagi Jang-hoon karena...

dia harus berpura-pura membenci karakter Young-chul, tapi dia benar-benar membencinya.

Karena itu aku merasa tidak nyaman.

Saat aku membuka pintunya Jang-hoon, aku melihat pria tinggi menari seperti ini.

Jangan seperti itu, Jang-hoon.

- Jang-hoon. - Lihat dia tertawa.

Agar menjadi lucu,

Aku sedikit berdebat dengannya. Walau begitu, terasa hampa karena dia tidak ada.

Lidah lebih tajam dari pada sebuah pedang.

- Karena itu kamu harus selalu hati-hati dengan ucapanmu. - Itu menjadi kenyataan.

Kyung-hoon, kamu harus bilang kalau kamu merindukannya juga.

Ini yang ada dipikiranku...

saat aku memikirkan tentang Ask Us Anything.

Kupikir kalau kita adalah kebun buah-buahan.

Apa kamu mulai jadi seperti Ho-dong?

- Apa kamu ingin mengatakan kutipan bagus juga? - Ayo dengarkan dia.

Ho-dong adalah lahan yang luas sebagai pondasi kebun buah-buahan.

Masing-masing dari kita bisa menjadi pohon buahnya.

Tapi, Young-chul seperti pupuk untuk kebunnya.

- Tetapi, kebun buah kita tidak menggunakan pupuk jenis lain. - Apa dia kotoran?

- Apa yang kamu maksud kalau dia itu kotoran. - Kita harus menggunakan pupuk.

Saat kita menanam pohon, dia harus buang kotoran disana-sini. Dia yang paling sibuk.

Karena itu dia harus istirahat, makan yang banyak, dan mengisi persediannya.

- Kamu... - Dia harus mengisi persediaan kotoran?

- Benar. - Ini...

Kita berharap dia bisa datang...

- setidaknya di tengah acara, walaupun terlambat. - Apa dia akan kembali?

Dia mungkin akan muncul di tengah acara.

- Dia mungkin muncul dengan murid pindahan baru. - Benar.

Siapapun yang datang, ayo jangan bersorak terlalu keras.

- Iya. Kita tidak boleh terlalu berbahagia. - Itu curang.

Orang yang paling lucu hari ini...

tidak menghormati Young-chul.

- Akan berdosa jika muncul hari ini. - Kita harus bicara perlahan-lahan.

- Benar. - Di tengah-tengah kesunyian...

- Benar. - Di tengah-tengah kesunyian...

Edisi tambahan!

Edisi tambahan!

Edisi tambahan!

- Bagaimana kabarmu, Yu-ra? - Halo.

Halo, So-jin. Lama tidak bertemu.

Halo.

Min-ah. Hye-ri, saat itu... bukan?

Benar. Aku...

Singkirkan itu.

Halo.

- Berita bagus. - Ternyata begini kalian yang sesungguhnya.

Luar biasa.

Kami adalah Girl's Day. Kami pindahan dari SMA Kelap-kelip.

- Hari ini... - Kenapa kalian buru-buru?

Diam.

Hari ini, kami ingin...

Setiap hari. Girl's Day.

Apa itu?

- Mereka tidak seirama. - Maaf.

Serius. Juara dunia dari dunia bereaksi ada di sini.

- Yeaahh. - Reaksi kalian luar biasa sekali.

- Girl's Day. - Mereka masuk semi final kompetisi bereaksi sedunia.

Di mana Young-chul?

Young-chul? Karena kami mendapat rating 5%,

Dia sedang mengisi persediaan kotorannya.

- Apa dia benar-benar berhenti? - Dia sedang mengisi persediaan pupuknya.

- Dia bilang dia tidak akan datang ke sekolah. - Kenapa dia makan kotoran?

- Bukan. - Dia mengisi persediaan kotorannya.

Dia pergi mengisi persediaan kotorannya.

- Bukan itu. - Tolong sembunyikan rasa bahagiamu karena Young-chul tidak ada di sini.

Apa dia benar-benar berhenti?

Awalnya aku tidak menyadarinya.

Kalau dia tidak datang?

- Kalian tidak sadar kalau dia tidak datang? - Itu jahat.

Semuanya. Apa itu?

Walaupun kita sedih karena Young-chul tidak di sini,

kami akan menaikkan level gula darah kalian.

- Hebat. - Ya ampun.

- Min-ah, apa kamu yakin? - Aku yakin.

- Ayo. Move, move. - Baiklah.

- Ayo. - Apa di sebelah sini?

- Kita bersandar menggunakan tasnya. - Tas.

- Kami akan menunjukkannya sekarang. - Baiklah.

- Musik. - Dia bilang dia lupa gerakkannya.

- Dia... - Bibi.

- Bibi, apa kamu baik-baik saja? Bibi. - Ya ampun... Aku tidak bisa mengingatnya.

Bibi.

- Nona So-jin. Aku harus berbicara dengan nada sopan. - Tidak.

- Umurmu... - Nona So-jin.

- Nona So-jin. - Bibi So-jin.

- Nona So-jin. - Kenapa kalian seperti itu?

Kamu adalah satu-satunya member grup gadis yang seumuran dengan Super Junior.

- Apa dia sudah tua? - Benarkah?

- Apa pikiranmu kosong? - Apa?

- Dia sedikit tua. - Benarkah?

- Benarkah? - Kami bisa melakukannya karena kami profesional.

- Benar. - Baiklah. Kami akan menunjukkannya.

- Musik, mulai. - Ayo lakukan tanpa merubah arahnya.

- Sesuatu - Bagus.

Ini.

- Benar. - Iya.

- Oh - Benar.

- Bagus. - Itu luar biasa.

Ya ampun...

- Nona So-jin, kamu baik-baik saja? - Iya.

Kamu terlihat kecapean.

- kamu baik-baik saja? - Bibi, kamu harusnya tidak berlebihan.

Tanganku gemetaran setelah minum kopi.

Berapa usiamu? Apa usiamu lebih dari 40 tahun?

- Kenapa kamu bicara tidak formal seperti itu? - Dia seumuran denganmu.

- Dia seumuran denganku? - Iya.

- Aku minta maaf. - Aku terlihat muda, kan?

Itu lucu sekali.

So-jin, kamu mungkin tidak bisa membicarakan ini secara terbuka di acara siarang langsung,

tapi, kamu sudah punya pacar, kan?

Sekarang?

- Kenapa kamu terkejut? - Tidak.

- Dia akan merasa kecewa jika dia menonton acara ini. - Apa? Aku tidak punya pacar.

Jangan mengumumkan berita itu minggu depan setelah acara ini tayang. Katakan lebih dulu.

Hentikan.

Apa yang kamu bilang?

- Apa yang kamu bilang? Semua yang aku katakan omong kosong. - Apa kamu melihatnya sendiri?

Apa kamu tidak menonton Ask Us Anything?

- Apa dia boleh melakukan ini? - Semua yang aku katakan...

- Menyegarkan sekali. - Aku tidak bisa terbiasa dengan ini.

Tidak ada yang berlebihan dari yang aku katakan.

- Semua yang aku katakan adalah omong kosong. - Dia tidak takut untuk mengatakan semuanya.

More Indonesian subtitles for Men on a Mission

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left