Imperfect: The Series

Imperfect: The Series

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

1 فصل

د خپرونې معلومات

Imperfect The Series WEB-DL S01E07
د لخوا تبصره Aurora Patandean

تګونه

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
په خپور شو: 2021-02-12
ډاونلوډونه: 28
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Kalian mau ke mana?

- Berjoget. - Melakukan ajojing.

Karena kalian semua tamuku malam ini,...

aku akan memberikan minuman gratis.

Air mineral dan teh manis panas saja.

Aku baru bertemu orang yang bisa membuka pikiranku.

Permisi sebelumnya, Net.

Sebenernya, kami selalu melihat Doni bersama perempuan lain yang sama.

Kulitnya putih, berjilbab.

Dia bersahaja sekali.

Sudah belajar sejak pagi.

Kau seharusnya makan sarapan di pagi hari.

Aku ada tugas yang harus dikumpulkan hari ini, Mprit.

Selamat pagi.

Penampilanmu amat rapi, mau ke mana?

Mulai hari ini, aku bekerja menjadi pelayan di restoran teman Kakak Yoseph.

Alhamdulillah, Mar.

Ingat, Mar. Kau harus bekerja dengan benar.

Bersabar dan mematuhi bosmu.

Tentu saja, Endah.

Kau mau aku uji dulu? Agar kau nanti di sana lancar.

- Boleh. - Baiklah.

Ayo, seandainya aku datang ke restoranmu. Bagaimana?

Selamat datang, Kakak.

Bagaimana kabarnya?

Semoga baik-baik saja. Selalu dalam lindungan Tuhan,...

disayang orang tua,...

cita-citanya tercapai,...

dan cepat berulang tahun.

Lihat, untunglah aku mengujimu lebih dahulu.

Itu terlalu ramah, Mar.

"Selamat datang", itu sudah cukup.

Kemarin aku sudah diajarkan, tapi aku...

sedikit menambahkannya.

Kau tak perlu menambahkannya.

Coba ulangi lagi.

Selamat datang, Kakak.

Mau makan di sini atau dibawa pulang?

Benar begitu. Ayo coba lagi, ya?

Seandainya aku mau pesan minuman.

Kau antar kepadaku. Bagaimana?

Bagaimana? Kau kemarin bertemu Park Seo Joon, 'kan?

Ya, ganteng banget!

- Kau harus bilang apa kepadaku? - Terima kasih, Mprit!

Nanti aku bertemu lagi dengan para pria tampan...

Kau mau pesan apa? Terserah, aku yang traktir.

Kakak, minumannya aku letakkan di sini.

Selamat menikmati.

Benar, begitu.

Ayo lagi.

Seandainya kau sedang membawa makanan,...

lalu aku menyenggolmu.

Kakak.

Kau letakkan di mana matamu?

Jangan berjalan sembarangan, ya?

Kalau tidak, aku pecahkan kepalamu, Bodoh.

Aku pergi bekerja dulu, ya?

Dia menyundul kepalaku.

Anak itu lucu banget.

Ayo bertaruh, berapa lama dia bekerja? Aku rasa hanya sebulan.

Kita tak boleh bertaruh. Kata ayahku itu berdosa.

Menurutku seminggu.

Mau ke mana, Net?

Aku mau ke pasar.

Net, maaf. Aku boleh menitip sesuatu?

Menitip beli telur, ya?

Aku bukan ke pasar itu, tapi ke Pak Sardiman, ketua RT.

Aku mau memperpanjang KTP-ku, belum yang elektronik.

Aku pikir ke pasar di depan.

Aku mau makan telur pakai mi.

Baiklah, nanti aku tanyakan...

apakah telurnya Pak Sardiman dijual atau tidak. Kau mau?

Mau. Dua, Net.

Pak Sardiman memang hanya ada dua telurnya.

- Kita mau bikin apa ini? - Mau menyanyi, Mar.

=lmperfect The Series=

Mas.

Astagfirullah.

Ibu ke mana? Biasanya Ibu yang berjualan.

Ibu ke Tanah Abang.

Tolong pegang ini.

Yang mana hijab yang bagus, ya?

Semuanya bagus, Mbak.

Kalau ini, bagus juga?

Bagus, Mbak.

Seandainya aku membeli keduanya,...

di antara yang ini, lebih bagus yang mana?

Keduanya besar, Mbak. Astagfirullah.

Maksudku keduanya bagus, Mbak.

Kalau aku membeli keduanya, apa mendapatkan diskon?

- Terserah, Mbak. - Benarkah?

- Benar, Mbak. - Benarkah?

Benar, Mbak. Ampun.

Baik, Mas. Aku beli keduanya.

Diskonnya 70%, ya?

- Ya. Astaga. - Asyik!

- Asyik! - Astaga.

- Jadi, berapa harga totalnya? - Jadi, 75.000, Mbak.

Kau bilang diskon 70%, 20.000?

- Baik, Mbak. - Asyik.

Baik, jangan lemas seperti itu.

- Silakan. - Silakan, duduk lebih dulu saja.

Kau tak melihat aku sedang berpacaran?

Tak perlu seperti itu.

- Cari tempat duduk sendiri. - Baiklah.

Sayang?

Pergilah ke sana.

Aku mau berpacaran lebih dahulu.

Maaf, mereka mengganggu kencan kita hari ini.

Astaga.

Pelayan?

Astaga.

Selamat datang di restoran Interlokal.

Menu lokal, rasa internasional.

- Ya. - Silakan, mau pesan apa?

Kakakmu ada di mana?

Entahlah, mungkin di kos-kosan.

Jika begitu, keadaan aman.

Sayang, mau pesan apa?

- Aku mau apa? - Ya.

Aku mau dirimu.

Jangan begitu, kau sudah mendapatkanku.

Ya, sedikit. Aku sedang mencoba lagi.

- Nasi goreng. - Nasi goreng?

Namun, di siang hari seperti ini, makan nasi goreng tidak cocok, ya?

Siang hari lebih baik makan satai kambing, sup kambing.

Seperti PNS.

Lagi pula, nasi goreng lebih cocok dimakan malam hari.

Bagaimana agar hubungan kita menjadi langgeng,...

- kita memesan mi goreng, ya? - Boleh.

Mi goreng.

Mi goreng...

Namun, aku lokal, dan wajahmu internasional,...

mari mencari mi goreng yang bernuansa kebarat-baratan.

Bagaimana jika spageti?

Aku mengikutimu saja.

Spageti.

Spageti.

Namun,...

wajahmu terlihat...

seperti kekurangan serat.

Benarkah? Memang ada apa dengan wajahku?

Karena aku menyayangimu,...

kita akan memilih makanan dengan banyak serat, sayur.

- Baiklah. - Benar, kan?

Capcai.

Ya, itu saja.

Sudahlah. Aku merasa bosan selalu menang.

Aku bersiap-siap ke konter ponsel.

- Titip ini di sini. - Ya.

- Sudah selesai, Net? - Sudah.

Aku boleh meminjam laptopmu?

- Untuk apa? - Untuk bermain DOTA.

Kau juga bermain DOTA, Net?

Kau biasa bermain menggunakan siapa?

Abaddon? Axe? Mungkin Bristleback?

Ya, itu.

Apa?

- Yang beli seblak. - Bagaimana?

Dia memang bagus.

- Aku pergi dulu. - Ya.

Baiklah, aku boleh pinjam laptopmu?

Sekarang, Net?

Ya, sebentar saja. Kau ikhlas?

- Ya, boleh. - Boleh, 'kan? Tak apa, 'kan?

- Ya, boleh. - Sebentar saja.

Net, di mana telurnya?

Masih melekat di Pak Sardiman.

Masih melekat?

Jadi, kau mau pesan spageti atau capcai?

Nasi goreng.

Baiklah, nasi goreng!

- Dua. - Satu.

Karena kami terbiasa sepiring berdua.

Sayang.

- Dasar dirimu. - Sayangku.

Kasihan.

- Mau minum apa? - Minum...

Aku sudah memilih makanan, sekarang giliranmu, ya?

Baiklah.

"Thai Tea", kau mau?

Itu pas banget. Aku juga melihat "Thai Tea".

- Benarkah? - Benar.

Namun, apa kau tahu? Ada "Thai Tea" yang aku suka banget.

"Thai Tea" apa?

"Thai", setiap hari aku bertemu denganmu.

Sayang, dasar dirimu.

Tak hanya dirimu yang punya tebakan. Aku juga ada.

- Dengar... - Ya.

Kenapa capcai hanya ada di restoran?

Sebelum kau memberikan tebakan, aku sudah tergelitik.

Kenapa?

Karena kalau di sekolah, itu adalah "Cap Tiga Jari".

Tidak lucu, ya?

Dia saja tertawa.

- Namun, tidak lucu. - Lucu banget, Sayang.

Seandainya kau tidak lucu, lucunya terlihat dari wajahmu.

Tak perlu...

Tak apa. Kau tak harus lucu semuanya.

Benar, 'kan?

Imperfect: The Series subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Imperfect: The Series

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left