Waiting for Anya

Waiting for Anya

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

Waiting-For-Anya-2020-zryotaz-720p-BLURAY-idtb
د لخوا تبصره Ryota
Setelah penembakan beruang, Jo bertemu Benjamin seorang Yahudi yang bersembunyi di desanya, desa Lescun yang damai. Jo membantu Ben selamatkan hidup anak-anak Yahudi dari pasukan Nazi dan bermaksud menyeberangkan mereka ke Spanyol dari desa itu. Ben berha

تګونه

BluRay
720p
720
په خپور شو: 2020-06-23
ډاونلوډونه: 65
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Alih Bahasa ~Ryota~

Musim panas 1942. Dunia dalam peperangan.

Menyusul jatuhnya Perancis ke tangan pasukan Hitler, negara itu terbagi menjadi dua.

Paris dan bagian Utaranya diawasi oleh administrasi militer Jerman.

Deportasi paksa telah dimulai...

Aku mohon!

Bukalah.

Kumohon.

Kumohon./ Pintunya. Pintunya.

Ingat rumah nenek.

Kumohon, Ayah, jangan.

Ayah, aku tak mau pergi.

Kumohon, Ayah, jangan.

Ayah!

Meski begitu, Perancis Selatan tetap bebas dari intervensi Nazi.

Di desa Lescun, di ketinggian pegunungan Pirenia kehidupan terus berlanjut biasa selama beberapa generasi.

Tumbuh dewasa itu berbeda bagi setiap orang.

Bagi beberapa yang beruntung, waktu yang selesaikan segalanya.

Yang lain, mereka tak punya pilihan.

Ini adalah kisahku.

Kisah di saat peperangan menimpa desaku..

..lembahku, duniaku.

Kisah bagaimana aku menjadi seorang pria.

Dulu ayah selalu bilang, "Jangan tertidur, Jo."

"Serut tajam tongkat kayu.."

"..petik buah beri, bacalah komik jika harus.."

"..tapi jangan tutup matamu. Jangan sedetik pun."

Tapi Ayah belum bangun saat fajar untuk memerah susu domba..

..dan lagi pula, membaca buku itu sungguh melelahkan..

..bahkan jika aku hanya melihat gambarnya.

Apa itu?

Tidak!

Beruang! Ada beruang di hutan itu!

Apa kau baik-baik saja, Jo?

Menyingkir dari jalanku!/ Apa kau terluka?

Rouf, Ibu. Dia masih di atas sana!

Dombanya, Jo. Bagaimana dengan dombanya?

Entahlah, Kakek.

Aku lari menjauh.

Jo? Jo. Kau terlalu muda untuk pergi berburu.

Datanglah dan bantu aku di dapur, kumohon.

Sepertinya sudah siap.

Cantik sekali.

Ya.

Bisa kau tusuk.

Senyum!

Kakek, di mana Rouf?

Tadi kau mencarinya?

Putraku pikir dia beruang.

Tenang, semuanya. Termasuk kau, Hubert.

Aku ingin berterima kasih pada Jo Lalande atas bantuannya hari ini.

Tanpanya, takkan ada beruang di sana.

Siapa yang tahu musibah apa yang mungkin bisa terjadi pada ternak kita?

Terutama beruang sialan dari pegunungan itu.

Jadi..

..ini untuk Jo. Ini untuk beruangnya.

Dan terkutuklah pasukan Jerman.

Terkutuklah pasukan Jerman.

Hidup untuk beruang./ Hidup untuk beruang.

Rouf!

Rouf!

Rouf!

Rouf!

Kupikir aku kehilanganmu.

Jadi, kau kemari demi anjingmu.

Sungguh pemberani..

..setelah semua penembakan yang terjadi.

Perdarahannya sudah berhenti.

Kemarilah, ayo, Rouf.

Ayo lekas pergi./ Pelankan suaramu.

Aku tak mau kau ketakutan lagi karena para beruang hari ini.

Aku sudah lihat semuanya, kau tahu.

Beruang, domba yang lari berhamburan..

..begitupun kau.

Tenanglah, ini hanya roti.

Siapa namamu, Nak?

Jo Lalande.

Senang bertemu denganmu, Jo Lalande.

Bisa saja dia melarikan diri.

Siapa?/ Beruang itu.

Ibu beruang. Dia giring para pemburu menjauhi anaknya.

Dia akan segera mencium aroma susu.

Dia takkan bisa menolaknya.

Begitu menuruni lembah, dia juga membawa mereka..

..semua beruang kecil ini.

Dia akan mati di sini tanpa ibunya, bukan?

Mengenai itu kau benar, Jo.

Itulah mengapa dia pulang dengan salah satu dari kita.

Siapa namamu?

Untuk apa kau tahu namaku?

Karena sudah kusebutkan namaku.

Aku hanya ingin tanya tentang dirimu pada orang di desa.

Kau takkan melakukannya.

Mengapa tidak?

Sebab kupastikan mereka semua tahu tentang tidur siangmu.

Sudah kubilang. Aku lihat semua.

Jadi biarkan ini tetap jadi rahasia, ya?

Rahasia antara kau dan aku.

Sepakat? Sebaiknya kita pergi.

Dan jangan terlalu keras pada dirimu soal yang terjadi hari ini.

Kau lakukan pekerjaanmu, dan ibu beruang lakukan pekerjaannya.

Selain itu..

..jika ini semua tak terjadi..

..kita takkan pernah bertemu.

Kita belum pernah bertemu.

Tidak, belum pernah.

Sampai jumpa.

Kau sungguh bodoh.

Alice..

Kau janji padaku kau hanya akan pergi pada malam hari.

Kau janji padaku.

Anak itu tak tahu siapa, apa, atau dari mana kita berasal.

Kita akan baik-baik saja./ Tidak.

Itu tidak benar. Semua tidak baik-baik saja.

Apa jadinya kalau dia pulang dan bicara pada semua orang..

..soal orang asing yang dia temui di hutan?

Mereka mungkin penduduk sederhana tapi mereka tidak bodoh.

Kau tak bisa mengurungku di sini selamanya.

Aku tak pernah inginkan kau di sini sejak awal.

Aku tak ragukan itu. Tapi tidak dengan Florence.

Dia ingin aku di sini.

Tentu saja dia inginkan kau di sini.

Jika di sini, mungkin dia akan memaksamu sedikit lebih pintar.

Alice, anak itu takkan bilang apapun.

Aku sudah permalukan dia, agar merahasiakannya.

Hanya kau milikku yang tersisa, Benjamin.

Dan Anya.

Yang kita tahu, dia bisa pulang kapanpun.

Hingga saat itu tiba, kita menunggu dan berdo'a.

Sebaiknya aku periksa babinya.

Rouf, ayo kita pergi.

Di bagian pendudukan Perancis, Reich Jerman telah..

..menggunakan seluruh hak kekuasaan pendudukan..

..dan Pemerintah Perancis telah memerintahkan per area..

..dan berkomitmen untuk memfasilitasi dengan segala cara..

..peraturan yang berkaitan dengan hak-hak Reich Jerman..

..dan menempatkannya di atas..

..kerjasama Pemerintah Perancis.

Tuan, pasukan Jerman datang kemari./ Pemerintah Perancis..

..diundang untuk lanjutkan bersama seluruh otoritas..

..dan pelayanan administrasi dalam wilayah pendudukan..

Keluar dari sini! Keluar!

..peraturan otoritas militer Jerman..

Seperti yang mereka bilang. Pasukan Jerman datang kemari.

T-O-R-P-E-U-R.

Torpeur. Bukan hibernasi, seperti yang orang pikirkan.

Beruang harus bangun untuk beri makan anak-anaknya.

Topeur lebih seperti tidur lelap yang dalam.

Sepertinya mirip kalian, di pagi hari.

Apa mereka memakan manusia, Nona?

Tidak, kecuali mereka sangat lapar.

Mereka minum susu.

Siapa wanita tadi..?/ Jauhi wanita itu.

Kau dengar ibu?

Tak peduli apa yang Kakek bilang tentangnya.

Mengapa kau tak suka di sini, Ibu?

Karena dia tak menyukai kita.

Selama ini dia cukup mengacau di desa ini.

Aku pergi menemui Hubert.

Kembali sebelum gelap. Kau dengar ibu?

Jo!

Itu milikku.

Kita harus bicara, Joseph Lalande.

Makanlah, Nak.

Jika tidak, kuberikan saja ini pada babi. Mereka lapar, kau tahu?

Katakan padaku, Nak..

..apa yang kau lihat di dalam lumbung?

Tidak ada, Nyonya.

Tidak ada?

Aku kenal ayahmu.

Dia gembala pekerja keras saat tidak menjadi tentara.

Sama seperti ayahnya, kakekmu.

Tapi tak membicarakannya akan lebih baik.

Aku tanya sekali lagi, Nak.

Apa yang kau lihat dalam lumbung?

Aku hanya mencari anak beruang.

Kau tak jawab pertanyaannya.

Tidak.

Apa kau selalu katakan kebenaran?

Tidak, Nyonya.

Ini hal yang langka, anak yang jujur.

Kau tahu, orang akan cenderung memilih 'jujur'.

Bukan berarti kau bisa percaya mereka.

Aku mengenalnya sudah beberapa pekan..

..dan aku belum bicara pada siapapun.

Apa yang menghentikanmu agar tak bicara pada mereka sekarang?

Ya tidak saja. Aku janji.

Aku seorang Yahudi. Kau tahu apa itu?

Tidakkah mereka ada dalam Injil?

Ya, kami ada dalam Injil.

Tapi banyak yang pikir hanya di Injil-lah kami seharusnya tinggal.

Apa kau tahu yang dilakukan Jerman pada orang Yahudi?

Jerman memaksa kami tinggalkan rumah kami dan pindah ke Paris.

Kupikir kami sudah aman.

Anya kecilku dan aku.

Ternyata aku salah.

Ayah.

Kami selalu bilang, jika kami terpisah..

..kami akan bertemu di rumah Nenek.

Aku di sini.

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left