The Ex-Man

The Ex-Man (前男友不是人)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

The Ex-Man (2018) Complete
د لخوا تبصره jkmo
Not mine,crdt@viki

تګونه

other
په خپور شو: 2018-09-29
ډاونلوډونه: 63
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 188 کرښې.

Aku penasaran apakah orang lain sepertiku,

yang merasa bahwa tumbuh dewasa seperti berada dalam pertandingan video game.

Kita menggunakan segala cara untuk mendapatkan skor.

Dalam setiap langkah kehidupan,

kita akan menemui banyak musuh.

Tentu saja, banyak dari mereka seperti penjahat di video game,

yang selalu menghalangi kita saat tumbuh dewasa.

Tidak mau, tidak mau...

Ibu!

Kita tidak akan pernah tahu apakah olok-olok

dan ejekan itu dikarenakan oleh kebencian.

Kita juga tidak bisa memastikan apakah muka masam kita,

dan secercah harapan di hati kita itu dikarenakan perasaan suka.

Hei.

Sebelum kita mengerti tentang menyukai seseorang,

cinta datang secara tak terduga.

Itulah saat pertama kita merasakan...

bagaimana rasanya hati ada di dalam tubuh.

Ketika bertemu dengan seseorang itu, kau berpikir itu cinta.

Dia membuatmu melihat dirimu yang tak pernah kau ketahui.

Pertama kali kau menyadari kau bisa tersenyum dengan gila.

Pertama kali kau merasakan seseorang adalah seluruh duniamu.

Ketika orang itu pergi, saat itulah pertama kali kau tahu

ternyata dalam dirimu,

ada begitu banyak air mata yang tersembunyi.

Dunia tanpanya,

ternyata

hanya penuh kegelapan.

Tentu saja, bernyanyi kencang bersama teman baikmu

salah satu cara untuk sembuh dari sakitnya patah hati.

Suatu hari kau akan sadar, tanpa orang itu,

dunia masih berjalan dengan semestinya.

Cahaya yang dibawa pergi olehnya,

bisa kau berikan pada dirimu sendiri.

- Hei. Aku cuma punya waktu istirahat 30 detik. - Aku akan terlambat!

Li Bao Bei, kau tidak begadang semalaman bermain video game , kan?

Teman bermainku berada di New York. Aku main dengannya menggunakan zona waktunya. Kau tidak mengerti.

Li Qin Ai. Kau terlambat.

Aku tahu. Aku sudah buru-buru.

Hati-hati. Ini panas.

Sup yang aku siapkan hari ini luar biasa.

- Sup aneh apa? - Sup aneh? Ini adalah sup terung, susu,

- dan ikan. - Menjijikkan. - Apanya yang menjijikkan?

Selamat pagi semuanya.

Selamat pagi Li Yang.

Ikan segar yang aku dapatkan dari pasar, dan juga kerang.

- Begitu baik. - Qin Ai, sepatumu sudah kuperbaiki.

Terima kasih.

Li Bao Bei, aku kira kau terhubung dengan New York.

Li Qin Ai. Kenapa kau menaruh sepatu di meja?

- Li Yang membantu memperbaiki sepatuku. - Kakak Li Yang.

Kakakku bukan Cinderella. Kau tak perlu memakaikan sepatu padanya.

Kalau aku harus memberimu nama, kau akan menjadi Fiona dengan kaki raksasa.

Apa-apaan! Apakah Li Yang mirip dengan Shrek bagimu?

- Aku tidak bilang begitu. Kau yang bilang. - Kau si keledainya. - Kaki besar, kaki besar...

Sudah... Kakak adik bertengkar saja pagi-pagi begini. Ayo, minum sup.

- Mari kubantu. - Tak usah. Aku khusus menciptakan sup ini hari ini.

- Sup terung susu dan ikan segar. - Bu, bolehkah aku tidak minum sup hari ini?

- Iya, bolehkah aku tidak minum? - Kenapa tidak?

- Karena orang bisa mati. - Ya.

Apa maksudmu bisa mati?

- Kau salah bicara. Kau makan dulu. - Kubilang Shrek bisa mati.

Kenapa membahas Shrek lagi? Aneh.

Mari, kita minum supnya bersama.

- Masih panas. - Minum supmu.

Coba sendiri.

- Apa lagi yang perlu kau katakana? - Singkirkan sepatumu.

- Apa masalahnya kalau aku menaruhnya di sini? - Ini meja makan!

- Sepatumu sangat kotor. - Sepatumu lebih bau. - Mari makan Bersama.

Bibi, aku akan membantumu.

- Tentu aku mau! - Coba lebih banyak!

Jangan menyemangati ibuku lagi.

Tidakkah kau tahu jika kau bilang suka, maka dia akan terus memasaknya?

Asalkan dia bahagia. kan?

Pantas saja ibuku begitu menyukaimu.

Beberapa tahun ini dia terfokus hanya padamu, bukan aku atau adikku.

Kau cemburu?

Tidak, aku bersyukur.

Untung saja ada kau. Ibuku bawel, dia terus mengomeli aku dan adikku.

Hah? Kamu menganggapku kakak atau pacar?

Apa maksudmu? Aku menyia-nyiakan banyak pria brondong untuk bisa bersamamu, yang delapan tahun lebih tua dariku.

Aku tidak bisa bersaing dengan umur mereka,

tapi laki-laki mana yang bisa melakukan apa yang kulakukan?

Selama empat tahun, setiap hari aku mengantarmu kerja dan sarapan denganmu.

Kau harus memberiku sebuah penghargaan.

Kau sarapan denganku atau ibuku?

Bagaimana kau tahu itu?

Kau sangat nakal.

Tentu saja denganmu.

- Sekali lagi. - Baik.

Sekali lagi.

Halo semuanya. Aku Dai Hai An. Festival belanja tahunan akan segera dimulai lagi.

Kami akan mengobral lebih banyak barang baru tahun ini.

PChome: Manjakan dirimu di festival belanja ini.

Apakah kau merasa hidupmu melelahkan? Sungguh sedih merasa seperti tidak ada yang menyayangimu.

Kau merasa semua orang lain hidup dengan baik, kecuali dirimu.

Kenapa begitu sulit untuk menjadi bahagia?

Aku turun.

Menurutku kita harus mencari rumah baru.

Menurutku kita harus bersiap.

Ya.

Pergilah.

- Dah. - Dah.

Hei. Dia mengatakannya.

Hah? Dia sudah mengatakannya? Apa itu lamaran?

Pagi sekali!

Atau apa dia mengatakan itu saat kalian berdua pergi ke motel semalam?

Bukan. Dia baru mengantarku kerja,

lalu dia bilang ingin mencari rumah baru. Aku tidak tahu apa maksudnya.

Li Qin Ai. Apa arti dari mencari tempat tinggal?

Menurutku,

lamaran yang sebenarnya harus ada cincin dan dia berlutut.

Dia hanya bilang kami perlu bersiap-siap.

Dia membuatku cemas.

Tentu saja kau akan cemas.

Kau masih punya masalah besar di hatimu yang belum diselesaikan.

Reuni sekolah saja kau tidak datang.

Apa hubungannya dengan itu?

Menghadiri reuni sekolah berarti kau sehat.

Kenapa tidak datang? Datanglah ke reuni

agar membuktikan mentalmu cukup sehat untuk menikah.

Kau menyebalkan. Aku akan naik. Aku akan bicara padamu saat bertemu denganmu. Dah.

- Dah. - Hai semuanya, aku Dai Hai An.

- Tampan sekali, ya ampun! - Apakah kau seorang ibu rumah tangga yang rajin atau wanita karier yang sibuk,

kau tetap harus mengurus anak dan suamimu...

- Dai Hai An sangat tampan. - dan harus berurusan dengan mertua setiap hari...

Apakah dia benar-benar teman SMA-mu dan Kak Qin Ai?

Kapan kita bisa mewawancarainya? Aku sangat ingin menemuinya.

Cukup. Hapus air liurmu.

Leherku sakit karena mengedit.

Aku ingin pergi membeli salep. Sana kerja.

Baiklah. Dia sungguh tampan.

- Pagi. - Hai sayang.

- Kau pasti ingin buang air kecil karena baru sampai ke sini. Ayo ke kamar mandi. - Aku sudah buang air kecil.

Sungguh tampan, ya Tuhan!

- Xiao Mei. - Sungguh tampan!

- Sungguh tampan. - Dia sungguh tampan.

Sungguh? Kak Qin, hai.

Kapan kau akan menyerahkan laporanmu padaku?

Siang?

Aku tunggu ya.

Baik.

Dia benar-benar tidak bekerja keras... tapi masih sangat muda.

Sayang, aku sudah mengirim dokumennya. Tolong periksa ya.

Oke.

Halo semuanya, aku Dai Hai An. Apakah kau seorang ibu rumah tangga yang rajin

- Kapan ini akan berakhir? - atau wanita karier yang sibuk.

Setelah bekerja, kau masih...

Kenapa kau seperti ini?

Apakah semua mantan seperti hantu?

Kau mengira akan berpapasan dengannya saat berjalan di jalanan.

Saat kau pergi ke tempat yang dulu kalian datangi, kau mengira dia berdiri di sebelahmu.

Menonton film yang pernah ditonton bersama, dan restoran yang pernah kalian kunjungi,

kapanpun, di mana pun, setiap waktu,

setiap detik, dia tidak akan melepaskanku.

Seolah-olah ini belum cukup, aku harus terus melihat dia.

Sangat menyebalkan.

Kau sudah selesai? Karena tidak semua orang memiliki mantan yang muncul di iklan.

Tidakkah kopi itu terlalu pahit untukmu?

Yang pahit adalah cinta lama.

Kau sangat menarik.

Tumbuh dewasa itu seperti memanggang biji kopi bagi wanita.

Benarkah? Sungguh tampan!

Seperti gadis-gadis muda itu, suatu saat mereka akan tahu..

Dari biji kopi putih menjadi biji yang pahit,

dan aroma terbakar. Lalu kau harus menambah gula ke dalamnya.

Aku terdengar begitu dewasa!

Tahukah kenapa? Karena kau sudah tua.

Aku juga tua.

Menjelekkanku?

Coba ini. Ini rasa ginseng yang lain.

Sejak kapan kau mulai memakan ini?

Ini rasa masa muda, kan?

Bukankah dulu kau menyukainya?

Aku tidak ingat.

Aku ingat lagu dari iklannya sangat terngiang di otak.

Setiap kali menonton pertandingan bisbol, aku pasti menyanyikan lagu itu. Kau masih ingat lagunya?

Aku lupa!

Aku bisa mengingatnya! Aku bisa mengingatnya.

Kau keterlaluan, itu lagu untuk Biksu Yixiu

Benar ya!

Lupakan masa muda.

Rasa untuk seumuran kita adalah kopi dan teh.

Aku akan membantu Xiao Mei membuat laporannya sehingga tidak diomeli nanti siang.

Baiklah.

Oh ya, jangan beritahu Xiao Mei terlalu banyak tentang "idola iklan" itu. Aku jadi sulit mengajari dia.

Kau punya terlalu banyak "bagasi idola."

Apa yang kau katakan?

The Ex-Man subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Ex-Man

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left